Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Kesehatan Tempat Pembuangan Sampah dan Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo: Health Counseling for Waste Disposal Sites and Training on Processing Plastic Waste into Ecobricks in Sidomukti Village, Mootilango District, Gorontalo Regency Nikmatisni Arsad; Herlina Jusuf; Amanda Adityaningrum; Moh. Rivai Nakoe; Tri Nurlaila Mamonto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5758

Abstract

Pembangunan kesehatan dapat meningkatkan kesadaran, dan kemampuan hidup sehat di antara individu, komunitas, sektor swasta, dan pemerintah untuk memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Edukasi kesehatan berupa penyuluhan harus diberikan oleh berbagai pemangku kepentingan, yang dapat dilakukan melalui berbagai metode, untuk menjadikan masyarakat yang mengerti pentingnya kesehatan dan pencegahan penyakit, serta untuk memastikan bahwa pesan-pesan tersebut dipahami dengan jelas dan diterima oleh masyarakat umum. Sehingga, kegiatan pengabdian berupa penyuluhan kesehatan ini dilakukan. Kegiatan ini berupa penyuluhan terkait tempat pembuangan sampah dan pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick di Desa Sidomukti Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk membuat tempat sampah dan membuang sampah pada tempatnya, serta menambah keterampilan masyarakat untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi ecobrick. Setelah kegiatan dilaksanakan, terdapat peningkatan jumlah rumah tangga yang memiliki tempat sampah di halaman rumah, selain itu sudah ada beberapa masyarakat yang mengolah sampah plastik menjadi ecobrick.
Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Pemberdayaan Karang Taruna Berbasis Media Sosial : Early Marriage Prevention Through Social Media-Based Youth Organization Empowerment Ika Wulansari; Nikmatisni Arsad; Cindy Puspita Sari Haji Jafar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i10.6327

Abstract

Pernikahan dini adalah permasalahan sosial yang mendesak di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dan pesisir. Data menunjukkan angka pernikahan usia anak yang tinggi di daerah dengan akses pendidikan terbatas. Artikel ini membahas upaya pencegahan pernikahan dini melalui pemberdayaan Karang Taruna dan pemanfaatan media sosial sebagai alat edukasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi koordinasi dengan aparat desa, penguatan kapasitas Karang Taruna, sosialisasi pencegahan pernikahan dini di sekolah, dan pembuatan video edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman anggota Karang Taruna dan siswa tentang bahaya pernikahan dini. Dengan keterlibatan pemuda dalam pembuatan konten dan kampanye, diharapkan dapat menurunkan angka pernikahan dini di Desa Wonggarasi Tengah. Keberlanjutan program pencegahan memerlukan dukungan dari semua pihak untuk menciptakan perubahan sosial yang signifikan dan meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.
Hubungan Penggunaan Teknologi Media Sosial Dengan Gangguan Mental Emosional Remaja di SMAN 1 Kabila: The Relationship Between The Use Of Social Media Technology And Emosional Mental Disorders In Adoelesscents (Student) At Sman (State Senior High School) 1 Kabila Nurhayati Lanjahi; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6938

Abstract

Media sosial menjadi salah satu teknologi yang banyak dicoba oleh para remaja untuk memenuhi kebutuhan interaksi sosialnya. Media sosial merupakan sebutan yang kerap digunakan untuk merujuk pada wujud media baru yang mengaitkan interaktif partisipasi. Konten media sosial yang sering diakses antara lain Facebook, Instagram, Youtube, Google, Twitter dan Tiktok. Kesehatan mental ialah keadaan kesejahteraan di mana individu menyadari kemampuannya, dapat mengatasi tekanan kehidupan dengan normal, dapat bekerja secara produktif serta mampu memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan penggunaan teknologi media sosial terhadap gangguan mental emosional remaja di SMAN 1 Kabila. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 11 dan 12 SMAN 1 Kabila, yang berjumlah 906 siswa dan sampel yang diperoleh sebanyak 277 sampel. Penentuan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis metode Probability Random Sampling. Analisis data menggunakan statistic Chi-Square. Hasil penelitian penggunaan media sosial (p-value=0,001), ada hubungan secara signifikan terhadap gangguan mental emosional. Remaja disarankan untuk membatasi waktu bermain media sosial, lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, bisa seimbang antara bermain media sosial dengan keperluan lain dan jangan ragu untuk mendapatkan bantuan profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau konselor, jika merasa cemas, stress, dan kesulitan menjaga kesehatan mental.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gizi Buruk pada Balita di Wilayah Therapeutic Feeding Centre (TFC) Kabupaten Bone Bolango: Factors Influencing Malnutrition in Toddlers in the Therapeutic Feeding Center (TFC) Area of Bone Bolango District Rahmiyati Ramli; Sunarto Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6962

Abstract

Gizi buruk merupakan suatu keadaan yang dapat menyebabkan kualitas hidup manusia menurun dan meningkatnya risiko angka kematian, gangguan perkembangan otak serta pertumbuhan fisik dan mental. Rumusan masalah apakah ada pengaruh tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan keluarga dan pola asuh. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi gizi buruk pada balita di Wilayah Therapeutic Feeding Centre Kabupaten Bone Bolango. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh balita di wilayah Therapeutic Feeding Centre Kabupaten Bone Bolango berjumlah 70 balita dan Sampel dalam penelitian adalah seluruh populasi yang berjumlah 70 balita. Analisis data menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil analisis univariat bahwa variabel tingkat pengetahuan paling banyak yaitu kurang sebesar 42,9%, tingkat pendapatan keluarga paling banyak yaitu rendah sebesar 57,1% dan pola asuh paling banyak yaitu kurang sebesar 51,4%. Hasil analisi bivariat didapatkan nilai signifikansi pada tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan keluarga dan pola asuh terhadap balita gizi buruk dengan nilai p-value=0,005, p-value=0,023, dan p-value=0,016. Simpulan yaitu ada pengaruh antara tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan keluarga dan pola asuh terhadap balita gizi buruk. Saran lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh keluarga terutama untuk balita.
Analisis Pengaruh Metode Abdominal Stretching Exercise Terhadap Penurunan Dismenore Primer pada Remaja Putri di SMAN 2 Kota Gorontalo: Analysis of the Effect of Abdominal Stretching Exercise Method in Reducing Primary Dysmenorrhea in Adolescent Females at SMAN 2 Kota Gorontal Dita Suci Amelia; Sylva Flora Ninta Tarigan; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7516

Abstract

Dismenore atau nyeri haid merupakan keluhan yang sering dialami pada remaja putri tepatnya di perut bagian bawah dan sering menjalar ke bagian belakang. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2020, kejadian dismenorea adalah 1.769.425 (90%) wanita yang menderita dismenore. Penanganannya terbagi menjadi metode farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu metode non- farmakologis yang dapat diterapkan adalah abdominal stretching exercise. Adapun rumusan masalah penelitian ini untuk melihat perbedaan tingkat dismenore pada siswi sebelum dan sesudah melakukan metode abdominal streching exercise. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh metode abdominal stretching exercise terhadap penurunan dismenore primer pada remaja putri di SMAN 2 Gorontalo. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimen menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest. Instrumen yang digunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi kelas X sebanyak 209 siswi dan sampel yang digunakan sejumlah 30 responden melalui teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh metode abdominal stretching exercise terhadap penurunan tingkat dismenore pada remaja putri di SMAN 2 Gorontalo dengan signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari taraf signifikansi 5% (?? 0,05).
Hubungan Konformitas Teman Sebaya Dan Self Control Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo: The Relationship Between Peer Conformity and Self-Control with Smoking Behavior Among Adolescents in Lamu Village, Tilamuta Subdistrict, Boalemo Regency Andrias Saliko; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.7570

Abstract

Perilaku merokok pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat. Konformitas adalah suatu jenis pengaruh sosial di mana individu mengubah sikap dan tingkah laku mereka agar sesuai dengan norma social yang ada. Self control merupakan kumpulan kualitas dan keterampilan bawaan yang dimiliki individu dengan maksud untuk mengelola perilaku mereka untuk memengaruhi pola perilaku di lingkungan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konformitas teman dan self-control dengan perilaku merokok pada remaja di Desa Lamu, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 80 responden menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 68,8% responden memiliki konformitas teman yang tinggi, 71,2% memiliki self-control yang rendah, dan 70% memiliki perilaku merokok yang tinggi. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konformitas teman dengan perilaku merokok (p = 0,000), dimana remaja dengan konformitas tinggi cenderung memiliki kebiasaan merokok yang lebih tinggi. Selain itu, terdapat hubungan signifikan antara self-control dengan perilaku merokok (p = 0,004), di mana remaja dengan self-control rendah lebih cenderung merokok dibandingkan yang memiliki self-control tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah konformitas teman yang tinggi dan self-control yang rendah berkontribusi terhadap meningkatnya perilaku merokok pada remaja. Diperlukan intervensi berbasis lingkungan sosial dan peningkatan edukasi tentang self-control guna menekan angka perilaku merokok pada remaja di wilayah tersebut.
Gambaran Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Pasca Bencana Banjir Pada Masyarakat Di Daerah Kelurahan Molosipat W (Studi Kasus Di RW 03 RT 02): Description of Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Following the Flood Disaster in the Community in Molosipat W Subdistrict (Case Study in RW 03 RT 02) Alma Jihan Akili; Laksmyn Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8459

Abstract

Banjir merupakan perisitiwa meluapnya air ke daratan disebabkan oleh berbagai faktor, seperti curah hujan tinggi, meluapnya sungai, atau naiknya permukaan air laut. Banjir yang melanda Kelurahan Molosipat W pada Juli 2024 telah menyebabkan dampak yang signifikan, baik fisik maupun psikologis termasuk Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD). Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan gejala PTSD pada masyarakat yang terdampak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian ini adalah masyarakat di RW 03 RT 02, dengan sampel sebanyak 225 responden berusia 36-45 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi responden berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 79,6% perempuan dan 20,4% laki-laki. Kelompok usia 36-45 tahun merupakan yang paling banyak terpengaruh oleh banjir. Sebanyak 48,9% responden mengalami gejala PTSD dengan kategori tinggi, sementara 32,4% berada pada kategori sedang. Gejala yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan tidur, kecemasan berlebihan, dan kilas balik terkait peristiwa banjir. Masyarakat Kelurahan Molosipat W mengalami dampak psikologis yang signifikan akibat bencana banjir, menunjukkan perlunya intervensi psikologis dan dukungan sosial untuk memfasilitasi pemulihan mereka.
Hubungan Penggunaan Gadget Dan Pola Tidur Dengan Status Gizi Pada Siswa Kelas 7 SMP Negeri 2 Kota Gorontalo: The Relationship Between Gadget Use and Sleep Patterns with Nutritional Status in 7th Grade Students of SMP Negeri 2, Gorontalo City Putri Julistia Nakoda; Sunarto Kadir; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8737

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk seseorang yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan seseorang. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan penggunaan gadget dan pola tidur dengan status gizi pada siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Jenis penelitian observasional analitik dengan desain penelitian Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas 7 SMP Negeri 2 Kota Gorontalo yang berjumlah 346 siswa. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin sehingga didapatkan sampel berjumlah 185 siswa. Analisis data menggunakan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian penggunaan gadget (p value 0,683), tidak ada hubungan secara signifikan dengan status gizi, pola tidur (p value 0,00), ada hubungan secara signifikan dengan status gizi. Siswa yang pola tidurnya baik cenderung memiliki tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi, yang dapat mendukung keseimbangan energi dan mencegah penambahan berat badan berlebihan. Diharapkan pada pihak sekolah agar memberikan edukasi kepada siswa mengenai dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan dan pentingnya pola tidur yang teratur terhadap status gizi.
Hubungan Tingkat Stres Dan Pola Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Dismenore Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 3 Gorontalo Vivi Kurnia Syukur Labasengko; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8739

Abstract

Dismenore adalah nyeri yang di rasakan oleh wanita usia produktif saat mengalami menstruasi yang terjadi di perut bagian bawah yang ditandai dengan rasa kram pada perut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat stres dan pola konsumsi makanan cepat saji dengan dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 3 Gorontalo. Metode penelitian digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. populasi penelitian ini adalah kelas XI berjumlah 239 dengan Sampel penelitian berjumlah 150 responden. Analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar siswi kelas XI di SMA Negeri 3 Gorontalo mengalami tingkat stres sedang sebanyak 50 responden (33,3%), siswi yang sering mengonsumsi makanan cepat saji sebanyak 87 responden (58%), dan yang mengalami dismenore sedang sebanyak 72 responden (48%). Kesimpulan yakni ada hubungan tingkat stres dengan dismenore dengan (p value 0,000 < 0,005) dengan kekuatan hubungan cukup kuat yakni r = 0,440. Ada hubungan pola konsumsi makanan cepat saji dengan dismenore dengan (p = 0,000 < 0,005) dengan kekuatan hubungan kuat yakni r = 0,649. Saran penelitian, dapat menjadi gambaran dan pembelajaran bagi siswi untuk mengelola tingkat stres dan menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi mengonsumsi makanan cepat saji secara berlebihan untuk mengurangi risiko dismenore.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Pada Laki-Laki Di Provinsi Gorontalo: Factors Associated with the Incidence of HIV/AIDS in Men in Gorontalo Province Faradila Wahab; Herlina Jusuf; Nikmatisni Arsad
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8812

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah jenis virus yang menyerang sel darah putih dalam tubuh manusia, yang menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh yang dapat berkembang menjadi AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome), yaitu kumpulan gejala penyakit yang disebabkan oleh retrovirus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Perilaku laki-laki yang melakukan seks dengan sesama laki-laki (LSL) adalah salah satu faktor risiko tinggi penyebab HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status perkawinan, tingkat pengetahuan, perilaku lelaki seks lelaki (LSL), penggunaan narkoba suntik dan status sosial ekonomi dengan kejadian HIV/AIDS pada laki-laki di Provinsi Gorontalo. Metode penelitian menggunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu laki-laki yang melakukan tes VCT pada bulan Januari sampai Juni 2024 sebanyak 104 orang. Jumlah sampel penelitian sebanyak 83 orang dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling yaitu purposif sampling. Analisis data menggunakan uji Spearman Rho dengan ?=0.05. Hasil analisis untuk faktor status perkawinan ?-value 0.012 nilai r = -0.276, tingkat pengetahuan ?-value 0.000 nilai r = 0.407, perilaku LSL ?-value 0.000 nilai r = 0.655, penasun ?-value 0,450 nilai r = -0.084 dan status sosial ekonomi ?-value 0,017 nilai r = 0.261. Kesimpulan terdapat hubungan antara status perkawinan, tingkat pengetahuan, perilaku LSL dan status sosial ekonomi dengan kejadian HIV/AIDS pada laki-laki di Provinsi Gorontalo. Sementara untuk faktor penggunaan narkoba suntik tidak ditemukan hubungan bermakna. Perilaku LSL adalah faktor risiko tinggi penyebab HIV/AIDS pada laki-laki dengan kekuatan korelasi r = 0.655. Saran sosialisasi mengenai faktor risiko kejadian HIV/AIDS terutama perilaku seksual berisiko serta pemeriksaan kesehatan rutin utamanya pada kelompok LSL.