p-Index From 2021 - 2026
5.826
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Jurnal Pariwisata Pesona Jurnal Master Pariwisata (JUMPA) Jurnal Nasional Pariwisata JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Jurnal Sejarah Citra Lekha Journal of Indonesian History Journal of Governance MUDRA Jurnal Seni Budaya Panggung Journal of Islamic Architecture Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi Al-Daulah : Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Metahumaniora Diakronika Tourism Scientific Journal Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Unri Conference Series: Community Engagement Journal of Sustainable Tourism Research Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema PARAHITA : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat International Journal of Science and Society (IJSOC) JPIG Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Pusaka : Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism Journal of Environment and Sustainability Education Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Panggung
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Potensi Atraksi Wisata Gastronomi di Desa Cililin Kabupaten Bandung Barat Arfah Sahabudin; Reiza D. Dienaputra; Awaludin Nugraha
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 06, Nomor 01, Juli 2019
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2019.v06.i01.p05

Abstract

In Cililin Village, Cililin District, West Bandung Regency, there are several potentials that can be explored and developed as tourist attractions. One of them is the famous wajit Cililin. Wajit Cililin has been produced for a long time and it is sold in the form of its products. However, there is an interesting side that has not been utilised to be developed, namely the manufacturing process. The purpose of this study is to reveal the potential of Cililin assets to be developed into tourist attractions. The research method used is a qualitative method. Primary data collection is conducted by observation and in-depth interviews. Besides that, a literature study is also conducted. Data analysis uses an interactive model, through three activities carried out simultaneously, namely reduction of data, presentation of data, and conclusion. The results showed that the wajit Cililin manufacturing process has the potential to become a gastronomic tourist attraction and educational tourism, since it has interesting uniqueness. The attraction can only be displayed to tourists by local people who have the skill to process and produce it, hence that the development must involve the local community.Keywords: gastronomic tourism, educational tourism, community based tourism.
Strategi dalam Mengembangkan Potensi Wisata Situ Lembang Dano di Desa Cipada Tita Juwita; Reiza D. Dienaputra; Awaludin Nugraha; Evi Novianti; Rusdin Tahir
JURNAL MASTER PARIWISATA Volume 07, Nomor 02, Januari 2021
Publisher : Magister Tourism Study, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JUMPA.2021.v07.i02.p04

Abstract

This study aims to find out how the development strategy of Lembang Dano situ in Village of Cipada, and to get the right strategy for the development of Lembang Dano tourist attractions. The data has taken of primary data and secondary data, where primary data is obtained from questionnaires and interviews to predetermined sources and secondary data obtained from agencies and agencies related to this study. The analytical tool used the SWOT analysis method the results of the research show that the development strategy needs to first determine the factors that are strengths and weaknesses (internal environment) ourism potential in Lembang Dano Cipada Village, then combines with the opportunities and threats from outside (external environment). Keywords: development strategy, Tourism, Situ lembang Dano, Village of Cipada
PERKEMBANGAN SIKLUS HIDUP DESTINASI PARIWISATA DI INDONESIA Analisis Berdasarkan Data Makro Badan Pusat Statistik, 2002- 2012 Janianton Damanik; Ani Wijayanti; Awaludin Nugraha
JURNAL NASIONAL PARIWISATA Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Nasional Pariwisata
Publisher : Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jnp.59470

Abstract

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dan devisa sektor pariwisata yang diraih Indonesia menunjukkan kecenderungan positif dalam 10 tahun terakhir, namun hal itu tidak menggambarkan situasi nyata perkembangan destinasi pariwisata antardaerah. Perkembangan destinasi ini diduga tidak mengikuti siklus garis linear, akibat perbedaan karakteristik setiap daerah dan faktor eksternal industri pariwisata itu sendiri. Studi ini bertujuan untuk memaparkan dinamika perkembangan destinasi pariwisata berbasis wilayah provinsi pada periode 2002-2012. Fokus analisis adalah pergeseran siklus perkembangan masing-masing destinasi dan dugaan penyebabnya. Hal ini didekati dengan mengadopsi model TALC yang banyak digunakan oleh peneliti lain. Metode deskriptif sengaja dipilih untuk memaknai data makro pariwisata yang dirilis oleh BPS. Hasil analisis menemukan: a) adanya perbedaan siklus hidup sebagian besar destinasi; b) dinamika naik-turun fase perkembangan destinasi; c) ketidaklinearan siklus hidup destinasi pariwisata; dan d) perbedaan asumsi model TALC dengan realitas perkembangan destinasi pariwisata Indonesia. Oleh karena itu, disarankan agar: a) realitas siklus hidup setiap destinasi diadopsi sebagai basis perumusan kebijakan pengembangan destinasi secara lebih tepat; dan b) kajian lebih lanjut dilakukan dengan cara menambah parameter perkembangan destinasi.
Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Eretan Jumharto Indramayu: Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Eretan Jumharto Indramayu fitriyah; Suganda Dadang; Nugraha Awaludin
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 6 No. 2 (2021): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.446 KB) | DOI: 10.21067/jpig.v6i2.5916

Abstract

Pengembangan pariwisata di suatu daerah harus lebih diperhatikan karena pengembangan pariwisata akan menetukan bagi masa depan pariwisata itu sendiri dan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Pantai Eretan Jumharto merupakan salah satu destinasi yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih membutuhkan perhatian khusus dan perlunya sebuah strategi untuk pengembangan wisata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto, kemudian dari hasil analisis yang telah dilakukan, akan dirumuskan strategi untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, data akan dianalisis secara deskriptif kemudian untuk menentukan strategi pengembangan destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto dilakukan dengan analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats). Data akan dikumpulkan melalui studi literatur, observasi serta dengan melakukan wawancara. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah strategi untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto agar dapat berkembang lebih baik dan dapat bersaing dengan objek wisata lainnya.
Seni Lukis Modern Bernafaskan Islam di Bandung 1970-2000an Agus Cahyana; Reiza D Dienaputra; Setiawan Sabana; Awaludin Nugraha
PANGGUNG Vol 30, No 1 (2020): Polisemi dalam Interpretasi Tradisi Kreatif
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2421.146 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v30i1.1136

Abstract

ABSTRACTWriting the history of the development of modern Indonesian painting from thematic point of viewstill refers to importance events that compose the mainstream of contemporary art trends in Indonesiainfluenced by the West. While events that are no less important relating to the emergence of aesthetictendencies related to religion have been marginalized, especially in modern art with Islamic breath becomeimportant part in the history of the development of modern Indonesian painting, aesthetic approach toanalyze the visual elements present in the painting. The result of this study the development of modernIslamic art in Bandung shows that there are 4 period of development, the 70s, the 80s, the 90s, and 2000s.This division of time is based on thematic tendencies that emerge and became the main tendencies at eachtime.Keywords: Painting, modern, Islam, BandungABSTRAKPenulisan sejarah perkembangan seni lukis modern Indonesia dari sudut pandang tematik hinggasaat ini masih mengacu pada peristiwa penting yang menggubah arus utama kecenderunganseni rupa kontemporer di Indonesia yang dipengaruhi Barat. Sementara peristiwa yang tidakkalah penting berkaitan dengan munculnya kecenderungan estetik yang berkaitan denganagama menjadi terpinggirkan, khususnya dalam seni lukis modern bernafaskan Islam. Halitu yang menjadi latar belakang penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar perkembanganseni lukis modern bernafaskan Islam menjadi bagian penting dalam sejarah perkembanganseni lukis modern Indonesia khususnya di kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metodesejarah visual yang tentu melibatkan pendekatan estetik untuk menganalisis unsur-unsurrupa yang hadir dalam lukisan. Hasil dari penelitian ini perkembangan seni lukis modernbernafaskan Islam di kota Bandung secara tematik menunjukkan bahwa terdapat 4 periodeperkembangan, yaitu masa tahun 70-an, masa perkembangan di tahun 80-an, di tahun 90-andan tahun 2000-an. Pembagian masa ini berdasarkan kecenderungan tematik yang muncul danmenjadi kecenderungan utama pada tiap masa.Kata Kunci: Seni lukis, modern, Islam, Bandung
Batik Pasiran: Wujud Kearifan Lokal Batik Kampung Pasir Garut Nyai Kartika; Reiza D. Dienaputra; Susi Machdalena; Awaludin Nugraha
PANGGUNG Vol 30, No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2445.017 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1368

Abstract

Batik Pasiran merupakan wujud seni batik yang dihasilkan oleh masyarakat Kampung Pasir,Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Batik Pasiran tergolong batik yangbaru berkembang dan diperkenalkan oleh masyarakat Kampung Pasir. Batik tersebut memilikikeunikan dan nilai-nilai leluhur Kampung Adat Pasir, bentuk kearifan lokal masyarakatnya.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis budaya yang diharapkanmampu mengungkap dan menjabarkan bagaimana bentuk kearifan lokal yang dikiaskandalam Batik Pasiran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiankualitatif yang akan membantu mengabstraksikan pertalian antara bentuk seni dalam hal inibatik dengan nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di dalam budaya masyarakat KampungPasir. Hasil penelitian menjelaskan bahwa corak motif Pasiran menggambarkan kehidupanmasyarakat yang menyatu dengan alam. Dalam hal ini batik, bukan hanya sekedar hasil budaya,lebih jauh lagi makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan ungkapan daripengalaman empiris dan keseharian masyarakat yang membentuk satu kesatuan budaya.Kata Kunci: Batik, Pasiran, Kearifan Lokal
Reduplikasi Upacara Adat Bapelas Sebagai Simbol Kekuasaan Kerajaan Kutai Kartanegara Emmy Sundari; Reiza D Dienaputra; Awaludin Nugraha; Susi Yuliawati
PANGGUNG Vol 31, No 3 (2021): Budaya Ritual, Tradisi, dan Kreativitas
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.195 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v31i3.1679

Abstract

Subjek penelitian ini adalah upacara adat Bapelas. Objek pembahasannya tentang pembacaansimbol-simbol kekuasaan di upacara adat Bapelas. Pembacaan simbol dilakukan dalam bentukreduplikasi dan pengamatan langsung struktur pelaksanaan upacara adat Bapelas. Pengkajianini dilakukan melalui pengumpulan data-data secara empiris, bersifat induktif, menggunakanmetode kualitatif dan analisis interpretatif. Reduplikasi upacara adat Bapelas merupakanpengulangan upacara ritual-sakral warisan leluhur secara turun-temurun dari tahun ke tahun.Upacara adat Bapelas menyimpan banyak simbol-simbol yang mencerminkan kekuasaansultan sebagai pemegang kekuasaan di Kerajaan Kutai. Namun sultan sendiri tidak memegangkekuasaan dan wewenang di masa pemerintahan Republik Indonesia. Kekuasaan dalampenelitian ini, hanya sebatas kekuasaan sultan sebagai pemegang kekuasaan adat di kerajaan.Kekuasaan dan wewenang hanya sebagai simbol legitimasi atau pengakuan bahwa KerajaanKutai Kartanegara sampai saat ini masih berdiri. Pemerintah Indonesia menjadikan Kerajaanini sebagai warisan budaya (kearifan lokal) dan pariwisata bagi kemajuan ekonomi, sosial, danpolitik Kutai Kartanegara .Kata Kunci: Bapelas, simbol, kekuasaan.
Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Eretan Jumharto Indramayu: Pengembangan Daya Tarik Wisata Pantai Eretan Jumharto Indramayu fitriyah; Suganda Dadang; Nugraha Awaludin
JPIG (Jurnal Pendidikan dan Ilmu Geografi) Vol. 6 No. 2 (2021): September
Publisher : Geography Education Study Program, Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpig.v6i2.5916

Abstract

Pengembangan pariwisata di suatu daerah harus lebih diperhatikan karena pengembangan pariwisata akan menetukan bagi masa depan pariwisata itu sendiri dan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Pantai Eretan Jumharto merupakan salah satu destinasi yang terletak di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, masih membutuhkan perhatian khusus dan perlunya sebuah strategi untuk pengembangan wisata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dari destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto, kemudian dari hasil analisis yang telah dilakukan, akan dirumuskan strategi untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, data akan dianalisis secara deskriptif kemudian untuk menentukan strategi pengembangan destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto dilakukan dengan analisis SWOT (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats). Data akan dikumpulkan melalui studi literatur, observasi serta dengan melakukan wawancara. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sebuah strategi untuk pengembangan destinasi wisata Pantai Eretan Jumharto agar dapat berkembang lebih baik dan dapat bersaing dengan objek wisata lainnya.
Concept of Balance in the Hindu-Balinese Community for Sustainable Tourist Park Spatial Planning Muh. Fakhri Jamaluddin; Mohamad Sapari Dwi Hadian; Awaludin Nugraha
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol 5, No 2 (2021): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.679 KB) | DOI: 10.24114/gondang.v5i2.29354

Abstract

The rapid development of Bali tourism sector, especially in the tourist area of Lake Batur, lead to many changes in community cultural patterns. Several issues, such as the transition of space functions and the development of tourism designations, have not considered the environmental, economic, social and cultural conditions in the local area. Several regional policies were established in order to maintain the local wisdom of the Hindu-Balinese community and become the basis for organizing tourism in Bali. The availability of open space in a tourist attraction in an destination can be a supporting factor for tourists and local communities. This was a qualitative descriptive study. This method aims to obtain an in-depth description regarding the forms of local wisdom of the Hindu-Balinese community which contain the elements of balance which further be adjusted into spatial planning. A sustainable tourist park may be a site for the activities and interaction among local community, tourists, and also be able to become a forum for education regarding Balinese culture and the natural environment, both of which need to be preserved for the sustainability of Lake Batur tourist area which has a great potential in the development of tourism sector.
Respons Masyarakat Kampung Naga terhadap Pembangunan Pariwisata Awaludin Nugraha; M. Baiquni; Heddy Shri Ahimsa-Putra; Tri Kuntoro Priyambodo
Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research Vol 10, No 2 (2018): PATANJALA Vol. 10 No. 2, JUNE 2018
Publisher : Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.735 KB) | DOI: 10.30959/patanjala.v10i2.380

Abstract

Pada kurun 1975-2010 Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan pembangunan pariwisata di Kampung Naga dengan tujuan meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakatnya. Namun, masyarakat Kampung Naga melakukan respons negatif terhadap pembangunan tersebut. Mengapa masyarakat Kampung Naga melakukan respons negatif terhadap pembangunan pariwisata, padahal pembangunan tersebut dapat meningkatkan kehidupan ekonominya? Tujuan studi ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk respons masyarakat Kampung Naga terhadap pembangunan pariwisata dan memahami penyebab munculnya respons itu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah yang terdiri atas heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan datanya dilakukan dengan studi kepustakaan dan wawancara sejarah lisan. Teknik analisis datanya menggunakan model interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa bentuk respons negatif masyarakat Kampung Naga terhadap pembangunan pariwisata terjadi secara bertahap dari skala lokal sampai skala nasional. Respons negatif tersebut disebabkan adanya perbedaan pemaknaan terhadap konsep pariwisata. Bagi masyarakat Kampung Naga, pariwisata bermakna silaturahmi yang bertujuan mempererat persaudaraan, sedangkan bagi pemerintah adalah aset untuk mendapatkan keuntungan finansial. In the period 1975-2010 Tasikmalaya Regency Government has made tourism development in Kampung Naga. The purpose was to improve the economic life of Kampung Naga community. However, the Kampung Naga community responded negatively to that development. Why did the Kampung Naga community respond negatively to the development of tourism, whereas that development could improve the life of its economist? The purpose of this study is to describe the response form of Kampung Naga community to the tourism development and to understand the cause of the response. The research method used is a historical method, namely heuristics, criticism, interpretation, and historiography. Collecting data are using literature studiies and oral history interviews. Interactive model is used to analyze data. The result of this study shows that the negative response form of Kampung Naga community toward tourism development happened gradually from local scale to national scale. The response was caused by the difference of the meaning to the concept of tourism. For the community of Kampung Naga, tourism means a relationship that aims to strengthen the brotherhood, while for the government assets to improve financial benefit.
Co-Authors Aan Suryana Acep Rahmat Agus Cahyana Agus S. Suryadimulya Agus S. Suryadimulya Agus Suherman Suryadimulya Agus Suherman Suryadimulya An Nuur Khairune Nisa Andini, Cindy Andini, Cindy Ani Wijayanti Annisa Bintang Kusumawardhani Aping Firman Juliansyah Arifda, Jannatinnai’mah Asy'ari, Rifqi Asy'ari, Rifqi Bambang Hermanto Bambang Hermanto Cecep Ucu Rakhman Cipta Endyana Cipto Surya Pramesti Dadang Suganda Dina Oktavia Dina Oktavia Dwi Hadian, Mohammad Sapari Edwin Rizal Emmy Sundari Evi Novianti Evi Novianti Evi Novianti Evi Novianti Fitra Riyanto fitriyah Florenza, Lovinda Lusya Hadian, M. Sapari Dwi Hadian, Mohammad Sapari Dwi Hannif Andy Al Anshori Harprianto, RM Anto Heddy Shri Ahimsa-Putra Hermanto, Bambang Heru Nurasa Heryadi Rachmat Irianto Putra, Adhika Graha Jamaluddin, Muh. Fakhri Janianton Damanik Jaya Hermawan Juwita, Tita Kartika, N. kasiran, sugiarti Kasno Pamungkas Kunkun Kurniawan Kunto Sofianto Lukman, Kevin Muhamad M. Baiquni Maharani, Najla Raisa Moh. Sapari Dwi Hadian, Moh. Sapari Dwi Mohamad Sapari Hadian Muhamad Adji Munigar, Muhammad Miqdad Rojab Nana Darna Nani Darmayanti Nuralim, Muhamad Nyai Kartika Oktavia, Dina Permadi, R. Willy Ananta Pramadika, Nurul Rochmah Putra, Adhika Graha Irianto R.M. Mulyadi Reiza D. Dienaputra Rifki Rahmanda Putra Rifqi Asy’ari Rina Wahyunita RR. Erna Sadiarti Budiningtyas Rusdin Tahir Rusdin Tahir Rusdin Tahir Rusdin Tahir Rusdin Tahir, Rusdin Sahabudin, Arfah Setiawan Sabana Setiawan Sabana Solihin, Hanhan Hanafiah Sriwardani, Nani Sundari, Emmy Suriwahyudi Suryadimulya, Agus S. Suryana, Aan Susi Machdalena Tahir, Rusdin Tita Juwita Tommy Andrianto Tri Kuntoro Priyambodo Ute Lies Siti Khadijah Uud Wahyudin Wahyunita, Rina Withaningsih, Susanti Wulung, Shandra Rama Panji Yuliawati, Susi Yunus Winoto Yustikasari, Yustikasari Yusuf, Hilmi Maulana Zahra, Izzatun