Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of STEM Knowledge of Pre-Service Science and Mathematics Teacher Widiyatmoko, Arif; Putra, Anggyi Trisnawan; Astuti, Budi; Rakainsa, Senda Kartika; Sutarto, Hery; Mustikaningtyas, Dewi; Darmawan, Melissa Salma
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5411

Abstract

This research is motivated by the importance of STEM knowledge for pre-service science and mathematics teachers in the 21st century. This research aims to analyze the STEM knowledge of pre-service science and mathematics teachers. The research method was carried out by distributing questionnaires with STEM knowledge indicators to the sample. The sample in this research was 86. They were 59 pre-service science teachers and 27 pre-service mathematics teachers, with different years of education, namely the 1st, 2nd, 3rd, and 4th year of Universitas Negeri Semarang. The results of this research show that the average understanding of pre-service science and mathematics teachers regarding to the STEM-based learning in the definition aspect is 4.11, objectives are 3.94, benefits are 3.94, aspects are 3.69, components are 3.71, characteristics is 3.75, and implementation is 3.86. This proves that pre-service science and mathematics teachers' understanding of the definition of STEM-based learning is very good, while pre-service science and mathematics teachers' understanding of the objectives, benefits, aspects, components, characteristics, and implementation of STEM-based learning is good.
Pemanfaatan Mikro Organisme Lokal (MOL) pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dengan Memanfaatkan Limbah Sayuran Wardana, Irfan Ihza; Purwaningsih, Indri; Dewi, Pramesti; Mustikaningtyas, Dewi
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.6506

Abstract

This study aims to analyse the Nitrogen and pH levels of liquid organic fertiliser (LOF) made using microlocal organisms (LMO) based on vegetable waste. The method used was an experimental method through a fermentation process carried out at the Center for Standardisation and Industrial Pollution Prevention Services (BBSPJPPI). The results showed that the LOF produced had a Nitrogen content of 0.03% and a pH of 3, which did not meet the quality standards of liquid organic fertiliser in Indonesia, namely Nitrogen content of 2-6% and a neutral to slightly acidic pH (5-7). The low Nitrogen content is due to the Nitrogen-poor composition of the vegetable waste, while the overly acidic pH is due to the prolonged fermentation time, which triggers the formation of organic acid compounds. To improve the quality of LOF, optimisation is needed in the selection of raw materials, fermentation ratio, and control of fermentation parameters such as time and temperature. This research provides recommendations for the development of higher-quality LOFs that comply with national standards.
PENGARUH BAHAN BAKU TERHADAP AKTIVITAS ANTIMIKROBA EKOENZIM : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Sunarsih, Sarly; Mustikaningtyas, Dewi; WH, Nugrahaningsih; Widiatningrum, Talitha
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekoenzim merupakan larutan multi guna yang diproduksi dari hasil fermentasi limbah organik berupa limbah sisa sayuran dan buah-buahan, dan memiliki aktivitas antimikroba. penelitian sebelumnya menunjukan perbedaan hasil aktivitas antimikroba ekoenzim berdasarkan perbedaan bahan baku yang digunakan. Beberapa jenis bahan baku menunjukkan hasil aktivitas antimikroba ekoenzim yang baik, tetapi ditemukan pula bahan baku yang tidak menunjukkan aktivitas antimikroba sama sekali. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh bahan baku pembuatan ekoenzim terhadap aktivitas antimikroba yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini adalah Systematic Literature Review yang ditulis berdasarkan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses (PRISMA). Pencarian digital melalui Google Scholar, ScienceDirect, OpenAlex, dan Pubmed menghasilkan 24 artikel yang kemudian dianalisis. Hasil Penelitian menemukan bahwa bahan baku terbukti berpengaruh terhadap aktivitas antimikroba ekoenzim, dikarenakan beberapa jenis bahan baku memberikan pengaruh positif terhadap aktivitas antimikroba ekoenzim, sedangkan terdapat bahan baku yang tidak memberikan pengaruh dan memiliki hasil negatif terhadap aktivitas antimikroba ekoenzim. Bahan baku yang menujukan hasil positif terhadap aktivitas antimikroba adalah sampah kulit nanas, kulit jeruk, kulit pisang dan sisa tomat. Kelompok bahan baku ini menujukan hasil aktivitas antimikroba yang baik jika digunakan sebagai bahan baku tunggal maupun dalam campuran, baik itu dengan sampah buah-buahan lainnya maupun sampah sayur-sayuran. Bahan baku yang tidak menunjukkan aktivitas antimikroba adalah daun kayu putih. Pembuatan ekoenzim dengan atau campuran daun kayu putih sebaiknya dihindari guna memaksimalkan potensi aktivitas antimikroba ekoenzim.
EMBUNG PATEMON KONSERVASI YANG BERSINERGI, BERMANFAAT DAN BERKELANJUTAN Saraswati, Ufi; Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Embung Patemon sekaligus merupakan upaya Konservasi Air dibawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Jawa Tengah. Embung Patemon memiliki bentuk berupa cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan, menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, hingga sumber pengairan. Keberadaan Embung Patemon diharapkan tidak hanya sebagai tempat konservasi air, melainkan dapat digunakan sebagai sumber ekonomi masyarakat Patemon dan sekitarnya, khususnya masyarakat yang berada di Kampung Sriging RT 01/RW 01. Mengingat lingkungan sekitar Embun Patemon memungkinkan untuk menjadi tempat berkumpul, bersantai bersama keluarga dengan menghirup udara segar di lingkungan sekitar Embung. Kelurahan Patemon tempat keberadaan Embung Patemon telah mempunyai komunitas bisnis yang tergabung dalam UMKM masyarakat Patemon. UMKM yang tergabung antara lain memproduksi aneka makanan ringan, selain adanya komunitas BSM yang menghasilkan produk komersilnya berupa sabun, ecoenzim dan turunannya serta kerajinan tangan dari perca dan kertas/kemasan produk pangan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan keberadaan Embung Patemon sebagai tempat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Diperoleh hasil berupa inisiasi sinergitas antara masyarakat UMKM dengan pihak BBWS dengan tetap mengikuti rambu rambu fungsi embung untuk menyimpan air dan konservasi alam lingkungan setempat. Perhatian civitas akademika dengan demikian dalam meng aplikasikan ide, dan gagasan sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni “Embung Patemon sebagai bentuk konservasi yang bersinergi, bermanfaat dan berkelanjutan” secara mikro telah terlaksana.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU-GURU BIOLOGI INDONESIA DI THAILAND TENTANG PEMANFAATAN LINGKUNGAN BERORIENTASI KONSERVASI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Saptono, Sigit; Irsadi, Andin; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi; Listiaji, Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya memelihara, melakukan konservasi, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sumber ajar merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar Biologi. Guru akan bertambah kemampuan inovasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan proses pembelajaran dan siswa lebih tertarik jika proses belajar Biologi bersentuhan dengan objek belajarnya di lingkungan terdekat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menambah wawasan serta penguatan bagi para guru Biologi Indonesia yang mengajar di Thailand dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar bagi siswanya. Pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah yang dijadikan sumber belajar dapat memberikan kontribusi: (1) guru memahami manfaat lingkungan sekitar sekolah yang dapat dijadikan sebagai sumber ajar, (2) meningkatnya kualitas proses belajar siswa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber ajar, (3) guru dapat menyiapkan rencana sumber belajar biologi di lingkungan sekitar sekolah. Metode kegiatan meliputi 4 (empat) tahapan, yaitu informasi dan penguatan kompetensi, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber ajar, monitoring-evaluasi. Teknik kegiatan dilakukan melalui pendampingan.
REVITALISASI RUMAH PINTAR "MEKAR SARI" DALAM UPAYA PEMBEKALAN LITERASI DAN KETERAMPILAN BAGI MASYARAKAT Saptono, Sigit; Alimah, Siti; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi; Mubarok, Ibnul
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kemasyarakatan merupakan bentuk pendidikan non-formal yang dapat mendukung pendidikan formal di sekolah. Pendidikan kemasyarakatan memberikan dampak positif kepada masyarakat kelompok tertentu dalam hal literasi, keterampilan, dan wawasan. Rumah Pintar "Mekar Sari" yang berlokasi di Kelurahan Pedalangan Banyumanik kota Semarang merupakan salah satu wahana pembekalan literasi, keterampilan dan kecakapan masyarakat. Program pembekalan yang dilaksanakan antara lain pembelajaran literasi baca, tulis, dan hitung, keterampilan dan kerajinan tangan, serta penguatan karakter religius. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan melakukan revitalisasi Rumah Pintar "Mekar Sari" agar dapat difungsikan kembali dengan beberapa pengembangan program dan menjadi tempat masyarakat belajar literasi dan berkreasi. Target khusus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terwujudnya Rumah Pintar yang tertata, bersih, sehat, dan dapat menjalankan program pendidikan literasi dan keterampilan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 (empat) tahapan, yaitu revitalisasi fasilitas sarana, peningkatan kepedulian masyarakat, implementasi program pendidikan literasi dan keterampilan, monitoring dan evaluasi. Teknik yang diterapkan adalah brainstorming dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi telah dilakukan pada ruang belajar Rumah Pintar “Mekar Sari” meliputi penggantian lemari buku, pengadaan buku, pengadaan meja dan kursi kecil untuk belajar, papan tulis, dan karpet untuk alas di lantai, serta penataan ulang interior ruang belajar. Warga masyarakat mitra termotivasi untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang pernah dilaksanakan di rumah pintar tersebut. Program kegiatan yang telah diimplementasikan setelah revitalisasi Rumah Pintar adalah belajar menulis dan literasi huruf Arab bagi anak-anak. Kegiatan lain yang telah diprogramkan adalah belajar membuat kaligrafi sederhana, keterampilan mewarnai degradasi, dan membuat kreasi kerajinan tangan.
Development of Eco Print on Leather Craft Products to Increase Production of Faro Leathercraft Artisans Naam, Muh Fakhrihun; Prasetyaningtyas, Wulansari; Achmadi, Taofan Ali; Mustikaningtyas, Dewi; Fitriyah, Nanda Delva; Azzahra, Fatimah
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/p8hfxc22

Abstract

Community service focused on product creation and development, exceptionally functional leather craft products such as shoes, wallets, and bags, holds great promise. Integrating eco-print motif creation within these leather crafts is strategically significant. It enhances the production of these crafts and contributes positively to the economy of Faro Leather Craft artisans in the Bumirejo Mungkid Magelang foster village. One of the main challenges the artisans face is the lack of potential for creating new, varied, and dynamic motifs, especially considering their beginner level of expertise in leather craft creation. Therefore, there is a need for innovations that are easy to implement. The solution proposed through this community service involves mass production of leather crafts using eco-print techniques, thereby increasing production. This approach also involves applying and utilizing science and technology for the benefit of Magelang village, positioning it as a foster partner of Unnes. It aims to provide new insights into creating motifs with environmentally friendly innovative tools. Additionally, this innovation is targeted at artisans, including the younger generation, to foster a love for batik while focusing on the regeneration and development of batik in the Bumirejo Mungkid Magelang village. To achieve these goals, the community service project involves creating eco prints on leather craft products for use by artisans, artists, and new entrepreneurs. The initiative includes both new and existing artisans interested in participating as tenants. The project activities encompass execution, material exploration, form experimentation, and motif understanding. This includes the creation and motif development process using eco-print techniques, data analysis, motif creation, copyright registration, and report compilation. The outputs of this community service include products from training sessions, scientific articles, copyrights, and reports. Additional outputs involve consumer feasibility testing, exhibitions, and mandatory outputs such as scientific articles, highlight videos, copyrights, and reports. 
The Transformation of Renewable Energy in Indonesia and Thailand: Energy Diversification as an Effort to Achieve the 2030 SDGs Heriyanti, Andhina Putri; Listiaji, Prasetyo; Fibriana, Fidia; Widiyatmoko, Arif; Mustikaningtyas, Dewi; Dewi, Novi Ratna; Wiyanto, Wiyanto; Kholil, Putri Alifa; Purwadi, Cintiya Egi; Wicaksono, Maulana Malik
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/3p08n676

Abstract

Many countries are transitioning from conventional energy to renewable energy sources. This transformation requires support through socialization and training activities targeting all sectors of society, including educators in schools. The Al-Hidayah Waqaf Foundation in Thailand is an educational institution with educators who have limited knowledge regarding the implementation of renewable energy as part of energy diversification efforts. Collaborative activities were conducted with the Al-Hidayah Waqaf Foundation in Thailand through socialization and training on renewable energy. The outcomes of these activities provided educators with increased knowledge, information, and perspectives on renewable energy. 
Pengaruh Ekstrak Buah Pinang Muda (Areca catechu) Terhadap Pertumbuhan Kapang Pada Rimpang Jahe Gunawan, Arvidhea Safira; Mustikaningtyas, Dewi; Dewi, Pramesti; Widiatningrum, Talitha
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 9, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v9i1.17203

Abstract

Jahe merupakan tanaman herbal dengan peminat yang tersebar di seluruh dunia. Menurut data yang disebutkan oleh Food and Agriculture Organization di tahun 2019, produksi jahe di Indonesia sebanyak 174 ribu ton dan Indonesia menempati urutan keenam sebagai negara dengan hasil produksi jahe terbesar di Asia. Tingginya minat masyarakat terhadap jahe mengakibatkan melonjaknya produksi jahe sehingga muncul permasalahan baru salah satunya kerusakan pada rimpang jahe. Sehingga alternatif pengendalian dengan fungisida alami diperlukan. Buah pinang memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid, tannin, phenol, steroid, alkaloid yang dapat berperan sebagai anti-kapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah pinang muda terhadap  pertumbuhan kapang pada rimpang jahe segar dan simplisia kering rimpang jahe. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah adanya penghambatan pertumbuhan kapang dari penambahan ekstrak dengan pengenceran. Sedangkan perlakuan ekstrak tanpa pengenceran kurang memberikan pengaruh dalam penghambatan pertumbuhan kapang.
PRODUK TEMPE DENGAN FORTIFIKASI HERBAL Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Peniati, Endah; Mustikaningtyas, Dewi; Isnaeni, Wiwi; B., F. Putut Martin H.; Ulfa, Berlina Maika
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk yang familiar dan mudah diolah menjadi bermacam-macam makanan siap santap. Saat ini, belum dikenal dan belum familiar produk tempe yang diproduksi dengan tambahan tepung dari tanaman potensial, misalnya kelor, kersen dan porang. Tempe yang mendapatkan proses pengolahan sedemikian disebut tempe inovasi, merupakan varian baru dari industri tempe. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan cara produksi tempe inovasi dengan fortifikan herbal yaitu kelor, kersen dan porang serta untuk menentukan fisik tempe inovasi dan profil kimia meliputi kandungan protein dan antioksidan. Tempe inovasi merupakan tempe yang dalam pembuatannya mendapat fortifikan bahan herbal sebesar 1-2%. Produk tempe yang dihasilkan dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan camilan, lauk pauk dan sayur-mayur. Permasalahan pada observasi riset awal ini adalah bagaimana teknologi pembuatannya dan apakah ada perbedaan kandungan protein dan angka antioksidan produk tempe inovasi dibandingkan dengan kontrol. Telah dilakukan praktik pembuatan tempe inovasi secara higienis dan menghasilkan produk tempe inovasi matang tidak berbeda secara fisik dengan tempe original. Kandungan protein dan angka antioksidan secara umum berbeda dengan kontrol masing masing pada rentang angka 3, 019 dan 0,90.
Co-Authors Achmadi, Taofan Ali Afiddah, Tawallani Andin Irsadi Andiniyati, Fitri Anggyi Trisnawan Putra Anisa Dewi Sri Puspitasari Annis Aulia Hastuti, Annis Aulia Apriansyah Wibowo Aprilia Indra Kartika, Aprilia Indra Ari Yuniastuti Arif Widiyatmoko, Arif Arvidhea Safira Gunawan Astrid Farmayati Atunnisa, Rifa' Aulia Nur Lita, Aulia Nur Azkiyah, Nimas Catur B., F. Putut Martin H. Bambang Priyono Budi Astuti Burhan, Ilham Damar Galih Darmawan, Melissa Salma Dewi, Novi Ratna Didik Ariwibowo Dinia Rizqi Dwijayanti Elissa, Intan Ayu Ely Rudyatmi, Ely Endah Peniati Fahmi Arifan Faj'ria, Nur Fajriyanti, Lisa Amelia Fatimah Azzahra Febriyanto, Hendra Fidia Fibriana Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fitriyah, Nanda Delva Grahadi, Rahmat Gunawan, Arvidhea Safira Hadikawuryan, Danang Subarkah Hafil Kusuma, Kavana Haris, Amnan Hasyim Abdurrasyid Heriyanti, Andhina Putri Hery Sutarto Hisan, Aisyah Khoirotun Hisan, Aisyah Khoirotun Ibnul Mubarok Ibnul Mubarok Ika Christina, Yuyun Indah Hartati Indriani, Betty Irawati Irawati Isnaeni Karunia Annisa Kaisar Akhmad Khan Kartika Widyaningrum Kholil, Putri Alifa Krispinus Kedati Pukan Kusuma, Kavana Hafil Listiaji, Prasetyo Maftuhah, Anis Maharani, Ria Ika Marlita Marlita, Marlita Martien Herna Susanti Milah, Nihayatul Moch Sasmito Djati Mohamad Endy Yulianto Muhammad Abdullah Na:am, Muh Fakhrihun Nafisah, Wirdatun Nashi Widodo Natalia, Lidya Ayu Nicky, Dhea Nikmatul Hidayah Noor Aini Habibah Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nugrahaningsih WH, Nugrahaningsih Nugraini, Anisa Ratna Nur Rahayu Utami Nurul Fadhilah Nurussalma, Syafina Parmin - Pramesti Dewi Priyantini Widiyaningrum Purwadi, Cintiya Egi Purwaningsih, Indri R Susanti R. Adi Susanti, R. Adi R. Susanti, R. Susanti Rahmawati, Maya Putri Rakainsa, Senda Kartika Ramadani, Mutiara Bintang Retno Sri Iswari Ria Ika Maharani Ria Ika Maharani Rizki Oktavia, Rizki Rizky Ajie Aprilianto Rizqi Dwijayanti, Dinia Rohmah, Ilmiana Nurur Romadhon, Vhaviriele Abel Salsabilla, Nur Hayati Afrilda Sasabila Mumtaz Sekar Jatiningrum Parnonansia Sekar Jatiningrum Parnonansia Sigit Saptono Siti Alimah Siti Harnina Bintari Siti Nur Chasanah, Siti Nur Sofiyani, Rakhma Dita Solichin Solichin Solikin, Ahmad Solikin, Ahmad Sri Sukaesih Sudarmin Sudarmin Sunarsih, Sarly Sutiyani, Iis Sutiyani, Iis Talitha Widiatningrum Trida Ridho Fariz Tuti Widianti Ufi Saraswati, Ufi Ulfa, Berlina Maika Ulung Anggraito , Yustinus Walandipa, Ghani Wara, Adisti Danis Wardana, Irfan Ihza Weni Ratna Nurlita Hening, Weni Ratna Nurlita Wicaksono, Maulana Malik Widyananda, Muhammad Hermawan Winanti, Ruri Wiwi Isnaeni Wiyanto - Wiyanto Wiyanto Wulan Christijanti Wulansari Prasetyaningtyas, Wulansari Yustinus Ulung Anggraito Yuyun Ika Christina Zaenafree, Intan