Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG DI JEMBER MENGGUNAKAN STUKTUR BAJA Arya Satya Pratama Yudha; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.8379

Abstract

Peningkatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jember menuntut adanya perencanaan struktur gedung yang adaptif dan tahan terhadap gempa bumi. Penelitian ini merencanakan struktur gedung bertingkat 4 lantai +1 lantai atap menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) berbahan baja, dengan mengacu pada SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa dan SNI 1729:2020 untuk struktur baja. Pemodelan dan analisis struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS v21. Tahapan perencanaan meliputi identifikasi data pembebanan, analisis respons spektrum gempa, preliminary design, serta perencanaan elemen struktural seperti kolom, balok utama dan balok anak, pelat lantai komposit, dan sambungan balok–kolom. Berdasarkan hasil perencanaan dan analisis, struktur dirancang dengan pelat floordeck 0,7 mm dan tebal pelat 120 mm, kolom H600x600x30x50, balok utama WF550x300x12x25, dan balok anak WF350x175x12x25. Struktur ini menunjukkan performa seismik yang memenuhi kriteria periode struktur yang bernilai 0,747 s, simpangan antar lantai baik arah X maupun Y bernilai masing-masing 9,4 mm dan 7,33 mm, dan nilai gaya geser dasar yang memenuhi. Sistem SRPMK memberikan efisiensi dalam aspek kekuatan, kekakuan, dan daktilitas, serta memenuhi persyaratan untuk gedung pada kategori risiko IV dan wilayah gempa kategori E. Total estimasi Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pembangunan gedung ini adalah sebesar Rp152.044.445.000. Hasil ini diharapkan dapat menjadi referensi perencanaan teknis struktur baja tahan gempa di daerah rawan gempa seperti Jember.
MODIFIKASI STRUKTUR ATAS GEDUNG TEKNIK 1 KAMPUS 3 UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG Alya Maulidina; Armin Naibaho
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.9540

Abstract

Perencanaan struktur atas Gedung Teknik 1 Kampus 3 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dilakukan sebagai upaya untuk merencanakan ulang struktur bangunan akibat adanya modifikasi jumlah lantai bangunan pada eksisting 4 lantai menjadi 6 lantai. Gedung ini direncanakan sebagai bangunan bertingkat dengan sistem struktur beton bertulang yang terdiri dari elemen pelat lantai, balok, kolom, dan tangga. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk memperoleh dimensi elemen struktur dan penulangan yang aman serta memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku. Data yang digunakan dalam perencanaan meliputi gambar kerja, serta beban-beban yang bekerja pada struktur. Metode perhitungan struktur dilakukan dengan bantuan perangkat lunak analisis struktur ETABS 22 untuk menghitung besar gaya-gaya dalam yang terjadi (Vx, Dx, Nx). Perhitungan pembebanan mengacu pada SNI 1727:2020 untuk beban gravitasi dan SNI 1726:2019 untuk beban gempa, sedangkan perencanaan elemen struktur beton bertulang mengacu pada SNI 2847:2019. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa tebal pelat lantai yang digunakan adalah 12 cm yang diperoleh dari dua metode perhitungan pelat dan ditetapkan berdasarkan ketentuan SNI 8900:2020. Dimensi balok yang direncanakan meliputi balok induk berukuran 50/70 cm, balok anak berukuran 30/40 cm, dan balok kantilever berukuran 25/35 cm, sedangkan dimensi kolom bervariasi sesuai ketinggian bangunan yaitu 100/100 cm, 90/90 cm, dan 80/80 cm. Diperoleh bahwa total biaya struktur atas bangunan hasil modifikasi ulang adalah sebesar Rp 61.627.708.205. Berdasarkan hasil analisis dan perencanaan, struktur atas gedung dinyatakan mampu menahan beban-beban yang bekerja dan memenuhi persyaratan kekuatan serta layanan.