Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Menderita Diabetes Melitus Tipe 2 di Kota Gorontalo Kartoni, Lilis; Ischak, Netty Ino; Pateda, Sri Manovita
Jurnal Promotif Preventif Vol 9 No 1 (2026): Februari 2026: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v9i1.2417

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat ketidakmampuan tubuh menggunakan insulin secara efektif. Kondisi ini dapat berlangsung dalam jangka waktu lama dan sering dikaitkan dengan berbagai faktor yang memengaruhi perjalanan penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara faktor determinan dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2 pada masyarakat di Kota Gorontalo. Menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional desain cross-sectional study. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden 470 orang. Data dianalisis menggunakan korelasi kontingensi dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik (p = 0,000) dan jenis kelamin (p = 0,000) dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2. Analisis multivariat menunjukkan bahwa jenis kelamin merupakan variabel yang paling dominan dengan nilai p = 0,000 dan OR = 15,380, yang menunjukkan bahwa perempuan memiliki peluang 15,380 kali lebih besar untuk memiliki durasi penyakit yang lebih panjang. Kesimpulannya, beberapa faktor determinan memiliki hubungan dengan lama menderita diabetes melitus tipe 2 pada masyarakat Kota Gorontalo.
METODE PHYSIOEX®️ DAN KOMBINASI DENGAN KONVENSIONAL DALAM PRAKTIKUM FISIOLOGI RESPIRASI MAHASISWA KEDOKTERAN : SUATU PERBANDINGAN Rahman, Devi Aulia Putri Nurindah; Pateda, Sri Manovita; Pantow, Sefry M.; Yusuf, Muhamad Nur Syukriani; Monayo, Edwina Rugaiah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54495

Abstract

Penguasaan praktikum fisiologi respirasi sangat penting bagi mahasiswa kedokteran karena berhubungan langsung dengan pemahaman fungsi vital sistem pernapasan. Laboratorium virtual PhysioEx® telah digunakan sebagai media utama praktikum, namun hasil evaluasi menunjukkan tingkat kelulusan dan rata-rata nilai praktikum masih rendah. Praktikum konvensional memberikan penjelasan konseptual dam pengalaman langsung dalam pengukuran parameter fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran praktikum fisiologi respirasi yang lebih efektif, dengan membandingkan penggunaan PhysioEx® saja dengan kombinasi praktikum konvensional dan PhysioEx® pada mahasiswa kedokteran Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian menggunakan rancangan true experimental dengan desain pretest–posttest control group pada 58 mahasiswa yang dibagi secara acak menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Penguasaan praktikum diukur menggunakan tes pilihan ganda pretest dan posttest. Data dianalisis secara deskriptif dan dengan uji paired t-test, Wilcoxon, independent t-test, dan Mann–Whitney U sesuai hasil uji normalitas. Kedua kelompok menunjukkan peningkatan skor yang signifikan antara pretest dan posttest, menunjukkan bahwa baik PhysioEx® tunggal maupun kombinasi metode mampu meningkatkan penguasaan praktikum. Namun, uji perbandingan antar kelompok pada nilai posttest menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik (p < 0,05). Kombinasi praktikum konvensional dan PhysioEx® lebih efektif dibandingkan penggunaan PhysioEx® saja dalam meningkatkan penguasaan praktikum fisiologi respirasi mahasiswa kedokteran.
Storytelling Berbasis Komik sebagai Media Edukasi Fisioterapi Preventif tentang Bahaya Paparan Merkuri pada Siswa Sekolah Dasar di Daerah Pertambangan Anita, Astri; Pateda, Sri Manovita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4012

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang bahaya paparan merkuri di wilayah pertambangan serta mendukung promotif-preventif fisioterapi melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah storytelling berbasis komik, di mana siswa SDN 9 Marisa mengikuti penyampaian cerita interaktif, diskusi, dan evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test sederhana. Media komik dipilih karena mengintegrasikan alur naratif dan elemen visual yang kontekstual, sehingga memudahkan anak memahami risiko merkuri dan kaitannya dengan fungsi gerak serta kesehatan neuromotor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai bahaya paparan merkuri, keterlibatan aktif selama diskusi, dan respons positif dari guru terhadap metode ini. Kesimpulannya, storytelling berbasis komik terbukti efektif sebagai media edukasi inovatif dan kontekstual untuk mendukung peran fisioterapi promotif-preventif, sekaligus meningkatkan kesadaran anak akan pentingnya menjaga fungsi gerak dan kesehatan neuromotor. Pendekatan ini dapat menjadi model edukasi kesehatan masyarakat yang berkelanjutan dan mudah direplikasi di wilayah pertambangan lainnya.
PERAN INTENSITAS MEROKOK DALAM PENURUNAN FUNGSI PARU PETANI: ANALISIS INDEKS BRINKMAN DAN PEMERIKSAAN SPIROMETRI Laide, Muhammad Raihan; Pateda, Sri Manovita; Ibrahim, Sri Andriani; Jusuf, Muhammad Isman; Antuke, Muhammad Zukri
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 8, No 2 (2026): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v8i2.36262

Abstract

Merokok merupakan faktor risiko utama penurunan fungsi paru dan masih banyak ditemukan pada petani yang juga terpapar debu serta bahan kimia pertanian. Namun, bukti empiris hubungan derajat merokok dengan fungsi paru pada petani masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan derajat merokok dengan fungsi paru pada petani. Penelitian ini memiliki kebaruan dalam penggunaan Indeks Brinkman untuk mengukur paparan merokok kumulatif serta menghubungkannya dengan fungsi paru berbasis spirometri pada populasi petani dengan paparan risiko ganda. Penelitian ini merupakan studi analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 33 petani di Kelurahan Dembe Jaya, Kota Gorontalo yang dipilih secara purposive sampling. Derajat merokok diklasifikasikan menjadi ringan, sedang, dan berat, sedangkan fungsi paru dinilai menggunakan parameter FEV₁, FVC, dan rasio FEV₁/FVC. Analisis dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil menunjukkan fungsi paru tidak normal pada 19 responden dengan dominasi pola obstruktif (15 responden). Perokok berat lebih banyak pada kelompok fungsi paru tidak normal (10 orang), sedangkan fungsi paru normal didominasi perokok ringan (7 orang). Semakin tinggi derajat merokok, semakin besar risiko gangguan fungsi paru, terutama pola obstruktif.