Claim Missing Document
Check
Articles

Central Obesity Incidence in Students of Public Health Department, Universitas Negeri Gorontalo Based on Fiber Intake Sunarto Kadir; Maksum, Tri Septian
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 3 No. 1 (2023): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v3i1.472

Abstract

Central obesity is excess fat accumulation in abdominal area. Prevalence of central obesity in Gorontalo Province has exceeded the national prevalence (36.6%) based on results of Basic Health Research in 2018. Adolescents of reproductive age are one of the risk groups for central obesity due to an imbalance in food consumption intake and energy use. This study aims to analyze central obesity incidence in students of Public Health Department, Universitas Negeri Gorontalo based on fiber intake. This type of research is an analytic survey with a cross-sectional study design. Instruments used include 3x24 hour food recall and nutrisurvey to measure fiber intake and a measuring tape to measure waist circumference. Research sample was 120 people obtained using simple random sampling technique. Data analysis technique uses a simple logical regression test. The results showed that all respondents had less fiber intake (100.0%), and at most did not have central obesity (85.0%). There is an effect of fiber intake on the incidence of central obesity (p=0.003; OR=0.854). It is recommended for students to manage their diet by choosing the right ingredients, increasing consumption of vegetables and fruits by 1 to 3 servings per day and always doing sports and physical activity regularly.
Analysis of Risk Factors for Chronic Energy Deficiency (CED) among Pregnant Women Tomu, Putri Ayu; Kadir, Sunarto; Lamangantjo, Chairunnisah J.
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 3 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i3.6304

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition of inadequate energy intake that can have negative impacts on the health of pregnant women and fetuses, and increase the risk of pregnancy complications. Several factors can influence the occurrence of CED, including carbohydrate intake, protein intake, fat intake, maternal age, family income, pregnancy spacing, and food availability. A better understanding of these risk factors is expected to help in efforts to mitigate and manage CED in pregnant women. This study aims to identify the risk factors for CED among pregnant women at Limboto Health Center. This study employed a cross-sectional design. The sample consisted of 100 pregnant women at the Limboto District Health Center, selected using simple random sampling. Data were collected using MUAC (Mid-Upper Arm Circumference) measurements, 24-hour recall forms, and questionnaires. The research instruments used in this study have been validated (Sig 2-tailed < 0.05) and proven reliable (Cronbach's Alpha > 0.7), confirming their suitability for use. Data analysis used chi-square to examine the relationships between variables and logistic regression to identify the most influential variables. Statistical analysis revealed significant relationships between carbohydrate intake (p = 0.002), protein intake (p = 0.003), fat intake (p = 0.002), age (p = 0.000), family income (p = 0.009), pregnancy spacing (p = 0.004), and food availability (p = 0.000). Fat intake had the greatest influence on Chronic Energy Deficiency (CED) (Exp (B) = 143.372). Factors such as carbohydrate intake, protein intake, fat intake, age, family income, pregnancy spacing, and food availability are associated with the occurrence of CED among pregnant women. Therefore, efforts to prevent and manage CED in pregnant women need to consider these factors, particularly in improving nutrient intake to support the health of both mother and fetus.
Gambaran Pemilihan Makanan Dengan Menggunakan Toys Food Pada Anak TK Beringin 2 Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo: An Overview of Food Selection Using Toy Food for Children at Beringin 2 Kindergarten, Tilango District, Gorontalo Regency Sartika Nusi; Sunarto Kadir; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8323

Abstract

Penelitian ini berfokus pada anak-anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Beringin 2, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, yang sering mengonsumsi jajanan tidak sehat di lingkungan sekolah. Jajanan tersebut umumnya rendah gizi dan mengandung bahan berbahaya, yang berisiko memengaruhi kesehatan anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukatif, seperti penggunaan Toys Food, untuk membantu anak-anak memahami dan memilih makanan sehat sejak dini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: "Bagaimana gambaran pemilihan makanan oleh anak-anak di TK Beringin 2, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan media Toys Food?. Bertujuan untuk mengkaji gambaran penggunaan Toys Food dalam membentuk perilaku pemilihan makanan pada anak-anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK) Beringin 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan melibatkan 30 anak usia 4 hingga 6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan yang paling banyak dipilih adalah buah (30%), diikuti oleh camilan asin dan manis (masing-masing 23,3%), serta sayuran (23,3%). Sebanyak 53,3% anak lebih sering memilih makanan sehat, sementara 46,7% memilih makanan tidak sehat. Faktor utama yang mempengaruhi pemilihan makanan adalah daya tarik visual dari mainan makanan, dengan 50% anak memilih makanan berdasarkan warna yang menarik, dan 30% memilih makanan yang sudah dikenalnya. Simpulan Penggunaan Toys Food sebagai alat edukasi memperoleh respons positif, dengan 50% anak sangat menikmati proses pemilihan makanan menggunakan mainan tersebut. Saran dengan menggunakan Toys Food sebagai alat edukasi yang efektif dalam memperkenalkan pilihan makanan sehat kepada anak-anak dan membentuk kebiasaan makan yang lebih baik sejak dini.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tilongkabila Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango: Factors Affecting the Nutritional Status of Toddlers in the Working Area of the Tilongkabila Community Health Center, Tilongkabila District, Bone Bolango Regency Tiara Septiana Mohamad; Sunarto Kadir; Ayu Rofia Nurfadillah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9185

Abstract

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi gizi balita. Ada beberapa tahapan timbulnya kurang gizi pada anak balita yang dibagi menjadi penyebab langsung dan tidak langsung, penyebab pokok, dan akar masalah. Penyebab langsung adalah penyakit infeksi, Sedangkan untuk penyebab tidak langsung adalah ketahanan pangan, pola pengasuhan, serta pelayanan kesehatan lingkungan. Ketiga faktor tidak langsung ini berkaitan dengan tingkat pendidikan, pengetahuan dan keterampilan keluarga. Ada pengaruh pengetahuan ibu dan pla asupan makanan terhadap status gizi balita, tidak ada pengaruh ketahanan pangan rumah tangga terhadap status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Tilongkabila, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tilongkabila, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tilongkabila, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan survei analitik dan analisis. Populasi sebanyak 260 balita dan sampel sebanyak 158 balita dengan tekhnik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh penegtahuan ibu terhadap status gizi balita dengan nilai p 0,00 (p<0,05) di wilayah kerja Puskesmas Tilongkabila, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pola asupan makanan terhadap status gizi balita dengan nilai p 0,00 (p<0,05) di wilayah kerja Puskesmas Tilongkabila, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh ketahanan pangan rumah tangga terhadap status gizi balita dengan nilai p 0,08 (p<0,05) di wilayah kerja Puskesmas Tilongkabila, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango. Diharapkan untuk Puskesmas Tilongkabila agar lebih meningkatkan lagi berbagai macam program tentang gizi dan untuk pembaca dapat menambah pengetahuan tentang berbagai hal tentang keseehatan dan gizi.
Efektivitas Edukasi Gizi Berbasis LMS Netboard terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Indrawati, Lia; Kadir, Sunarto; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2361

Abstract

Rendahnya pengetahuan asupan gizi pada ibu hamil tetap menjadi persoalan prioritas karena berimplikasi pada kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi gizi melalui LMS berbasis Netboard dalam meningkatkan pengetahuan asupan gizi ibu hamil. Rancangan yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dua-kelompok pretest–posttest pada 40 ibu hamil trimester kedua yang dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 20 responden dan kontrol sebanyak 20 responden. Instrumen berupa tes pilihan ganda (skor 0–100) yang mencakup makronutrien, mikronutrien, dan pola makan; intervensi pada kelompok eksperimen diberikan melalui LMS berbasis Netboard, sedangkan kontrol menerima metode konvensional. Uji asumsi normalitas dan homogenitas dipenuhi; analisis dilakukan menggunakan independent samples t-test dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil pada pre-test, rerata kedua kelompok setara yaknik kelompok eksperimen sebesar 62,05 sedangkan kelompok kontrol sebesar 59,95. Hasil uji independent samples t-test pada tahap pre-test menunjukan p-value sebesar 0,595. Pada post-test, rerata kelompok eksperimen meningkat menjadi 81,60, sedangkan kontrol 60,80. Hasil uji independent samples t-test pada tahap post-test menunjukan p-value 0.001. Disimpulkan bahwa edukasi gizi melalui LMS berbasis Netboard efektif meningkatkan pengetahuan asupan gizi ibu hamil dan layak dipertimbangkan untuk diintegrasikan pada layanan primer.
Determinan Perilaku Konsumsi Junk Food pad Siswa Sekolah Dasar: Studi Cross-Sectional di Kabupaten Gorontalo Manaf, Tyas Pratiwi; Kadir, Sunarto; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2365

Abstract

Peningkatan konsumsi junk food pada anak sekolah dasar menjadi isu penting karena berkaitan dengan pola makan tidak sehat dan risiko gangguan gizi. Tujuan penelitian untuk mengenalisis determinan perilaku konsumsi junk food pada siswa sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian menggunakan desain Cross Sectional study. Jumlah sampel sebanyak 107 siswa, teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan bahwa teman sebaya, iklan, faktor ekonomi, kebiasaan keluarga, kemudahan akses, harga, kurangnya edukasi, serta preferensi rasa dan kemasan berhubungan signifikan dengan perilaku konsumsi junk food nilai r=0,000 dan analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel Preferensi Rasa dan Kemasan yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumsi junk food r = 0,000 dengan nilai OR = 20,412. Kesimpulan, terdapat pengaruh yang signifikan dari kelompok sebaya, iklan, faktor ekonomi, kebiasaan keluarga, kemudahan akses, harga, kurangnya pendidikan, serta preferensi rasa dan kemasan terhadap perilaku konsumsi makanan cepat saji siswa sekolah dasar di Kabupaten Gorontalo, dengan kurangnya edukasi menjadi faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap perilaku konsumsi junk food.
Faktor Determinan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Cakupan Puskesmas Tertinggi dan Terendah di Provinsi Gorontalo Aswin, Nurlila Puspita; Kadir, Sunarto; Karim, Cecy Rahma
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2368

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Provinsi Gorontalo tercatat sebagai daerah dengan presentase terendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah cakupan Puskesmas tertinggi dan terendah. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 201 responden yang terdiri dari 112 di Puskesmas Kota Timur dan 89 di Botupingge, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square dan regresi logistik multivariat. Hasil penelitian di Puskesmas Kota Timur, variabel signifikan yaitu breastfeeding father (p= 0,007), dukungan ibu mertua (p=0,001), kesehatan mental ibu (p=0,001), jenis persalinan (p=0,001), ketertarikan terhadap susu formula (p=0,000), status ibu bekerja (p=0,028), dan budaya pemberian madu (p=0,006) Sedangkan di Puskesmas Botupingge variabel signifikan yaitu breastfeeding father (p=0,044), dukungan ibu mertua (p=0,030), jenis persalinan (p=0,006), dan ketertarikan susu formula (p=0,002). Faktor dominan di Puskesmas Kota Timur yaitu dukungan ibu mertua (OR=6,914; CI95%: 1,708-27,988) sedangkan di Puskesmas Botupingge yaitu breastfeeding father (OR=16,037; CI95%: 1,023-251,375). Pemberian ASI eksklusif di pengaruhi oleh berbagai faktor di wilayah cakupan Puskesmas tertinggi dan terendah.
Efektivitas Pemberian Tablet Zat Besi, Kombinasi Tablet Zat Besi–Kurma, dan Sari Kurma terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur Said, Adiba; Kadir, Sunarto; Kasim, Vivien Novarina A.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2390

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global yang masih tinggi prevalensinya, terutama pada wanita usia subur (WUS). Penyebab utama anemia adalah defisiensi zat besi akibat asupan gizi yang tidak adekuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian tablet zat besi, tablet zat besi kombinasi kurma dan sari kurma terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur yang mengalami anemia defisiensi besi. Metode penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan rancangan pre-post test with control group design. Sampel penelitian 45 orang wanita usia subur penderita anemia di kota Gorontalo, dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan, yaitu kelompok tablet zat besi, tablet zat besi kombinasi kurma, dan sari kurma. Intervensi diberikan selama 14 hari. Teknik analisis data menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil penelitian ini menunjukkan kelompok pemberian kelompok Tablet zat besi: pretest 9,32 g/dL → posttest 10,95 g/dL (=1,63; p=0,000), kombinasi kurma: pretest 9,19 g/dL → posttest 11,61 g/dL (=2,42; p=0,000), dan Sari kurma: pretest 9,72 g/dL → posttest 10,36 g/dL (=0,64; p=0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian tablet zat besi, tablet zat besi kombinasi kurma, dan sari kurma memberikan pengaruh terhadap kadar hemoglobin pada wanita usia subur, namun kelompok tablet zat besi kombinasi kurma memberikan peningkatan kadar hemoglobin paling optimal.
Efektivitas Cuka Apel dalam Menurunkan Kadar Gula Darah dan Trigliserida pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Usman, Yunita; Kadir, Sunarto; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2393

Abstract

Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 serta tingginya angka gangguan metabolik seperti hiperglikemia dan hipertrigliseridemia mendorong perlunya intervensi komplementer berbasis evidensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian cuka apel terhadap kadar gula darah dan trigliserida. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment one group pre-posttest dengan memberikan intervensi berupa minuman cuka apel sebanyak 15 ml yang diberikan 2 kali sehari selama 14 Hari pada 16 responden. Hasil Penelitian Setelah mengonsumsi cuka apel, kadar glukosa darah puasa turun dari 217,6 ±63,7 mg/dL sebelum intervensi menjadi 178,6 ±45,0 mg/dL setelah intervensi, dengan nilai p sebesar 0,000 yang menunjukkan perubahan signifikan. Selain itu, kadar trigliserida turun dari 226,2 ±26,3 mg/dL menjadi 210,4 ±15,4 mg/dL setelah pemberian cuka apel, dengan nilai p sebesar 0,008 yang menunjukkan perubahan secara signifikan. Kesimpulan cuka apel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dan trigliserida pada orang yang menderita diabetes melitus.
Effectiveness of netboard-based learning management system (LMS) nutrition education on nutritional intake of pregnant women Kadir, Sunarto; Suardi; Indrawati, Lia
Berita Kedokteran Masyarakat Vol 41 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i11.24855

Abstract

Purpose: Analyzing the effect of nutrition education through a Netboard-based Learning Management System (LMS) on the nutritional intake of pregnant women in the working area of the Kota Tengah Community Health Center, Gorontalo Province. Methods: This study employed a quasi‑experimental design with pre‑test and post‑test measures. This study was conducted with two groups: an experimental group that received nutrition education through a Netboard-based LMS, and a control group that received education through conventional methods. The sample consisted of 40 second‑trimester pregnant women in the catchment area of the Kota Tengah Community Health Center, assigned to the experimental group (n=20) and the control group (n=20). Data were collected using a 3 × 24‑hour food recall form that covered indicators of macronutrient and micronutrient intake, as well as dietary patterns. The data were analyzed using an Independent Samples t‑test. Results: The results showed that Netboard‑based LMS nutrition education had a significant effect on pregnant women's dietary intake. The analysis yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), with the experimental group demonstrating higher mean scores than the control group. Conclusion: Netboard-based LMS nutrition education effectively enhances the nutritional intake of pregnant women. Notably, 95% of participants in the experimental group achieved a 'good' intake classification post-intervention, compared to only 5% in the control group. This suggests that the digital platform is a promising tool for nutrition education in maternal health settings.
Co-Authors Agusrianto Yusuf Ahmad I. Mohune Aisa Melinda Amalia, Safira Aprilita Putri Salsabila Arikalang, Mutya Rahmawaty Arpin Arwati, Niluh Aswin, Nurlila Puspita Aulia, Ulfa Ayu Rofia Nurfadillah Bua, Putriani Cecy Rahma Karim Chairunnisah J Lamangantjo Dakio, Ferawati Dehi, Regita Della Fatimi Modeong Djafar, Iswanto Dwi Juliani Mertosono Ekawaty Prasetya Ervan Djafar Fachriany, Chindy Fahria Kum Faradilla Valencia Sinandaka Farlin Usman Fatlun Indriani Adam Ginoga, Febriyanti Hadju , Vidya Avianti Inang Musa Indrawati, Lia Irwan Irwan Irwan irwan Irwan Irwan Ismail, Nurhavia Ismiaty Abdullah Kadir, Laksmyn Karim, Cecy Rahma Kasim, Vivien N. A Khairunnisa Lamalani Laksmyn Kadir Lasalutu, Astuti Lia Amalia Lintje Boekoesoe Lintje Boekoesoe Manaf, Tyas Pratiwi Margaretha Solang Meryati Towapo Mifta Hulzana Yunus Moh. Rivai Nakoe Moh. Rivai Nakoe Mohamad Sarpan Ibrahim Muhammad isman Jusuf Musawir, Sadam Netty Ino Ischak Nikmatisni Arsad Nur Ain Nur Ayini S Lalu Nurdiana Djamaluddin Nuryaningsih Yusup nusi, ilmin Pakaya, Yusnan Paneo, Fuji Dayanti Paneo, Ibrahim Panigoro, Moh Lutfi Pratiwi Hulinggi Puput Oktafiani Toar Putri Julistia Nakoda Ramli, Rahmiyati Ramly Abudi Sadik, Karmila Said, Adiba Saleh, M Sahrul A sartika laiya Sartika Nusi Shalsa Y. Abudrahman Shannaz Dea Puspita Lengkong Siti Nur Ain B. Hamid Sri Manovita Pateda Sri Nurindah Bakari Sri Rahmawaty Yasin Suardi Suardi Tahir, Nurkemala Suleman Tatu, Muslima S. Teti Sutriyati Tuloli Tiara Monoarfa Tiara Septiana Mohamad Tomu, Putri Ayu Tri Septian Maksum Ulfa Aulia Ulva Aulia Usman, Yunita Vidya Avianti Hadju Vivien Novarina Kasim Yasir Mokodompis Yoyanda Bait Yunus, Deis Zulfikal Dulalimo Zulyana Arapa