Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Gerak Lurus Menggunakan Five-Tier Multiple Choice Test Resi Warisah; Muhammad Jarnawi; Wahyuni N. Laratu; Nurasyah Dewi Napitupulu; Ketut Alit Adi Untara; Andi Ulfah Khuzaimah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 14 No. 2 (2026): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v14i2.6760

Abstract

Pemahaman konsep fisika yang kuat sangat penting bagi siswa, namun materi Gerak Lurus sering memicu miskonsepsi yang sulit dideteksi. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan menganalisis secara komprehensif tingkat pemahaman konsep siswa SMA Negeri 5 Palu pada materi Gerak Lurus menggunakan Five-Tier Multiple Choice Test. Penelitian melibatkan 27 siswa kelas XI Merdeka 9 sebagai subjek tes dan 11 siswa sebagai responden wawancara. Data dikumpulkan melalui 18 butir soal tes five-tier dan pedoman wawancara semi-terstruktur. Temuan utama menunjukkan pemahaman konsep siswa berada pada kategori sangat rendah dan didominasi miskonsepsi. Secara rinci, hanya 1 siswa paham konsep, 9 kurang pengetahuan (lemah pada indikator mengklasifikasikan dan menggeneralisasikan), 1 tidak paham konsep (lemah pada inferensi), dan 16 siswa mengalami miskonsepsi pada indikator interpretasi, mencontohkan, membandingkan, serta menjelaskan. Wawancara mengonfirmasi miskonsepsi dipicu intuisi keliru dan kebiasaan menghafal rumus. Dalam implikasinya, Five-Tier Multiple Choice Test terbukti efektif mendiagnosis letak dan akar miskonsepsi hingga tingkat keyakinan serta penalaran siswa. Informasi diagnostik ini dapat digunakan guru secara konkret untuk merancang modul ajar berbasis strategi perbaikan konseptual (conceptual change) guna mereduksi miskonsepsi Gerak Lurus.
Analisis Implementasi Etnofisika Dalam Pembelajaran Fisika di SMA Kota Palu Sri Lestari; Syamsuriwal Syamsuriwal; Nurasyah Dewi Napitupulu; Muhammad Zaky; Delthawati Isti Ratnani
Wahana Pendidikan Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jwp.v13i2.22884

Abstract

Pembelajaran fisika di jenjang SMA masih cenderung bersifat abstrak dan belum optimal mengintegrasikan konsep dengan budaya serta kearifan lokal. Padahal, pendekatan etnofisika ini memiliki potensi besar untuk  menjadikan pembelajaran jadi lebih kontekstual dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  implementasi pembelajaran fisika di SMA daerah Palu dengan melihat sisi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian terdiri atas guru fisika dan peserta didik kelas XI dari SMAN Model Terpadu Madani Palu, MAN 2 Kota Palu, dan SMAN 3 Palu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data kemudian diolah dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan lewat teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi etnofisika telah mulai diterapkan dengan mengaitkan materi fisika pada fenomena lingkungan dan budaya lokal, meski belum sepenuhnya terstruktur. Pada tahap perencanaan, unsur etnofisika belum tercantum secara eksplisit di dalam perangkat pembelajaran. pada tahap pelaksanaan, pemanfaatan konteks lokal mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman peserta didik, meskipun penggunaan media dan bahan ajar berbasis budaya masih terbatas. Pada tahap evaluasi, penilaian masih didominasi oleh pengukuran aspek kognitif dan belum mengakomodasi konteks etnofisika secara menyeluruh.