Claim Missing Document
Check
Articles

Athletic Speed Running Start Training Model For Student Athletes Yobee, Darius; Fachrezzy, Fahmy; Setiakarnawijaya, Yasep
Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Vol 12, No 3 (2025): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 2 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 0173/C3/DT
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i3.6587

Abstract

The aim of this research is to produce and test the effectiveness of an athletic sprint start training model for student athletes. The research method used is a research and development method using the development model from Borg and Gall with the research design applied using a pretest-posttest control group design. The research stages consist of: 1) Research and Information Collecting, 2) Planning, 3) Developing the Preliminary from of Product, 4) Preliminary Field Testing, 5) Main Product Revision, 6) Main Field Testing, 7) Operational Product Revision, 8) Operational Product Testing, 9) Final Product Revision, 10) Desimination and Implementation. The subjects involved during the research were sports student athletes at Jakarta State University. The number of subjects during the small group test was 15 people and during the large group test there were 40 people. To test the effectiveness, the number of subjects involved was 32 people. The instruments in this research were interviews and questionnaires, as well as a sprint start skills test (squat start) for student athletes with a focus on the movement assessment process and also acceleration results recorded in units of time. The data analysis technique used in this research to test the effectiveness of the model is using paired sample t-test statistical analysis using the IBM SPSS Statistics 26 program. The results of the data analysis conclude that: 1) This athletic sprint start training model product for student athletes can be carried out. and applied in the sprint start training process,2) This athletic sprint start training model product for student athletes is effective for improving starting skills and increasing acceleration in sprinting for student athletes.
Upaya Meningkatkan Konsentrasi Belajar Dan Hasil Belajar Senam Berirama Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa Kelas XI SMA At-Taqwa Sopyan, Sopyan; Fachrezzy, Fahmy; Kurniawan, Dwi Indra
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar dan hasil belajar menggunakan media audio visual. Aspek yang menjadi penilaian konsentrasi adalah mengurutkan angka terkecil ke yang terbesar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan. Dalam penelitian ini menjadi subjek adalah siswa SMA AT-TAQWA kelas XI yang berjumlah 26 orang di bagi menjadi beberapa kelompok, kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi dengan teman sejawat, guru dan juga kepala sekolah. Prosedur penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan data dan deskripsi data diperoleh dari kesimpulan : konsentrasi belajar dan keterampilan senam ritmik dapat dilihat pada persentase rata-rata skala. Hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan untuk siswa yaitu yang semula kategori sangat baik 0,0% menjadi 26,9%, kategori baik 11,5% menjadi 73,1%, dan kategori kurang 80,8% menjadi 0%, kategori sangat kurang dari 7,7% menjadi 0%. Lalu terdapat peningkatan pada keterampilan senam ritmik untuk siswa yaitu yang semula kategori amat baik 0,0% menjadi 46,2%, kategori baik 15,4% menjadi 53,8%, dan kategori cukup 19,2% menjadi 0%, kategori kurang dari 65,4% menjadi 0%. Hal ini juga menunjukkan bahwa konsentrasi mempengaruhi perubahan hasil belajar pada siswa yaitu kategori baik pada konsentrasi yang awalnya 11,5% menjadi 73,1% meningkatkan hasil belajar kategori baik yang awalnya 15,4% menjadi 53,8%. Lalu kategori sangat baik pada konsentrasi yang awalnya 0% menjadi 26,9% meningkatkan hasil belajar kategori amat baik yang awalnya 0% menjadi 46,2%. Hasil persentase Siklus I Pertemuan ke-III sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan.
Training Model of Pencak Silat Gymnastics Skills for Children aged 13-16 Years Resty Nausanty; Eva Julianti P; Widiastuti, Widiastuti; Oman U. Subandi; Fahmy Fachrezzy
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 4 (2024): December
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i4.36303

Abstract

The background of this research is the lack of children's activity in carrying out basic pencak silat techniques. The aim of this research is to produce products and determine the effectiveness of basic Pencak Silat technique training through the Pencak Silat Gymnastics skills training model for children aged 13-16 years. This research uses the ADDIE research and development model research method. This research was conducted at the Sasana Terate Jaya Club Indonesian Pencak Silat Padepokan with research subjects being children aged 13-16 years, in March - June 2024. The results of this research using a paired sample T test showed that the tcount was 22.708 with a significance value (Sig. 2-tailed) is 0.000 < 0.05. which means there is a significant difference between before and after being given the pencak silat training model treatment. So it can be concluded that the pencak silat gymnastics training model for children aged 13-16 years is effective and can be used in training to improve basic pencak silat movement skills. 
Training Model of Coordination for Pencak Silat Athletes aged 13-16 Years Eka Ardiana; Ramdan Pelana; Widiastuti , Widiastuti; Fahmy Fachrezzy; Oman U. Subandi
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 4 (2024): December
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i4.36308

Abstract

This research was motivated by the lack of coordination of movements in pencak silat athletes aged 13-16 years. The aim of this research is to produce a product and determine the effectiveness of coordination training through a coordination training model for Pencak Silat athletes aged 13-16 years. The research and development model is the ADDIE model. The subjects of this research were pencak silat athletes aged 13-16 years at the Terate Jaya Sasana Club and Batavia Silat Padepokan Pencak Silat Indonesia. This research was conducted from March to June 2024. The results of the research findings using the paired sample t test obtained a t count of 9.277 with a p-value of 0.000 <0.05, meaning that the coordination training model can be applied. Thus, it is concluded that there is a significant difference before and after receiving treatment through the coordination training model to improve coordination for pencak silat athletes aged 13-16 years.
Meningkatkan Motivasi Belajar Tendangan Memotong Dollyo Chagi dengan Menggunakan Irama Musik Hendriawan, Mochamad Fikri; Fachrezzy, Fahmy; Sujarwo
Jurnal Pendidikan Jasmani dan Adaptif (JPJA) Vol. 8 No. 01 (2025): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Adaptif, Volume 08, No. 01, Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpja.v8i01.55471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar tendangan momtong dollyo chagi dengan menggunakan irama musik pada ekstrakulikuler taekwondo SMAN 3 Rangkasbitung. Pengumpulan data dilakukan di gedung juang 45 Rangkasbitung, kabupaten lebak, provinsi Banten. Metode penelitian menggunakan kuisioner yang berpacu pada teori MC Donald. Jumlah subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 35 siswa SMAN 3 Rangkasbitung. Penelitian ini terdiri delapan kali pertemuan, dibagi menjadi dua treatment, setiap treatment mendapat kesempatan untuk empat kali pertemuan, dimana pertemuan pertama dilakukan belajar tendangan tanpa menggunakan irama musik, pertemuan treatment kedua dilakukan dengan menggunakan irama musik, setiap diakhir pertemuan treatment pertama dan kedua, di lakukan pengambilan data kuisioner tentang pengaruh musik terhadap belajar tendangan momtong dollyo chagi, Hasil penelitian dari 35 orang siswa ini di peroleh hasil data dari butir pernyataan adalah bahwa belajar tendangan menggunakan irama musik, dapat berhasil dan dikatakan tingkat kriteria keberhasilan dapat tercapai.
MENINGKATKAN LITERASI OLAHRAGA AIR: EDUKASI SKI AIR DAN WAKEBOARD BAGI MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Maslikah, Uzizatun; Fahmy Fachrezzy; Iwan Hermawan; Mansur Jauhari; Gatot Jariono; Viranti Citrasari; Arga Nurcahya
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pengetahuan dan partisipasi mahasiswa baru terhadap olahraga air menjadi isu utama dalam pengembangan minat dan potensi olahraga non-tradisional di lingkungan kampus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mahasiswa baru Universitas Negeri Jakarta mengenai olahraga ski air dan wakeboard melalui edukasi langsung dan praktik lapangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berupa sosialisasi interaktif, demonstrasi teknik dasar, serta pelatihan terbimbing yang dilaksanakan di Danau Sunter, Jakarta Utara. Strategi ini mengedepankan keterlibatan aktif peserta agar memahami manfaat, teknik, serta nilai keselamatan dalam olahraga air. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme peserta terhadap ski air dan wakeboard, ditandai dengan keterlibatan aktif dan umpan balik positif. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menumbuhkan budaya olahraga air di lingkungan kampus.
OPTIMALISASI KEBUGARAN JASMANI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PELATIHAN SENAM KARET DI SDN JATINEGARA KAUM 07 PAGI JAKARTA TIMUR Fachrezzy, Fahmy; Uzizatun Maslikah; Masnur Ali; Sri Indah Ihsani; Gatot Jariono; Krischayani Kurniawan; Tri Ragil Saputra
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3: Agustus 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya tingkat kebugaran jasmani anak usia sekolah dasar menjadi isu penting yang perlu segera ditangani melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan. Pengabdian masyarakat ini difokuskan pada pengenalan dan pelatihan senam karet sebagai alternatif aktivitas fisik yang sederhana, murah, dan efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya olahraga, serta memberikan keterampilan dasar senam karet yang dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan sekolah maupun rumah. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan strategi pelatihan langsung dan demonstrasi praktik. Kegiatan dilaksanakan di SDN Jatinegara Kaum 07 Pagi, Jakarta Timur, melibatkan siswa kelas IV dan V sebagai peserta utama. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan antusiasme siswa terhadap aktivitas fisik, pemahaman dasar tentang gerakan senam karet, serta adanya perubahan perilaku positif dalam rutinitas harian siswa terkait kebugaran jasmani. Kegiatan ini diharapkan menjadi model awal penerapan senam karet di sekolah-sekolah dasar sebagai sarana pembinaan kebugaran yang menyenangkan dan berkelanjutan
Model Permainan Edukatif Untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 3–5 Tahun Kurnia, Marsha Julianti; Sari, Eka Novita; Fachrezzy, Fahmy
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan model permainan edukatif untuk menstimulasi keterampilan motorik kasar anak usia 3–5 tahun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya aktivitas fisik yang terstruktur untuk mengoptimalkan perkembangan motorik kasar anak pada masa golden age. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg & Gall yang disederhanakan, meliputi tahap identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data awal, perancangan produk, validasi desain, uji coba terbatas, revisi, dan finalisasi produk. Uji coba terbatas dilakukan pada 10 anak, sedangkan implementasi lapangan melibatkan 37 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model permainan edukatif yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan di lembaga pendidikan anak usia dini. Model ini memuat berbagai permainan yang dibagi menjadi tiga tingkat kesulitan: mudah, sedang, dan sulit, dengan mengintegrasikan gerak dasar lokomotor, stabilitas, dan manipulatif. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan dapat menstimulasi keseimbangan, koordinasi, dan keterampilan motorik kasar anak secara menyenangkan dan aman.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Aktivitas Gerak Berirama Melalui Media Audio Visual Pada Siswa Kelas Iii Sdit Al Muhajirin Koja Tiastuti, Anggi Mutiara; Fachrezzy, Fahmy; Kurniawan, Dwi Indra
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar aktivitas gerak berirama melalui media audio visual pada siswa kelas III SDIT Al Muhajirin Koja. Aspek yang menjadi penilaian ketrampilan gerak adalah pandangan, gerakan lengan, tungkai, badan, dan irama. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dalam penelitian ini menjadi subjek adalah siswa SDIT Al Muhajirin Koja kelas III yang berjumlah 28 orang di bagi menjadi beberapa kelompok, kelompok laki-laki dan kelompok perempuan. Penelitian ini dilakukan secara kolaborasi dengan teman sejawat, guru dan juga kepala sekolah. Prosedur penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan data dan deskripsi data diperoleh dari kesimpulan : keterampilan gerak berirama dapat dilihat pada persentase rata-rata skala. Hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan untuk siswa yaitu yang semula kategori sangat baik 0,0% menjadi 39,3%, kategori baik 7,0% menjadi 60,7%, dan kategori kurang 21,5% menjadi 0%, kategori sangat kurang dari 71,5% menjadi 0%. Hasil persentase siklus 1 sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan. Dalam hal ini peneliti dapat mengatasi masalah rendahnya hasil belajar siswa dengan pembelajaran menggunakan audio visual pada materi aktivitas gerak berirama siswa kelas III SDIT Al Muhajirin Koja.
THE INFLUENCE OF SPEED ENDURENCE, LEG LENGTH, AND ACHIEVEMENT MOTIVATION ON THE ACHIEVEMENT OF INDONESIAN JUNIOR TAEKWONDO ATHLETES IN 2023 Mugiyanto; Fachrezzy, Fahmy; Subandi, Oman Unju
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 15 No. 01 (2024): GLADI: JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA POSTGRADUATE OF PHYSICAL EDUCATION DEPARTMENTS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/GJIK.151.08

Abstract

The purpose of this study was to determine and reveal whether or not there is an influence between speed endurance, leg length, and achievement motivation on the achievement of Indonesian taekwondo junior athletes in 2023. This research was carried out using a quantitative approach using the survey method with path analysis techniques. The population in this study were all Indonesian taekwondo junior athletes. By taking the sample using the total sampling technique where the sample used is all of the population, namely all members of Indonesian junior taekwondo athletes because in the research that will be carried out because the population is considered smaller or less than 100. Based on the results of data analysis and hypothesis testing from research data variable speed endurance, leg length, motivation and achievement results of Indonesian taekwondo junior athletes, the following conclusions can be drawn: There is an effect of speed endurance on motivation with a direct influence percentage of 49.3%. There is an effect of leg length on motivation with a direct influence percentage of 39.5%. There is an effect of speed endurance on the achievement results of Indonesian junior taekwondo athletes with a direct influence percentage of 21.3%. There is an effect of leg length on the achievement of Indonesian junior taekwondo athletes with a direct influence percentage of 19.9%. There is a motivational influence on the achievement of Indonesian junior taekwondo athletes with a direct influence percentage of 58%. There is an indirect effect between speed endurance on the achievement results of Indonesian junior taekwondo athletes through motivation with a significance value of 0.468. There is an indirect effect between leg length on the achievement of Indonesian junior taekwondo athletes through motivation with a significance value of 0.428.