Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS III MENGGUNAKAN MEDIA REKA CERITA GAMBAR PADA MATA PELAJARAAN BAHASA INDONESIA Sakina; Lamsike Pateda; Karmila Iskandar
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan standar keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan media reka cerita gambar pada mata pelajaran bahasa indonesia kelas III SDN 3 Limboto. Media reka cerita gambar di harapkan dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang di lakukan di kelas III SDN 3 Limboto, dengan beberapa tahapan yang meliputi : (1) Tahap perencanaan, (2) Tahap Pelaksanaan tindakan, (3) Tahap observasi, dan (4) Tahap refleks. Subjek pada penelitian ini menunjukan bahwa keterampilan berbicara siswa sebelum di terapkan media pembelajaran Reka cerita gambar belum mencapai KKM setelah di terapkan media pembelajaran reka cerita gambar keterampilan berbicara siswa meningkat, dapat di lihat pada peningkatan ketuntasan di pra siklus 15% meningkat di siklus I menjadi 62% dan di siklus II meningkat menjadi 86%. Dengan demikian, keterampilan berbicara siswa dan analisis lembar observasi pengamatan meningkat kearah yang lebih baik dengan di terapkannya media reka cerita gambar.
PENGARUH MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Kobandaha, Iyang; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen berbentuk pre-experimental design melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Sangkub, yang berjumlah 30 siswa sebagai sampel tunggal tanpa kelompok pembanding. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berbicara yang mencakup lima aspek, yaitu lafal, intonasi, kelancaran, ekspresi, dan ketepatan isi pembicaraan. Validitas instrumen diuji menggunakan content validity dan empirical validity, sementara reliabilitas diuji dengan analisis Cronbach’s Alpha yang menghasilkan nilai 0,769, menunjukkan reliabilitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan berbicara siswa setelah diterapkan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining, berdasarkan perbandingan hasil pretest dan posttest. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengembangkan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar. Rekomendasi penelitian meliputi penerapan model ini dalam skala lebih luas dan mengintegrasikan teknik pengajaran interaktif lainnya untuk mendukung proses belajar siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE FUN LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KARTU HURUF DI KELAS 1 SD MUHAMMADIYAH KOTA UTARA Rahmadani Muhidin; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.324

Abstract

This study aims to determine the use of the Fun Learning method with the use of letter card media can improve early reading skills in grade 1 of Muhammadiyah Elementary School, North City. The problem that often occurs in the learning process in grade 1 of Muhammadiyah Elementary School, North City is that 78.3% or around 15 out of 20 students are still unable to recognize the letters F, G, K, L, Q, R, V, W, X, making it difficult for students to read the beginning. Fun Learning method and the use of Letter Card Media. The results of student observations in cycle 1, students who achieved learning success in cycle 1 were 11 people, the results of teacher observations with a percentage of 70% (Not Successful). The results of student observations in cycle 2, students who achieved learning success were 17 people with a percentage of 85%. The results of teacher observations with a percentage of 88.3% (Successful). It can be concluded that the increase in early reading skills from the percentage of cycle 1 by 55% to cycle 2 by 85% and experienced an increase of 30% which is very good for the success of a study.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE RESITASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 2 MOTANDOI Sela Cicilia Wodo; Lamsike Pateda; Sitti Rahmawati Talango
Al-mujahidah Vol 6 No 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i2.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana efektivitas penerapan metode resitasi dan bagaimana kendala dan upaya guru dalam menerapkan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mengetahuiefektivitas penerapan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi, Informan dari penelitian ini sebanyak 5 (lima) orang, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi pustaka sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian ini yakni: 1). Efektivitas penerapan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi, yakni semangat menjawab soal ataupun tugas yang diberikan, selalu ingin duduk dikursi terdepan, tidak bosan dalam belajar, penerpan video interaktif terhadap gairah belajar peserta didik pada materi tentang bersyukur dapat terlihat dari ciri gairah belajar yakni tidak bosan terhadap pembelajaran yang sedang berlangsung. 2). Kendala dan upaya Guru dalam menerapkan metode resitasi pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap motivasi belajar siswa kelas IV SDN 2 Motandoi.
Discourse Analysis of Tujaqi Poetry: A Local Wisdom of Gorontalo in Respecting Leaders and Honour Guest Pateda, Lamsike; Muda, Lisdawati
Al-Lisan: Jurnal Bahasa Vol 8 No 2 (2023): Al-Lisan: Jurnal Bahasa (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/al.v8i2.3607

Abstract

This study aims to describe the meaning of Tujaqi poetry in the traditional ceremony of receiving leaders or honour guests. The arrangement of words and sentences in Tujaqi is a message conveyed by traditional officials to guests or leaders. Appreciation for leaders or guests is expected that leaders and guests try to maintain behaviour from bad habits and maintain behaviour that is beneficial to other people, especially the people of Gorontalo who have been willing to welcome them kindly. This research used discourse analysis to analyse Tujaqi meaning. The procedures were collecting data, identifying unit analysis, segmenting the text, identifying language elements, analysing the meaning, and interpreting the context. The research showed that Tujaqi poetry was recited in Pohutu Motombulu, a traditional ceremony in welcoming a leader or honour guest.  Tujaqi can be interpreted as the artistic creativity of the Gorontalo people, composed in the regional language which symbolizes that the Gorontalo people are proud of their regional language, and are pleased with their own variety of literature and culture so that they are considered equal to other regions.
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Lembaga Pendidikan Islam Madrasah Nurhamidin, Candra Puspita; Pateda, Lamsike
Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2025): DIRASAH
Publisher : Institut Agama Islam (IAI) Faqih Asy'ari Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Independent Learning Curriculum is a significant initiative in education designed to provide greater flexibility for educators and students during the learning process. The implementation of this curriculum is expected to increase student engagement and improve the overall quality of education. This research aims to examine how the Kurikulum Merdeka Belajar is applied in Islamic secondary educational institutions, such as MTs Al-Ikhwan, and to evaluate its impact on the teaching and learning process. The issues addressed in this study include the methods of implementing the Kurikulum Merdeka Belajar, the factors influencing its success, the challenges or obstacles encountered, and the perspectives of teachers and students regarding the changes that have occurred. The approach used in this research is qualitative, employing a case study method. Data was collected through in-depth interviews with teachers, students, and parents, as well as direct observation of learning activities. The research findings indicate that the implementation of the Kurikulum Merdeka Belajar in Islamic secondary educational institutions has yielded positive results, with teachers feeling more freedom in designing lessons and students showing increased motivation. This study demonstrates that the Kurikulum Merdeka Belajar has great potential to enhance the quality of learning in Islamic secondary educational institutions. However, its success largely depends on supporting factors such as teacher training, infrastructure, and the integration of Islamic values. The implications of these findings can serve as a foundation for developing more innovative, inclusive, and relevant educational practices that meet the demands of the times. Overall, the Kurikulum Merdeka Belajar holds significant potential to improve the quality of education in Islamic secondary educational institutions. With appropriate support from schools and policymakers, existing challenges can be overcome.
Penggunaan Media Ritatoon untuk Mengembangkan Kemampuan Anak Mengenal Huruf di Kelompok B TK Indra 2 Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Nasim, Merlin; Pateda, Lamsike
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 1 No. 02 (2020): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v1i2.220

Abstract

Masalah dalam penelitian yaitu “Bagaimanakah penggunaan media Ritatoon untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf”. Dengan tujuan peneliti yaitu untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengenal huruf dan nantinya berguna bagi guru Pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan metode dan strategi mengajar khusunya melalui media ritatoon Kelompok B TK Indra 2 Limboto Kabupaten Gorontalo.Penggunan media Ritatoon untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf ini merupakan praktek tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan bimbingan dari pihak orang tua atau peneliti dalam kesadaran untuk bisa di biasakan atau dapat membawah bekal untuk masuk dalam jenjang pendidikan sekolah dasar.Peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas, subjek dari penelitian ini adalah kelompok B berusia 5 sampai 6 tahun yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 2 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Pada tehnik pengumpulan data adalah dari observasi an dokumentasi. Peningkatan pengenalan huruf menggunakan media ritatoon apat di lihat dari jumlah-jumlah presentasenya dari observasi awal sebelum peneliti melakukan tindakan hanya ada 12% , dan pada saat peneliti melakukan tindakan pada siklus I sudah meningkat menjadi 37 % dan pada Siklus II lebih meningkat lagi sampai 75% sesuai target peneliti. Dari hasil penelitian ini kiranya dalam proses kegiatan pembelajaran kiranya guru dapat menyiapkan stategi atau media untuk pembelajaran agar dapat membuat anak tertarik untuk proses pembelajaran.