p-Index From 2021 - 2026
6.191
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Electrical and Computer Engineering IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) TEKNIK Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Journal of Mathematical and Fundamental Sciences Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO JETT (Jurnal Elektro dan Telekomunikasi Terapan) JOIV : International Journal on Informatics Visualization Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) KOMPUTIKA - Jurnal Sistem Komputer TEKTRIKA - Jurnal Penelitian dan Pengembangan Telekomunikasi, Kendali, Komputer, Elektrik, dan Elektronika Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Journal of Robotics and Control (JRC) Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Jurnal Syntax Transformation MESA (Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur) Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII eProceedings of Engineering Community Service Seminar and Community Engagement (COSECANT) Jurnal Rekayasa elektrika Jurnal INFOTEL Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Jurnal Isu Teknologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Dan Implementasi Keamanan Akses Pada Asrama Putri Universitas Telkom Menggunakan Kartu Tanda Mahasiswa (ktm) Muhammad Furqan Ramadani; Nyoman Bogi Aditya Karna; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Asrama Universitas Telkom merupakan tempat tinggal para mahasiswa/i yang dijaga keamanannya, karena di dalamnya terdapat barang-barang berharga penting seperti laptop, buku, dan uang saku. Yang dipergunakan mahasiswa Universitas Telkom untuk menunjang kemampuan akademik maupun non akdemik. Oleh karena itu, dibutuhkan pengamanan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, seperti dimasuki oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk mencegah hal tersebut, maka diperlukan pengamanan ekstra kepada penghuni kamar atau pengunjung ketika akan masuk ke dalam kamar asrama. Pengamanan tersebut dapat di implementasikan dengan membuat pintu masuk yang terintegrasi dengan RFID (Radio Frekuensi Identification) yang akan terhubung pada KTM mahasiswa/i. Dalam penelitian, penulis menggunakan Arduino untuk mengelola RFID Reader yang terhubung. Dengan memiliki parameter pengujian yang dapat menunjukkan performansinya. RFID Reader mampu membaca kartu tanda mahasiswa pemilik kamar asrama. Jarak rata – rata akses 3,5 cm Jika tanpa penghalang. Dan jika terdapat penghalang 2 cm. Untuk melakukan jarak antar taping ke tapping yang lain memiliki rata – rata delay 2.72 detik. Untuk waktu yang digunakan reader dalam pendeteksian < 1 detik. Untuk pengujian derajat kemiringan yang dapat terdeteksi yaitu sudut 10° dengan jarak maksimum 3.5 cm. Sudut 20° dengan jarak maksimum 3 cm. Sudut 30° dengan jarak maksimum 2.5 cm. Sudut 40° dengan jarak maksimum 2 cm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, alat pada penelitian ini dapat menjawab permasalahan yang terjadi. Kata Kunci : Radio Frequency Identification, Arduino UNO, Asrama Abstract Telkom University dorm is home to students who are kept safe, because there are important valuables such as laptops, books, and pocket money. It is used by Universitas Telkom students to support academic and non-akdemic skills. Therefore, it takes security to prevent something unwanted, such as being entered by an irresponsible party. To prevent this, extra security is required for the occupants of the room or visitors to enter the dormitory rooms. These safeguards can be implemented by creating an integrated entrance with RFID (Radio frequency Identification) that will be connected to the Student I.D. In research, authors use Arduino to manage the connected RFID Reader. By having a test parameter that can show its performance. RFID Reader is able to read student sign cards of dormitory room owners. Flat distance – Access average 3.5 cm if without barrier. And if there is a barrier 2 cm. To perform the distance between taping to the other tapping has an average delay of 2.72 seconds. For the time that the reader used in the detection of < 1 second detection. For testing the tilt degree that can be detected is a 10 ° angle with a maximum distance of 3.5 cm. angle 20 ° with a maximum distance of 3 cm. Angle 30 ° with a maximum distance of 2.5 cm. Angle of 40 ° with a maximum distance of 2 cm. So that it can be concluded that the appliance on This research can answer the problems that occur. Keywords : Radio Frequency Identification, Arduino UNO, Dormitory
Implementasi Sistem Keamanan Jaringan Menggunakan Suricata Dan Ntopng Fahmi Bagaskara Perdana; Rendy Munadi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Masalah keamanan jaringan semakin menjadi perhatian dikarenakan perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat. Hal ini membuat seseorang secara ilegal untuk masuk ke dalam sistem dan membuat lumpuh sistem tersebut. Selain itu, adanya celah dan tidak adanya sistem keamanan yang melindungi sistem menjadikan sistem rentan terhadap serangan. Oleh karena itu, pada Tugas Akhir ini dibuatlah sebuah sistem kemanan dengan menggunakan Suricata sebagai Network Intrusion Detection System (NIDS) dan Ntopng sebagai alat untuk me-monitoring jaringan hingga ke layer-7. Dengan fokus pada serangan Denial of Services (DoS), maka akan dilihat perbandingan antara kedua aplikasi tersebut dalam menangani serangan DoS. Dari hasil penelitian ini, berdasarkan rule Suricata yang penulis buat, penulis berhasil mendeteksi semua serangan yang diujicobakan. Sedangkan pada rule default pada Ntopng, penulis hanya mampu mengidentifikasi jenis serangan DoS berupa SYN flood. Untuk serangan DoS dengan tujuan website server, pada bagian akurasinya, rule Suricata yang penulis buat lebih unggul daripada rule default pada Ntopng untuk aplikasi LOIC sebesar 52,70%, sedangkan untuk aplikasi Hping3 sebesar 48,80%, dan aplikasi GoldenEye sebesar 52,84%. Sedangkan untuk serangan DoS dengan tujuan FTP server, pada bagian akurasinya, rule Suricata yang penulis buat juga lebih unggul daripada rule default pada Ntopng untuk aplikasi LOIC sebesar 52,30%, sedangkan untuk aplikasi Hping3 sebesar 59,97%. Sehingga ada perbedaan jauh antara persentase akurasi, precision rate, dan recall rate dari Suricata dan Ntopng yaitu Suricata lebih unggul dalam ketepatan akurasi rule-nya dalam mendeteksi serangan DoS. Kata kunci : suricata, ntopng, rule, DoS. Abstract Network security issues are increasingly a concern due to the rapid development of information technology. This makes someone illegally enter the system and paralyze the system. In addition, there are loopholes and no security system that protects the system making the system vulnerable to attack. Therefore, in this final project a security system is made by using Suricata as a Network Intrusion Detection System (NIDS) and Ntopng as a tool to monitor the network up to layer 7. With a focus on Denial of Services (DoS) attacks, it will be seen a comparison between the two applications in dealing with DoS attacks. In this research, based on the rules of Suricata that the author made, the author managed to detect all attacks that were tested. While the default rule on Ntopng, the author is only able to identify the type of DoS attack in the form of SYN flood. For DoS attacks with the purpose of a website server, the accuracy of the Suricata rule created by the author is superior to the default rule on Ntopng for LOIC applications at 52.70%, while for Hping3 applications at 48.80%, and GoldenEye applications at 52.84% . Whereas for DoS attacks with the aim of FTP server, the accuracy of the Suricata rule that I made was also superior to the default rule on Ntopng for LOIC applications by 52.30%, while for Hping3 applications it was 59.97%. So there is a big difference between the percentage of accuracy, precision rate, and recall rate of Suricata and Ntopng, where Suricata is superior in the accuracy of its rules in detecting DoS attacks. Keywords : suricata, ntopng, rule, DoS.
Analisis Komparasi Performa Content Delivery Network (Cdn) Dalam Implementasi Video On Demand Dan Live Server Berbasiskan Teknologi Cloud Computing Risyaf Fawwaz Pradipta; Rendy Munadi; Asep Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi jaringan server khususnya web application dengan menggunakan distribusi Content Delivery Network (CDN) dan edge location pada cloud. Terdapat 2 aplikasi yang akan diimplementasikan sebagai parameter pengujian yaitu aplikasi website Video on Demand (VoD) untuk melihat dan menganalisa data berupa video data serta platform komunikasi (communication platform) yang akan diterapkan berbasiskan docker dan container pada cloud untuk melihat dan mengalanisa data berupa file objek. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan komparatif Quality of Service (QoS) antara penggunaan CDN dan tanpa penggunaan CDN yang mana dalam aplikasi VoD akan memiliki arsitektur Infrastructure as a Service (Iaas) dengan 2 master application server dan 1 master database server dalam satu cloud region yang terintegrasi dengan load balancing. Sedangkan pada penerapan aplikasi komunikasi akan memiliki arsitektur Platform as a Service (PaaS) yang hanya memiliki 1 master server dan terintegrasi dengan docker dan container. Hasil penelitian yang diperoleh pada perbandingan sistem VoD didapatkan bahwa QoS keseluruhan data pada sistem VoD menunjukan kenaikan throughput sebesar 50,4%, kenaikan jitter sebesar 44% dan RTT sebesar 74,8% serta diimbangi kestabilan yang lebih baik. Pada sistem live chat, didapatkan hasil QoS yang menunjukan kenaikan throughput sebesar 99,9%, jitter sebesar 83,6% dan RTT sebesar 50,7%. Oleh karenanya penggunaan CDN terhadap data video streaming maupun data berbentuk file objek terbukti dapat meningkatkan performansi yang lebih baik dan stabil. Kata Kunci: cloud computing, content delivery network, CDN, data traffic, computer resources, network, database, IaaS, PaaS.
Sistem Pemantauan Ketinggian Sampah Berbasis Iot Dengan Penunjuk Gps Aqila Safira Hasnul; Rendy Munadi; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah volume sampah yang dihasilkan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Pada tahun 2017 jumlah sampah yang dihasilkan secara nasional adalah 65.200.000 ton sampah, di tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 66.500.000 ton sampah. Penumpukan sampah setiap tahunnya mengalami pertambahan seiring penambahan penduduk, sehingga penumpukan sampah semakin cepat terjadi dan kegiatan pengambilan sampah yang masih dilakukan secara manual dapat menyulitkan pertugas kerbersihan. Berdasarkan kondisi tersebut, pada penelitian ini dibuat alat pengukur ketinggian sampah yang nantinya akan memudahkan petugas kebersihan sampah untuk dapat melakukan pengecekan kondisi ketinggian sampah melalui WhatsApp secara daring. IoT untuk mendapatkan informasi NodeMCU sebagai microcontroller, sensor ultrasonik untuk mengetahui ketinggian sampah dan Modul GPS Ublox Neo 6mv2 untuk mengetahui nilai titik lokasi longitude dan latitude. Tempat sampah berbasis IoT mampu untuk meningkatkan kinerja petugas kebersihan sampah dan sehingga lebih efisien. Alat ini menggunakan WhatsApp untuk menyampaikan infomasi. Dari hasil pengujian alat, diketahui bahwa alat telah bekerja dengan baik. Alat pengukur ketinggian sampah dapat dikatakan berhasil setelah dilakukan pengujian fungsionalitas, usability, akurasi alat, jarak jangkauan alat dan pengujian Quality of Service (QoS) berupa delay dan throughput. Hasil dari pengujian delay memiliki nilai rata-rata 8,609 ms dan pengujian throughput memiliki nilai ratarata 13.809 bps. Kata Kunci: Internet of Things , WhatsApp, NodeMCU, GPS, sensor ultrasonik
Sistem Monitoring Kwh Meter Dengan Media Komunikasi Instant Messaging Whatsapp Berbasis Internet Of Things Ruly Naufaldi Kurniawan; Rendy Munadi; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik memiliki manfaat yang besar dalam menopang kehidupan manusia saat ini. Tak hanya sebagai peran penting dimalam hari, kehadiran listrik juga mampu membawa perkembangan teknologi informasi semakin pesat. Penggunaan energi listrik diukur melalui meter KWh. Untuk mempermudah mengetahui penggunaan energi listrik maka dibuat sistem monitoring KWh meter berbasis internet of things (Iot) untuk memudahkan mengetahui nilai KWh. Dari hasil pengujian Sistem monitoring KWh meter dapat berfungsi dengan baik. Serta user berhasil mendapatkan informasi nilai tegangan, daya, arus, dan energi listrtik dari aplikasi Whatsapp messenger. Dari pengujian dan analisis nilai hasil pengukuran sensor PZEM-004T memilika nilai yang mendekati dari hasil pengukuran multimeter. Pada pengujian Quality of Service (QoS) didapat Delay terbesar yaitu mencapai 1,32 s pada waktu siang hari. Throughput terbesar yaitu mencapai 79,2 bps pada waktu malam hari. Nilai Reliability 98,59% dan Avaliability 98,61% dari scenario yang telah di tentukan. Kata Kunci : KWh meter, Whatsapp, Quality of service
Analisis Performansi Protokol MQTT Pada Sistem Kontrol Hidroponik Tanaman Pakcoy Muhammad Fuadi Sururuzzaman; Rendy Munadi; Arif Indra Irawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kultur hidroponik merupakan metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh dari tanah. Sistem otomatis pada hidroponik memiliki kemudahan dalam pengontrolan perkembangan tumbuhan dan kebutuhan akan nutrisi yang cukup agar tumbuhan bisa tumbuh dengan baik. Komunikasi antar perangkat menggunakan protokol MQTT dengan menggunakan model Publish/Subscribe. Pada paper ini akan membahas performansi protokol MQTT. Pengujian dilakukan dengan melakukan pengukuran nilai delay, throughput, reliability dan availability yang diperoleh dari 3 kondisi jam kosong, jam normal, jam sibuk. Serta pada pengujian perangkat dengam melakukan pengukuran sensor TDS dan sensor ultrasonik. Hasil pengujian menunjukkan pada jam kosong memiliki delay 180 ms dan throughput 17,6 Kbps. Pada kondisi jam normal memiliki delay 210 ms dan throughput 15,5 Kbps. Pada kondisi jam sibuk memiliki delay 190 ms dan throughput 15,7 Kbps. Serta hasil pengukuran sensor TDS kondisi stabil berada di 900 ppm. Kata kunci : Hidroponik, MQTT, IoT, Quality of Service, Pakcoy.
Implementasi Dan Analisis Personal Cloud Gaming Server Pada Platform Parsec Mohammad Kurnia Putra; Rendy Munadi; Sevierda Raniprima
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Popularitas Game sebagai media hiburan meningkatkan ketertarikan konsumen untuk memainkan video game terbaru terutama games highend dengan kualitas terbaik, namun berbagai keterbatasan seperti keterbatasan hardware PC konsumen menjadi kendala untuk menjalankan game PC high-end yang membutuhkan Computing Power yang besar. Namun, dengan menggunakan platform Cloud Gaming, perangkat client dengan spesifikasi rendah dapat menjalankan game PC dengan memanfaatkan host PC yang bekerja sebagai server host. Dengan memanfaatkan metode GPU Passthrough pada virtual machine (VM) Hyper-V, Personal Computer (PC) high-end akan bekerja sebagai server host dan untuk segi client akan menggunakan sebuah laptop low end yang akan memanfaat platform cloud gaming parsec sebagai media stream. Pengujian akan dilakukan dengan menjalankan game PC online dan offline, dan akan diukur parameter QoS serta performansi dari GPU Passthrough pada VM. Dapat disimpulkan bahwa, metode GPU Passthrough berjalan dengan baik pada VM, dengan framerate rata-rata bernilai 93 FPS dalam resolusi 720p dan 72 FPS dalam resolusi 1080p. Parsec sebagai media stream dapat menajalankan stream dengan lancar, dengan rata-rata throughput terbesar sebesar 6493 Kbps dan rata-rata delay terkecil sebesar 1,1 ms pada bandwidth terbesar yaitu 30 Mbps pada client 1. Mode koneksi game juga dapat mempengaruhi nilai throughput dimana rata-rata throughput yang tertinggi dapat ditemukan pada game dengan opsi multiplayer dengan rata-rata throughput sebesar 5987,3 kbpsr. Kata Kunci— game, cloud gaming, GPU passthrough, virtual machine Hyper-V, throughput, delay.
Perancangan Dan Implementasi Taman Pintar Berbasis Internet Of Things (IoT) Ahmad Saifuddin Mufid; Rendy Munadi; Ratna Mayasari
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini, perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat telah mendorong terciptanya banyak sekali teknologi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, salah satunya Internet of Things (IoT). IoT merupakan sebuah kesatuan sistem yang memungkinkan manusia untuk mengendalikan perangkat dari jarak yang jauh dengan memanfaatkan jaringan internet dan smartphone. Teknologi IoT sudah banyak diterapkan di berbagai sektor kehidupan manusia, salah satunya dalam perawatan tanaman atau yang dikenal sebagai Smart Garden. Sistem Smart Garden digunakan untuk monitoring dan controlling. Monitoring adalah aktivitas memantau nilai sensor yang digunakan pada sistem tersebut, sedangkan controlling bertujuan untuk mengendalikan benda elektronik yang terpasang pada sistem. Controlling perlu dilakukan agar nilai parameter setiap sensor yang terpasang pada sistem Smart Garden tetap pada nilai atau status yang diinginkan pengguna. Pada Sistem Smart Garden menggunakan ESP32S sebagai mikrontroller dan beberapa sensor, yaitu Capacitive Soil Moisture Sensor (CSMS), Light Dependent Resistor (LDR) Passive Infrared (PIR) untuk mendeteksi gerak makhluk hidup di sekitar taman, dan juga menggunakan aplikasi untuk memantau nilai sensor serta mengendalikan perangkat elektronik. Hasil dari observasi perawatan tanaman dihubungkan ke firebase kemudian ditampilkan menggunakan aplikasi Smart Garden yang berbasis android yang terpasang pada smartphone. Berdasarkan hasil yang ditampilkan maka pengguna dapat melihat nilai kelembaban tanah ideal sebesar 88, nilai intensitas cahaya dari pukul 05.30-18.00 WIB dengan rentang 117-201, serta pendeteksi tikus di sekitar taman secara real time. Kemudian hasil pengujian QoS yaitu dengan memasang alat dengan jarak 5 meter terhadap access point dan mendapatkan hasil throughput sebesar 6530 bit/s, nilai packet loss sebesar 0 %, nilai rata-rata delay 0.237 s, dan rata-rata nilai jitter 4.2 x 10−5 s. Kata Kunci: Smart Garden, monitoring dan controlling, CSMS, LDR, PIR, firebase.
Prediksi Waktu Tempuh Bus Trans Metro Bandung dengan Internet Of Things dan Metode Machine Learning Enrico Megantara; Rendy Munadi; Sussi Sussi
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bus Rapid Transit (BRT) diharapkan dapat menekan padatnya lalu lintas Kota Bandung. Namun permasalahan yang dihadapi pihak TMB adalah bus BRT tidak memiliki jalurnya sendiri, yang terjadi adalah bus menggunakan jalur yang sama dengan kendaraan pribadi, jadi penjadwalan waktu kedatangan bus terkadang tidak sesuai estimasi waktu berbeda dari jadwal. Pada tugas akhir ini, peneliti membuat alat menggunakan mikrokomputer raspberry pi untuk tracking data Bus Trans Metro Bandung (TMB) dan Machine Learning (ML) untuk memprediksi waktu durasi pada halte Bus TMB yang dilalui. Algoritma ML akan memprediksi waktu durasi Bus TMB dari halte keberangkatan sampai halte tujuan. Pengambilan dataset dilakukan setiap waktu untuk pembuatan model. Model ML menggunakan Algoritma Random Forest (RF) dan XGBoost untuk menganalisa manakah algoritma yang paling efektif untuk memprediksi waktu durasi Bus TMB. Hasil penelitian ini didapatkan model machine learning regresi yang terbaik untuk memprediksi waktu kedatangan adalah model Random Forest dengan nilai random state 102. Model tersebut mendapatkan nilai tingkat akurasi yang tinggi sebesar 98% dan model mendapatkan nilai eror MAE sebesar 0,95, MSE sebesar 33,63, dan RMSE 5,80 yang cenderung lebih rendah dibandingkan dengan nilai eror dari model lain. Sehingga dapat dikatakan bahwa model Random Forest dengan random state 102 menjadi model yang paling optimal. Kata Kunci: BRT, Raspberry pi, Machine Learning, Random Forest, XGBoost.
Perancangan Dan Implemetasi Sistem Keamanan Kantor Menggunakan Cctv Dengan Media Aplikasi Android Sandra Erpanji; Rendy Munadi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, melakukan monitoring sistem keamanan kantor berbasis Internet Of Things mempermudah pengamanan kantor untuk mengurangi kriminalitas seperti pencurian disaat kondisi kantor sedang ramai. Dengan adanya hal tersebut, oleh karena itu, dilakukan pengembangan pada CCTV dengan penambahan sistem face recognition menggunakan media Aplikasi Android. Dari hasil pengujian sistem, dalam pengambilan gambar sistem face recognition dapat mengenali wajah yang sudah terdaftar dan belum terdaftar, sistem juga dapat melakukan pengiriman gambar dan notifikasi secara bersamaan. untuk pengujian Availibility mendapatkan nilai 90,87% dan realibility mendapatkan nilai 89,95%. Untuk pengujian QoS, delay terkecil pada pagi hari, siang hari dan malam hari sebesar sebesar 0.819, 6.356 dan 0.902 ms dan delay terbesar pada pagi hari, siang hari dan malam hari sebesar 11.645, 25.944 dan 20.357 ms. Untuk nilai throughput pada pagi hari sebesar 565 Kbytes/s, pada siang hari sebesar 441.4 Kbytes/s dan pada malam hari sebesar 563 Kbytes/s. Kata kunci : Face Recognition, OpenCV, Internet of Things, ThingSpeak, Quality of Service
Co-Authors Abdulqadir Muhtadi Achmad Rizal Danisya Adinda Ayu Herdianto Adinda Riztia Putri Aditya Bram Wiratma Aditya Ramadwiputra Adnan Purwanto Ahmad , Ali Hanafi Ahmad Abdillah Siddiq Ahmad Saifuddin Mufid Ahmad Thoriq Azzam Ahmad Tri Hanuranto Ahmad, Ali Hanafi Ahsanuddin, Rafiq Irham Airlangga Baihaqi Wicaksono ajibekti, ari Akhmad Hambali Akhmad Syauqi Alam Nasyrah Muharram Nasution Alfin Hikmaturokhman Algafaru, Aldo Ali Muayyadi, Ali Alif Faikah Alifiyah Pratiwi P.Wedda Almyra Rosedyana AM, Debby Tri Wulandari Ammatia Risty Ammatia Risty, Ammatia Andi Ainun Najib Andrea Eges Seca Barus Andri Agustav Wirabudi Andri Suwignyo Anego, Raga Esa Angga Rusdinar Anisia, Rianda Aqila Safira Hasnul AR. Margans Tanjung Ardhi Anzala Muhammad Arfianto Arfianto Arfianto Fahmi Ari Ajibekti Masriwilaga Ari Satrio Arief Goeritno Arief Rakhman Arief Rakhman Saputra Arif Indra Irawan Arisman Putra Munggaran Arta, Virda Amalia Asep Mulyana Asep Mulyana Audy Septarindra Ayu Irmawati Azzam, Ahmad Thoriq Bachtiar Hendro Assiddiq Bahtiar Widayanto Basuki Rahmat Basuki Rahmat Masdi Siduppa Bayu Erfianto Beny Triantono Bima Sanjaya Boby Priaksa Briantono, Mahardika Hanif Cendika Deby Hartanta Chrisna Fiddin Dadan Nur Ramadan Dadan Rohdiana Dadang Gunawan Dadiek Pranindito Damayanti, Widya Danu Dwi Sanjoyo Derryanda Sulistio Devi Fitriani Devyta Asterina Dewa Gede Cahya Prastika Dewanto, Ramadhika Dini Adlina Salman DJOMI, MANZILA IZNIARDI Doan Perdana Dong Ho Lee Dong-Sung Kim Dwi Sanjoyo, Danu Edoeardo Setiawan Eka Santi Wahyuningtyas Emeraldo Faris Aufar Endang h Chumaidiya Enrico Megantara Evan Adhi Kurniawan F. Ahmadi Djajasugita Fadhil Riardy Rivai Fadhilah, Muhammad Zidan Fahmi Bagaskara Perdana Fahriza, Mochammad Iqbal Fanny Tarida Tampubolon Fardan Fardan Faris Salman Hakim Favian Dewanta Fendy Purwanto Feralia Fitri Feri Teja Kusuma Fidar Adjie Fidar Adjie Laksono Fidelis Surya Putranta Fidelis Surya Putranta Fitra Purwandika Galih Erki Basuki Gendhis Azzukhruf Dynastuti Gilang Perdana Putra Gita Indah Hapsari Gumilar Hadi Prabowo Gustommy Bisono Habib Al Ghani Hadhara, Fikri Hafidudin . Harry Rachmatsyah Helni Mutiarsih Jumhur Herda Theo Perdana Hirwandi Agusnam I Made Wahyuda Permana Ida Wahidah Ilham Reza Wijaya Imam Hedi Santoso Iman Hedi Santoso Iman Santoso Indra Maulana, Bintang Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Indrarini Dyah Indrarini Dyah Irawati Intan Laily Muflikhah Irawan, Muhammad Naufal Nur Irma Noviandari Irma Nurlita Dewi Irmansyah, Tedy Irwanda Kurniawan Istikmal Jafar Alim Habibi Jorjiana Aminatus Kadi, Aufaryafi Baskara Khurniawan, Amri Leanna Vidya Novita Leanna Vidya Yovita Leanna Yovita Listya Wulandari Mardiah M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mas’ud Bayu Sadewo Maulana, Bintang Indra Maya Rosalia Menachem Bayazid Aufar Mohamad Samudra Mohammad Andre Mutalibov Mohammad Kurnia Putra Mohammad Rizky Pratama Muhammad Azriel Muhammad Fuadi Sururuzzaman Muhammad Furqan Ramadani Muhammad Geo Unggul Putra Kusuma Utomo Muhammad Hafizh Triaoktora Muhammad Hamzah Mushaddiq Nabila Nabila Nachwan Mufti Adriansyah Nachwan Mufti Ardiansyah Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Ningrum, Ratna Widya Ningrum, Sussi Novia Indrawati Nugraha, Umar Nur Andini Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurwulan Fitriyanti Nyoman Bogi Aditya Karna Periyadi, Periyadi Piove Wiraguna Prasojoe, Rahmat Ramadan putri angelia R Rumani Rumani R Rumani Rumani, R Rumani Raden Arjani Rosalina Radian Priambodo Radiv Herdian Rafif Taruna Ramadhan Ramadhika Dewanto Ramadhika Dewanto Ratih Loviesta Nurbed Ratna Mayasari Rein Rachman Putra Repka Mochamad Zaqy Mulyadi Resi Pramudyo Pariwibowo Retno Hendriyanti Reza Arlan Reza Fahlevi Zulkarnaen Reza Lutfi Ananda Rianda Anisia Rianda Anisia Riano Febrianto Riany Erdiyanti Ridha Muldina Negara Rifqi, Muhammad Naufal Risang Suryadi Saputra Risyaf Fawwaz Pradipta Rivaldi Fawzian Rizal Erwin Irwansyah Rizka Darmawan Dwi Putra Robby C. Manurung Rudi Sianipar Ruly Naufaldi Kurniawan S, Andhika Sabrina Chairunnisa Safida Reynita Sari Sahrul Mulia Sandra Erpanji Sar Sardy Satria Bagus Pratama Septian Nurul Chalik Setyorini Setyorini Setyorini Sevierda Raniprima Shihab, Kusvihawan Muhammad Sofia Naning Hertiana Sugondo Hadiyoso Suryamiharja, Andhika Sussi Sussi Sussi , Sussi Syarifuddin, Sri Dewi Sartika Tanjung Perdana Kusuma Tengku Ahmad Riza Tjahjo Adiparabowo Tjahjo Adiprabowo R Tuntun Aditara Maharta Uke Kurniawan Usman Unang Sunarya Usep Taufiq Hidayat Vikry Fadillah Virginia Rosaline Wibowo, Truly Baaqii Widyanto, Toto Wisesa, Pradipa Catya Wisma Dwi Kurnia Yanis, Naili Ikrimah M. Yasir, Dara Kusumawati Ramadani Yohanes Dickson Yuggo Afrianto Yusuf Budiman Zhafari Luthfan Oswar