Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis Of Head Losses Consequent Section Diameter, Pipe Material and Flow Debit Using Contrast Test (Scheffe’s Method) at 900 Elbow Joint Saut Kasdiardi Silalahi; Am. Mufarrih; Irwan Setyowidodo
IPTEK The Journal of Engineering Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23378557.v3i3.a3081

Abstract

Piping system is needed notice on group of high population people. Water flows come out from people residend sometimes unstable when used. This anomaly can be happened because factor of section diameter, pipe material, and flow debit passed through pipes elbow. This research intend to know effect section diameter, pipe material varians, flow debit of head losses and knowing coefficient losses consequent reynold number. This research is using factorial desain orthogonal array L12 then data analysis used Analysis Of Variance (ANOVA) with assistance minitab 16 software and contrast test (Scheffe’s Method). The results of this experiment head losses highest value of  pipe section diameter 1 inch towards ¾ inch, PVC (Poly Vinyl Cholide) pipe material, and flow debit 20 liter/minutes is 42.33 mm. For head loses lowest value of pipe section diameter ¾ inch toward 1 inch,  PE (Polyethylene) pipe material, and flow debit 10 liter/minutes is 5.33 mm, although highest coefficient losses of section diameter ¾ inch towards 1 inch, PVC (Poly Vinyl Cholide) pipe material, and flow debit 10 liter/minutes is 1.4602. ANOVA result and contrast test (Scheffe’s Method) concluded section diameter, pipe material, and fluid flow debit significant effect of head losses. Based the conclusion of research, reseacher suggest that small section diameter toward big section diameter, better pipe material and low flow debit  if want to reduce head losses value of piping system.
Analisa Gaya Tekan dan Delaminasi pada Penggurdian KFRP Komposit Mohammad Muslimin Ilham; Am Mufarrih
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fwl.v2i1.3721

Abstract

Penggurdian merupakan proses pemesinan yang terpenting di bidang industri otomotif dan manufaktur. Kinerja dari penggurdian pada material KFRP komposit bisa diukur dengan karakteristik kualitas seperti kekasaran permukaan, burr height, kebulatan, konsumsi daya, gaya tekan dan delaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi variabel proses penggurdian terhadap respon gaya tekan dan delaminasi. Rancangan percobaan menggunakan metode faktorial yang berupa orthogonal array L9 dengan replikasi sebanyak tiga kali. Variabel proses penggurdian yang divariasikan adalah sudut ujung pahat (100°, 118°, 140°) dan kecepatan makan (50 mm/menit, 115 mm/menit dan 180 mm/menit). Variabel respon yang diamati adalah gaya tekan dan delaminasi. Pahat yang digunakan adalah twist drill HSS Nachi. ANOVA digunakan untuk mengetahui variabel-variabel proses yang memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel respon yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut ujung pahat dan kecepatan makan berpengaruh signifikan terhadap respon gaya tekan dan delaminasi. Peningkatan sudut ujung pahat akan meningkatkan gaya tekan dan delaminasi. Begitu pula peningkatan kecepatan makan juga akan meningkatkan gaya tekan dan delaminasi.
Analisa Gaya Tekan dan Delaminasi pada Penggurdian KFRP Komposit Mohammad Muslimin Ilham; Am Mufarrih
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Volume IV Nomor 2, Oktober 2018
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.303 KB) | DOI: 10.36055/fwl.v2i1.3687

Abstract

Penggurdian merupakan proses pemesinan yang terpenting di bidang industri otomotif dan manufaktur. Kinerja dari penggurdian pada material KFRP komposit bisa diukur dengan karakteristik kualitas seperti kekasaran permukaan, burr height, kebulatan, konsumsi daya, gaya tekan dan delaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi variabel proses penggurdian terhadap respon gaya tekan dan delaminasi. Rancangan percobaan menggunakan metode faktorial yang berupa orthogonal array L9 dengan replikasi sebanyak tiga kali. Variabel proses penggurdian yang divariasikan adalah sudut ujung pahat (100°, 118°, 140°) dan kecepatan makan (50 mm/menit, 115 mm/menit dan 180 mm/menit). Variabel respon yang diamati adalah gaya tekan dan delaminasi. Pahat yang digunakan adalah twist drill HSS Nachi. ANOVA digunakan untuk mengetahui variabel-variabel proses yang memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel respon yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut ujung pahat dan kecepatan makan berpengaruh signifikan terhadap respon gaya tekan dan delaminasi. Peningkatan sudut ujung pahat akan meningkatkan gaya tekan dan delaminasi. Begitu pula peningkatan kecepatan makan juga akan meningkatkan gaya tekan dan delaminasi.
Desain dan Analisis Elemen Hingga Model Prosthetic Ankle-Foot Zakki Fuadi Emzain; Utsman Syah Amrullah; AM Mufarrih
Infotekmesin Vol 11 No 2 (2020): Infotekmesin: Juli 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v11i2.257

Abstract

Foot prosthetics is one of the needs of the disabled feet as a tool for activities. The ankle prosthetic model is proposed as an alternative prosthetic model that is affordable to people with disabilities. The model is designed and analyzed to be able to withstand the average weight of a human being in the heel strike, midstance, and toe-off position and has a safe safety factor value. The research method used is the model design and model analysis consisting of preprocessing, solution, and post-processing. The analysis results showed that the greatest deformation occurred in the toe-off position of 1.52 mm when given a load of 500 N and 0.036 mm when given a moment of 5000 Nmm. The greatest strain energy was located in the forefoot area at a toe-off position of 0.6 mJ. Maximum stress also occurred at the toe-off position of 5.71 MPa. With a safety factor of 4.7, this model is categorized as safe because the stress that occurs is still below the yield strength limit of the ABS material.
Pelatihan Mengoperasikan Display LED Dot Matrix berbasis NodeMCU ESP8266 sebagai Alarm Pengingat Salat di Musala Nurul Huda Poncokusumo-Malang Zakki Fuadi Emzain; Utsman Syah Amrullah; Nanang Qosim; Ahmad Hanif Firdaus; Am. Mufarrih
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Politeknik Dharma Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v1i2.334

Abstract

Pemanfaatan teknologi seperti display LED dot matrix yang berbasis NodeMCU ESP8266 semakin luas penggunaannya. Tidak hanya digunakan untuk iklan dan promosi di toko-toko bisnis saja tapi juga bisa dimanfaatkan di Masjid atau Musala untuk menunjang ibadah. Musala Nurul Huda merupakan salah satu musala di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang tepatnya di komplek Pondok Pesantren Nurul Huda yang masih menggunakan kalender/pamflet jadwal salat secara manual dalam melihat jadwal salat lima waktu. Oleh karena itu perlu adanya pengabdian kepada masyarakat disana yang bertujuan untuk menerapkan teknologi display LED dot matrix dan juga pelatihan kepada takmir musala terkait cara mengoperasikannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA). Tahapan pelaksanaan kegiatan ini adalah suvei lapangan, pembuatan running text, pelatihan mengoperasikan running text, serta pemasangan running text. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa running text dapat berfungsi dengan baik dan takmir musala mampu mengoperasikan dan mensetting running text dengan baik.
Pelatihan Penggunaan Jadwal Salat Digital di Mahad Dar Al Hikmah Malang Agus Harijono; AM. Mufarrih; Utsman Syah Amrullah; Moh. Nasir Hariyanto; K. Khambali
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku523

Abstract

Pemanfaatan teknologi penunjuk waktu dalam bentuk jam digital semakin luas. Hampir semua masjid-masjid besar di perkotaan menggunakan jam digital sebagai penunjuk waktu jadwal salat. Berbeda dengan masjid ataupun musala di pedesaan, sebagian besar masih menggunakan jam analog. Salah satu musala di Pondok Pesantren di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang masih secara manual menggunakan pamflet/selebaran jadwal salat dalam melihat jadwal waktu salat lima waktu. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan penggunaan dan setting jam digital bagi takmir Musala Mahad Dar Al Hikmah, Desa Pagentan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang pada tanggal 13 Juni 2021. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk menunjang kegiatan beribadah salat tepat waktu bagi segenap pengurus dan jamaah musala Dar Al Hikmah Singosari. Kegiatan ini melibatkan takmir dan jamaah Musala Dar Al Hikmah Singosari. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya. Tahapan pelaksanaan kegiatan ini adalah suvei lapangan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, serta pemasangan alat. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa perangkat jam digital dapat berfungsi dengan baik, takmir musala mampu mengoperasikan jam digital dan mensetting jam digital dengan baik, serta jamaah Musala Mahad Dar Al Hikmah bisa lebih khusyuk dan tepat waktu dalam melaksanakan ibadah salat.
Homemade Hanger Tool Untuk Meningkatkan Produksi UKM Gantungan Baju di Desa Sukodono Kabupaten Tulungagung AM Mufarrih; Utsman Syah Amrullah; Zakki Fuadi Emzain; Nanang Qosim
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku561

Abstract

Desa Sukodono merupakan satu dari desa di kecamatan Karangrejo yang penduduknya rata-rata berprofesi sebagai petani, pedagang, sopir, usaha gantungan baju dan lain-lain. Desa ini terkenal dengan banyaknya industri rumahan pengelasan dan produksi gantungan baju. Sedangkan UD. Buana Putra Sumber Rizki bergerak dalam bidang pembuatan gantungan baju. Tetapi dengan banyaknya kompetitor menjadikan sepinya konsumen. Minimnya pengetahuan manajemen usaha, kurangnya modal dan sulitnya mengakses dana bantuan modal usaha, menjadikan ukm ini tidak bisa berkembang. Tujuan PPM ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat produksi gantungan baju dengan cara memberikan seperangkat homemade hanger tool. Luaran program PPM yang diharapkan adalah pelatihan pengoperasian homemade hanger tool, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan penjualan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para mitra dan masyarakat. Tahapan pelaksanaan kegiatan PPM ini adalah suvei lapangan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, serta serah terima alat alat kepada mitra. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa perangkat homemade hanger tool dapat berfungsi dengan baik, mitra PPM mampu mengoperasikan homemade hanger tool dengan baik, serta produksi gantungan baju bisa meningkat.
Effect of Point Angle on Delamination in Drilling of KFRP Composite Mohammad Muslimin Ilham; Am. Mufarrih
Jurnal Teknik Mesin Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Vol.8 No.2 October 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) - ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtm.2018.v8.i2.51-55

Abstract

Drilling is the most important machining process in the automotive and manufacturing industries. The performance of drilling KFRP composite materials can be measured by quality characteristics such as surface roughness, burr height, roundness, power consumption, thrust force and delamination. This study aims to determine the effect of process variable variation to delamination response. The experimental is held with three replication. The variations of drilling process variable is point angle (90°, 100°, 110°, 118°, 130° and 140°). The response variables observed is delamination. The cutting tool used is the twist drill HSS Nachi. One Way ANOVA is used to determine the process variables that have a significant influence on the observed response variables. The results showed that the point angle had a significant effect on response of delamination. Increasing the point angle will increase the delamination.
Surface Roughness Analysis in Turning of AISI 1045 Steel with Anova and Scheffe Test Am. Mufarrih; Hesti Istiqlaliyah; Mohammad Zaenal Fanani
Jurnal Teknik Mesin Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin Vol.8 No.2 October 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) - ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtm.2018.v8.i2.67-72

Abstract

Turning process is a very important machining process in the manufacturing industry. The quality characteristics of a turning machining product can be seen from the level of surface roughness carried out in the turning process. The purpose of this study was to determine the effect of spindle speed, feeding and the main cutting angle on surface roughness. Surface roughness measurement using a surftest SJ-301. The material used in this study is AISI 1045 steel. While analysis of variance (ANOVA) is used to process data. The results showed that the lowest surface roughness can be achieved at spindle speed of 765 rpm, feeding of 0.15 mm / rev and main cutting angle of 85. Data analysis explained that the spindle speed, feeding and main cutting angle had a significant effect on surface roughness. Increased spindle speed, feeding and main cutting angle will reduce surface roughness. The scheffe test results also show contrasting results between the variables studied.
Analysis of Titanium Grade 2 Surface Roughness on Turning Process Agus Harijono; AM Mufarrih; Nanang Qosim
Jurnal Teknik Mesin Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknik Mesin Vol.11 No.2 October 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) - ITP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jtm.2021.v11.i2.101-106

Abstract

Titanium Grade 2 is a type of material that is often used in industry, especially in materials for biomedical implants. Titanium Grade 2 has a good stiffness to weight ratio, is corrosion resistant and has good biocompatibility in the body. However, it has a low thermal conductivity, so it is necessary to choose the right machining parameter to produce a good surface roughness value. This study aims to determine the characteristics of Titanium Grade 2, namely the surface roughness of the results of lathe machining. The research design used the Taguchi L9 method, with 2 factors and 3 levels. The machining parameters used are spindle rotation 500; 700; 900 rpm and feed speed 25; 50; 75mm/min. The response variable studied was surface roughness. The milling process is carried out using a Maximat V13 lathe. Surface roughness was measured using a Mitutoyo surface roughess tester. Data analysis used ANOVA analysis. The results showed that there was an effect of variations in machining parameters on the surface roughness response. The spindle rotation variable has a p-value of 0.039 and the feeding motion variable has a p-value of 0.025. This shows that the two independent variables have a significant effect on the surface roughness response. The lowest surface roughness can be achieved by setting the spindle rotation at 700 rpm and the feed speed at 25 mm/min.