Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pemanfaatan Whatsapp dalam Meningkatkan Aspek Non Kognisi pada Mahasiswa Jurusan Biologi Herkules, Herkules; Edi, Syahmi; Nusyirwan, Nusyirwan; Akita, Amalia
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i4.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan WhatsApp grup dalam meningkatkan aspek non-kognisi mahasiswa Jurusan Biologi di Universitas Negeri Medan. Aspek non-kognisi yang diukur meliputi konsep diri, etos belajar, motivasi belajar, sikap, dan kreativitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan desain one group pra dan pos tes. Sampel adalah mahasiswa jurusan Biologi yang mengikuti mata kuliah fisiologi tumbuhan yang berjumlah 32 responden. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner dengan Teknik pengumpulan data pengujian sebelum dan sesudah pemberian Intervensi WhatsApp. Analisis data menggunakan uji Wicoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp grup secara signifikan meningkatkan semua aspek non-kognisi yang diukur. Peningkatan yang paling signifikan terlihat pada aspek kreativitas mahasiswa (p=0,001), diikuti oleh sikap (p=0,001) dan etos belajar (p=0,001), konsep diri (p=0,001) dan motivasi belajar (p=0,011). Penelitian ini menyimpulkan bahwa WhatsApp grup adalah alat yang efektif untuk meningkatkan aspek non-kognisi mahasiswa dan dapat digunakan secara lebih luas dalam konteks pendidikan. Dosen perlu dilatih untuk menggunakan WhatsApp grup secara optimal dalam mendukung pembelajaran.
METODE PENINGKATAN KETAHANAN RETAK RESIN POLYESTER DENGAN PENAMBAHAN PROSENTASE VINYL ESTER Nusyirwan, Nusyirwan; Hizhar, Yul; Malik , Adam
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 3 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i3.1436

Abstract

In previous studies, hybrid crash boxes have been developed because it show better energy absorption characteristics. Circular hybrid crash box combine the advantages of low-density of composite with stable deformation of metal provide a potential energy absorption device. Tests were carried out experimentally and iumerically under frontal load. This study aims to determine the energy absorption characteristics of two different configuration of hybrid material compositions using Aluminum Alloy 6063 and T300-epoxy Carbon Fiber composites. Present two typical configurational schemes, namely Al-Ko (i.e. a metal outer tube internally filled with an inner carbon fiber reinforced plastic (CFRP) tube) and Ko-Al (i.e. an outer composite tube internally filled with an inner metal tube). Composite layups arrangement with fiber orientation direction [0,90]10. First, the simulation models were developed and validated by comparing the damage modes and crashworthiness indictors with the dedicated experimental study. Second, the interactive effects of different configuration hybrid tubes were investigated by analyzing the discrepancies in the deformation pattern and internal energy absorption of each material through the validated simulation models. The test results show that the greatest energy absorption occurs in the Al-Ko model of 7401.4 J. This hybrid crash box has an energy absorption value of 11% greater compared to the sum of the energy absorption of aluminum tubes (3746.5 J) and composite tubes (2923.4 J).
Variasi Waktu Dan Sterilisasi Untuk Anggrek Cattelya sp. Sebelum Penanaman In-Vitro Harahap, Fauziyah; Br Bangun, Edmy Febriani; Suriani, Cicik; Edi, Syahmi; Ningsih, Ayu Putri; Nusyirwan, Nusyirwan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8081

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mendapatkan teknik sterilisasi yang terbaik untuk eksplan batang anggrek Cattleya sp. muda. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan YAHDI Perum Pelabuhan Jl. Lambung No. 8 Tanah 600 Medan Marelan. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental laboratorium dalam mencobakan beberapa teknik sterilisasi. Untuk mengetahui teknik sterilisasi yang tepat, penelitian ini menggunakan eksplan lapang anggrek Cattleya Sp. dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dianalisis dan ditabulasi menggunakan parameter penelitian hari terkontaminasi, persentase eksplan yang terkontaminasi, persentase eksplan browning, persentase eksplan yang membengkak, persentase eksplan yang membentuk bakal tunas dan persentase eksplan hidup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 teknik sterilisasi yang optimal dalam sterilisasi eksplan lapang Anggrek Cattleya Sp. yaitu teknik sterilisasi 2 dan 4. Teknik sterilisasi 2 menggunakan zat sterilan deterjen, akuades steril, Tween-20, benomil 50%, agrimicin, NaOCl 15% 10% dan alcohol 70% kemudian teknik sterilisasi 4 dengan zat sterilan Clorox 1,05%, HgCl 0,02% dan akuades steril merupakan teknik sterilisasi yang tersebut. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya tingkat kontaminasi eksplan dan tampaknya spot-spot hijau pada eksplan dimana eksplan akan mengalami pertumbuhan tunas. Faktor-faktor yang menyebabkan kontaminasi pada eksplan Anggrek Cattleya Sp. adalah kurangnya kehati-hatian praktikan pada saat melakukan sterilisasi eksplan lapang, kontaminasi endogenus yang tinggi dan penggunaan zat steril yang kurang tepat
Study of Improved Crack Toughness of Unsaturated Polymers with Rice Husk Fiber and Sago Flour as Strengthening Materials Nusyirwan, Nusyirwan; Hizhar, Yul; Malik, Adam
Jurnal Polimesin Vol 21, No 5 (2023): October
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i5.3375

Abstract

The development of environmentally friendly composites from natural fibers is an absolute thing to do to replace non-degradable synthetic composites. Some of the weaknesses of natural fiber composites are low mechanical strength, ease of cracking, no moisture resistance, and high-temperature resistance. One of the things that has been done is to make a combination of synthetic materials as a matrix derived from unsaturated polyester reinforced with natural fibers from crushed rice husk particles and starch from sago flour which is used to reduce the percentage of synthetic materials to be able to form composites that are easily decomposed. From the research, it was found that the strength of crack resistance could be increased with a mixture of polyester reinforced with rice husk fiber and sago flour, obtaining an increase in crack resistance strength until the addition of rice husk with a percentage of 15%. While increasing the RH content above 15%, the crack strength value decreases due to the saturation of the RH molecules in the UP which is no longer bound to the UP molecules. The highest crack strength values occurred for the addition of the percentage of RH and SS to the UP material with the addition of 5% SS, which obtained a cracking force of 550 N while the strength of pure polyester was only 37 N. This shows that RH and SS materials can bond with UP molecules and some molecules of RH and SS can prevent cross-linking of polyester molecules. Meanwhile, the addition of SS up to 10% decreases the fracture force obtained, indicating that not all of the sago starch can bind to the polyester molecules.
Pelatihan Menggambar Mesin (CAD 3D Modeling Dan CAM) Untuk Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Sumbar Sumiati, Ruzita; Adriansyah, Adriansyah; Nusyirwan, Nusyirwan; Rama, Hilfama; Nasirwan, Nasirwan
JAPEPAM, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): JAPEPAM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan teknologi Computer-Aided Design (CAD) dan Computer-Aided Manufacturing (CAM) merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa Teknik Mesin dalam menghadapi tantangan industri modern yang mengutamakan automasi, presisi, dan efisiensi. Namun, keterbatasan fasilitas laboratorium dan sumber daya manusia di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) menjadi kendala dalam penerapan pembelajaran berbasis CAD dan CAM. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis dalam menggambar mesin menggunakan CAD 3D Modeling dan aplikasi CAM kepada mahasiswa Jurusan Teknik Mesin UM Sumbar, yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Politeknik Negeri Padang (PNP). Pelatihan ini mencakup pemahaman konsep dasar CAD dan CAM, praktik pembuatan model 3D komponen mesin, dan proses integrasi model CAD ke dalam sistem CAM untuk simulasi pemesinan. Metode pelatihan yang diterapkan meliputi pendekatan teori dan praktik langsung di laboratorium Teknik Mesin PNP, yang telah dilengkapi dengan perangkat lunak CAD/CAM serta mesin CNC. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan mahasiswa dalam memodelkan komponen mekanik serta pemahaman mereka terhadap alur kerja CAD-CAM yang terintegrasi. Melalui pelatihan ini, mahasiswa memperoleh keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat mendukung kompetensi profesional mereka di bidang rekayasa desain dan manufaktur. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik di UM Sumbar melalui transfer pengetahuan dan kolaborasi antara perguruan tinggi.
Study on the Flexural Strength of Polyester Composite Beams and Coconut Husk Charcoal Powder nusyirwan, nusyirwan; Fikri, Hayatul
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 15, No 01 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v15i01.23591

Abstract

Polymer materials are being rapidly researched because they have the potential to replace metal materials, offering advantages such as low mass, ease of shaping, and moisture resistance. However, this material still has many disadvantages, including low mechanical strength and easy cracking under impact. Unsaturated polyester is a widely used matrix material for composite materials in the engineering field, such as for vehicle bodies and ship hulls. In this study, the flexural strength of polyester composites reinforced by coconut shell charcoal was studied. From flexural strength testing according to ASTM D 390-92, a tendency to increase flexural strength with the addition of a coconut shell charcoal mixture from 10% to 20% was observed; beyond 20%, the flexural stress decreased. The maximum flexural stress value obtained at a percentage of 20% coconut shell charcoal was 132.43 N/mm². This value can increase the maximum flexural stress of pure polyester, which was only 52.10 N/mm², by 253.35%