p-Index From 2021 - 2026
11.796
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SISTEM INFORMASI Jurnal Simetris TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Jurnal Teknologi Jurnal sistem informasi, Teknologi informasi dan komputer Jurnal Transformatika CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Jurnal CoreIT JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) Applied Information System and Management JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) Jurnal ULTIMATICS Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi JSiI (Jurnal Sistem Informasi) Kosmik Hukum INFOMATEK: Jurnal Informatika, Manajemen dan Teknologi Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar Technologia: Jurnal Ilmiah Jurnal Tata Kelola dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi JURSIMA (Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen) Jurnal Ilmu Teknik dan Komputer TIN: TERAPAN INFORMATIKA NUSANTARA JOURNAL OF BUSINESS AND ECONOMICS RESEARCH (JBE) Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Jurnal Ekonomi Jurnal Saintekom : Sains, Teknologi, Komputer dan Manajemen JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Jurnal Teknologi Sistem Informasi Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi Indonesian Journal of Information Technology and Computing (IMAGING) Digital Transformation Technology (Digitech) Jurnal Manajemen Informatika & Teknologi JURSIMA International Journal of Enterprise Modelling Journal of Data Mining and Information Systems JRIIN :Jurnal Riset Informatika dan Inovasi TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Journal of Information Systems Management and Digital Business Jurnal Ilmiah Research Student Jurnal Sains Student Research GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP Jurnal Sistem Informasi dan Manajemen JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital Jurnal Ilmiah Nusantara Jurnal Riset Teknik Komputer Journal of Data Analytics, Information, and Computer Science (JDAICS) Jurnal Riset Sistem Informasi Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Modem : Jurnal Informatika dan Sains Teknologi Repeater: Publikasi Teknik Informatika dan Jaringan Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Polygon: Jurnal Ilmu Komputer dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Ilmiah Multidisiplin Sistematis Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Ilmiah Bisnis Digital Scripta Technica: Journal of Engineering and Applied Technology Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Inventa: Journal of Science, Technology, and Innovation Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis IHSAN: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Islam Global Advances in Science, Engineering & Technology (GASET) Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Perangkat Lunak Journal of Informatics, Intelligent Technology, Cybersecurity, and Software (JIITeCS)
Claim Missing Document
Check
Articles

TANTANGAN ETIS DALAM PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Dery Athallah Afif; Annisa Tasya Ferina; Akmal Fahmi; Muhammad Ulil Albab; Evy Nurmiati
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v6i3.3570

Abstract

Jejaring sosial telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari di era digital saat ini, menawarkan banyak manfaat, namun juga menimbulkan berbagai tantangan etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan-tantangan etis utama dalam penggunaan jejaring sosial, termasuk privasi dan keamanan data, penyebaran informasi yang menyesatkan, cyberbullying, kecanduan sosial media, dan pengaruh algoritma. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan PRISMA (Preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses), yang mencakup tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan etis ini memerlukan solusi yang melibatkan peningkatan kesadaran dan pendidikan, pengaturan dan kebijakan yang lebih ketat, pengembangan teknologi anti-cyberbullying, promosi keseimbangan penggunaan sosial media, dan penyempurnaan algoritma untuk diversifikasi informasi. Dengan pendekatan yang holistik dan kolaboratif, tantangan etis dalam penggunaan jejaring sosial dapat diminimalkan, menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan etis bagi semua pengguna.
OPTIMALISASI E-CRM PADA STARTUP DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN RETENSI PELANGGAN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Evy Nurmiati; Ainun Nashikha
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v7i2.4126

Abstract

Startup digital menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan yang semakin ketat. Oleh karena itu, Electronic Customer Relationship Management (E-CRM) menjadi strategi yang penting dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mengotomatisasi layanan, menganalisis perilaku pelanggan, dan memberikan layanan yang lebih personal. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan panduan PRISMA 2009, dengan menganalisis 10 artikel terpilih dari 200 publikasi yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025, yang membahas E-CRM, startup digital, dan retensi pelanggan. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya terhadap startup digital yang meskipun terbatas sumber daya, tetap memerlukan solusi teknologi efisien untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas E-CRM dipengaruhi oleh faktor personalisasi layanan, otomatisasi dan responsivitas, analisis data pelanggan, keamanan informasi, serta komunikasi multi-channel. Penerapan strategi berbasis kecerdasan buatan (AI), data real-time, dan pendekatan omnichannel terbukti mampu meningkatkan loyalitas pelanggan sekaligus menurunkan tingkat churn.
RANCANG BANGUN WEB FORMULIR BERBASIS MACHINE LEARNING DI PT TRIMEGAH ASSET MANAGEMENT Evy Nurmiati; Muhammad Zikri Pasa
JURNAL PERANGKAT LUNAK Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Perangkat Lunak
Publisher : Indragiri Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jupel.v8i1.5051

Abstract

Kebutuhan akan integritas data merupakan pilar fundamental dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Namun, proses pendataan nasabah di banyak perusahaan yang masih mengandalkan entri data manual sangat rentan terhadap kesalahan manusia (human error), khususnya di PT. Trimegah Asset Management. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membangun sebuah web formulir pendataan nasabah berbasis machine learning untuk memvalidasi data nasabah, khususnya data alamat. Metode yang digunakan adalah pengembangan model machine learning (ML) menggunakan algoritma Random Forest dan integrasi antara model ML dengan sistem yang dibangun menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) menggunakan Flask API. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model machine learning yang dibangun memiliki akurasi data sebesar 97%, mampu terintegrasi dengan sistem yang dibangun. Sistem tersebut mampu mengotomatisasi verifikasi data serta meningkatkan validitas entry data.
Pengujian tingkat kegunaan fitur advanced search Google Scholar dengan pendekatan system usability scale Hazri Agung Endarya; Evy Nurmiati
Journal of Informatics, Intelligent Technology, Cybersecurity, and Software (JIITeCS) Vol. 1 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67618/jiitecs.v1i2.35

Abstract

Fitur Advanced Search Google Scholar yang digunakan oleh mahasiswa dan peneliti saat ini dinilai masih kurang intuitif dan minim panduan penggunaan. Fitur pencarian lanjutan memerlukan tampilan yang lebih konsisten serta opsi filter yang lebih mudah dipahami oleh pengguna pemula. Sebelum dapat dikatakan memenuhi standar kemudahan penggunaan, perlu dilakukan evaluasi terhadap fitur pencarian lanjutan pada platform Google Scholar. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi usability fitur Advanced Search Google Scholar menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Evaluasi dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 10 responden mahasiswa aktif Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata sebesar 66,25 dan masuk dalam kategori Marginal (C) dengan predikat "OK", berada di bawah rata-rata industri sebesar 68. Mengacu pada hasil kuesioner, sebagian responden masih mengalami kesulitan dalam menggunakan fitur filter lanjutan dan menilai antarmuka kurang konsisten, sehingga diperlukan perbaikan pada aspek onboarding dan keterbacaan antarmuka agar fitur Advanced Search dapat lebih mudah diakses oleh seluruh kalangan pengguna akademik.
ANALISIS KOMPARATIF STANDAR PROFESI GLOBAL DALAM PENGEMBANGAN ANTARMUKA Destiarum Gaya Wati; Evy Nurmiati
Jurnal Riset Teknik Komputer Vol. 3 No. 2 (2026): Juni : Jurnal Riset Teknik Komputer (JURTIKOM)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/q5x91837

Abstract

The rapid advancement in human-computer interaction demands rigorous professional standardization to ensure the quality and ethics of interface development globally. This study aims to conduct a comparative analysis of global professional standards, with a primary focus on ISO 9241-110 and the rapidly evolving artificial intelligence (AI) interaction guidelines between 2020 and 2025. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, this research evaluates relevant literature to identify convergences and divergences between conventional interface design principles and the requirements of modern adaptive interaction. The analysis results indicate that while classical ergonomic principles remain the core foundation, there is a significant shift toward more flexible standards in handling Human-AI interaction. These findings provide insights for information system practitioners and developers in adopting international standards appropriate to the current technological context. In conclusion, the integration between traditional ISO standards and the latest AI guidelines is essential to create interfaces that are not only user-friendly but also professionally accountable.
Analysis of Technical Competency Degradation Risks in Developers Due to AI Code Assistant Usage: A Systematic Literature Review Dandy Trisniprya Mardiecka; Evy Nurmiati
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.10626

Abstract

Adopsi luas AI code assistant seperti GitHub Copilot, ChatGPT, dan Amazon CodeWhisperer telah mentransformasi alur kerja pengembangan perangkat lunak secara signifikan. Meskipun alat-alat ini menawarkan peningkatan produktivitas yang terdokumentasi, termasuk penyelesaian tugas hingga 55% lebih cepat, penggunaannya yang tidak kritis menimbulkan risiko serius terhadap kompetensi teknis developer yang masih kurang dikaji dalam literatur. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko degradasi kompetensi teknis developer akibat penggunaan AI code assistant melalui tinjauan kepustakaan sistematis. Literatur dikumpulkan dari ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar dalam rentang 2020–2026, diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, dan dianalisis secara tematik. Temuan mengidentifikasi empat bentuk utama degradasi kompetensi: (1) deskilling, yaitu erosi kemampuan teknis fundamental akibat delegasi kognitif berulang kepada AI; (2) cognitive passivity, kondisi developer berhenti melakukan penalaran algoritmik aktif terutama dalam mode eksplorasi; (3) silent unlearning, hilangnya kompetensi secara diam-diam terutama pada developer berpengalaman; dan (4) misleading sense of competence, ilusi kompetensi akibat keberhasilan menghasilkan kode dengan bantuan AI. Risiko ini dipengaruhi oleh lima faktor: tingkat pengalaman developer, mode penggunaan AI, skala dan kompleksitas proyek, praktik verifikasi output, serta ketersediaan pelatihan formal. Temuan juga menunjukkan bahwa degradasi kompetensi bukan sekadar masalah teknis, melainkan berimplikasi pada pelanggaran standar etika profesi yang ditetapkan ACM dan IEEE. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI code assistant harus diadopsi secara kritis dan reflektif demi menjaga kompetensi teknis dan tanggung jawab profesional.
Analisis Etika Penyebaran Hoaks di Media Sosial dalam Perspektif Teknologi Informasi Amany Rafa Lihardi; Evy Nurmiati; Elvi Fetrina
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v4i2.892

Abstract

The development of information technology and social media has accelerated the spread of information in society. However, this convenience has also increased the spread of hoaxes and misinformation in digital spaces. The rapid circulation of unverified information may trigger social conflict, reduce public trust, and influence users’ psychological conditions. This study aims to analyze the spread of hoaxes on social media from the perspective of information technology ethics. The research employed a descriptive qualitative method with a literature review approach by collecting data from scientific journals, proceedings, books, and other relevant academic sources related to hoaxes, misinformation, digital literacy, and social media ethics. Data were analyzed using content analysis techniques to identify the causes, impacts, and prevention efforts related to the spread of hoaxes on social media. The findings indicate that low digital literacy, cognitive bias, Fear of Missing Out (FOMO), and social media algorithms are the main factors contributing to the spread of misinformation in digital environments. In addition, recommendation systems on social media strengthen echo chamber and filter bubble phenomena, making users more vulnerable to unverified information. From the perspective of information technology ethics, spreading hoaxes contradicts the principles of honesty, responsibility, and truthfulness in digital communication. Therefore, improving digital literacy, critical thinking skills, and ethical awareness in social media use is necessary to create a healthier and more responsible digital environment.
Co-Authors A'ang Subiyakto A'ang Subiyakto A, Alif Salsabila Aang Subiyakto Abd. Rahman Ahlan Adib Fahri Kafabih Adrian Edenito affan muzhaffar Ainun Nashikha Ainun Nashikha Akbar Riski Riski Akmal Fahmi Alghifari, Abizar Amany Rafa Lihardi Anggraini, Muthia Annisa Tasya Ferina Ari Lathifah Arief, Syifa Fauziyah Arjuna Ragil Putera Audrey Andya Azzahra Audry Ruliana Calista Azizah Nurfauziah Yusril Azizah, Hafidh Bayu Waspodo Bayu Wicaksono Choriah Choriah Cut Aja Anis Layyinna Damayanti, Elok Dandy Trisniprya Mardiecka Dery Athallah Afif Destiarum Gaya Wati Dinda Naurah Aidil Nafilah Dio Rendra Rinanto Ditha Septiandani Ditha Septiandani Eliana Saputri Elvi Fetrina Faiz Rizki Saputra Faiz Rizki Saputra Faiz Rizki Saputra Faiz Rizki Saputra, Faiz Rizki Saputra Farid Albaraka Ferina, Annisa Tasya Fetrina, Elvy Hana Rahmaniah Sabila Hazri Agung Endarya Huda, Muhammad Qomarul Hudaya, Fahmi Ikhsan, Muhammad Fathan Nur Iqbal Hussain Alamyar Jihaan Adzanishaafiya Anwar Jihan Fadhilah Kamil, Musthafa Khalida, Rahma Komarudin Komarudin Lanang Patih Sadelih Lathifah, Ari Layyinna, Cut Aja Anis Lulu Kamila Susanto Luthfi Herianda Putra M. Irfan Bahtiar Matilda Magren, Sahira Ayla Mauludin, Bintang Fajar Meinarini Catur Utami Mira Kartiwi Muhamad Azvar Al Hasan Muhamad Farid Muhamad Miftahul Husna Muhamad Nazry Khoiry Muhammad Adha Darojat Muhammad Aulia Addinul Haq Muhammad Faiqul Umam Dzunnuroeni Muhammad Faiz Aqeel Muhammad Fasya Palevi Muhammad Fathi Azzumar Muhammad Fathir Rizki Muhammad Qumarul Huda Muhammad Rizki Hariyanto Muhammad Sharhan Khatami Muhammad Shidqa Irahman Muhammad Ulil Albab Muhammad Zaky Himawan muhammad zaky ramadhan Muhammad Zikri Pasa Musthafa Kamil Muthia Anggraini Nabila Raihana Qalby Nadya Lathifah Riady Nashrul Hakiem Nida’ul Hasanati Ningsih, Ira Rahayu Nur Anisah Rangkuti Nurindah, Arrisa Aprilani Nurzahra, Bevy Annisa Paramita Citra Indah Mulia Pradana, Sadam Alfian R. H. Handayani Raffa Shalsabila Raharja, Muhammad Ridwan Ali Rahman Faruq Alqorni Rahmandri, Ananda Ramdhani, Syahrul Rayhan, Muhammad Shaquille Reza Hikmatulloh Reza Hikmatulloh Riyan Ainur Rahman Rizki Aji Mahardika Rizki Aji Mahardika Rizki Fauzan, Rizki Rizqi, Fathiyah Nur Rochiandani, Anasthasia Rizky Rony, Zahara Tussoleha Sadam Alfian Pradana Salsabila Nursalima Sangsawang, Thosporn Saputri, Eliana Sarah Fajriah Rahmah Sari, Widiya Permata Saskia Intania Putri Sumarsono Septianudin Septianudin Septianudin, Septianudin Shidiqi Fathir Rakhman Shidqa Irahman, Muhammad Shufa, Aliya Nabila Suci Anugrah Susanto, Lulu Kamila Wahyu Kusuma Putra Winda Yulitasari Yolanda Rizkyta Sari Yudhanta, Satya Yuni Sugiarti, Yuni Yusuf Abdurachman Zahra Azkiya Zahrani Ayu Pratama Putri Zaki Baihaki, TB E Ziezou Claudi Putri Dewi Zulfa Laila Farha