p-Index From 2021 - 2026
6.787
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) PALASTREN Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Padjadjaran Journal of Dentistry Jurnal Wawasan Yuridika Humani (Hukum dan Masyarakat Madani) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JURNAL ILMIAH LIVING LAW Jurnal Jatiswara Journal of Health Sciences Dialogia Iuridica JE (Journal of Empowerment) BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia) Fascho: Kajian Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Komunitas: Jurnal Ilmu Sosiologi Justisi : Jurnal Ilmu Hukum Masyarakat Indonesia Jurnal Kepastian Hukum dan Keadilan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal La Sociale KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Community Development TATOHI: Jurnal Ilmu Hukum Media Jurnal Informatika Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia Semarang Law Review YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya AMALA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riset Informasi Kesehatan Jurnal Dialektika Hukum Golden Ratio of Law and Social Policy Review (GRLSPR) Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Pubmedia Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Indonesia Pubmedia Social Sciences and Humanities Qawanin Jurnal Ilmu Hukum Journal Customary Law Journal of Contemporary Law Studies Indonesian Journal of Law and Justice Journal of Mental Health and Social Rehabilitation Journal of Law, Environmental and Justice Jurnal Parenting dan Anak Journal Of Engineering Sciences (Improsci) Jurnal Hukum Mimbar Justitia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PALASTREN

Marital Rape (Kekerasan Seksual dalam Perkawinan) Perspektif Budaya Hukum dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT Cucu Solihah; Husni Syawali; Mia Amalia; Raysita Dewi
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 15, No 1 (2022): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v15i1.7167

Abstract

ABSTRAKSuatu perkawinan di bangun untuk mencapai tujuan kebahagiaan lahir dan batin, namun dewasa ini ada suatu fenomena yang cukup memprihatinan terjadi pada kaum perempuan yang mengalami tindakan kekerasan dalam rumah tangga berupa kekerasan seksual. Idealnya keberadaan hukum mampu memberikan perlindungan terhadap perempuan dari berbagai tindakan kekerasan yang kerap terjadi di masyarakat baik kekerasan dalam bentuk fisik dan psikis. Tulisan ini mencoba mengangkat fenomena marital rape yang masih dianggap tabu bagi masyarakat Indonesia secara umum, sehingga perlu dikaji dari alasan budaya hukum dan undang-undang PKDRT. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif-empiris, atau gabungan dari pendekatan hukum normatif dengan penambahan beberapa unsur empiris. Fenomena marital rape secara nilai sangat tidak sesuai dengan jiwa dan nilai-nila yang hidup di dalam masyarakat Indonesia, namun fenomena tersebut terjadi sehingga pemerintah mengambil strategi dalam melindungi kaum perempuan melalui penegakkan hukum undang-undang PKDRT.Kata Kunci : Kekerasan Seksual, Perlindungan, Perempuan.  ABSTRACTA marriage was built to achieve the goal of physical and spiritual happiness, but today there is a phenomenon that is quite alarming to occur in women who experience acts of domestic violence in the form of sexual violence. Ideally, the existence of the law can provide protection for women from various acts of violence that often occur in society, both physical and psychological violence. This paper tries to raise the phenomenon of marital rape which is still considered a taboo for Indonesian people in general, so it needs to be assessed from the reasons of legal culture and the law Understanding the Elimination of Domestic Violence (PKDRT). The research method uses a normative-empirical approach, or a combination of normative legal approaches with the addition of several empirical elements. The marital rape phenomenon in terms of value is very incompatible with the soul and values that live in Indonesian society, but the phenomenon occurs so that the government takes a strategy in protecting women through law enforcement Understanding the Elimination of Domestic Violence (PKDRT).Keywords: Sexual Violence, Protection, Women
Co-Authors Abqari, Ramma Adjrun, Hasanah Subahli Affarel, Muhammad Wahyu Agustina, Tiara Ainun Mardiah Ajeng Permana Aji Mulyana Aka Akbar, Rivaldi Alfiansyah, Yogi Amelia, Husna Ananda Potabuga, Trifika Ananta, Nida Andi Sobandi R.M Andian, Rivki Arti Aneja Aulia Andini, Sifa Aulia Azzahra Ayuningtyas, Indah Chatlina, Chiara Belva Cucu Solihah Dede Sumiati Dedi Mulyadi Dwi Jatmika, Rahmat Taufiq Egas, Egas Faishal Prawira Dinata Fitri Rahmi Fadhilah, Fitri Rahmi Fitria Novita Sari Ghanimah, Ghanimah Girirangga Sulangkar Gita Puspa Artiani Hakim, Aurel Handyani, Trini Hania Auliya, Alika Hari Kurniawan Haru Setyo Anggani, Haru Setyo Hendra Setiawan Hesti Dwi Astuti Hidayat, Cep Hilman Nur Hilman, Moch Hodijah, Siti Nur Husni Syawali Ibrahim Sule Ipaldi, Muhamad Irpan Ira Permatasari Irawati Irawati Irma Suriyani Jeff Bennet Jenab, Siti Johan Johan Juhara, Nasisca Fitria Kamilah, Anita kayla, Nadira Khaerudin Khaerudin khairunisa, Yasmin Khairunnisa, Halyza Lananda, Ardelia Legiawan, Mohamad Kany Lestari, Adinda Dwi M Munif Naufal F M Rizal Zulma M. Ichsan Nurjam’an M. Mahdor Al Idrus Makmur, Acumen may, nazwa Mobit Mobit Muammad Zenal Muttakin Muhamad Budi Mulyadi Muhamad Farhan Akbar Muhammad Muhammad Bella Akbar Mulyadi, Regina Putri Sri Nadiyana, Delis Nahknur Wudhi Ainnaiha Nia Ayu Ismaniati Nia Hoerniasih Nia Kurniawati Nina Ningrum, Rahma Aliansya Novita MZ Nurfadillah, Iqbal Nurmala Nurmala Nursyakinah, Kintan Berlina Nusa Setiani Triastuti P Resosudarmo Pakpahan, Suyarta Efrida Permana, Ajeng Permatasari, Ira Putri Triyana Putri, Ericha Nurlina Putri, Ira Putri, Kayla Andini Rachma Ardiani, Amelia Rani Sugiarni Raysita Dewi Resya Fathrunisa Ridha Meidina Putri Rusman Rusman S. Nita Amalia Sabila, Amani Safira, Sahla Nazma Salim, Christopher Surya Salsa Octaviani Suryanto Sandi, Chintia Saptaning Ruju Paminto Sari, Ria Setia Satria Putra Setiawan, Wandi Siti Risma Adawiyah Suci Lestari Sultoni, Muhammad Nawaf Syahidah, Fatiya Syeira Rahmawati Nugraha Tesa Purwanti Tri Hayatul Lutfi Trini Handayani Utami, Arie Susetio Windu Arta Mahesa Zahra, Dina Islami