Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Lembaga Pendidikan Islam Madrasah Nurhamidin, Candra Puspita; Pateda, Lamsike
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2025): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Independent Learning Curriculum is a significant initiative in education designed to provide greater flexibility for educators and students during the learning process. The implementation of this curriculum is expected to increase student engagement and improve the overall quality of education. This research aims to examine how the Kurikulum Merdeka Belajar is applied in Islamic secondary educational institutions, such as MTs Al-Ikhwan, and to evaluate its impact on the teaching and learning process. The issues addressed in this study include the methods of implementing the Kurikulum Merdeka Belajar, the factors influencing its success, the challenges or obstacles encountered, and the perspectives of teachers and students regarding the changes that have occurred. The approach used in this research is qualitative, employing a case study method. Data was collected through in-depth interviews with teachers, students, and parents, as well as direct observation of learning activities. The research findings indicate that the implementation of the Kurikulum Merdeka Belajar in Islamic secondary educational institutions has yielded positive results, with teachers feeling more freedom in designing lessons and students showing increased motivation. This study demonstrates that the Kurikulum Merdeka Belajar has great potential to enhance the quality of learning in Islamic secondary educational institutions. However, its success largely depends on supporting factors such as teacher training, infrastructure, and the integration of Islamic values. The implications of these findings can serve as a foundation for developing more innovative, inclusive, and relevant educational practices that meet the demands of the times. Overall, the Kurikulum Merdeka Belajar holds significant potential to improve the quality of education in Islamic secondary educational institutions. With appropriate support from schools and policymakers, existing challenges can be overcome.
Penggunaan Media Ritatoon untuk Mengembangkan Kemampuan Anak Mengenal Huruf di Kelompok B TK Indra 2 Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Nasim, Merlin; Pateda, Lamsike
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 02 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v1i2.220

Abstract

Masalah dalam penelitian yaitu “Bagaimanakah penggunaan media Ritatoon untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf”. Dengan tujuan peneliti yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf dan nantinya berguna bagi guru Pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan metode dan strategi mengajar khusunya melalui media ritatoon Kelompok B TK Indra 2 Limboto Kabupaten Gorontalo.Penggunan media Ritatoon untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf ini merupakan praktek tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan bimbingan dari pihak orang tua atau peneliti dalam kesadaran untuk bisa di biasakan atau dapat membawah bekal untuk masuk dalam jenjang pendidikan sekolah dasar.Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas, subjek dari penelitian ini adalah kelompok B berusia 5 sampai 6 tahun yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Pada tehnik pengumpulan data adalah dari observasi an dokumentasi. Peningkatan pengenalan huruf menggunakan media ritatoon apat di lihat dari jumlah-jumlah presentasenya dari observasi awal sebelum peneliti melakukan tindakan hanya ada 12% , dan pada saat peneliti melakukan tindakan pada siklus I sudah meningkat menjadi 37 % dan pada Siklus II lebih meningkat lagi sampai 75% sesuai target peneliti. Dari hasil penelitian ini kiranya dalam proses kegiatan pembelajaran kiranya guru dapat menyiapkan stategi atau media untuk pembelajaran agar dapat membuat anak tertarik untuk proses pembelajaran.
BRIDGING CURRICULUM AND COMPETENCY: OBE-BASED TEACHING MATERIAL DEVELOPMENT FOR 21ST-CENTURY ISLAMIC TEACHER EDUCATION Mohone Mohone; Supiah Budiono; Lamsike Pateda
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i2.7028

Abstract

This study addresses the critical gap in the availability of teaching materials aligned with the Outcome-Based Education (OBE) framework within the Indonesian Language and Literature Learning Development course for Islamic Education Management. In the context of 21st-century educational demands, OBE emphasizes measurable learning outcomes, competency development, and the integration of relevant, future-oriented pedagogical practices. To bridge the disconnect between curriculum design and competency achievement, this research developed and validated OBE-based teaching materials using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model through a mixed-methods Research and Development (R&D) approach. Data were collected from lecturers and students of the Islamic Education Management at IAIN Gorontalo via curriculum document analysis, interviews, observations, expert validation sheets, user response questionnaires, and learning outcome assessments. Quantitative analysis employed eligibility percentages and N-Gain calculations to evaluate material validity, practicality, and effectiveness. Results indicate that the developed materials are valid (expert validation >80%), practical (>80% positive user feedback), and effective (significant improvement in student learning outcomes, as evidenced by N-Gain scores). This study demonstrates that systematically designed OBE-based teaching materials not only enhance curriculum relevance but also strengthen the professional competencies of prospective Islamic educators. The findings offer a replicable model for curriculum innovation in Islamic higher education, supporting the development of adaptive, competitive, and results-driven teacher education programs aligned with global educational standards.
PENERAPAN PERMAINAN KATA KLOS WACANA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS V MI AL-HUDA GORONTALO Para Dita; Lamsike Pateda; Siti Rahmawati Talango
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas V MI Al-Huda Gorontalo melalui penerapan permainan kata klos wacana. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami struktur teks eksplanasi, mengembangkan gagasan, serta menggunakan kosakata yang tepat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas V. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas satu kali pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi tes kemampuan menulis teks eksplanasi, observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa setelah diterapkannya permainan kata klos wacana. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar siswa masih rendah, namun pada siklus I mengalami peningkatan dan pada siklus II seluruh siswa mencapai ketuntasan belajar. Selain itu, aktivitas siswa dan guru selama pembelajaran juga mengalami peningkatan dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, penerapan permainan kata klos wacana terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas V MI Al-Huda Gorontalo
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI MENGGUNAKAN METODE THINK TALK WRITE MELALUI MEDIA KOMIK STRIP DI KELAS VI SDN 11 LIMBOTO Aulia Sabina Anantasari; Lamsike Pateda; Karmila Iskandar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) menggunakan media komik strip pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi pada peserta didik kelas VI SD Negeri 11 Limboto sebanyak 23 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan peserta didik serta tes hasil belajar menulis karangan narasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Aktivitas guru meningkat dari 85% pada siklus I menjadi 93% pada siklus II. Aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan dari 65% pada siklus I menjadi 92% pada siklus II. Selain itu, ketuntasan hasil belajar peserta didik naik dari 65% menjadi 82% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media komik strip terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi peserta didik di sekolah dasar
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PESERTA DIDIK KELAS 2 DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MATERI EMPAT KATA AJAIB SDN 7 LIMBOTO Tutoli, Sulasmin; Pateda, Lamsike; Talango, Sitti Rahmawati
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 2 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i2.16944

Abstract

AbstractThis study aims to improve early reading skills through picture storybooks (BCB) in grade 2 of SDN 7 Limboto, using classroom action research (CAR). Learning is carried out in 2 cycles, each cycle has stages, namely, planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 26 students of grade 2 of SDN 7 Limboto. Data collection techniques were carried out using observation and documentation techniques. Data analysis in the study used a descriptive percentage formula for teacher activity and early reading skills. This can be seen from the increase in each cycle, namely cycle I obtained 61.3% teacher activity, and 50% initial reading test results, and an increase in cycle II obtained 86.6% teacher activity results, and 92.3% initial reading test results. Based on the results of the research conducted, it can be concluded that the application of picture storybooks (BCB) can improve the early reading skills of grade 2 students of SDN 7 Limboto in Indonesian language learning.Keywords: Beginning Reading, Picture Storybook Media, Indonesian Language Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media buku cerita bergambar (BCB), di kelas 2 SDN 7 Limboto, dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Pembelajaran dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus memiliki tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 2 SDN 7 Limboto yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian menggunakan rumus deskriptif presentase untuk aktivitas guru, dan kemampuan membaca permulaan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan tiap siklus, yakni siklus I memperoleh aktivas guru 61,3%, dan hasil tes membaca permulaan 50%, dan terjadi peningkatan pada siklus II memperoleh hasil aktivitas guru 86,6%, dan hasil tes membaca permulaan 92,3%. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan media buku cerita bergambar (BCB) dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 2 SDN 7 Limboto pada pembelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci: Membaca Permulaan, Media Buku cerita Bergambar, Bahasa Indonesia 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTUAN FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI KAWAN SEIRING MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Lukmanto Adoe; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 7 No 1 (2026): November-April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v7i1.369

Abstract

This study aims to determine whether the Talking Stick Model assisted by Flash Cards can improve the Learning Activity of Grade III Students at SDN 2 Linawan. This type of research is classroom action research. The subjects of this study were 24 grade III students at SDN 2 Linawan. The data analysis techniques used in this study were analysis of test results and analysis of observation results. Based on the results of the study, it can be concluded that learning Indonesian using the Talking Stick learning model assisted by Flash Cards can improve the Learning Activity of Grade III Students at SDN 2 Linawan. This is indicated by the improvement in student learning outcomes in cycles I and II. In cycle I, 11 students were categorized as having achieved the Minimum Competency (KKM) with a percentage of 45.8% and in cycle II, 22 students were categorized as having achieved the Minimum Competency (KKM) with a percentage of 91%. This is because in cycle II, students have begun to improve in the learning process, most of the students have maximized their reading comprehension. So, student learning in cycle II has reached the Minimum Competency (KKM) value or the specified performance indicators. Thus, the hypothesis in this study is that using the Talking Stick learning model assisted by Flash Cards can increase the learning activity of grade III students at SDN 2 Linawan.
PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS III PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD MUHAMMADIYAH 1 LIMBOTO Rahmi Intan Usman; Lamsike Pateda; Wiwik Pratiwi
Al-mujahidah Vol 7 No 1 (2026): November-April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v7i1.371

Abstract

This study aims to determine the role of teachers as motivators in developing the reading skills of third-grade students and to determine the supporting and inhibiting factors in improving students' reading skills in Indonesian language lessons at Muhammadiyah 1 Limboto Elementary School. The type of research used is descriptive qualitative research with a field research approach. Data were obtained through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques were carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that teachers have a very important role as motivators in improving students' reading skills. Forms of motivation provided include giving praise, awards, and the application of interesting and enjoyable learning methods. Supporting factors for the success of teacher motivation include support from the school through morning literacy activities, the availability of reading corner facilities, and active student participation in reading activities. Inhibiting factors include low interest in reading at home, the influence of gadgets on learning habits, and limited learning time at school. Efforts made by teachers to overcome these obstacles are by increasing reading activities in class, building communication with parents, and providing ongoing motivation to students.
Hubungan Ice Breaking Tic Tac Toe Terhadap Motivasi Belajar PAI Materi Kewarisan Dan Kearifan Islam Windarsi Patilanggio; Lamsike Pateda; Nur Wahidah Thayib Pido
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.617

Abstract

Motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih menjadi perhatian karena sebagian siswa menunjukkan kurangnya antusiasme dan keterlibatan dalam proses pembelajaran, khususnya pada materi kewarisan dan kearifan Islam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah melalui penggunaan ice breaking tipe Tic Tac Toe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan ice breaking tipe Tic Tac Toe terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi kewarisan dan kearifan Islam di kelas XII.8 SMA Negeri 1 Kabila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 35 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan observasi. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, korelasi, regresi linear sederhana, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara penggunaan ice breaking tipe Tic Tac Toe dengan motivasi belajar siswa. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan ice breaking tipe Tic Tac Toe, maka semakin tinggi motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penggunaan ice breaking tipe Tic Tac Toe dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam.
Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Daulah Mamluk Mata Pelajaran SKI Melalui Penggunaan Media Canva di Kelas VIII MTs. LP Ma'arif NU Toruakat Kamila Nangune; Lamsike Pateda; Naufal Ilma Wahyudin; Ni'ma M. Alhabsyi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8796

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Daulah Mamluk mata pelajaran SKI melalui penggunaan media Canva di kelas VIII MTs LP Ma'arif NU Toruakat. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 68,44 pada pra-siklus menjadi 74,37 pada siklus I dan 86,25 pada siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 25% menjadi 68,75% dan mencapai 93,75%. Canva membantu penyajian materi secara visual, menarik, dan interaktif.