Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI PROSES

Utilization Of Fruits, Leaves, And Petioles Extract Of Bilimbi (Averrrhoa Bilimbi Linn.) In Detergent Synthesis Muhammad Triyogo Adiwibowo; Dela Ayu Fitria; Karen Erlangga; Wardalia Wardalia
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 10 NOMOR 1 JUNI 2021
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v10i1.11578

Abstract

Bilimbi (Averrhoa bilimbi Linn.) contains saponins which are natural surfactants. Due to their cleaning properties, saponins can be developed as raw materials for detergent production. The synthesis of detergent with the addition of fruits, leaves, and petioles extract of the bilimbi has been successfully carried out. A series of tests, namely organoleptic, pH, foam stability and quantity, hedonic, and detergency tests, were performed to evaluate the quality of detergents. From the organoleptic test, it was found that the addition of the extract caused the detergent to change color to brownish, with a slight increase in density and a slight decrease in pH, and relatively did not change the phase and fragrance of the detergent. The addition of extract did not increase the quantity of foam produced but could increase the stability of the resulting foam. The hedonic test shows a relatively good level of panelist preference. The detergency from the stain removal test shows that the detergent has fairly good detergency.
PENGARUH JENIS AKTIVASI PADA ADSORBEN CANGKANG KACANG TANAH TERHADAP ADSORPSI METIL VIOLET Wardalia Wardalia; Rusdi Rusdi; Rudi Hartono; Muhammad Triyogo Adiwibowo
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 10 NOMOR 2 DESEMBER 2021
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v10i2.13050

Abstract

Era industrialisasi serta globalisasi menghasilkan batik jenis baru yang disebut dengan batik cap. Proses pembuatan batik melalui beberapa langkah, rangkaian proses pewarnaan akan menghasilkan limbah cair. Berbagai permasalahan pun meningkat karena limbah yang dihasilkan dari produksi batik dan harus diolah lebih lanjut. Adsorpsi methyl violet di limbah batik telah dilakukan menggunakan adsorben yang dibuat dari cangkang kacang tanah dan diaktivasi menggunakan KOH dan HNO3. Cangkang kacang tanah dipanaskan hingga 450 oC selama 2 jam dan diseragamkan ukurannya hingga 80 mesh. Aktivasi basa dilakukan dengan mengaduk adsorben dengan KOH 50% selama 30 menit pada pengadukan 180 rpm. Untuk aktivasi asam, digunakan asam nitrat dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%  pada suhu 90 oC selama 2 jam. Hasil terbaik diperoleh adsorben teraktivasi KOH, diperoleh efisiensi penyerapan sebesar 95% untuk zat warna methyl violet. Persamaan isoterm yang paling sesuai adalah isoterm Langmuir, dengan persamaan untuk adsorpsi methyl violet yaitu y = 0,0101x – 0,0472 dengan R2 = 0,97.Era industrialisasi serta globalisasi menghasilkan batik jenis baru yang disebut dengan batik cap. Proses pembuatan batik melalui beberapa langkah, rangkaian proses pewarnaan akan menghasilkan limbah cair. Berbagai permasalahan pun meningkat karena limbah yang dihasilkan dari produksi batik dan harus diolah lebih lanjut. Adsorpsi methyl violet di limbah batik telah dilakukan menggunakan adsorben yang dibuat dari cangkang kacang tanah dan diaktivasi menggunakan KOH dan HNO3. Cangkang kacang tanah dipanaskan hingga 450 oC selama 2 jam dan diseragamkan ukurannya hingga 80 mesh. Aktivasi basa dilakukan dengan mengaduk adsorben dengan KOH 50% selama 30 menit pada pengadukan 180 rpm. Untuk aktivasi asam, digunakan asam nitrat dengan konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%  pada suhu 90 oC selama 2 jam. Hasil terbaik diperoleh adsorben teraktivasi KOH, diperoleh efisiensi penyerapan sebesar 95% untuk zat warna methyl violet. Persamaan isoterm yang paling sesuai adalah isoterm Langmuir, dengan persamaan untuk adsorpsi methyl violet yaitu y = 0,0101x – 0,0472 dengan R2 = 0,97.
Pengaruh Metode Dan Waktu Ekstraksi Terhadap Kualitas Dan Kuantitas Saponin Dalam Ekstrak Buah, Daun, Dan Tangkai Daun Belimbing Wuluh (Avverhoa Bilimbi L.) Untuk Aplikasi Detergen Muhammad Triyogo Adiwibowo; Herayati Herayati; Karen Erlangga; Dela Ayu Fitria
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 9 NOMOR 2 DESEMBER 2020
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v9i2.9262

Abstract

Saponin merupakan surfaktan nonionik yang terdapat dalam bahan alam dan dapat berfungsi sebagai agen pembersih. Dalam penelitian ini, campuran buah, daun, dan tangkai daun belimbing wuluh diekstraksi untuk mendapatkan ekstrak yang mengandung saponin menggunakan metode ekstraksi maserasi dan berbantukan sonikasi dengan variasi waktu 3, 5, dan 7 hari untuk ekstraksi maserasi serta 10, 20, dan 30 menit untuk ekstraksi berbantukan sonikasi. Variasi rasio simplisia:solven yang digunakan adalah 1:6, 1:7, dan 1:8 (g/mL). Variasi ini dilakukan untuk mendapatkan kondisi ekstraksi yang feasibel. Komposisi dari ekstrak yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan uji LC-MS sedangkan kadar saponin dalam ekstrak dianalisis menggunakan metode gravimetri. Ekstrak kemudian diuji detergensinya melalui uji pengangkatan kotoran untuk mengetahui potensinya pada aplikasi detergen. Hasil menunjukkan bahwa metode ekstraksi berbantukan sonikasi memiliki hasil yang sebanding dengan ekstraksi maserasi namun dengan waktu ekstraksi yang relatif lebih singkat sehingga lebih feasibel digunakan untuk produksi detergen.
PENGARUH IMPREGNASI KOH PADA KATALIS BENTONIT BOJONG MANIK LEBAK BANTEN DALAM SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH Rudi Hartono; Muhammad Triyogo Adiwibowo; Meri Yulvianti; Agus Rochmat; Ali Faozin; M. Abdurahman Aziz; Sartika Arbantini
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 11 NOMOR 1 JUNI 2022
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i1.14723

Abstract

Biodiesel is an alternative fuel from renewable resources that is more environmentally friendly. This study aimed to obtain the optimum conditions for making biodiesel from used cooking oil based on the percentage of NaOH impregnation on bentonite catalysts from Bojong Manik Lebak Banten. The biodiesel synthesis method used is base transesterification. The impregnation process prepared bentonite as a catalyst at variations of %KOH, namely 20, 26, 31, and 35% (w/w). The biodiesel reaction was carried out at a temperature of 60°C and a reaction time of 3 hours using a 3% catalyst for the amount of used cooking oil. The results were obtained at optimum conditions on a catalyst of 26% KOH (w/w) with a biodiesel yield of 91.2%, density of 0.870 g/mL, the viscosity of 4.1 cSt, the flash point of 129°C, and methyl ester content of 97.48%.
EKSTRAKSI KITIN DARI JAMUR TIRAM MENGGUNAKAN REAKTOR MICROWAVE Nufus Kanani; Wardalia Wardalia; Widya Ernayati; Endarto Yudo Wardhono; Rahmayetty Rahmayetty; Muhammad Triyogo Adiwibowo; Tazkia Nuraviari Adeliana; Bimo Martino
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v11i2.15687

Abstract

Kitin adalah homopolimer yang tersusun dari N-acetyl d-glucosamine dan glucosamine yang terikat dengan β 1–4 glycosidic. Kitin umumnya diperoleh dari ekstraksi kulit udang melalui proses deproteinasi dan demineralisasi dengan tahapan proses yang lama dan panjang. Pada penelitian ini dilakukan isolasi kitin dari jamur tiram sebagai alternatif sumber bahan baku dengan bantuan reaktor microwave. Proses ekstraksi dilakukan pada variasi waktu antara 5-60 menit untuk memperoleh kadar protein yang optimum. Selanjutnya dilakukan variasi temperatur antara 50-80°C untuk memperoleh kadar kitin. Hasil perolehan kadar protein tertinggi didapatkan pada waktu reaksi selama 60 menit yaitu 99,91% dan kadar kitin tertinggi diperoleh pada temperatur 80°C dengan kadar kitin yang didapatkan sebesar 7,10%.
EKSTRAKSI KITOSAN BERBASIS CANGKANG KEONG MAS (Pomacea canaliculata) MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIKASI Nufus Kanani; Endarto Yudo Wardhono; Muhammad Triyogo Adiwibowo; Mekro Permana Pinem; Wardalia Wardalia; Harly Demustila; Muhamad Farhan; Ropi Anwari
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v12i2.22217

Abstract

Kitosan adalah polisakarida yang berasal dari kitin, suatu zat yang ditemukan dalam cangkang hewan golonagn krustasea. Kitosan memiliki sifat-sifat tertentu yang membuatnya bermanfaat dalam berbagai bidang industri, seperti farmasi, kesehatan, dan pangan. Kitosan merupakan hasil deasetilasi dari kitin. Sumber kitin bisa diperoleh dari jenis hewan arthropoda salah satunya yaitu pada keong mas (Pomacea canaliculata). Keong mas adalah organisme invasif yang dapat merusak tanaman padi dan tanaman air lainnya dan dapat menjadi ancaman serius bagi pertanian. Proses ekstraksi untuk mendapatkan kitosan dari cangkang keong mas melalui tiga tahapan proses yaitu deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi menggunakan gelombang ultrasonikasi yang membutuhkan beberapa variasi agar mendapatkan hasil optimal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menginvestigasi pengaruh jenis pelarut pada proses demineralisasi (HCl 1M, FeCl3 1%, dan HCl : FeCl3 2:1), konsentrasi NaOH pada proses deasetilasi (20, 30, dan 40%), serta lama waktu ekstraksi terhadap derajat deasetilasi (DD) dari kitosan. Perhitungan DD dilakukan menggunakan metode titrasi. Nilai derajat deasetilasi optimal diperoleh pada penggunaan variasi demineralisasi menggunakan pelarut HCl 1M : FeCl3 1% 2:1, dengan konsentrasi NaOH proses deasetilasi yaitu 40% dan lama waktu deasetilasi selama 60 menit menghasilkan nilai derajat deasetilasi sebesar 88,35%.
ADITIF SABUN MANDI BERBAHAN ALAMI: ANTIMIKROBA DAN ANTIOKSIDAN Muhammad Triyogo Adiwibowo
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 9 NOMOR 1 JUNI 2020
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v9i1.8397

Abstract

Sabun mandi merupakan salah satu bahan pembersih yang rutin digunakan oleh masyarakat. Seiring meningkatnya jumlah penduduk, maka kebutuhan produk ini terus bertambah setiap tahunnya. Perkembangan teknologi dan tren produk berbahan alami menyebabkan diversifikasi bahan baku sabun mandi ke arah sumber daya alam terbarukan termasuk pada bahan aditifnya seperti antimikroba dan antioksidan. Peran bahan-bahan aditif alami dalam produk sabun mandi menunjukkan kinerja dengan potensi yang cukup menjanjikan untuk diaplikasikan pada skala yang lebih komersil.
PENGARUH PENAMBAHAN RICE BRAN WAX PADA COATING FILM BERBASIS KITOSAN JAMUR TIRAM TERHADAP PENYUSUTAN BERAT DAN pH BUAH TOMAT Nufus Kanani; Muhammad Triyogo Adiwibowo; Indar Kustiningsih; Heri Heriyanto; Rusdi Rusdi; Harly Demustila; Wardalia Wardalia; Endarto Yudo Wardhono; Widya Ernayati Kosimaningrum; Meri Yulvianti; Muhammad Gofar; Ila Maghfirotul Fahira
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jip.v13i1.25753

Abstract

Tomat (Solanum lycopersium L) merupakan buah yang memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga mudah mengalami kerusakan dan mengurangi masa simpan tomat. Coating film pada tomat dapat berfungsi untuk melindungi tomat dari kerusakan fisik dan kimia. Kitosan jamur tiram sebagai bahan dasar pembentukan coating film memiliki kelebihan yaitu bersifat kuat dan fleksibel, namun kitosan memiliki kelemahan, yaitu bersifat hidrofilik sehingga perlu penambahan bahan lain untuk memperbaiki karakteristiknya, yaitu dengan penambahan rice bran wax. Penelitian ini dilakukan melalui tahapan pelarutan kitosan dalam asam asetat, penambahan rice brand wax 20-50% (w/v), pembentukan coating film menggunakan metode grafting dengan bantuan gelombang ultrasonik pada temperatur 90°C selama 10-60 menit, dan pengaplikasian coating film pada tomat. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil tomat tanpa coating yang dianalisis selama 7 hari menunjukkan tanda pembusukan, sedangkan tomat dengan coating film tetap segar. Penambahan rice brand wax berpengaruh pada penurunan susut bobot tomat. Pada konsentrasi rice bran wax 1-5% menunjukkan bahwa coating film mampu mengurangi penyusutan berat tomat dibandingkan tanpa coating. Penurunan susut bobot tertinggi berturut-turut sebesar 7,88%; 7,71%; 5,8%; 4,57% dan 4,33%. Penambahan rice brand wax juga berpengaruh pada banyaknya gas etilen yang dihasilkan. Kadar gas etilen yang dihasilkan pada hari ke 7 dengan dan tanpa adanya pelapisan berturut-turut sebesar 7,89 dan 1,95 ppm.  
THE EFFECT OF UV LIGHT ON THE YIELD AND CHARACTERISTICS OF BIODIESEL FROM CANDLENUT OIL USING A TiO2-K2O/NATURAL ZEOLITE COMPOSITE Muhammad Triyogo Adiwibowo; Indar Kustiningsih; Alia Badra Pitaloka; Wardalia Wardalia; Tati Jumiarti; Hani Mulyani
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jip.v12i1.19881

Abstract

This study examines the effect of UV irradiation on the yield and physical characteristics of biodiesel from candlenut oil using a TiO2-K2O/natural zeolite composite. Natural zeolite was activated with KOH and impregnated with TiO2. The formed composite was analyzed with an X-ray diffractometer. Biodiesel was synthesized with candlenut oil to methanol molar ratio and catalyst loading (w/w oil) 1:4, 1:6, 1:8, and 2, 4, and 6%, respectively. The XRD analysis shows peak patterns of anatase and rutile TiO2, K2O, and zeolite. UV light can increase biodiesel yield, with the highest yield at 82.08% at oil to methanol molar ratio of 1:8 and a catalyst loading of 2%. The physical properties of biodiesel are in accordance with national standard SNI 7182:2015. GCMS results shows that the main components of fatty acid methyl ester from biodiesel are methyl oleate, methyl palmitate, and methyl linoleate.  
ANALISIS EFISIENSI PERFORMA PEMBAKARAN INTERNAL PADA KERJA MESIN EMPAT LANGKAH TERHADAP PENAMBAHAN ZAT ADITIF METANOL Damayanti Damayanti; Adimas Anugrah Rivandy; Athallah Satrionindya Herlambang; Guita Normi; Putra Hidayatulloh; Veronika Viany Suswanto; Agus Slamet Riyadi; Didik Supriyadi; Desi Riana Saputri; Yunita Fahni; Andri Sanjaya; Devia Gahana Cindi Alfian; Muhammad Triyogo Adiwibowo; Dikri Uzlifah Janah; Taharuddin Taharuddin
JURNAL INTEGRASI PROSES Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jip.v13i1.24936

Abstract

Cadangan minyak bumi Indonesia terus menurun sedangkan jumlah kendaraan dan kebutuhan bahan bakar di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan jumlah kendaraan, yang mana performa pembakarannya yang kurang   sempurna dapat mengakibatkan banyaknya polusi udara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja motor bakar, dan mengurangi polusi udara dari emisi gas buang dengan cara menambahkan zat aditif metanol pada bahan bakar. Analisis performa mesin yang dilakukan yaitu power, torsi, break mean effective pressure, efisiensi termal, dan specific fuel consumption, serta pengujian emisi gas buang kendaraan. Pada analisis uji performa mesin bensin, terlihat bahwa dengan penambahan metanol sebanyak 1,2%, terjadi peningkatan torsi, power, dan BMEP pada putaran 2500 rpm masing-masing sebesar 49,45%, 53,38%, dan 49,55%.
Co-Authors Adimas Anugrah Rivandy Agus Rochmat Agus Rochmat Agus Slamet Riyadi Ahmad Sukarya Akbar, Daffa Ahsanul Alawiyah, Rizqi Aldillah Herlambang Alhanif, Misbahudin Ali Faozin Alia Badra Pitaloka Andri Sanjaya Astari, Raisa Astuti, Diah Athallah Satrionindya Herlambang Athiek Sri Redjeki Auriani, Wika Atro Auriyani, Wika Atro Auriyani, Wika Atro Bimo Martino Daimah, Radhini Salma Damayanti Damayanti Damayanti Damayanti Damayanti, Demietrya Renata Sashi Dela Ayu Fitria Denni Kartika Sari Desi Riana Saputri Devia Gahana Cindi Alfian Deviany Dewiyanti, Isna Didik Supriyadi Dikri Uzlifah Janah Edwin Rizki Safitra Endang Suhendi, Endang Endarto Yudo Wardhono Endarto Yudo Wardhono Fahni, Yunita Fahni, Yunita Fauzi Ramdani Aryanto Putra Feerzet Achmad Galeh Widharma Guita Normi Hani Mulyani Harly Demustila Hendra, Hendra Herayati, Herayati Heri Heriyanto Heriyanto, Heri I Gusti Bagus Wiksuana Ikhlas, Fikri Rahmatul Ila Maghfirotul Fahira Indar Kustiningsih Irma Rumondang Kanani, Nufus Karen Erlangga Kustiningsih, Indar Lestari, Retno Sulistyo Listyadevi, Yuniar Luthfia M. Abdurahman Aziz Maemunah, Shiva Marta Pramudita Marta Pramudita Maulida, Alyssa Shafira Mekro Permana Pinem Meri Yulvianti Muhamad Farhan Muhammad Gofar Nufus Kanani Nufus Kanani Nugroho, Adhitiya Aprianto Nurul Ma'rifah Nuryoto Oktavia, Endah Priyatna, Aufa Irsyad Putra Hidayatulloh Putra, Muhammad Alparidi Pamungkas Rahmayetty Rahmayetty Rahmayetty, Rahmayetty Rahmiyati, Lutfia Ramadani, Putri Dwi Ratih Ainun Mardiyah Reni Yuniarti Resi Levi Permadani Ropi Anwari Rudi Hartono Rudi Hartono Rusdi Rusdi Rusdi, Rusdi Safitra, Edwin Rizki Safitra, Edwin Rizki Saputri, Desi Riana Saputri, Desi Riana Sartika Arbantini Septi, Dede Shifa, Naufal Brain Shintasya Tiara Firliyani Slamet . Slamet Slamet Taharuddin Taharuddin Tati Jumiarti Tazkia Nuraviari Adeliana Veronika Viany Suswanto Wardalia Wardalia Wardalia Wardalia Wardalia Wardalia Wardalia Wardalia, Wardalia Wardalia, Wardalia Wicaksono, Rihardian Maulana Widya Ernayati Widya Ernayati Kosimaningrum Wika Atro Auriyani Yulvianti, Meri Yuniar Luthfia Listyadevi Yunita Fahni Yusran Fachry Reza Yusupandi, Fauzi Zega, Fidel Abdiman