Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PENTINGNYA KEDISIPLINAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA KEPADA KRU DI KAPAL MOTOR NELAYAN STAMBHAPURA I Made Aditya Nugraha; Robert Martinus Runa Taopan; Putu Indra Pramana
Jurnal Widya Laksmi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal WIDYA LAKSMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Publisher : Yayasan Lavandaia Dharma Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59458/jwl.v4i1.68

Abstract

Kedisiplinan penerapan kesehatan keselamatan kerja pada kru kapal sangat diperlukan. Hal ini akan memberikan dampak yang baik kepada diri sendiri dan juga orang lain. Kurangnya kedisiplinan penerapan kesehatan keselamatan kerja (K3) pada kru Kapal Motor Nelayan Stambharpura menyebabkan ditemukan beberapa kecelakaan. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman, pelaksanaan dan penggunaan K3 yang baik. Kepada 11 responden dilakukan observasi, wawancara dan sosialisasi untuk peningkatan kedisiplinan penerapan K3. Hasil kegiatan menunjukan bahwa seluruh responden menunjukan adanya peningkatan pemahaman tentang K3 sebesar 55,84%. Penerapan disiplin K3 di atas kapal merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan melindungi kesehatan para pekerja di tempat di atas kapal. Penerapan K3 yang baik dapat mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman. Penerapan K3 juga dapat membantu perusahaan mengurangi risiko kerugian finansial. Dengan mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, perusahaan dapat menghemat biaya perawatan medis dan ganti rugi. Selain itu, dengan lingkungan kerja yang sehat dan aman, perusahaan dapat meningkatkan reputasi dan citra baik di mata masyarakat.
OPTIMIZATION OF OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY IMPLEMENTATION IN THE LEMURU FISH PROCESSING PROCESS IN THE MODERN INDUSTRY OF JEMBRANA BALI Nugraha, I Made Aditya; Budiadnyani, I Gusti Ayu; Utari, Siluh Putu Sri Dia; Astiana, Ika; Farida, Iftachul; Cesrany, Mahaldika; Khairunnisa, Anis; Juniarta, I Nyoman; Desnanjaya, I Gusti Made Ngurah
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i1.1436

Abstract

The fisheries industry, especially in the processing of lemuru fish, has various work risks that can affect the safety and health of workers. These risks include the use of sharp tools, exposure to chemicals, slippery work environments, and the potential for injury due to intensive production processes. Therefore, the implementation of Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial aspect in ensuring a safe, efficient, and productive work environment. However, in practice, there are still various obstacles in the implementation of OHS, such as lack of worker awareness, limited safety facilities, and a less-than-optimal supervision system. This study aims to analyze the implementation of OHS in the processing of lemuru fish at XYZ Company, Jembrana, and to identify obstacles and optimize strategies. The research method used is descriptive qualitative with observation techniques, interviews, and SWOT analysis of OHS policies. The results of the study indicate that the implementation of K3 has been running well through the use of personal protective equipment (PPE), compliance with work procedures, and the implementation of safety standards. To be able to optimize this activity, it can be done through increased training, routine supervision, and the use of IoT-based technology for monitoring the work environment. Computer-based OHS management systems, Virtual Reality (VR) technology for simulation, and automation of high-risk processes with robotics can also be applied to reduce work accidents. Data analysis with machine learning also helps in risk prediction. These implementation strategies can improve work safety, create a safer and more comfortable work environment, and increase the competitiveness of the industry in the global market.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH MULTIDISIPLIN DAN KOMERSIALISASI HASIL PENELITIAN DENGAN DUKUNGAN AI I Made Aditya Nugraha; Alan Frendy Koropitan; Ilham Ilham; I Gusti Ayu Budiadnyani; Diah Ayu Satyari Utami; Anik Kusmiatun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28172

Abstract

Abstrak: Pelatihan penulisan karya ilmiah multidisiplin dan komersialisasi hasil penelitian dengan dukungan AI bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas dan memanfaatkan hasil penelitian secara ekonomis. Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan praktis, mengintegrasikan teknik penulisan karya ilmiah, strategi komersialisasi hasil penelitian, dan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pelatihan meliputi sesi teori, praktik langsung, serta diskusi interaktif yang melibatkan peserta dari berbagai disiplin ilmu. Kegiatan diikuti 292 peserta dengan berbagai profesi dan narasumber yang berasal dari BRIN, Universitas Padjadjaran, dan INSTIKI. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan melalui survei kepuasan peserta, dengan hasil menunjukkan nilai rata-rata sebesar 3,75 dari skala 4. Hal ini mencerminkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap pelaksanaan, relevansi, dan manfaat pelatihan. Peserta merasa terbantu dalam memahami cara memanfaatkan AI untuk menyederhanakan proses penulisan dan merancang strategi komersialisasi hasil penelitian mereka. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas karya ilmiah nasional serta mendorong inovasi penelitian berbasis teknologi untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Abstract: Multidisciplinary scientific writing and research result commercialization training with AI support aims to improve participants' ability to produce quality scientific work and utilize research results economically. This activity is designed with a practical approach, integrating scientific writing techniques, research result commercialization strategies, and the use of artificial intelligence (AI) technology. The training includes theory sessions, hands-on practice, and interactive discussions involving participants from various disciplines. The activity was attended by 292 participants with various professions and speakers from BRIN, Padjadjaran University, and INSTIKI. Evaluation of the success of the activity was carried out through a participant satisfaction survey, with the results showing an average value of 3.75 on a scale of 4. This reflects a very high level of satisfaction with the implementation, relevance, and benefits of the training. Participants felt helped in understanding how to utilize AI to direct the writing process and design strategies for commercializing their research results. The results of this activity are expected to support improving the quality of national scientific work and encourage technology-based research innovation to provide real impacts on society.
ENHANCING OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY PRACTICES IN THE MODERN LEMURU FISH PROCESSING INDUSTRY: AN EVALUATION OF THE QUALITY CONTROL UNIT Nugraha, I Made Aditya; Budiadnyani, I Gusti Ayu; Utari, Siluh Putu Sri Dia; Astiana, Ika; Farida, Iftachul; Juniarta, I Nyoman; Desnanjaya, I Gusti Made Ngurah
Jurnal Perikanan Unram Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i3.1509

Abstract

Optimal implementation of Occupational Health and Safety (OHS) is important to create a safe, efficient, and productive work environment. This study examines the implementation of OHS in the modern lemuru fish processing industry. Various integrated strategies are implemented to minimize accident risks, increase productivity, and maintain product quality. Advanced technology approaches such as Internet of Things (IoT)-based monitoring systems, computer-based OHS management systems, and Virtual Reality (VR) technology for training are used. Automation of risky processes with robotics and automatic control technology reduces human involvement in hazardous activities. Data analytics based on machine learning and big data help predict and prevent potential accidents. The results of the study indicate that the integration of appropriate OHS technology and policies improves worker safety, strengthens industry competitiveness, and contributes significantly to long-term success in the modern lemuru fish processing industry.
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) KAPAL PENAMPUNG IKAN KM. BERKAH MELIMPAH 2 DI PPS NIZAM ZACHMAN JAKARTA Idrus, Muhamad Amril; Luthfiani, Febi; Nugraha, I Made Aditya; Siahaan, Irandha C. M.; Putra, Febryan Arya
Jurnal Bahari Papadak Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Bekerja di kapal perikanan memiliki tingkat resiko yang tinggi sehingga rawan menimbulkan kecelakaan kerja. Seringkali terjadi kecelakaan pada kapal perikanan yang disebabkan oleh human error yang mengakibatkan korban jiwa. sehingga diperlukan penelitan terkait implementasi K3 pada kapal perikanan. Tujuan penelitian adalah agar mengetahui penerapan K3 di KM. Berkah Melimpah 2 dan mengetahui alat K3 pada KM. Berkah Melimpah 2. Lokasi penelitian dilakukan di kapal penampung ikan yang dilakukan pada bulan Maret-Juni 2022. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini ABK KM. Berkah Melimpah belum menerapkan budaya safety dengan maksimal, hal ini disebabkan ABK tidak menggunakan baju safety saat melakukan aktifitas bongkar muat ikan, tidak ada pembagian dinas jaga dek dan dinas jaga mesin kepada ABK dan kebiasaan dari ABK yang tidak mengindahkan kebersihan dan kesehatan saat melakukan kegiatan pelayaran di kapal serta kebiasaan ABK yang mengkonsumsi alkohol pada saat kapal melakukan pelayaran. KM. Berkah Melimpah 2 tidak menyediakan helm, baju dingin, baju kerja dan jas hujan kepada ABK yang melakukan aktifitas di atas kapal pada saat kapal sedang berlayar. Adapun alat keselamatan yang disediakan oleh KM. Berkah Melimpah 2 adalah APAR 8 tabung, fire extinguisher ball 11 bola, lifejacket 24 buah, Obat P3K, hand safety 72 pasang, ringbuoy 2 buah, sepatu boots 24 pasang, radio komunikaasi dan AIS. Kata Kunci : K3, Safety dan KM. Berkah Melimpah 2
Implementasi K3 Sebagai Upaya Peningkatan GMP Dan SSOP Pada Industri Tuna Cube Nugraha, I Made Aditya; Budiadnyani, I Gusti Ayu; Poy, Maria Delastrada; Desnanjaya, I Gusti Made Ngurah
JURNAL MEGAPTERA Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v4i1.15384

Abstract

Industri pengolahan perikanan memerlukan penerapan standar ketat untuk menjamin kualitas produk dan keselamatan pekerja. Good Manufacturing Practices (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) berperan penting dalam menjaga kebersihan dan efisiensi produksi. Penelitian ini menganalisis strategi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan aspek GMP dan SSOP pada produksi tuna cube di PT X. Dengan metode campuran, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun PT X telah menerapkan GMP dan SSOP, terdapat tantangan dalam pemenuhan pekerja terhadap prosedur kebersihan serta pengelolaan fasilitas kerja. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan pelatihan, pengawasan ketat, serta optimalisasi fasilitas untuk menciptakan lingkungan produksi yang lebih aman dan higienis. Implementasi yang lebih efektif diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan kerja serta meningkatkan kualitas produk perikanan.The fisheries processing industry requires strict standards to ensure product quality and worker safety. Good Manufacturing Practices (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) play an important role in maintaining cleanliness and production efficiency. This study analyzes the strategy for implementing Occupational Safety and Health (OHS) in improving GMP and SSOP aspects in tuna cube production at PT X. Using a mixed method, data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. The results of the study indicate that although PT X has implemented GMP and SSOP, there are challenges in workers' compliance with hygiene procedures and management of work facilities. Recommended strategies include increasing training, strict supervision, and optimizing facilities to create a safer and more hygienic production environment. More effective implementation is expected to reduce the risk of work accidents and improve the quality of fishery products.
Analisis Konsumsi Bahan Bakar Pada Kapal Putra Makmur 86 Nugraha, I Made Aditya; Idrus, Muhamad Amril; Luthfiani, Febi; Malelak, Frengky Yeremias
JURNAL MEGAPTERA Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v1i1.11505

Abstract

Pengoperasian kapal dapat berjalan dengan lancar didukung oleh mesin-mesin yang handal dan dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Kapal Putra Makmur 86 merupakan salah satu kapal ikan yang dimiliki oleh PT. Matsyaraja Arnawa Satambhapura dan beroperasi di Nusa Tenggara Timur. Kapal ini mempergunakan bahan bakar solar untuk mendukung kinerja mesin-mesinnya. Pentingnya kebutuhan bahan bakar pada mesin kapal dan masih kurangnya informasi tentang kinerja dari mesin-mesin di kapal tersebut, maka dalam tulisan ini dicoba bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahan bakar dan kinerja mesin induk dan generator pada Kapal Putra Makmur 86 selama beroperasi. Metode observasi, wawancara, analisis perhitungan bahan bakar dan uji frekuensi dipergunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil kegiatan operasi selama 32 hari penggunaan bahan bakar pada Kapal Putra Makmur 86 selama beroperasi sangat efektif dan efisien. Penghematan penggunaan bahan bakar solar dapat dicapai sebanyak 5,90% (0,47 Ton). Hal ini dapat dilihat dari perbedaan dari hasil pengamatan secara langsung dan perhitungan konsumsi bahan bakar. Hasil perhitungan didapatkan rata-rata 3,99±1,47, dengan standar error 1,04, dan rentang penggunaan dari 2,95-5,02 Ton. Sedangkan, hasil pengamatan didapatkan rata-rata 3,75±0,35, dengan standar error 0,25, dan rentang penggunaan dari 3,5-4 Ton. Penyebab dari perbedaan ini adalah pengaruh cuaca dan arus yang baik selama beroperasi, rute pelayaran, kondisi mesin yang masih bagus, muatan, dan gaya mengemudi yang baik sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar tidak terlalu banyak dibandingkan dengan hasil perhitungan.The vessel's operation can run smoothly supported by reliable machines and can run effectively and efficiently. Putra Makmur 86 vessel is one of the fishing vessels owned by PT. Matsyaraja Arnawa Satambhapura and operates in East Nusa Tenggara. This ship uses diesel fuel to support the performance of its engines. The importance of the need for fuel on the ship's engine and the lack of information about the performance of the engines on the ship, so in this paper, an attempt is made to analyze the use of fuel and the performance of the main engine and generator during operation. The methods of observation, interviews, analysis of fuel calculations, and frequency tests were used in this study. Based on the results of operating activities for 32 days, the use of fuel on the Putra Makmur 86 vessel was very effective and efficient. Using diesel fuel can be saved as much as 5.90% (0.47 Tons). This can be seen from the difference between direct observation and calculation of fuel consumption. The calculation results obtained an average of 3.99±1.47, with a standard error of 1.04, and a usage range of 2.95–5.02 Ton. Meanwhile, the observation results got an average of 3.75± 0.35, with a standard error of 0.25, and a range of use from 3.5-4 Ton. The cause of this difference is the influence of good weather and currents during operation, shipping routes, good engine condition, payload, and good driving style so that fuel consumption is not too much compared to the calculation results.
Analisis Pelaksanaan Dinas Jaga Mesin pada Kapal Express Bahari 1F Sesuai STCW Nugraha, I Made Aditya; Idrus, Muhamad Amril; Luthfiani, Febi; Wulang, Jemson Domu
JURNAL MEGAPTERA Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v2i1.12292

Abstract

Kapal Express Bahari 1F adalah kapal niaga yang melayani penyeberangan di Nusa Tenggara Timur. Sebagai salah satu media transportasi laut tentu harus dihadapkan terhadap keandalan mesin. Kehandalan mesin ini dapat dicapai dengan adanya kegiatan dinas jaga yang baik sesuai STCW. Kegiatan dinas jaga mesin pada suatu kapal memegang peranan penting. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan perawatan untuk memperoleh keamanan dari mesin dan agar kapal dapat sampai di tujuan dengan selamat, serta menjaga kebugaran para kru kapal. Kurangnya informasi atas kegiatan dinas jaga mesin di Kapal Express Bahari 1F, maka dilakukan penelitian terhadap kesesuaian kegiatan dinas jaga mesin terhadap STCW. Metode observasi dan wawancara dipergunakan dalam penelitian dengan mengikuti kegiatan operasi kapal. Hasil analisis dari kegiatan dinas jaga mesin pada Kapal Express Bahari 1F menunjukan bahwa kegiatan dinas jaga mesin pada kapal telah sesuai dengan STCW. Kegiatan dinas jaga mesin dilakukan oleh KKM, 2 orang masinis, dan 1 orang Oiler, dengan pembagian waktu kerja dan istirahat yang baik.The Express Bahari 1F ship is a commercial ship serving maritime shipping in East Nusa Tenggara. As one of the sea transportation media, of course, we have to face the reliability of the engine. The reliability of this machine can be achieved by having good watch keeping activities in accordance with STCW. Engine watchkeeping activities on a ship play an important role. This activity is part of maintenance activities to obtain safety from the engine and so that the ship can arrive at its destination safely, as well as maintain the fitness of the ship's crew. Lack of information on the activities of the engine watchkeeping on the Express Bahari 1F ship, so a study was carried out on the suitability of the engine watchkeeping activities against STCW. Observation and interview methods are used in research by participating in ship operations. The results of the analysis of engine watchkeeping activities on the Express Bahari 1F ship show that the engine watchkeeping activities on the ship are in accordance with STCW. Engine room watch keeping activities are carried out by The Chief Engineer, second engineer, third engineer, and 1 oiler with a good division of work and rest time.
Analisis Pengaruh Kecepatan Putaran Mesin Induk Terhadap Temperatur Air Pendingin Dalam Mendukung Kinerja Pada Kapal Arkona Nugraha, I Made Aditya; Luthfiani, Febi; Rundi, Sandi Karipi
JURNAL MEGAPTERA Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v2i1.12983

Abstract

Dalam mendukung pelayanan pelayaran di Nusa Tenggara Timur khususnya untuk penyeberangan Adonara dan Larantuka, Kapal Arkona harus didukung dengan mesin induk dengan sistem pendingin yang baik. Peranan sistem pendingin mesin induk ini sangat penting. Kinerja dari sistem pendingin ini dapat dilihat dari proses mensirkulasikan panas dari mesin ke media pendingin dengan temperatur yang sesuai. Metode deskriptif analitik dipergunakan dalam mendukung kegiatan penelitian ini, didukung dengan observasi, wawancara, Uji Distribusi Frekuensi, dan Uji Friedman. Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kecepatan putaran mesin induk dan temperatur air pendingin pada Kapal Arkona. Semakin besar putaran mesin induk, maka semakin naik suhu air pendingin. Hasil Uji Friedman dengan melakukan enam kali pengukuran didapatkan juga hasil bahwa dari seluruh parameter tidak ditemukan hasil yang berbeda pada seluruh hasil pengukuran, dengan nilai p>0,05. Berdasarkan data ini dapat dinyatakan bahwa temperatur air pendingin pada masih berada pada batas normal. Untuk menjaga kinerja sistem pendingin pada Kapal Arkona dapat dilakukan perawatan dengan cara mengontrol air pendingin pada tangki, pemeriksaan sirkulasi air pendingin, menjaga pompa air laut dari karatan, membersihkan filter atau saringan dari kotoran-kotoran, dan menjaga pompa air tawar dari kotoran.In supporting shipping services in East Nusa Tenggara, especially for crossings between the Adorana and Larantuka Regions, the Arkona Ship must be supported by a main engine with a good cooling system. The role of the main engine cooling system is very important. The performance of this cooling system can be seen from the process of circulating heat from the engine to the cooling medium at the appropriate temperature. The analytical descriptive method was used to support this research activity, supported by observation, interviews, Frequency Distribution Test, and Friedman Test. The results show that there is a relationship between the main engine rotation speed and the cooling water temperature on the Arkona Ship. The greater the rotation of the main engine, the higher the temperature of the cooling water. The results of the Friedman test by carrying out six measurements also showed that all parameters found no different results in all measurement results, with a value of p> 0.05. Based on these data it can be stated that the cooling water temperature is still within normal limits. To maintain the performance of the cooling system on the Arkona Ship, maintenance can be carried out by controlling the cooling water in the tank, checking the cooling water circulation, keeping the sea water pump from rusting, cleaning the filter or filters from dirt, and keeping the fresh water pump from dirt.
Preventive Maintenance pada Sistem Pendingin Mesin Induk di Kapal Layar Motor Arimby Luthfiani, Febi; Nugraha, I Made Aditya; Ilham, Muhammad
JURNAL MEGAPTERA Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Megaptera (JMTR)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jmtr.v1i1.11830

Abstract

Preventive maintenance pada sistem mesin pendingin pada Kapal Arimby sangat memegang peranan penting. Kegiatan perawatan tidak dapat dikesampingkan karena apabila dalam proses kerja suatu mesin mengalami kerusakan dan tidak mengalami perawatan maka akan menjadi rusak secara perlahan. Oleh karena itu perawatan sistem pendingin mutlak diperlukan. Sistem pendingin yang tidak bekerja dengan baik dipastikan bahwa sistem tersebut mengalami kerusakan dan akan menghambat proses kerja dari mesin utama kapal. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan kerugian yang dialami oleh pemilik kapal secara teknik maupun ekonomis. Penelitian ini dilakukan selama empat bulan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara kepada lima responden. Hasil kegiatan preventive maintenance pada Kapal Arimby dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu perawatan harian dan perawatan bulanan. Pada perawatan harian dilakukan pengecekan air tawar dan perawatan bulanan dilakukan pengecekan pada sea chest, sea water pump, coller, keran air, dan pipa/selang.Preventive maintenance of the cooling system on the Arimby Ship plays an important role. Maintenance activities cannot be ruled out because if in the work process a machine is damaged and does not undergo maintenance, it will become damaged slowly. Therefore, maintenance of the cooling system is essential. A cooling system that does not work properly is certain that the system is damaged and will hinder the work process of the ship's main engine. This of course will result in losses experienced by ship owners technically and economically. This research was conducted for four months using the method of observation and interviews with five respondents. The results of preventive maintenance activities on Arimby Ships can be carried out in two ways, namely daily maintenance and monthly maintenance. In daily maintenance, fresh water checks are carried out and monthly maintenance is carried out on sea chests, sea water pumps, coolers, water faucets, and pipes
Co-Authors A A Gede Bagus Ariana A A Gede Bagus Ariana Agus Mahardiananta, I Made Alan Frendy Koropitan Ali, Mukhlis Anik Kusmiatun Anis Khairunnisa, Anis Ariana, Anak Agung Gde Bagus Arimbawa, Putu Aries Ridhana Arimbawa, Putu Aries Ridhana Cesrany, Mahaldika Dewa Ngakan Gde Tisna Prayoga DIAH AYU SATYARI UTAMI Diah Ayu Satyari Utami Febi Luthfiani Febi Luthfiani Febi Luthfiani Febi Luthfiani, Febi Febrianti, Desy Frengky Yeremias Malelak Grangsang Sotyaramadhani Grangsang Sotyaramadhani Grangsang Sotyaramadhani HARIANTO, WAWAN Hariyadi, Dimas Rizky I Dewa Putu Gede Wiyata Putra I Gede Adnyana I Gede Sura Adnyana I Gusti Ayu Budiadnyani I Gusti Made Ngurah Desnanjaya I Komang Arya Ganda Wiguna I Komang Arya Ganda Wiguna I Komang Arya Ganda Wiguna I Made Urip Sumaharja I N Satya Kumara I Nyoman Saputra Wahyu Wijaya I Nyoman Setiawan I Wayan Dani Pranata I Wayan Dani Pranata Ida Ayu Dwi Giriantari Idrus, Muhamad Amril Ika Astiana Ilham Ilham Jhon Septin M. Siregar Jhon Septin Mourisdo Siregar Juniarta, I Nyoman Kadek Listuayu Kaminton Tambunan Kaminton Tambunan Lebrina Ivantry Boikh Made Puji Dwicaksana Mahajaya, Nyoman Sarasuartha Malelak, Frengky Yeremias Marcus Samusamu Marcus Samusamu medal lintas perceka Muhamad Amril Idrus Muhammad Ilham Ni Putu Dian Kusuma Ni Putu Rahayu Artini Panjaitan, Fenny Crista A Panjaitan, Fenny Crista Anastasia Poy, Maria Delastrada Pramana, Putu Indra Pt Aries Ridhana Putra, Febryan Arya Putu Agus Mahadi Putra Putu Aries Ridhana Arimbawa Putu Indra Pramana Rajab, Resky Amalia Rasdam Rasdam Rasdam Rasdam Reganata, Gde Palguna Resti Nurmala Dewi Robert Martinus Runa Taopan Rundi, Sandi Karipi Samanta, Pinky Natalia Samsul Hadi Serihollo, Lukas G. G Siahaan, Irandha C. M. Siregar, Jhon Septin Maourisdo SUDARMONO SUDARMONO Tambunan, Kaminton Tjokorda Bagus Putra Marhaendra Utari, Siluh Putu Sri Dia Was, Yosep Sulistio Wawan Harianto Wayan Gede Suka Parwita We, Jendri Widagdo, Aris Wulang, Jemson Domu Yosep Sulistio Was Zainal Usman