Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pandai Sikek Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Koto, Juliana; Septri; Gemaini, Andri
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) 2025: Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan, Special Edition: KKN Tahun 2025
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.vi.89

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi masyarakat di Nagari Pandai Sikek melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Nagari ini terdiri dari empat jorong, yaitu Jorong Baruah, Jorong Koto Tinggi, Jorong Tanjung, dan Jorong Pagu Pagu, yang memiliki kekayaan alam melimpah. Masyarakat mengandalkan hasil pertanian sayur-sayuran dan kerajinan ukiran kayu sebagai sumber utama penghidupan. Pertanian lokal menjadi penopang kebutuhan sehari-hari sekaligus sumber pendapatan melalui penjualan ke pasar tradisional. Sementara itu, ukiran kayu menjadi produk budaya bernilai tinggi yang dapat dijual sebagai suvenir. Selain sektor pertanian dan kerajinan, keindahan alam Pandai Sikek yang dikelilingi perbukitan dan udara segar memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Program ini berfokus pada penguatan sektor pertanian melalui teknik bercocok tanam sederhana dan pemasaran hasil panen, serta promosi wisata alam melalui media digital untuk memperkenalkan keunikan daerah ini kepada pasar yang lebih luas. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi lokal tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.
Exploration of Factor Analysis Through an Inventory of Psychological Skills for West Sumatra Pencak Silat Athletes Teressa, Fadillah; Nelson, Sonya; Septri, Septri; Gemaini, Andri
International Martial Arts and Culture Journal Vol. 3 No. 1 (2025): International Martial Arts and Culture Journal
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/imacj32019

Abstract

Study Purpose:The problem in this study is that the psychological skills of West Sumatra martial arts athletes are not yet known. The purpose of this study was to explore the psychological skills of martial arts athletes. Exploring means identifying and analyzing various psychological factors more deeply that affect the performance of martial arts athletes. Methods:This type of research is descriptive quantitative using survey methods and data collection techniques in this study are questionnaires. The population in this study was approximately 300 athletes. This sampling technique uses purposive sampling technique with the criteria of athletes who have participated in national championships. So that the sample in this study amounted to 30 martial arts athletes. Consisting of 15 men and 15 women. The data in this study were analyzed with descriptive statistical analysis. Result. The results showed that motivation (30.8) and mental preparation (24.7) were in the high category, indicating that athletes had a strong drive to train and were well prepared for the competition. However, anxiety control was still in the low category (19.8), which indicated that many athletes had difficulty in managing the pressure of competition. Self-confidence (25.7), attention to the team (20.1) and concentration (20.4) were in the medium category, indicating the need for improvement in these aspects for athletes to achieve more optimal performance.
Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Kaki terhadap Kemampuan Shooting Sepakbola PUPUS FC Kabupaten Kepulauan Mentawai Aldimas Jusinisen Asri; Ridho Bahtra; Andri Gemaini; Ahmad Chaeroni
Mutiara Pendidikan dan Olahraga Vol. 2 No. 5 (2025): September: Mutiara Pendidikan dan Olahraga
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mupeno.v2i5.661

Abstract

The purpose of this study is to examine the contribution of leg muscle explosive power and foot-eye coordination to the shooting ability of PUPUS FC football players in the Mentawai Islands Regency. The type of research used is quantitative descriptive. The population in this study were all PUPUS FC players, while the sampling technique used total sampling of 22 people. The tests used in this study were the standing broad jump test, the foot-eye coordination test, and the soccer shooting test. The sample in this study was 22 people. From the results of the tests conducted on PUPUS FC soccer players, the results obtained were that there was a contribution between leg muscle explosive power to soccer shooting results of 12.40% and the remaining 87.60% was influenced by other factors, there was a contribution between foot-eye coordination to soccer shooting results of 2.70% and the remaining 97.30% was influenced by other factors, and there was a contribution of leg muscle explosive power and foot-eye coordination to soccer shooting results of 73.10% and the remaining 26.90% was influenced by other factors. The tests used in this study included the standing broad jump test to assess leg muscle explosive power, the foot-eye coordination test to evaluate the players' coordination, and the soccer shooting test to measure their shooting accuracy and effectiveness. These tests are commonly used in sports science to evaluate physical attributes that directly impact athletic performance. The results obtained from the tests indicate that leg muscle explosive power contributed 12.40% to the soccer shooting performance of the players, with the remaining 87.60% influenced by other factors such as technical skill, tactical awareness, and mental readiness. Additionally, foot-eye coordination accounted for 2.70% of the variation in shooting ability, suggesting that while important, it is not the dominant factor in determining shooting success. The remaining 97.30% of the variation could be attributed to other physical, technical, or psychological factors.
Penerapan Ilmu Pengetahuan Teknologi Dan Identifikasi Bakat Untuk Pelatih Dan Wasit Floorball okilanda, Ardo; Alimuddin; Saputra, Mardepi; Atradinal; Gemaini, Andri
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.111

Abstract

Perkembangan olahraga yang saat ini semakin lebih terarah pada cabang olahraga permainan. Hal ini memberikan kesempatan pada individu untuk dapat berprestasi baik di tingkat nasional dan internasional. Pada kejuaraan di tingkat Asia Oceania, Indonesia telah beberapa kali mengirimkan atletnya pada cabang olahraga Floorball. Olahraga Floorball memiliki karakter khusus yang dapat digemari Masyarakat. Selain itu, olahraga ini menuntut daya tahan tinggi dalam permainannya dan memiliki karakter permainan yang cepat. Floorball adalah olahraga dengan intensitas tinggi sehingga kerap terjadi serang menyerang gawang dalam pertandingan yang berlangsung cukup lama tanpa adanya garis keluar bola. Mengingat Sumatra barat akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Floorball, tim pengabdian Universitas Negeri Padang ingin membuka peluang seluasluasnya bagi setiap indivisu yang berada di Sumatra Barat agar dapat ikut serta dan berpartisipasi aktif sebagai atlet floorball Sumatra Barat. Harapannya adalah adanua kepesertaan tim Sumatra Barat dalam ajang tingkat nasional. Tujuannya adalah menghasilkan pemain floorball tingkat internasional di masa mendatang. Pada tingkat internasional, keberhasilan tim Indonesia yang tertinggi adalah berada pada peringkat 4 Asia Oceania. Hal ini memberikan signal kepada atlet Sumatra Barat membawa Indonesia menjadi juara atau bahkan medali emas sebagai bagian dari suatu kebanggaan untuk Provinsi Sumatra Barat di masa depan. Cabang olahraga Floorball saat ini memiliki telah dipertandingkan pada event eksebisi PON 2024 tentu akan sangat membutuhkan banyak talenta berbakat lagi agar dapat bermain pada level tertinggi nasional di masa mendatang.
NAGARI AIR BANGIS, PASAMAN BARAT: DARI POTENSI MENJADI DAYA TARIK WISATA UNGGULAN BAHARI MELALUI PELATIHAN PEMANDU SNORKELING BAGI KELOMPOK SADAR WISATA SEMBILAN NAGA Pasaribu, Pasaribu; Fedian, Feri; Gemaini, Andri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40376

Abstract

Kabupaten, Pasaman Barat merupakan Kabupaten ke-2 tertinggi penyumbang jumlah penduduk miskin di Sumatera Barat. Pada tahun 2022, angka kemiskinan Pasaman Barat masih tercatat sebesar 6,93 persen setara dengan 32.910 jiwa (BPS 2023). Selain permasalahan angka kemiskinan, angka pengangguran di Pasaman Barat tercatat 13.377 dari 223.000 orang angkatan kerja pada 2022. Beberapa penyebab tingginya angka penggangguran di Pasaman Barat adalah: lapangan kerja yang sedikit dengan tingkat populasi penduduk meningkat, tingkat pendidikan dan lapangan kerja tidak sesuai serta masih kurangnya keterampilan para pencari kerja. Salah satu kecamatan yang memiliki sumberdaya wisata yang potensial untuk dikembangakan sebagai destinasi wisata bahari adalah Kecamatan Sungai Beremas. Kecamatan Sungai Beremas hanya terdiri dari satu Nagari, yaitu Nagari Air Bangis. Nagari ini memiliki luas wilayah yang mencapai 440,48 KM2. Potensi wisata bahari ini belum dimanfaatkan sebagai usaha pariwisata yang dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Masyarakat Nagari Air Bangis masih bekerja pada sektor perikanan dan Perkebunan. Berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat pesisir, khususnya di bidang perekonomian, menjadikan wisata bahari di kawasan pesisir yang mempunyai potensi besar untuk dapat dikembangkan (1). Upaya pemerintah untuk mendongkrak sektor pariwisata sudah dilakukan dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata di Nagari ini, dengan nama Pokdarwis Sembilan Naga Wisata Wisata yang dibentuk sejak tahun 2019. Kelompok Sadar Wisata ini belum banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah khususnya dari Dinas Pariwisata setempat. Pokdarwis belum diberdayakan sebagai pengelola kegiatan pariwisata di Nagari Air Bangis, khususnya wisata bahari yang sangat potensial. Dalam hal pengembangan sumberdaya manusia pariwisata, Pokdarwis Sembilan Naga Wisata Wisata sudah pernah diberikan pelatihan wisata selam (diving), dan sudah menghasilkan 6 (enam) orang penyelam berlisensi A1 (Open Water), dan salah seorang diantaranya sudah memiliki lisensi sebagai pemandu snorkeling. Namun hal ini tidak langsung membuat aktifitas wisata selam seperti snorkeling langsung berkembang. Pengembangan wisata bahari perlu dimulai dengan menberikan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi dibidang wisata selam, khususnya snorkeling yang aktifitasnya mudah untuk dilakukan oleh wisatawan. Anggota pokdarwis yang telah memiliki lisensi A1 (Open Water) maupun yang belum memiliki sertifikasi A1 perlu ditingkatkan kompetensinya menjadi pemandu snorkeling, agar dapat memberikan layanan kepemanduan snorkeling kepada wisatawan yang ingin melaksanakan aktifitas wisata snorkeling di kawasan wisata bahari Air Bangis. Selain itu, alat-alat snorkeling juga belum ada yang dimiliki oleh Pokdarwis Sembilan Naga Wisata Wisata, sehingga wisatawan juga sulit untuk memperoleh jasa penyewaan alat tersebut
The role of physical condition in the smash skills of guidance achievement badminton athletes Novriady Novriady; Nurul Ihsan; Umar Umar; Ahmad Chaeroni; Andri Gemaini
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256570

Abstract

This study examines the direct and indirect effects of arm muscle explosive power, hand-eye coordination, and flexibility on smash ability among badminton players at PB Cahaya Pinang. Using a quantitative approach with path analysis, 14 male athletes were selected as participants. Data was collected through sport-specific tests: the two-hand medicine ball throw for explosive power, a tennis ball throw-and-catch test for hand-eye coordination, shoulder and wrist flexibility tests, and a smash performance test. The results revealed that flexibility had the strongest direct effect on smash ability (p = 0.906), followed by arm muscle explosive power (p = 0.270) and hand-eye coordination (p = 0.264). Flexibility also mediated the effects of arm muscle explosive power (64.4%) and hand-eye coordination (40.8%). Together, these variables accounted for 96.4% of the variance in smash ability, highlighting the integrated role of physical components in badminton performance.
Aktivitas Fisik sebagai Faktor yang Berhubungan dengan Indeks Massa Tubuh pada Mahasiswa Khatimah, Husnul; Ashra, Fauzi; Fransiska, Mellia; Gemaini, Andri
Jurnal Sporta Saintika Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2026
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v11i1.554

Abstract

This study aims to analyze the relationship between physical activity and Body Mass Index (BMI) in students of the Faculty of Sports Science, Padang State University. This study used a quantitative design with a cross-sectional approach involving 140 students as respondents. The variables analyzed included age, BMI, and physical activity level measured using MET-min/week units. Normality test was conducted using Kolmogorov-Smirnov, while relationship and contribution analysis were conducted through correlation and regression tests. Normality test results showed that BMI and physical activity variables were not normally distributed (p < 0.05). Correlation analysis showed a relationship between physical activity and BMI, with the strength of the relationship classified as [weak/moderate], with a significance value of p < 0.05. Regression analysis showed that physical activity contributed [R² %] to the variation in BMI. This finding indicates that although physical activity has a relationship with BMI, other factors outside of physical activity also play a role in determining the anthropometric status of sports students. The results of this study provide an empirical picture of the characteristics of physical activity and BMI in sports students and can be the basis for developing fitness and health monitoring strategies in the University environment.