Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Remaja Umur 13-15 Tahun di SMPN 7 Medan Elisa Safitri, Mey; Nirmalasari, Nirmalasari
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v2i1.616

Abstract

Abstrak Stunting adalah keadaan tinggi badan yang tidak sesuai dengan umur anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama, yang diawali sejak masa janin hingga 2 tahun pertama kehidupan. Stunting pada remaja merupakan hasil jangka panjang konsumsi asupan makanan yang berkualitas rendah dan dikombinasikan dengan morbiditas, penyakit infeksi, dan masalah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, status ekonomi orang tua, sumber informasi dengan kejadian stunting. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan statifed random sampling dengan rumus slovin dengan jumlah sampel 86 responden. Analisa yang dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil peneltian didapati responden yang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 28 responden (32,6%), sikap remaja yang negatif sebanyak 40 responden (46,5%), status ekonomi orang tua rendah sebanyak 45 responden (52,3%). Hasil uji chi square diketahui bahwa pada variabel pengetahuan p value = 0,000 (< α 0,05), variabel Sikap p value = 0,000 (< α 0,05), status ekonomi = 0,000 (< α 0,05) dan sumber informasi p value = 0,668 (> α 0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, status ekonomi orang tua terhadap kejadian stunting. dan tidak ada hubungan antara sumber informasi dengan kejadian stunting di SMPN 7 Medan.
Penerapan Terapi Uap Cajuputi Aethoreleom Sebagai Intervensi Keperawatan Pada Lansia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Akibat ISPA Dikelurahan layana indah Wilayah Kerja Puskesmas Talise: Cajuputi Steam Therapy Aethoreleom as a Nursing Intervention for the Elderly with Ineffective Airway Clearance Due to Acute Respiratory Infection in Layana Indah Subdistrict, Talise Community Health Center Work Nirmalasari, Nirmalasari; Rabiah; Febrianti, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8774

Abstract

nfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi pada lansia akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh dan perubahan fisiologis terkait usia. Salah satu masalah keperawatan yang sering timbul adalah gangguan bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret yang sulit dikeluarkan. Terapi uap dengan minyak kayu putih menjadi salah satu alternatif non-farmakologis yang dapat membantu mengencerkan lendir dan mempermudah pengeluarannya melalui batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi uap minyak kayu putih dalam menangani gangguan tersebut pada lansia penderita ISPA. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan keperawatan gerontik pada seorang lansia laki-laki berusia 76 tahun. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan terapi uap dua kali sehari, edukasi batuk efektif, posisi semi-fowler, dan pemantauan tanda vital serta suara napas. Hasil menunjukkan adanya perbaikan bertahap, ditandai dengan batuk yang lebih efektif, penurunan ronki, dan pernapasan yang lebih lega. Masalah keperawatan dinyatakan teratasi pada hari ketiga. Kesimpulannya, terapi uap minyak kayu putih efektif sebagai terapi pendukung yang aman, mudah, dan murah untuk membantu mengatasi gangguan bersihan jalan napas pada lansia dengan ISPA. Terapi ini disarankan untuk diintegrasikan dalam praktik keperawatan rutin di layanan kesehatan tingkat pertama, serta diteliti lebih lanjut secara kuantitatif dengan jumlah sampel yang lebih besar.
Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Non Asn pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kolaka Nirmalasari, Nirmalasari; Titing, Andry Stepahnie; Ismanto, Ismanto
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i3.10363

Abstract

Purpose: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai non ASN pada Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kolaka. Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumennya. Populasi pada penelitan ini seluruh Pegawai Non ASN di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Kolaka yang berjumlah 50 Pegawai Non ASN, dengan menggunakan metode sensus yaitu mengambil seluruh populasi sebagai sampel penelitian, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 pegawai non ASN. Pengujian instrumen penelitian menggunakan uji validitas dan uji reabilitas dengan SPSS 25.0. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji measurement model (outer model) dan pengujian model struktural (inner model) dengan Smart PLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Kinerja Pegawai. Hal ini ditunjukan oleh nilai Original Sample Estimate sebesar 0.384 yang berpengaruh positif dan nilai T-Statistic sebesar 2.303 > 1.64 dengan P-Value 0.011 dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Hal ini ditunjukan oleh nilai Original Sample Estimate sebesar 0.623 yang berpengaruh positif dan nilai T-Statistic sebesar 3.631 > 1.64 dengan P-Value 0.000 dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja.Kata Kunci : Lingkungan Kerja Non Fisik, Kepuasan Kerja, Kinerja
The Strategi Keberlanjutan dan Branding Gula Gending dalam Pelestarian Warisan Gastronomi: Perspektif Kearifan Lokal dan Identitas Budaya: Strategi Keberlanjutan dan Branding Gula Gending dalam Pelestarian Warisan Gastronomi: Perspektif Kearifan Lokal dan Identitas Budaya Harja, Oktomi; Nirmalasari, Nirmalasari; Rizkiyah, Putri; Ayu Citra Dewi, Gusti; Gabriella Saragih, Vina
Jurnal Pariwisata Indonesia Vol 21 No 2 (2025): JURNAL PARIWISATA INDONESIA
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53691/jpi.v21i2.762

Abstract

This study examines sustainability and branding strategies in preserving Gula Gending as a form of gastronomic heritage from the perspective of local wisdom and cultural identity. Gula Gending represents a traditional culinary product that reflects cultural values and community-based practices. The study aims to analyze how traditional production processes, branding approaches, and community involvement support heritage preservation within the gastronomy sector. A qualitative method was employed using in-depth interviews, observation, and documentation involving producers and local stakeholders. Data were analyzed descriptively and supported by SWOT analysis to identify internal and external factors influencing branding and sustainability efforts. The findings indicate that authentic production methods, strong cultural narratives, and storytelling-based branding strengthen product identity and perceived value. However, challenges remain related to limited production scale, market access, and brand awareness. This study demonstrates that sustainability-oriented branding can play a strategic role in preserving gastronomic heritage while reinforcing cultural identity and supporting local economic resilience.