Claim Missing Document
Check
Articles

EMBUNG PATEMON KONSERVASI YANG BERSINERGI, BERMANFAAT DAN BERKELANJUTAN Saraswati, Ufi; Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Embung Patemon sekaligus merupakan upaya Konservasi Air dibawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Jawa Tengah. Embung Patemon memiliki bentuk berupa cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan, menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, hingga sumber pengairan. Keberadaan Embung Patemon diharapkan tidak hanya sebagai tempat konservasi air, melainkan dapat digunakan sebagai sumber ekonomi masyarakat Patemon dan sekitarnya, khususnya masyarakat yang berada di Kampung Sriging RT 01/RW 01. Mengingat lingkungan sekitar Embun Patemon memungkinkan untuk menjadi tempat berkumpul, bersantai bersama keluarga dengan menghirup udara segar di lingkungan sekitar Embung. Kelurahan Patemon tempat keberadaan Embung Patemon telah mempunyai komunitas bisnis yang tergabung dalam UMKM masyarakat Patemon. UMKM yang tergabung antara lain memproduksi aneka makanan ringan, selain adanya komunitas BSM yang menghasilkan produk komersilnya berupa sabun, ecoenzim dan turunannya serta kerajinan tangan dari perca dan kertas/kemasan produk pangan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan keberadaan Embung Patemon sebagai tempat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Diperoleh hasil berupa inisiasi sinergitas antara masyarakat UMKM dengan pihak BBWS dengan tetap mengikuti rambu rambu fungsi embung untuk menyimpan air dan konservasi alam lingkungan setempat. Perhatian civitas akademika dengan demikian dalam meng aplikasikan ide, dan gagasan sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni “Embung Patemon sebagai bentuk konservasi yang bersinergi, bermanfaat dan berkelanjutan” secara mikro telah terlaksana.
PENGUATAN KOMPETENSI GURU-GURU BIOLOGI INDONESIA DI THAILAND TENTANG PEMANFAATAN LINGKUNGAN BERORIENTASI KONSERVASI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Saptono, Sigit; Irsadi, Andin; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi; Listiaji, Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya memelihara, melakukan konservasi, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sumber ajar merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar Biologi. Guru akan bertambah kemampuan inovasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan proses pembelajaran dan siswa lebih tertarik jika proses belajar Biologi bersentuhan dengan objek belajarnya di lingkungan terdekat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menambah wawasan serta penguatan bagi para guru Biologi Indonesia yang mengajar di Thailand dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar bagi siswanya. Pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah yang dijadikan sumber belajar dapat memberikan kontribusi: (1) guru memahami manfaat lingkungan sekitar sekolah yang dapat dijadikan sebagai sumber ajar, (2) meningkatnya kualitas proses belajar siswa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber ajar, (3) guru dapat menyiapkan rencana sumber belajar biologi di lingkungan sekitar sekolah. Metode kegiatan meliputi 4 (empat) tahapan, yaitu informasi dan penguatan kompetensi, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber ajar, monitoring-evaluasi. Teknik kegiatan dilakukan melalui pendampingan.
REVITALISASI RUMAH PINTAR "MEKAR SARI" DALAM UPAYA PEMBEKALAN LITERASI DAN KETERAMPILAN BAGI MASYARAKAT Saptono, Sigit; Alimah, Siti; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi; Mubarok, Ibnul
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kemasyarakatan merupakan bentuk pendidikan non-formal yang dapat mendukung pendidikan formal di sekolah. Pendidikan kemasyarakatan memberikan dampak positif kepada masyarakat kelompok tertentu dalam hal literasi, keterampilan, dan wawasan. Rumah Pintar "Mekar Sari" yang berlokasi di Kelurahan Pedalangan Banyumanik kota Semarang merupakan salah satu wahana pembekalan literasi, keterampilan dan kecakapan masyarakat. Program pembekalan yang dilaksanakan antara lain pembelajaran literasi baca, tulis, dan hitung, keterampilan dan kerajinan tangan, serta penguatan karakter religius. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan melakukan revitalisasi Rumah Pintar "Mekar Sari" agar dapat difungsikan kembali dengan beberapa pengembangan program dan menjadi tempat masyarakat belajar literasi dan berkreasi. Target khusus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terwujudnya Rumah Pintar yang tertata, bersih, sehat, dan dapat menjalankan program pendidikan literasi dan keterampilan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 (empat) tahapan, yaitu revitalisasi fasilitas sarana, peningkatan kepedulian masyarakat, implementasi program pendidikan literasi dan keterampilan, monitoring dan evaluasi. Teknik yang diterapkan adalah brainstorming dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi telah dilakukan pada ruang belajar Rumah Pintar “Mekar Sari” meliputi penggantian lemari buku, pengadaan buku, pengadaan meja dan kursi kecil untuk belajar, papan tulis, dan karpet untuk alas di lantai, serta penataan ulang interior ruang belajar. Warga masyarakat mitra termotivasi untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang pernah dilaksanakan di rumah pintar tersebut. Program kegiatan yang telah diimplementasikan setelah revitalisasi Rumah Pintar adalah belajar menulis dan literasi huruf Arab bagi anak-anak. Kegiatan lain yang telah diprogramkan adalah belajar membuat kaligrafi sederhana, keterampilan mewarnai degradasi, dan membuat kreasi kerajinan tangan.
The Transformation of Renewable Energy in Indonesia and Thailand: Energy Diversification as an Effort to Achieve the 2030 SDGs Heriyanti, Andhina Putri; Listiaji, Prasetyo; Fibriana, Fidia; Widiyatmoko, Arif; Mustikaningtyas, Dewi; Dewi, Novi Ratna; Wiyanto, Wiyanto; Kholil, Putri Alifa; Purwadi, Cintiya Egi; Wicaksono, Maulana Malik
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/3p08n676

Abstract

Many countries are transitioning from conventional energy to renewable energy sources. This transformation requires support through socialization and training activities targeting all sectors of society, including educators in schools. The Al-Hidayah Waqaf Foundation in Thailand is an educational institution with educators who have limited knowledge regarding the implementation of renewable energy as part of energy diversification efforts. Collaborative activities were conducted with the Al-Hidayah Waqaf Foundation in Thailand through socialization and training on renewable energy. The outcomes of these activities provided educators with increased knowledge, information, and perspectives on renewable energy. 
Pengaruh Ekstrak Buah Pinang Muda (Areca catechu) Terhadap Pertumbuhan Kapang Pada Rimpang Jahe Gunawan, Arvidhea Safira; Mustikaningtyas, Dewi; Dewi, Pramesti; Widiatningrum, Talitha
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 9, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v9i1.17203

Abstract

Jahe merupakan tanaman herbal dengan peminat yang tersebar di seluruh dunia. Menurut data yang disebutkan oleh Food and Agriculture Organization di tahun 2019, produksi jahe di Indonesia sebanyak 174 ribu ton dan Indonesia menempati urutan keenam sebagai negara dengan hasil produksi jahe terbesar di Asia. Tingginya minat masyarakat terhadap jahe mengakibatkan melonjaknya produksi jahe sehingga muncul permasalahan baru salah satunya kerusakan pada rimpang jahe. Sehingga alternatif pengendalian dengan fungisida alami diperlukan. Buah pinang memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid, tannin, phenol, steroid, alkaloid yang dapat berperan sebagai anti-kapang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah pinang muda terhadap  pertumbuhan kapang pada rimpang jahe segar dan simplisia kering rimpang jahe. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah adanya penghambatan pertumbuhan kapang dari penambahan ekstrak dengan pengenceran. Sedangkan perlakuan ekstrak tanpa pengenceran kurang memberikan pengaruh dalam penghambatan pertumbuhan kapang.
PRODUK TEMPE DENGAN FORTIFIKASI HERBAL Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Peniati, Endah; Mustikaningtyas, Dewi; Isnaeni, Wiwi; B., F. Putut Martin H.; Ulfa, Berlina Maika
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan produk yang familiar dan mudah diolah menjadi bermacam-macam makanan siap santap. Saat ini, belum dikenal dan belum familiar produk tempe yang diproduksi dengan tambahan tepung dari tanaman potensial, misalnya kelor, kersen dan porang. Tempe yang mendapatkan proses pengolahan sedemikian disebut tempe inovasi, merupakan varian baru dari industri tempe. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan cara produksi tempe inovasi dengan fortifikan herbal yaitu kelor, kersen dan porang serta untuk menentukan fisik tempe inovasi dan profil kimia meliputi kandungan protein dan antioksidan. Tempe inovasi merupakan tempe yang dalam pembuatannya mendapat fortifikan bahan herbal sebesar 1-2%. Produk tempe yang dihasilkan dapat digunakan untuk bahan baku pembuatan camilan, lauk pauk dan sayur-mayur. Permasalahan pada observasi riset awal ini adalah bagaimana teknologi pembuatannya dan apakah ada perbedaan kandungan protein dan angka antioksidan produk tempe inovasi dibandingkan dengan kontrol. Telah dilakukan praktik pembuatan tempe inovasi secara higienis dan menghasilkan produk tempe inovasi matang tidak berbeda secara fisik dengan tempe original. Kandungan protein dan angka antioksidan secara umum berbeda dengan kontrol masing masing pada rentang angka 3, 019 dan 0,90.
Pendekatan Inovatif dalam Manajemen Ternak: Analisis Perbandingan Good Farming Practices (GFP) dan Inseminasi Buatan (IB) Berbasis Biologi Molekuler: Innovative Approaches in Livestock Management: A Comparative Analysis of Good FarmingPractices and Molecular Biology Based Artificial Insemination Nicky, Dhea; Mustikaningtyas, Dewi; Anggraito, Yustinus Ulung
Buletin Peternakan Tropis Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : BPFP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/bpt.6.2.153-159

Abstract

Livestock farming is an important sector in meeting the food needs of the community, especially for animal protein from meat and dairy products. Although livestock farming has great potential, livestock productivity still faces significant challenges, including inadequate husbandry systems, technological limitations, and a lack of understanding of reproductive management. In an effort to improve productivity, two approaches that can be applied are Good Farming Practices (GFP) and Artificial Insemination (AI) based on molecular biology. GFP includes principles of feed management, sanitation, livestock health, and a good environment, which are expected to improve livestock welfare and the quality of production results. On the other hand, IB uses advanced technology to improve the genetic quality of livestock and enhance reproductive efficiency, particularly with the integration of molecular biology techniques. This study aims to compare the effectiveness of both approaches in improving livestock productivity. By applying GFP and IB synergistically, it is hoped that the increasing market demand can be met without neglecting animal welfare aspects.
Comparison of the Rate and Level of Biodegradation of Leaf Waste by Lignocellulolytic Molds from Universitas Negeri Semarang Campus Walandipa, Ghani; Mustikaningtyas, Dewi; Widiatningrum, Talitha; Dewi, Pramesti
Life Science Vol. 14 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/unnesjlifesci.v14.i2.25828

Abstract

Biodegradation is a physical decomposition of the substrate caused by the activity of microorganisms by producing products that have benefits for humans. Lignocellulose degrading fungi are microorganisms that play a role in the process of decomposing organic waste. The biodegradation rate of each type of lignocellulose degrading mold is different. The purpose of this research is to comprehensively analyze and compare the rate and level of biodegradation of leaf waste in lignocellulolytic molds isolated from the campus environment of Universitas Negeri Semarang, as well as to identify and evaluate the type of lignocellulolytic mold that shows the highest efficiency in the rate and level of biodegradation of leaf waste. The method used in this research is quantitative method, by measuring the mass ratio and pH of leaf waste media before inoculation and after inoculation. The results of this study are the rate of leaf waste biodegradation based on the ratio of leaf waste mass by Trichoderma koningiopsis mold isolate of 0.015 grams/day, while by Trichoderma erinaceum mold isolate of 0.002 grams/day. Then the rate of leaf waste biodegradation based on the pH change value of leaf waste by Trichoderma koningiopsis mold isolate is higher with a pH change value of 0.3 when compared to the Trichoderma erinaceum mold isolate with a pH change value of 0.1. The superior performance of Trichoderma koningiopsis highlights its potential application in optimizing organic waste decomposition systems and provides a scientific basis for selecting lignocellulolytic fungi in sustainable waste management programs.
Isolation, Characterization, and Identification of Biosurfactant-Production Bacteria from Used Cooking Oil Waste Pratama, Fisky Aditya; Dewi, Pramesti; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v11i2.11115

Abstract

Waste cooking oil constitutes a significant environmental concern in Indonesia. It has the potential to be utilized as a substrate for biosurfactant-producing bacteria. Biosurfactants are amphiphilic compounds produced by microorganisms, containing both hydrophilic and hydrophobic components that enable them to dissolve in both water and fats, as well as to reduce surface tension. This study aims to isolate, characterize, and identify biosurfactant-producing bacteria from waste cooking oil. Isolation proccess was conducted using Mineral Salt Medium enriched with cooking oil as an inducer and Carboxy Methyl Cellulose as a carbon source and emulsifier. Two isolates were successfully obtained and purified. Their biosurfactant-producing ability was evaluated through drop collapse test and oil spreading test. One isolate demonstrated superior performance, showing positive activity in both tests, including a 0.7 cm oil spreading zone. Identification involved macroscopic observation, Gram staining, endospore staining, and a catalase test. The isolate exhibited characteristics of a Gram-positive, rod-shaped, spore-forming, catalase-positive bacterium with small, circular, milky-white colonies and a smooth surface. This identification is non-molecular and based on a phenotypic approach according to Bergey’s Manual for preliminary bacterial classification. Based on these features, the isolate is presumed to belong to the genus Bacillus, known for its robust biosurfactant production. The findings suggest that waste cooking oil can be a promising source of indigenous biosurfactant-producing bacteria, contributing to both microbial conservation and potential development of eco-friendly biotechnological products.
Analysis of STEM Knowledge of Pre-Service Science and Mathematics Teacher Arif Widiyatmoko; Anggyi Trisnawan Putra; Budi Astuti; Senda Kartika Rakainsa; Hery Sutarto; Dewi Mustikaningtyas; Melissa Salma Darmawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5411

Abstract

This research is motivated by the importance of STEM knowledge for pre-service science and mathematics teachers in the 21st century. This research aims to analyze the STEM knowledge of pre-service science and mathematics teachers. The research method was carried out by distributing questionnaires with STEM knowledge indicators to the sample. The sample in this research was 86. They were 59 pre-service science teachers and 27 pre-service mathematics teachers, with different years of education, namely the 1st, 2nd, 3rd, and 4th year of Universitas Negeri Semarang. The results of this research show that the average understanding of pre-service science and mathematics teachers regarding to the STEM-based learning in the definition aspect is 4.11, objectives are 3.94, benefits are 3.94, aspects are 3.69, components are 3.71, characteristics is 3.75, and implementation is 3.86. This proves that pre-service science and mathematics teachers' understanding of the definition of STEM-based learning is very good, while pre-service science and mathematics teachers' understanding of the objectives, benefits, aspects, components, characteristics, and implementation of STEM-based learning is good.
Co-Authors Afiddah, Tawallani Andin Irsadi Andiniyati, Fitri Anggyi Trisnawan Putra Anisa Dewi Sri Puspitasari Annis Aulia Hastuti, Annis Aulia Apriansyah Wibowo Aprilia Indra Kartika, Aprilia Indra Ari Yuniastuti Arif Widiyatmoko, Arif Arvidhea Safira Gunawan Astrid Farmayati Atunnisa, Rifa' Aulia Nur Lita, Aulia Nur Azkiyah, Nimas Catur B., F. Putut Martin H. Bambang Priyono Budi Astuti Burhan, Ilham Damar Galih Dewi, Novi Ratna Didik Ariwibowo Dinia Rizqi Dwijayanti Elissa, Intan Ayu Ely Rudyatmi, Ely Endah Peniati Fahmi Arifan Faj'ria, Nur Fajriyanti, Lisa Amelia Fatimah Azzahra Febriyanto, Hendra Fidia Fibriana Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Grahadi, Rahmat Gunawan, Arvidhea Safira Hadikawuryan, Danang Subarkah Hafil Kusuma, Kavana Haris, Amnan Hasyim Abdurrasyid Heriyanti, Andhina Putri Hery Sutarto Hisan, Aisyah Khoirotun Hisan, Aisyah Khoirotun Ibnul Mubarok Ibnul Mubarok Ika Christina, Yuyun Indah Hartati Indriani, Betty Irawati Irawati Isnaeni Karunia Annisa Kaisar Akhmad Khan Kartika Widyaningrum Kholil, Putri Alifa Krispinus Kedati Pukan Kusuma, Kavana Hafil Laut Padi Sih Sesami Listiaji, Prasetyo Maftuhah, Anis Maharani, Ria Ika Marlita Marlita, Marlita Martien Herna Susanti Melissa Salma Darmawan Milah, Nihayatul Moch Sasmito Djati Mohamad Endy Yulianto Muh Fakhrihun Naam Muhammad Abdullah Nafisah, Wirdatun Nanda Delva Fitriyah Nashi Widodo Natalia, Lidya Ayu Nicky, Dhea Nikmatul Hidayah Noor Aini Habibah Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nugrahaningsih WH, Nugrahaningsih Nugraini, Anisa Ratna Nur Rahayu Utami Nurul Fadhilah Nurussalma, Syafina Parmin - Pramesti Dewi Pratama, Fisky Aditya Priyantini Widiyaningrum Purwadi, Cintiya Egi R Susanti R. Adi Susanti, R. Adi R. Susanti, R. Susanti Rahmawati, Maya Putri Ramadani, Mutiara Bintang Retno Sri Iswari Ria Ika Maharani Ria Ika Maharani Rizki Oktavia, Rizki Rizky Ajie Aprilianto Rizqi Dwijayanti, Dinia Rohmah, Ilmiana Nurur Romadhon, Vhaviriele Abel Salsabilla, Nur Hayati Afrilda Sasabila Mumtaz Sekar Jatiningrum Parnonansia Sekar Jatiningrum Parnonansia Senda Kartika Rakainsa Sigit Saptono Siti Alimah Siti Harnina Bintari Siti Nur Chasanah, Siti Nur Sofiyani, Rakhma Dita Solichin Solichin Solikin, Ahmad Solikin, Ahmad Sri Sukaesih Sudarmin Sudarmin Sunarsih, Sarly Sutiyani, Iis Sutiyani, Iis Talitha Widiatningrum Taofan Ali Achmadi Trida Ridho Fariz Tuti Widianti Ufi Saraswati, Ufi Ulfa, Berlina Maika Ulung Anggraito , Yustinus Walandipa, Ghani Wara, Adisti Danis Weni Ratna Nurlita Hening, Weni Ratna Nurlita Wicaksono, Maulana Malik Widyananda, Muhammad Hermawan Winanti, Ruri Wiwi Isnaeni Wiyanto - Wiyanto Wiyanto Wulan Christijanti Wulansari Prasetyaningtyas Yustinus Ulung Anggraito Yuyun Ika Christina Zaenafree, Intan