Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

SCAFFOLDING MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Purna Bayu Nugroho
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 2, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.088 KB) | DOI: 10.24269/js.v2i1.500

Abstract

Berpikir kritis merupakan merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh siswa. Namun fakta saat ini menunjukkan bahwa ditemukannya kemampuan berpikir kritis siswa yang rendah terlihat dari kualitas pertanyaan dan jawaban siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung. Scaffolding merupakan salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran matematika. scaffolding terdiri dari environtment provisions, explaining, reviewing dan restructuring, serta development conceptual thinking. Beberapa teknik scaffolding yang dapat digunakan adalah (1) memodelkan perilaku tertentu (modeling of desired behaviors), menyajikan penjelasan (offering explanations), mengundang partisipasi siswa (inviting student participation), verifikasi dan klarifikasi pemahaman siswa (verifying and clarifying student understandings), dan mengajak siswa memberikan petunjuk/kunci (inviting students to contribute clues); (2) scaffolding dengan menekankan pada penggunaan pertanyaan Socratik dan pertanyaan open-ended. Keyword: Berpikir Kritis, Scaffolding dan Pembelajaran Matematika.
INVESTIGASI KEMAMPUAN NUMERASI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA Hasan Basri; Bambang Kurnadi; Syarifuddin; Chairul Fajar Tafriliyanto; Purna Bayu Nugroho
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 tahun 2021
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.006 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v4i2.1318

Abstract

Mahasiswa calon guru matematika dituntut untuk memiliki kemampuan numerasi yang baik karena kemampuan ini dibutuhkan dalam semua aspek kehidupan, baik di rumah, pekerjaan maupun masyarakat. Namun demikian kajian atau penelitian terkait kemampuan numerasi guru masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi mahasiswa calon guru matematika. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa prodi pendidikan matematika Universitas Madura dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Instrumen pada penelitian ini dibuat dalam bentuk google form terkait data sebaran covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru belum memiliki kemampuan numerasi yang baik hal ini didukung oleh hasil temuan bahwa belum ada satupun calon mahasiswa yang mampu menunjukkan bahwa data yang diberikan merupakan data yang tidak valid.
PROGRAM ZONPETSI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR ANAK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DUSUN MARGAJAYA Purna Bayu Nugroho
ABDIMAS DEWANTARA Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v4i2.9788

Abstract

This program aims to increase the learning motivation of children in Margajaya Hamlet during the Covid-19 pandemic. The method of implementing this Zonpetsi activity is face-to-face assistance like private lessons and face-to-face learning as in class by showing animated learning videos to children in Margajaya Village. This activity took place from 10 August to 7 September 2020. The result of this activity was an increase in children's learning motivation in Margajaya Hamlet.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL GURU SMP MUHAMMADIYAH 1 KOTABUMI DALAM PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN Purna Bayu Nugroho; Khusnul Khotimah; Feby Musti Ariska; Darwanto
Jurnal Pemantik Vol. 2 No. 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.25 KB) | DOI: 10.56587/pemantik.v2i1.31

Abstract

An educator needs to continue to develop their potential in order to support improving the quality of students in schools. One of the self-potential development activities is to participate in training activities and the development of learning videos. This activity is carried out with the aim of providing experience to teachers in training activities and assisting in making learning videos. The participants in this activity were all teachers at SMP Muhammadiyah 1 Kotabumi, North Lampung. The implementation of this activity is carried out in three stages, namely planning, implementation and evaluation. At the planning stage, the team conducts cooperation, conducts preliminary studies, and develops concepts. At the implementation stage, the team conducted training and mentoring for teachers about making learning videos. At the evaluation stage, the team evaluates the series of activities that have been carried out by conducting interviews with training participants and mentoring. This service activity was carried out from 03 August 2021 to 28 September 2021. The results of this activity were obtained in the form of 3 (three) learning videos
PENALARAN INDUKTIF SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KETERBAGIAN BILANGAN BULAT Barep Yohanes; Puguh Darmawan; Purna Bayu Nugroho
SIGMA Vol 8, No 2 (2023): SIGMA
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/sigma.v8i2.1735

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan aspek proses dan aspek isi pada penalaran induktif siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan masalah keterbagian bilangan bulat. Penelitian dilakukan dengan lima subjek siswa SD Negeri 3 Buluagung. Peneliti merupakan instrument utama dan Instrumen pendukung berupa masalah keterbagian, catatan peneliti, dan foto hasil jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek perlu memahami masalah dengan benar, mengkomunikasikan pendapat, dan merasa menemukan. Subjek penelitian juga dapat menyimpulkan bahwa bilangan yang habis dibagi dua adalah bilangan genap dan bilangan yang memiliki angka terakhir dua. Kesimpulan penelitian ini adalah dalam penalaran induktif subjek mengalami proses pembuktian yang berupa memahami masalah dengan benar, perlu mengkomunikasikan pendapat secara bebas, dan kepercayaan bahwa subjek yang menemukan. Penalaran induktif berikutnya yaitu subjek mengalami aspek isi yang berupa temuan bahwa bilangan yang habis dibagi dua adalah bilangan genap atau bilangan yang mempunyai angka terakhir dua. Temuan lain yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut perihal adanya recency positif dalam kegiatan penalaran induktif.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN MASALAH BERBANTUAN ADOBE CAPTIVATE MATERI MATRIKS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) 3 KOTABUMI Nisa Umi Rahmawati; Purna Bayu Nugroho; Karsoni Berta Dinata
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v3i1.7689

Abstract

Background. Technological advances and developments in the modern era like today are creating new mindsets and patterns of behavior in society. This also affects development in the field of education. Many studies have been carried out but only focus on utilization. Research Methods This research is a Research and Development (R&D) study which aims to develop problem-solving based learning videos. Data analysis in this study used descriptive analysis where the validation results were the quality of the development results. Research Results The results of the final assessment by material experts were 77.5% and with the criteria of "decent, no need for revision". The results of the media expert's assessment are 90% and have received the title "very decent, no need for revision". Assessment by linguists received the title "proper, no need for revision" by obtaining a score of 73.3%. The last assessment was carried out by educational practitioners, the results of the assessment given were 84% and received the title "very decent, no need for revision". The contribution of this research adds to the research contribution in the field of learning video development.   Latar belakang. Kemajuan dan perkembangan teknologi pada era modern seperti saat ini menciptakan pola pikir dan pola perilaku yang baru di masyarakat. Hal tersebut juga mempengaruhi pengembangan dalam bidang pendidikan. Banyak penelitian sudah dilakukan namun hanya berfokus pada pemanfaatan. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan Penelitian Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbasis pemecahan masalah. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dimana hasil validasi merupakan kualitas dari hasil pengembangan. Hasil Peneltian Hasil penilaian akhir oleh ali materi 77,5% dan dengan kriteria “layak, tidak perlu revisi”. Hasil penilaian ahli media 90% dan sudah mendapat predikat “sangat layak, tidak perlu revisi”.  Penilaian oleh ahli bahasa mendapatkan predikat “layak, tidak perlu revisi’’ dengan memperoleh nilai 73.3%. Penilaian terakhir dilakukan oleh praktisi pendidikan, hasil penilaian yang diberikan yaitu84%dan mendapat predikat “sangat layak, tidak perlu revisi”. Kontribusi Penelitian ini menambah kontribusi penetian dibidang pengembangan video pembelajaran. 
Potensi Kesulitan-Kesulitan Yang Dihadapi Siswa SMK Saat Menyelesaikan Masalah Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel: Studi Eksploratif Desi Aprianti; Purna Bayu Nugroho; Venty Meilasari
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8898

Abstract

This study aims to determine the difficulties of concepts and principles experienced by students in solving story problems of a system of linear equations of two variables for class X at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi and the factors that cause students to experience these difficulties. The method used in this research is descriptive method in the form of case studies. The subjects used in this study were several students of class X. The tool used was a written test in the form of an essay. From the analysis of the data it is known that the difficulties and factors that cause the difficulties experienced by students. Difficulty eg variable terms, difficulty changing story problems into mathematical sentences, difficulty performing operations with elimination and substitution methods, difficulty operating subtraction and addition, difficulty changing variable replacement values into question sentences. Factors causing difficulties were lack of mastery of SPLDV material, lack of accuracy when working on questions, and not mastering SPLDV concepts and principles.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan konsep dan prinsip yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dan faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa siswa kelas X. Alat yang digunakan adalah ialah tes tertulis yang berbentuk essai. Dari analisis data diketahui kesulitan dan faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa. Kesulitan memisalkan istilah variabel, kesulitan mengubah soal cerita kedalam kalimat matematika, kesulitan melakukan operasi dengan metode eliminasi dan substitusi, kesulitan mengoprasikan pengurangan dan penjumlahan, kesulitan mengubah nilai pengganti variabel ke dalam kalimat pertanyaan. Faktor penyebab kesulitan yakni kurangnya penguasaan materi SPLDV, kurangnya ketelitian saat pengerjaan soal, serta tidak menguasai konsep dan prinsip SPLDV.
The potential difficulties faced by students in learning mathematics in vocational high schools: comparative study of external and internal factors Ferda Yanti; Purna Bayu Nugroho
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i1.8899

Abstract

This study is meant to describe: (a) Difficulty in learning mathematics in eleventh grade, (b) the reasons behind those difficulty faced by the students eleventh grade, (c) Teachers' efforts to overcome the difficulties of learning mathematics in eleventh grade, (d) Large The level of difficulty in learning mathematics experienced by eleventh graders. This type of research is a type of qualitative research. Difficulties experienced by students are difficulty understanding concepts, difficulties in skills, and difficulties in solving problems Data collection methods used were interview and test methods. Research shows that: (1) Difficulty understanding concepts, difficulties in skills, and difficulties in solving problems. (2) The causes of those difficulty in learning comes from social, emotional, and intellectual of students themselves. (3) Teacher's efforts to overcome learning difficulties by holding remedial. (4) The level of learning difficulties of students included in the category is very difficult. It is hoped that the teacher can overcome student learning difficulties. So that students' difficulties in learning mathematics are slightly overcome.   Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) Kesulitan belajar matematika di kelas XI, (b) alasan kesulitan yang dihadapi siswa kelas XI, (c) Upaya guru mengatasi kesulitan belajar matematika di kelas XI, (d) Besar Tingkat kesulitan belajar matematika yang dialami siswa kelas XI. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Kesulitan yang dialami siswa adalah kesulitan memahami konsep, kesulitan keterampilan, dan kesulitan menyelesaikan masalah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara dan tes. Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam keterampilan, dan kesulitan dalam memecahkan masalah. (2) Penyebab kesulitan belajar tersebut berasal dari faktor sosial, emosional, dan intelektual siswa itu sendiri. (3) Upaya guru mengatasi kesulitan belajar dengan mengadakan remedial. (4) Tingkat kesulitan belajar siswa termasuk dalam kategori sangat sulit. Diharapkan guru dapat mengatasi kesulitan belajar siswa. Sehingga kesulitan siswa dalam belajar matematika sedikit teratasi.
Eksplorasi Hambatan-hambatan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Program Linear di Sekolah Menengah Kejuruan Joko Andono; Purna Bayu Nugroho; Ratih Handayani
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8900

Abstract

This study aims to identify the difficulties of class X students at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi in studying Mathematics on Linear Programming material. The type and approach in this research is a descriptive research type with a qualitative approach. The data collection techniques in this study were tests, observations, questionnaires, while data processing used the percentage formula P = f/n x 100%. From the results of the research it can be concluded that the difficulties of students in class X SMK Muhammadiyah Kotabumi in Linear Program material are the lack of understanding of students in understanding the concept of Linear Programming, often using the wrong formula and still confused in making a mathematical model, also the teacher's habits in learning mathematics in a way , just take notes on the blackboard, then students lack the desire to complete the sample questions given by the teacher. So that it can be concluded that the hypothesis is proven true that there are learning difficulties in mathematics in the Linear Program material for class X students of SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dalam mempelajari mata pelajaran Matematika pada materi Program Linear.  Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi, angket, sedangkan untuk pengolahan data mengunakan rumus persentase P = f/n x 100 %. Dari hasil penelitiaan di dapat kesimpulan bahwa kesulitan siswa dalam kelas X SMK Muhammadiyah Kotabumi dalam materi Program Linear adalah kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep Program Linear, sering salah menggunakan rumus dan masih bingung dalam membuat suatu model matematika, juga kebiasaan guru dalam belajar matematika dengan cara, mencatat saja di papan tulis, kemudian siswa kurang keinginannya dalam menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru. Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa hipotesisnya terbukti benarbahwa adanya kesulitan belajar dalam pelajaran matematika pada materi Program Linear siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.
Analisis Proses Konstruksi Jawaban Siswa Pada Pemecahan Masalah Transformasi Geometri Di Tinjau Berdasarkan Gender Putri Nur Aini; Purna Bayu Nugroho
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.1125

Abstract

Proses asimilasi dan akomodasi berperan penting dalam proses konstruksi jawaban pada pemecahan masalah,namun sering ditemukan bahwa siswa dalam mengkonstruksi jawaban masih sering mengalami keraguan dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Di Indonesia sebelumnya sudah terdapat beberapa peneliti yang meneliti berhubungan dengan proses konstruksi dalam pemecahan masalah, namun masih jarang peneliti yang mengaitkan jenis kelaminnya. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk mengetahui konstruksi jawaban murid pria dan murid wanita saat memecahkan masalah transformasi geometri. Kami menggunakan metode penelitian yang menerapkan pendekatan kualitatif. Subjek yang dilibatkan adalah murid kelas XI SMA Negeri 2 Kotabumi dengan menggunakan instrumen tes dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui uji coba dan sesi wawancara, dengan penerapan teknik analisis data yang merujuk pada metode yang dikembangkan oleh Miles & Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara proses konstruksi siswa perempuan dengan proses konstruksi siswa laki-laki pada tahap yang kedua dan ketiga, yaitu merencanakan penyelesaian dan melaksanakan rencana penyelesaian