Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan dan Analisis Model Splint Berbasis Reverse Engineering Untuk Rehabilitasi Tangan Mufarrih, Am; Emzain, Zakki Fuadi; Harijono, Agus; Amrullah, Utsman Syah
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.21327

Abstract

Pertolongan pertama cedera lengan akibat kecelakaan, imobilisasi harus dilakukan untuk mengurangi pergerakan yang menyebabkan rasa nyeri pada bagian lengan yang cedera, melindungi lengan dari benturan, dan membantu proses penyembuhannya. Imobilisasi biasanya dilakukan dengan pembidaian atau splint. Saat ini, papan kayu yang digunakan sebagai pembidaian menjaga posisi anggota tubuh yang cedera. Namun, bentuk papan kayu tidak mengikuti bentuk tubuh pasien, yang membuatnya kurang nyaman dan memakan waktu lebih lama untuk dipasang. Studi ini mendesain dan menganalisis model splint yang digunakan untuk rehabilitasi cedera tangan. Untuk membuat splint tangan ini lebih sesuai dengan bentuk dan nyaman digunakan, mereka dirancang dengan memperhatikan variasi ukuran dan bentuk anatomi pasien. Teknologi reverse engineering (RE) dan rapid prototyping (RP) dapat digunakan dalam bidang medis, seperti membuat alat orthosis atau splint. Metode penelitian ini dimulai dengan membaca literatur, menggambar 3D, membuat model CAD, menganalisis model, mencetak 3D, dan pasca-proses. Untuk model ini, material ABS dengan ketebalan 5 mm, 6 mm, dan 7 mm serta nilai pembebanan 5 N hingga 25 N digunakan. Hasil analisis tekanan equivalent menunjukkan bahwa model ketebalan 5 mm mampu menahan tekanan 25 N dengan tekanan maksimum equivalent sebesar 13.52 MPa, yang masih dianggap aman dengan nilai safety factor 2.11, dan area penting di ujung punggung telapak tangan model antara ibu jari dan jari telunjuk.
Analisis Pengaruh Kuat Arus dan Aliran Gas Argon terhadap Kekuatan Tarik pada Proses Las TIG Material SUS 201 Harijono, Agus; Mufarrih, AM.; Emzain, Zakki Fuadi; Hariyanto, Moh. Nasir
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.21328

Abstract

Proses pengelasan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) dilakukan dengan cara mencairkan filler rod ke material yang akan dilas. Pengaturan parameter proses pengelasan GTAW pada material SUS 201 belum menghasilkan kekuatan sambungan yang optimum, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh parameter pengelasan terhadap kekuatan tarik hasil pengelasan GTAW material SUS 201. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan aliran gas argon terhadap kekuatan tarik hasil sambungan las GTAW material SUS 201. Rancangan percobaan menggunakan full faktorial dan analisis data menggunakan ANOVA. Variabel bebas yang digunakan kuat arus (50A;60A;70A), dan aliran gas argon (5;10;15 liter/menit). Variabel terikatnya adalah kekuatan tarik. Hasil penelitian menunjukan bahwa aliran gas argon dan kuat arus berpengaruh signifikan terhadap kekuatan tarik hasil las GTAW material SUS 201. Nilai kekuatan tarik maksimum hasil las GTAW dengan kuat arus 70A dan aliran gas argon 15 liter/menit sebesar 757,29 MPa dan nilai terendah terdapat pada kuat arus 50A dan aliran gas argon 5 liter/menit sebesar 499,46 MPa. Semakin besar kuat arus maka kekuatan tarik semakin besar. Semakin besar aliran gas argon maka kekuatan tarik semakin besar pula. Dari pengamatan mikro diketahui bahwa variasi kuat arus 50A dan aliran gas argon 5 liter/menit struktur mikro ferrit lebih dominan dibandingkan perlit maka dinyatakan kekuatan tarik rendah. Sedangkan pada variasi kuat arus 70A dan aliran gas argon 15 liter/menit struktur mikro lebih dominan perlit dibandingkan ferrit maka dinyatakan kekuatan tarik tinggi. Data pengamatan struktur mikro ini sesuai dengan data hasil pengujian tarik.
Pemberdayaan UMKM “Kusuma Wijaya” Poncokusumo, Kabupaten Malang Melalui Penyediaan Infrastruktur Berupa Rak Besi Susun Qosim, Nanang; Emzain, Zakki F; Monasari, Ratna; Mufarrih, AM; Raharjo, Nain D; Safarudin, Yanuar Mahfudz
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 3 No. 2 (2022): Vol. 3 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v3i2.3711

Abstract

Sarana yang representatif merupakan hal penting untuk menunjang kegiatan usaha di bidang penjualan kebutuhan pokok. Tampilan produk yang menarik tentu akan menarik minat konsumen untuk membeli. Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran besar dalam perkonomian rakyat di Jawa Timur, tak terkecuali di Kabupaten Malang. Keberadaan UMKM selama ini mampu menjadi sumber nafkah masyarakat, terutama di pedesaan. Kelompok tenaga usaha mandiri “Kusuma Wijaya” merupakan UMKM yang beranggotakan masyarakat prasejahtera di desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo. Karena keterbatasan modal untuk memulai usaha, anggota kelompok UMKM ini hanya menggunakan sarana seadanya untuk malaksanakan kegiatan usaha. Salah satu yang paling nampak adalah dengan meletakkan produk mereka di meja atau lantai teras. PPM ini dilakukan untuk merevitalisasi sarana UMKM tersebut melalui pembuatan rak besi siku berlubang untuk display produk sembako. Adanya kegiatan PPM ini diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan usaha mereka. Ketersediaan sarana yang representatif sebagai tempat display produk, diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan atau minat konsumen, serta memudahkan pelaku UMKM dalam menunjang kegiatan usaha mereka. Dalam kegiatan PPM ini telah dilakukan beberapa tahapan kegiatan yaitu survei lapangan, pembuatan alat, pelatihan penggunaan dan pernyerahan alat. Kegiatan PPM ini sejalan dengan Renstra PPM Polinema yaitu pemberdayaan koperasi dan UMKM melalui penyediaan insfrastruktur.
Analisa Kekasaran Permukaan Titanium Grade 2 pada Proses Frais Mufarrih, AM.; Hariyanto, Moh. Nasir; Qosim, Nanang
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v8i2.27766

Abstract

 Titanium Grade 2 termasuk jenis bahan yang sering dipergunakan di industri, utamanya pada bahan untuk implan biomedis. Titanium Grade 2 mempunyai sifat perbandingan kekakuan terhadap berat yang baik, tahan terhadap korosi dan memiliki sifat biokompatibel yang baik di dalam tubuh. Namun memiliki konduktifitas panas yang rendah, sehingga perlu memilih perameter pemesinan yang tepat untuk menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Titanium Grade 2 yaitu kekasaran permukaan hasil pemesinan frais. Desain penelitian menggunakan metode Taguchi L9, dengan 2 faktor dan 3 level. Parameter pemesinan yang digunakan ialah putaran spindel 500; 700; 900 rpm dan kecepatan pemakanan 25; 50; 75 mm/menit. Variabel respon yang diteliti ialah kekasaran permukaan. Proses frais dilakukan menggunakan Mesin CNC Dahlih. Kekasaran permukaan diukur menggunakan Mitutoyo surface roughess tester. Analisis data menggunakan analisis ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh variasi parameter pemesinan terhadap respon kekasaran permukaan. Variabel putaran spindel mempunyai p-value sebesar 0,039 dan variabel gerak makan memiliki p-value sebesar 0,025. Hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap respon kekasaran permukaan. Kekasaran permukaan terendah dapat dicapai dengan pengaturan putaran spindel sebesar 700 rpm dan kecepatan pemakanan sebesar 25 mm/menit. Kata kunci: titanium grade 2, kekasaran permukaan, frais, anova Daftar RujukanBagno, A., & Di Bello, C. (2004). Surface treatments and roughness properties of Ti-based biomaterials. Journal of Materials Science: Materials in Medicine. https://doi.org/10.1023/B:JMSM.0000042679.28493.7fBruce, 2011. (2013). Analisis Kekasaran Permukaan Dan Getaran Pada Pemesinan Bubut Menggunakan Pahat Putar Modular (Modular Rotary Tools) Untuk Material Titanium 6Al-4V Eli. Journal of Chemical Information and Modeling. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004Davim, J. P. (2011). Machining of hard materials. Machining of Hard Materials. https://doi.org/10.1007/978-1-84996-450-0Ganguli, S., & Kapoor, S. G. (2016). Improving the performance of milling of titanium alloys using the atomization-based cutting fluid application system. Journal of Manufacturing Processes. https://doi.org/10.1016/j.jmapro.2016.05.011Karkalos, N. E., Galanis, N. I., & Markopoulos, A. P. (2016). Surface roughness prediction for the milling of Ti-6Al-4V ELI alloy with the use of statistical and soft computing techniques. Measurement: Journal of the International Measurement Confederation. https://doi.org/10.1016/j.measurement.2016.04.039Kiswanto, G., Mandala, A., Azmi, M., & Ko, T. J. (2020). The effects of cutting parameters to the surface roughness in high speed cutting of micro-milling titanium alloy ti-6al-4v. Key Engineering Materials, 846 KEM, 133–138. https://doi.org/10.4028/www.scientific.net/KEM.846.133Mufarrih, A., Istiqlaliyah, H., & Ilha, M. M. (2019). Optimization of Roundness, MRR and Surface Roughness on Turning Process using Taguchi-GRA. In Journal of Physics: Conference Series. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1179/1/012099Nithyanandam, J., Das, S. L., & Palanikumar, K. (2015). Inluence of Cutting Parameters in Machining of Titanium Alloy. Indian Journal of Science and Technology, 8(8), 556–562. https://doi.org/10.17485/ijst/2015/v8i/71291Oshida, Y. (2012). Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. Bioscience and Bioengineering of Titanium Materials: Second Edition. https://doi.org/10.1016/C2011-0-07805-5Setyowidodo, I., Sutanto, S., Mufarrih, A., & Sholehah, I. M. (2020). Exhaust temperature and peltier element optimization of thermoelectric generator output. In IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. https://doi.org/10.1088/1757-899X/850/1/012007Shucai, Y., Chunsheng, H., & Minli, Z. (2019). A prediction model for titanium alloy surface roughness when milling with micro-textured ball-end cutters at different workpiece inclination angles. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-018-2852-6Soepangkat, B. O. P., Pramujati, B., Effendi, M. K., Norcahyo, R., & Mufarrih, A. M. (2019). Multi-objective Optimization in Drilling Kevlar Fiber Reinforced Polymer Using Grey Fuzzy Analysis and Backpropagation Neural Network–Genetic Algorithm (BPNN–GA) Approaches. International Journal of Precision Engineering and Manufacturing. https://doi.org/10.1007/s12541-019-00017-zTapiero, H., Townsend, D. M., & Tew, K. D. (2003). Trace elements in human physiology and pathology. Copper. Biomedicine and Pharmacotherapy. https://doi.org/10.1016/S0753-3322(03)00012-XThepsonthi, T., & Özel, T. (2012). Multi-objective process optimization for micro-end milling of Ti-6Al-4V titanium alloy. International Journal of Advanced Manufacturing Technology. https://doi.org/10.1007/s00170-012-3980-zWennerberg, A., & Albrektsson, T. (2009). Effects of titanium surface topography on bone integration: A systematic review. Clinical Oral Implants Research. https://doi.org/10.1111/j.1600-0501.2009.01775.x 
Design of Mid-Drive Motor Bracket for Electric Bicycles Harijono, Agus; Mufarrih, AM; Pratama, Rizki Priya; Supriyanto, Nicky Suwandhy Widhi
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 6 No 3 (2024): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46574/motivection.v6i3.342

Abstract

Mid-drive electric bikes have become the favorite choice of many riders thanks to their balanced weight distribution and superior ability to traverse hilly terrain. However, the price of this type of bicycle is still quite high compared to hub drive electric bicycles. This research aims to design an innovative bracket that allows the integration of the hub drive motor from the Ninebot ES into a mid-drive driver. By redesigning this bracket, we hope to improve the bike's performance and efficiency, especially on hills. Bracket design is carried out by considering the dimensions of the motorbike, chainring position, and structural strength to withstand the resulting force and torque. Prototype test results show good stability when driving straight and the ability to reach a maximum speed of 30 km/h on flat roads. Meanwhile, on roads with a slope of 10°, this electric bicycle reaches a maximum speed of 10 km/hour. This bracket design offers an attractive solution for users who want to improve the performance of their electric bike without having to invest in an expensive mid-drive BLDC motor. Further development could involve adding a gearbox to increase torque while reducing motor power consumption. Sepeda listrik mid-drive telah menjadi pilihan favorit banyak pengendara berkat distribusi berat yang seimbang dan kemampuannya yang unggul untuk melintasi medan berbukit. Meskipun demikian, harga sepeda jenis ini masih cukup tinggi dibandingkan sepeda listrik hub drive. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bracket inovatif yang memungkinkan integrasi motor hub drive dari Ninebot ES menjadi penggerak mid-drive. Dengan mendesain bracket ini, diharapkan dapat meningkatkan performa dan efisiensi sepeda, terutama pada tanjakan. Perancangan bracket dilakukan dengan mempertimbangkan dimensi motor, posisi chainring, dan kekuatan struktural untuk menahan gaya serta torsi yang dihasilkan. Hasil pengujian prototipe menunjukkan stabilitas yang baik saat melaju lurus dan kemampuan mencapai kecepatan maksimum 30 km/jam di jalan datar. Sedangkan untuk jalan dengan kemiringan 10°, sepeda listrik ini mencapai kecepatan maksimum 10 km/jam. Desain bracket ini menawarkan solusi yang menarik bagi pengguna yang ingin meningkatkan performa sepeda listrik mereka tanpa harus berinvestasi pada motor BLDC mid-drive yang mahal. Pengembangan lebih lanjut dapat menambahkan gearbox untuk meningkatkan torsi sekaligus mengurangi konsumsi daya motor.
Penerapan Dandang Multiguna untuk Efisiensi Proses Produksi di UMKM Tempe Harijono, Agus; Mufarrih, Am.; Santoso, Santoso; Firdaus, Ahmad Hanif; Hadi, Samsul; Pratama, Rizki Priya
Jurnal KOMET Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Komet: Kolaborasi Masyarakat Berbasis Teknologi : Volume 1 Nomor 2, Oktobe
Publisher : Yayasan Sinergi Widya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70103/komet.v1i2.24

Abstract

Tempe merupakan salah satu makanan asli yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Malang terkenal memiliki banyak usaha pembuatan tempe, yang tersebar baik di kota maupun kabupaten Malang. UMKM Tahu Tempe Pak Muji merupakan salah satu produsen tempe yang berada di Kabupaten Malang tepatnya di Desa Tirtomoyo Kecamatan Pakis. Proses produksi tempe UMKM ini masih dilakukan secara tradisional. Meskipun usaha ini sudah berjalan cukup lama, namun usaha ini tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang dihadapi. Adapun permasalahan yang dihadapi adalah kapasitas produksi tempe yang masih tergolong kecil, proses produksi yang kurang efisien dan pemasaran tempe yang masih kurang optimal. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah dapat membantu meningkatkan efisiensi proses produksi tempe. Solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut ialah dengan memberikan dandang multiguna untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan produksi, dandang multiguna ini berfungsi untuk proses perebusan, pencucian dan perendaman tanpa harus ganti wadah. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah dandang multiguna telah dibuat dengan baik, kapasitas produksi menjadi lebih besar, dandang memiliki beberapa fungsi seperti tempat perebusan, tempat perendaman, pembuangan air dan pengeluaran kedelai secara lebih praktis.  Hasil Kegiatan menunjukkan dengan adanya dandang multiguna ini produktivitas UMKM tahu tempe pak muji dapat meningkat. serta mitra mampu mengoperasikan dandang multiguna serta memahami cara perawatan mesin dengan benar.
THE UTILIZATION OF AUTOMATIC PLASTIC SEAL PRESS MACHINES TO IMPROVE PRODUCT PACKAGING QUALITY OF BREAD ENTREPRENEURS IN SINGOSARI, MALANG Emzain, Zakki Fuadi; Harijono, Agus; Mufarrih, AM.; Hidayatinnisa’, Nurul; Viyus, Vinan; Puspitasari, Etik; Amrullah, Utsman Syah; Suyanta, Suyanta
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1730

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) are one of the driving forces of the economy in a local area and a booster for the community's welfare. One of the obstacles often faced by the bread entrepreneurs in Singosari District, Malang Regency, is the lack of quality product packaging that still uses manual tools and is not optimal in creating marketing content. This community service aims to provide automatic plastic seal press machines and training on marketing content creation for micro-business actors in the bread entrepreneurs so that it is expected to increase partners' competitiveness. The stages of community service were observation and coordination, providing machines, handing over machines, holding training, and evaluation. The results of the community service activities showed that the training participants were enthusiastic and actively participated during the training. The quality of product packaging after using a plastic seal press machine has also improved, evidenced by a tighter and well-protected packaging seal. The copywriting training has also broadened the participants' knowledge about strategies for creating product marketing content by utilizing applications available on Android.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM HASIM FURNI SIDOARJO MELALUI MODIFIKASI MESIN AMPLAS KAYU Mufarrih, AM.; Rohman, Fatkhur; Monasari, Ratna; Amrullah, Utsman Syah; Hartono, Moh.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35608

Abstract

UMKM Hasim Furni adalah salah satu industri kerajinan kayu di Kabupaten Sidoarjo yang bergerak di bidang manufaktur furniture setengah jadi, khususnya dalam pembuatan kaki-kaki kursi, kaki-kaki lemari, kaki-kaki meja, dan hiasan lain untuk pesanan perusahaan manufaktur furniture. Proses produksi furnitur setengah jadi tidak terlepas dari tahap pengamplasan. Ketidaknyamanan posisi kerja memperlambat penyelesaian pekerjaan, yang pada akhirnya mengurangi produktivitas mesin amplas kayu. PPM ini dilakukan untuk memodifikasi mesin amplas kayu supaya lebih produktif dan nyaman digunakan. Metode penyelesaiannya meliputi; survey lapangan, analisis ergonomis menggunakan RULA, modifikasi mesin amplas kayu, pemasangan mesin amplas kayu hasil modifikasi, pembuatan SOP pengoperasian mesin amplas kayu, dan pelatihan penggunaan mesin amplas kayu. Hasil modifikasi mesin amplas kayu ini berhasil membuat posisi kerja yang nyaman sehingga produktivitas kerja dan kapasitas produksi meningkat. Analisis ergonomis menggunakan RULA dijadikan referensi untuk menentukan dimensi mesin amplas yang dirancang. Aspek ergonomi dipertimbangkan dalam perancangan fasilitas dan lingkungan kerja agar lebih efektif dan nyaman, sehingga produktivitas dapat meningkat.
Pengaruh proses perlakuan panas terhadap penggunaan media pendingin terhadap kekuatan tarik material ST-41 Setyawan, Dwi; Rhohman, Fatkur; Mufarrih, Am.
Jurnal Mesin Nusantara Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v1i1.12291

Abstract

Kekerasan pada komponen mesin yang terbuat dari baja, dapat diperoleh melalui proses perlakuan panas atau perlakuan permukaan. Proses peningkatan kekerasan menggunakan panas kemudian dengan dinginkan dengan media pedingin serta holding time yang ditentukan merupakan cara yang banyak dilakukan untuk baja karbon medium dan tinggi. Penelitian untuk memperoleh hasil kekuatan tarik dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh media pendingin dan holding time pada proses perlakuan panas terhadap kekuatan tarik material ST 41. Metode penelitian yang digunakan eksperimen murni (true experimental) dengan analisa data menggunakan analysis of varians pada program minitab 16. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang mampu memberikan pengaruh paling besar terhadap kekuatan tarik adalah holding time selama 15 menit dengan media pendingin air sebesar 64 kN. Hasil analisa untuk holding time memiliki pengaruh terhadap kekutan tarik dengan p-value sebesar <0,05 (nilai signifikan) sedangkan untuk media pendinginan tidak memiliki pengaruh terhadap kekuatan tarik dimana p-value sebesar >0,05 (nilai signifikan). Sehingga dapat disimpulkan faktor holding time berpengaruh terhadap kekuatan tarik dan untuk faktor media pendingin tidak berpengaruh terhadap kekuatan tarik secara signifikan.
Optimalisasi difusi karbon dengan metode pack carburizing pada baja ST 42 Shaifudin, Adi; Istiasih, Hermin; Mufarrih, Am
Jurnal Mesin Nusantara Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v1i1.12293

Abstract

Penggunaan baja St 42 ini terbatas pada bagian-bagian yang kurang mendapatkan beban dan gesekan yang berat. Hal ini karena baja karbon St 42 memiliki sifat mekanis terutama kekerasan dan keuletan kurang sesuai dengan kebutuhan yang ada. Untuk mendapatkan suatu konstruksi bahan yang keras pada permukaan dan ulet pada bagian inti baja maka dilakukan carburizing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) nilai kekerasan permukaan baja St 42 yang mengalami proses pack carburizing menggunakan arang kayu jati, arang tempurung kelapa dan menggunakan grafit pada suhu 950˚C, (2) kedalaman karburasi pada baja St 42 yang telah mengalami proses carburizing dengan media donor arang kayu jati, arang tempurung kelapa dan menggunakan grafit. Nilai kekerasan permukaan baja St 42 yang mengalami proses pack carburizing menggunakan arang kayu sebesar 715,5 HV, Arang tempurung kelapa sebesar 815,39 HV dan Grafit sebesar 343,975 HV. Nilai kedalaman karburasi baja St 42 yang mengalami proses pack carburizing menggunakan arang kayu jati sebesar 0,0085 μ, arang tempurung kelapa sebesar 0,0133 μ, dan Grafit sebesar 0,00416 μ.