Claim Missing Document
Check
Articles

Association Between Blood Sugar Levels and Blood Pressure in Individuals with Diabetes Mellitus: A Cross-Sectional Study Ardila, Lusiana; Munir, Nur Wahyuni
Omni Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (2025): February
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/onj.v2i1.137

Abstract

Background: Diabetes is a chronic metabolic disease characterized by elevated blood glucose levels, which over time can cause serious damage to the heart, blood vessels, eyes, kidneys, and nerves. Objective: This study aimed to determine the association between blood sugar levels and blood pressure in individuals with diabetes mellitus in the working area of Tomia Health Center. Methods: This research was descriptive-analytic in nature and used a cross-sectional design. The sample size was 73 respondents which was determined using Slovin formula. Bivariate analysis employed the Pearson correlation test. Results: The results showed a significant relationship between blood sugar levels and blood pressure in patients with diabetes mellitus, with a p-value of 0.000 (p < α), indicating that the hypothesis (Ha) was accepted. Conclusion: The fluctuations in blood sugar levels are significantly associated with changes in blood pressure among patients with diabetes mellitus.
The Relation between Vulva Hygiene and Leucorrhea Incidence at Senior High School 6 Bau-Bau Munir, Nur Wahyuni; Taqiyah, Yusrah; Pangiron, Atier Ningsih
International Journal of Halal System and Sustainability https://jurnal.narotama.ac.id/https://www.spb.gba.gov.ar/campus/https://conference.trunojoyo.ac.id/https://ojs.ucp.edu.ar/https://libros.cimsur.unam.mx/https://ojs.stikesmucis.ac.id/http://medi Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/injhss.v1i1.202

Abstract

Leucorrhea is all discharge from the genitalia which is not blood but is a clinical manifestation of various infections, malignancies, or benign tumors of the reproductive organs. Vulva hygiene is the behavior of maintaining the cleanliness of the reproductive organs, especially the vaginal area so it is one of the factors that influence the occurrence of leucorrhea. This study aims to determine the relationship between vulva hygiene and leucorrhea incidence at Senior High School 6 Bau-Bau. This research used a cross-sectional from June-July 2019. The data were collected using a questionnaire on 48 students of class XI at Senior High School 6 Bau-Bau using a consecutive sampling technique. Data analysis used the chi-square test with a significance level of α less than 0.05. The results showed that vulva hygiene was less than 60.4%, and leucorrhea incidence was 79.2%. This study concludes that there is a significant relationship between vulva hygiene and leucorrhea incidence in XI students at Senior High School 6 Bau-Bau (ρ-value = 0.0001). The vulva hygiene in students at Senior High School 6 Bau-Bau needs to be further improved because vulva hygiene greatly affects the health of the genitalia
PENERAPAN TERAPI BRANDT-DAROFF UNTUK MENURUNKAN RISIKO JATUH PADA PASIEN BENIGN PAROXYSMALPOSITIONAL VERTIGO DI IGD RS IBNU SINA YWUMI MAKASSAR Zhadella Rahmadani Abdullah; Safruddin Safruddin; Nur Wahyuni Munir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) merupakan penyebab tersering vertigo perifer yang ditandai dengan sensasi berputar secara tiba-tiba akibat perubahan posisi kepala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan terapi Brandt-Daroff dalam menurunkan risiko jatuh pada pasien BPPV di RS Ibnu Sina YW UMI Makassar. Terapi dilakukan sebanyak lima kali pengulangan setiap sesi, bergantian sisi kiri dan kanan, dengan durasi 30–60 detik tiap posisi, 2–3 kali per hari. Hasil menunjukkan bahwa latihan Brandt-Daroff efektif mengurangi gejala vertigo, memperbaiki keseimbangan tubuh, dan menurunkan risiko jatuh terutama pada pasien usia lanjut. Kesimpulan: penerapan terapi Brandt-Daroff berpengaruh signifikan dalam menurunkan risiko jatuh pada pasien BPPV.
Efektivitas Terapi Relaksasi Benson Dalam Mengurangi Nyeri Dada Pada Pasien Chest Pain Di Ruang IGD Rs Ibnu Sina YW UMI Makassar Pramadhita Arisandyah Putri Botutihe; Safruddin Safruddin; Nur Wahyuni Munir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri dada (chest pain) merupakan gejala umum yang sering muncul di ruang IGD dan dapat menjadi tanda awal kondisi jantung serius seperti infark miokard akut. Penanganan nyeri umumnya mengandalkan terapi farmakologis, namun efektivitasnya tidak selalu optimal dan berisiko menimbulkan efek samping. Terapi relaksasi Benson merupakan metode non-farmakologis yang menggabungkan teknik pernapasan dan aspek spiritual untuk menurunkan respons stres tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan terapi relaksasi Benson pada pasien dengan nyeri dada di IGD RS Ibnu Sina YW UMI Makassar. Hasil yang diperoleh menunjukkan penurunan skala nyeri dan perbaikan tanda vital setelah intervensi dilakukan. Kesimpulannya, terapi relaksasi Benson efektif sebagai intervensi komplementer dalam mengurangi nyeri dada, aman diterapkan, mudah dilakukan, serta dapat meningkatkan kenyamanan pasien selama perawatan.
Penatalaksanaan Keperawatan Manajemen Jalan Napas Dengan Terapi Blowing Ballon Pada Pasien Asma di Ruang IGD RSUD Kota Makassar Ogi Malik Fajar; Safruddin; Ernasari; Nur Wahyuni Munir
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2139

Abstract

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap suatu rangsangan tertentu dengan gejala yang paling sering ditemukan yaitu sesak napas, mengi dan batuk terutama di malam dan pagi hari, sehingga membuat orang mengalami sesak napas. Terapi Blowing Balloon bekerja dengan meniupkan balon hingga mengembang yang dapat mengurangi sesak napas, dan meningkatkan frekuensi pernapasan. Setelah dilakukan intervensi selama 1x4 jam dan pemberian terapi selama 1x10 menit dan dilakukan pengukuran pernapasan dan Tingkat saturasi oksigen pada pasien, terjadi perbedaan frekuensi pernapasan yang awalnya 26x/menit menjadi 23x/menit, kemudian pada pengukuran saturasi oksigen pada pasien yang awalnya 90% menjadi 93%. Kesimpulan bahwa Terapi blowing balloon ini sangat efektif untuk mengurangi sesak napas dan peningkatan saturasi oksigen pada pasien asma.
Penerapan Water Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pasien Kejang Demam Di IGD RSUP Tadjuddin Chalid Andi Besse Ulfiah; Yusrah Taqiah; Suci Hardiyanti Suharto; Nur Wahyuni Munir
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2396

Abstract

Kejang demam terjadi pada anak usia 6 bulan - 5 tahun akibat peningkatan suhu tubuh. Adapun salah satu satu tindakan nonfarmakologis lainya untuk menurunkan demam antara lain Water Tepid Sponge, Tehknik ini menggunakan kompres blok di beberapa tempat yang dimana memiliki pembulu darah besar yaitu di dahi, ketiak, leher, lipatan paha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan water tepid sponge pada pasien anak dengan kejang demam di IGD. Pada tanggal 07 April 2025 di RSUP Tajuddin Chalid Makassar telah diberikan tindakan water tepid sponge pada An.M, diberikan tindakan 2 kali Sebelum terpasang infus yaitu pemberian pertama 18:00 dijeda 30 menit lanjut pemberian kedua dimana pemberian kedua ini belum terpasang infus pada jam 19:30 sebelum dilakukan tindakan water tepid sponge dilakukan pengukuran suhu tubuh dan setelah 15 menit diberikan terapi water tepid sponge dilakukan pengukuran suhu tubuh kembali terapi water tepid spongemenit pemberian terapi dengan menggunkan air panas dengan suhu air 38oC. Didapatkan suhu tubuh 39,9oC sebelum melakukan terapi ini, setelah pemberian terapi pertama suhu menjadi 38,9 oC, dan pemberian terapi kedua tanpa terpasang Infus terapi suhu tubuh menurun 37,9oC. Dapat disimpulkan bahwa terapi water tepid sponge efektif untuk menurunkan suhu tubuh pada pasien kejang demam.
EDUKASI PANGAN HALAL BERBASIS MINUMAN HERBAL TEH KELOR KAYU MANIS PADA PENDERITA DIABETES DI PUSKESMAS PARANGLOE, KAB. GOWA Nur Wahyuni Munir; Safruddin Safruddin; Mansur Sididi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4445-4449

Abstract

Daun kelor dan kayu manis merupakan salah satu contoh tanaman obat tradisional yang memiliki banyak manfaat dan kandungan nutrisi. Kedua tanaman tersebut memiliki antioksidan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh dan dapat menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan tanaman obat daun kelor dan kayu manis melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan minuman herbal pada kelompok penderita diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Media yang digunakan adalah leaflet. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan glukosa darah, kemudian dilanjutkan dengan pretest, penyuluhan kesehatan terkait kandungan dan manfaat daun kelor serta kayu manis untuk kesehatan. Selanjutnya, dilakukan demonstrasi terkait cara pembuatan teh herbal daun kelor kayu manis, kemudian posttest. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan sebanyak 32% peserta memiliki glukosa darah tidak terkontrol, terjadi peningkatan pengetahuan kategori baik sebesar 42% sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan, dan terjadi peningkatan keterampilan peserta dalam pembuatan teh herbal kelor kayu manis. Disarankan untuk pengabdian berikutnya dapat membuat UMKM produksi teh herbal daun kelor kayu manis.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN SELF CARE PADA PASIEN DIABETES MELITUS Nur Wahyuni Munir
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes self-care is the act of helping control blood sugar which can result in better health conditions. This study aims to see the relationship between the level of knowledge and self-care in diabetes mellitus patients at the Puskesmas Tamamaung, Makassar City. The research design used was an analytic survey with a cross sectional study approach. The sample determination was carried out by purposive sampling technique with a sample size of 41 respondents. The relationship test was performed using the Fisher Exact Test and Pearson statistical tests with a significance level of α less than 0.05. The results of this study indicate that good family support is 92.7%. The conclusion of this study is the relationship between family support and the implementation of self-care for diabetes mellitus patients at the Puskesmas Tamamaung Makassar City (ρ = 0.003). families are expected to provide support both in patient self-care and psychological.
STUDI KASUS : PERAWATAN LUKA ABSES  MENGGUNAKAN MODERN DRESSING HYDROFIBER DAN EPITEL CREAM  DI PRAKTIK MANDIRI GRIYA AFIAT KOTA MAKASSAR Salmah; Wa Ode Sri Asnaniar; Nur wahyuni Munir; Nur Ilah Padila
Jurnal Kesehatan Vol. 3 No. 10 (2026): Jurnal Kesehatan (JK)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: An abscess is a skin infection caused by the accumulation of pus, commonly due to Staphylococcus aureus. This condition is more frequently found in patients with diabetes mellitus due to impaired immunity and microcirculation, which slows the wound-healing process. Conventional wound care is often insufficient in controlling exudate and preventing infection, thus requiring modern dressings such as Hydrofiber silver, which effectively absorbs exudate and provides antimicrobial activity to support healing. Objective: This study aims to evaluate the effectiveness of Hydrofiber silver and zinc epithelial cream in the management of abscess wounds. The intervention focused on exudate control, infection prevention, periwound protection, and acceleration of granulation and epithelialization processes in patients treated at the Griya Afiat Independent Practice, Makassar City. Method: A case study was conducted on Mr. AH, a 61-year-old male with an abscess wound on the back. Wound assessment and treatment were carried out during two visits, on Monday and Thursday. The procedure included wound cleansing, application of Hydrofiber silver as the primary dressing, and zinc epithelial cream on the periwound area to maintain moisture and prevent irritation. Results: Over two visits, initial improvements were observed. Wound size decreased from 1.3 × 1.6 cm to 1.2 × 1.4 cm. The wound showed subcutaneous depth, a tunnel < 2 cm, 25% slough, 50% granulation tissue, 25% epithelialization, moderate purulent exudate, and surrounding skin with hypopigmentation, mild edema, and induration < 2 cm. The total score was 29, with an estimated healing time of 5–6 weeks. Conclusion: The combination of Hydrofiber silver and zinc epithelial cream effectively contributed to exudate control and periwound protection, although continued care is needed to optimize the healing of abscess wounds.
Peningkatan Kapasitas Santriwati dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Anemia sudirman, sitti patimah; Sitti Nurana; Elis; Nurul Faimah; Munir, Nur wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2642

Abstract

DDI Al-Ihsan Islamic Boarding School offers both academic and non-academic programs (Tahfidz and Kitab). However, female students in the non-academic program have not received any services related to anemia prevention and control, while those in the academic program have received iron–folic acid (IFA) supplementation, but had not received any education on anemia, therefore 18.5% were still found to be anemic. This community engagement activity aimed to enhance students’ knowledge, awareness, and motivation in preventing and managing anemia through interactive education sessions using multimedia tools (PowerPoint and LCD). The activity involved 30 female students from both academic and non-academic programs, delivered through two sessions lasting approximately 100 minutes in total. The results indicated significant improvements in students’ knowledge (13±0.5 to 15.6±2.6; p = 0.002) and awareness (9.2±2.2 to 11.2±1.1; p = 0.000), while motivation showed a slight, non-significant increase (26.2±4.3 to 27.6±4.7; p = 0.182). In conclusion, the educational intervention contributed positively to strengthening students’ capacity in anemia prevention and control. Further evaluation is recommended to assess its effects on dietary practices, supplementation adherence, and anemia prevalence among female students.
Co-Authors A. Wahyuniristani A.Fatmawati A.Wahyuni Ristani Abdu Rahim Kamil Abida Hanifa Wear Agustini, Tutik Ahmad, Musfirah Akbar Asfar Al Ihksan Agus Aldri Frinaldi Amlia Amlia Andi Besse Ulfiah Andi Mappanganro Andi Nurlinda Andi Nurul Mutmainna Andi Yuliana Aprilia Umasangaji Ardila, Lusiana Arun Aruna Asfar, Akbar Asnaniar, Wa Ode Sri Bagenda, Tiara Desiniary Banur Hadriyanti Rahayu Cindy Berliana Diapaty Mayulu Della Safitri Efendy, Rahmat Elis Erna Marini Ernasari Fatma Jama Haeril Amir Haeril Amir Hasnah Hikma Nandatari Indah, Siti Marwah Jama, Fatma Jama, Fatma Lailan, Nur Alfiah Lutia, Trisulawati Malinga, Muhajirin Mansur Sididi Mappanganro, Andi Marinda, Novitri Cahyani Mariyanti, Sri Maryunis Maryunis Maryunis Maryunis Masita Purmata Putri Munir, Nur Faidah Musfirah Ahmad Najihah, Najihah Nur Faidah Munir Nur Ilah Padhila Nur Ilah Padila Nurhaziza Hamsul Nurlina Akbar Nurul Annisa Djafaar Nurul Faimah Nurwahidah Nurwahidah Nurwijayanti Ogi Malik Fajar Pangiron, Atier Ningsih Pramadhita Arisandyah Putri Botutihe Purmata Putri, Masita Putri Kurnia Sari Putri, Helmalia Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmi Sakir Ramdhani, Salsabila Nuru Ramla Tuanany Ramli, Nurfadillah Mardiany Rasma Rizqy Iftitah Alam Rosmiati Safruddin Safruddin Safruddin Safruddin Safruddin, Safruddin Sainul, Salmila Sakir, Rahmi Salmah Samsualam, Samsualam Siti Maghfirah Juniar N Djafar Siti Marwah Indah Sitti Nurana Solissa, Mahani Darma Sri Mariyanti Suci Hardiyanti Suharto sudirman, sitti patimah Suhermi Suhermi S Suhermi Suhermi Suhermi Suhermi Sumaiya Junarsih Silehu Sunarti Sunarti Sunarti Sunarti Syafira Rulmadani Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Taqiyah, Yusrah Tiara Desiniary Bagenda Tutik Agustini Wa Ode Sri Ananiar Wa Ode Sri Asnaniar Wa Ode Sri Asnaniar Wahyuni Ningsi Wan Sulastri Emin Yani Sofiani Yeyen Amaliah Lestari Yuliana, Andi Yusrah Taqiah Yusrah Taqiyah Zaraswati Dwyana Zhadella Rahmadani Abdullah Zuliana