Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IDENTIFIKASI KONDISI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX PADA RUAS JALAN RAYA KEDUNGGALAR KABUPATEN NGAWI Arkan Fairuzi Ilyasa; Burhamtoro; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6005

Abstract

Ruas Jalan Raya Kedunggalar, Kabupaten Ngawi merupakan jalan kabupaten dengan panjang 5,3 kilometer. Jalan tersebut merupakan jalan penghubung antara beberapa desa di Kecamatan Kedunggalar. Ruas jalan ini dipilih menjadi lokasi penelitian karena terdapat banyak kerusakan perkerasan diantaranya yaitu retak kulit buaya, retak blok, ambles, retak tepi, tambalan, pengausan agregat, lubang, dan pelepasan butir. Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan pengendara yang lewat di ruas jalan ini. Perhitungan tingkat kerusakan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yang mengacu pada ASTM D6433-11. Hasil perhitungan metode PCI yaitu 22% dalam kondisi baik, 22% dalam kondis cukup, 44% dalam kondisi jelek dan 11% dalam kondisi sangat jelek.
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG PONDOK PESANTREN PUTRI ASMA’AN KABUPATEN MALANG Fernandi Wahyu Pradana Feri; Armin Naibaho; Aulia Rahman
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6342

Abstract

Perencanaan struktur merupakan unsur yang penting pada pembangunan suatu gedung agar dapat menghasilkan gedung yang kuat, aman dan ekonomis. Secara keseluruhan struktur bangunan gedung terdiri dari dua bagian yaitu struktur bagian atas yang berupa lantai, balok, kolom, dinding dan atap sedangkan struktur bagian bawah berupa fondasi dan balok sloof. Perencanaan struktur bertujuan untuk menghasilkan suatu struktur yang stabil, cukup kuat, mampu menahan beban dan memenuhi tujuan- tujuan lainnya seperti ekonomi dan kemudahan pelaksanaan. Untuk mencapai tujuan perencanaan tersebut, perencanaa struktur harus mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah berupah Standar Nasional Indonesia (SNI). Pada perencanaan gedung, baik bertingkat ataupun tidak, harus memperhatikan kekuatan, kenyamanan, keekonomisan dan pengaruh terhadap lingkungan. Faktor yang mempengaruhi kekuatan kontruksi adalah beban- beban yang akan dipikul seperti beban mati, beban hidup, beban angin dan beban gempa. Perhitungan analisis pembebanannya digunakan software Robot strucktural Anaysis Program (RSAP) 2023. Sehingga aspek-aspek tersebutlah yang harus direncanakan dan diperhitungkan secara matang untuk merencanakan struktur gedung Pondok Pesantren Putri Asma’an Kabupaten Malang.
PENGARUH SUBSITUSI PASIR PANTAI NGUDEL TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN ASPAL BETON Muchammad Zain Helmi Novansyah; Armin Naibaho; Bobby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.7784

Abstract

Pasir pantai sebagai solusi pengganti pasir alam yang ketersediaannya semakin berkurang karena banyakanya pembangunan, Pasir pantai dengan ketersediaannya yang melimpah di Indonesia, menawarkan solusi yang menjanjikan sebagai material pengganti atau penambah untuk agregat halus dalam campuran AC-WC. Pasir pantai memiliki beberapa karakteristik yang berpotensi meningkatkan kinerja campuran aspal ,pasir Pantai juga adalah Solusi untuk pengganti pasir alam yang semakin hari semakin berkurang jumlahnya dikarenakan tingginya Pembangunan infrastruktur seperti bangunan Gedung, rumah, termasuk jalan juga Tujuan penelitin ini untuk mengetahui pengaruh variasi Pasir Pantai Ngudel terhadap campuran aspal beton dengan variasi campuran 0%, 25%, 35%, dan 45%. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode basah. Hasil dari pengujian ini mendapatkan kadar aspal optimum sebesar 6%. Substitusi pasir pantai ngudel pada campuran aspal AC-WC menunjukkan penurunan terhadap parameter Marshall, dengan stabilitas menurun dari 1387,25 kg/mm (0%) menjadi 1100,57 kg/mm (45%). Hasil nilai Flow stabil dari 2,69 mm menjadi 2,69 mm. Void Filled with Asphalt (VFA) menurun dari 90,61% menjadi 65,81%, .Void in Mixture (VIM) memenuhi rentang spesifikasi \ (3,0–5,0%) hanya pada variasi 25% hal ini menunjukkan keseimbangan porositas yang baik, Void in Mineral Aggregate (VMA) mengalami peningkatan dari 0% variasi pasir pantai ngudel hingga 45% campuran pasir pantai ngudel dan memenuhi spesifikasi minimum (15%), sementara Marshall Quotient (M-Q) mengalami peningkatan 0% variasi pasir pantai ke 25% variasi pasir pantai lalu setalah itu menurun sampai ke variasi 45% dengan nilai dari 573,17 kg/mm menjadi 489,13 kg/mm. Dengan demikian, variasi 25% memberikan performa terbaik, memenuhi semua parameter Marshall sesuai spesifikasi SNI, dan menjadikannya pilihan optimal untuk meningkatkan stabilitas dan daya tahan campuran aspal AC-WC. Kata kunci: Pasir pantai, AC-WC, aspal, anggaran biaya.
MODIFIKASI DESAIN STRUKTUR GEDUNG KULIAH TERPADU PPNS MENGGUNAKAN DUAL SYSTEM Mohamad Dava Nizar Alfian; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i4.8404

Abstract

Beban lateral menjadi tantangan signifikan dalam desain bangunan tinggi. Untuk mengatasinya, struktur membutuhkan kekuatan, kekakuan, dan fleksibilitas lateral yang memadai. Penelitian ini mengeksplorasi modifikasi struktur menjadi Sistem Ganda (Dual System) untuk mengoptimalkan kekuatan. Studi ini secara spesifik menganalisis modifikasi struktur gedung, perilaku struktural, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) struktur atas. Peraturan yang digunakan meliputi SNI 2847-2019, SNI 1727-2020, dan SNI 1726-2019. Dalam implementasi Sistem Ganda, shearwall berdimensi 4m x 200mm ditempatkan di sisi gedung. Model eksisting dibandingkan dengan model dual system menggunakan analisis spektrum respon pada Gedung Kuliah Terpadu PPNS. Hasil analisis dengan software ETABS 19 menunjukkan bahwa model struktur sistem ganda secara optimal memperkuat ketahanan gempa bangunan. Modifikasi yang dihasilkan meliputi: Tebal Pelat 125 mm, Balok Induk A 500/700, Balok Induk B 450/550, Balok Anak 1 450/500, Balok Anak 2 300/350, Kolom K1 850/850, Kolom K2 750/750. Model 2 sistem ganda menunjukkan kinerja terbaik, mereduksi perpindahan sebesar 66% pada sumbu X dan 50% pada sumbu Y, serta meningkatkan base shear hingga 39% dibandingkan model eksisting. RAB struktur atas diperkirakan sebesar Rp. 14,316,137,697.43. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan data primer (tanah, gempa) dan variasi posisi shearwall untuk hasil yang lebih optimal.