Articles
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Guru-guru Sekolah Dasar Negeri 6 Selatpanjang Selatan
Syaripudin, Syaripudin;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i1.142
Riset ini dilatarbelakangi oleh ketidakdisiplinan guru saat mengikuti workshop online implementasi kurikulum merdeka. Beberapa guru seringkali enggan untuk mengikuti workshop online tersebut. Tujuan riset ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum merdeka pada guru-guru sekolah dasar negeri enam Selat panjang Selatan. Metode riset yang digunakan metode riset deskriptif kuantitatif. Hasil riset ini menunjukan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada guru-guru sekolah dasar negeri enam Selatpanjang Selatan berada pada kategori sedang. Implementasi kurikulum merdeka pada guru-guru sekolah dasar negeri enam Selatpanjang Selatan harus terus dimotivasi oleh kepala sekolah agar capaian kurikulum merdeka tersebut bisa dicapai secara maksimal. Kepala sekolah harus terus melakukan pendampingan secara intensif dan mengawal pelaksanaan kurikulum tersebut agar capaian hasil belajar siswa sesuai dengan apa yang menjadi tujuan kurikulum merdeka.
Penerapan Manajemen Kepala Sekolah terhadap Kemampuan Menulis RPP dan Kedisiplinan Guru pada Jenjang Pendidikan Dasar
Aisah, Siti;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.225
Kemampuan kepala sekolah dalam memimpin guru menjadi latar belakang penelitian. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran manajemen kepala sekolah terhadap kemampuan menulis rencana pembelajaran dan kedisiplinan guru pada jenjang pendidikan dasar. Metode penelitian yang diadopsi metode penelitian kombinasi yaitu kuantitatif dan kualitatif. Sumber data terdiri dari lima orang guru laki-laki dan enam orang guru perempuan. Teknik pengumpulan data dengan instrumen lembar penilaian RPP dan kedisplinan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan kepala sekolah dalam manajemen memberikan makna terhadap kemampuan guru menulis rencana pembelajaran dan kedisiplinan guru. Kemampuan guru menulis rencana pembelajaran menunjukan nilai 82 dengan kategori baik, sementara kedisiplinan guru menunjukan nilai tujuh puluh lima dengan kategori cukup. Kemampuan manajemen kepala sekolah harus terus dipertahankan dan harus ditingkatkan agar kemampuan guru dan kedisiplinan guru dapat bermakna. Peneliti berikutnya dapat melanjutkan penelitian terhadap kemampuan guru lainnya yang berkaitan dengan manajemen kepala sekolah yang lebih spesifik.
Penerapan Program Kepala Sekolah terhadap Kemampuan Guru dalam Menggunakan Informasi Teknologi dan Literasi Digital di Sekolah Dasar
Erwani, Erwani;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.263
Kemampuan guru dalam menggunakan informasi teknologi dan literasi digital di sekolah dasar masih rendah. Perlu dilakukan suatu program yang dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam hal informasi teknologi dan literasi digital. Penelitian ini bertujuan mengukur penerapan program Kepala sekolah terhadap kemampuan guru dalam menggunakan informasi teknologi dan literasi digital di sekolah dasar yang dipimpinnya. Kuasi eksperimen dilakukan pada penelitian ini. 12 orang guru menjadi sampel dan lembar penilaian guru dalam menggunakan IT dan LD sebagai instrument penelitian. Program kepala sekolah yang telah diterapkan signifikan terhadap kemampuan guru dalam menggunakan informasi teknologi dan literasi digital di sekolah dasar negeri 7 Selatpanjang Selatan. Program ini dapat menjaga kompetensi profesional guru sebagai pendidik yang handal. Aplikasi informasi teknologi dan literasi digital yang harus dikuasai diantaranya adalah kemampuan menggunakan laptop, infocus, terampil menggunakan internet, aplikasi Mendeley untuk menulis artikel, dan publikasi ilmiah. Kuasi eksperimen selanjutnya bisa dilakukan peneliti berikutnya tentang pengaruh informasi teknologi dan literasi digital terhadap kompetensi pedagogik guru secara digital.
Penerapan Gerakan Literasi terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Literasi Membaca di Sekolah Dasar
Juliana, Rika;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.265
Gerakan literasi di sekolah dasar jarang dilakukan secara terstruktur dan berkesinambungan. Enam literasi dasar yang harus dikuasai siswa sekolah dasar timpang dan tidak selaras antara satu literasi dasar dengan literasi dasar lainnya. Perlu dilakukan pengukuran pengaruh gerakan literasi terhadap kemampuan literasi sains dan literasi membaca di sekolah dasar negeri 4 Meranti Bunting. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh Gerakan literasi terhadap kemampuan literasi sain dan literasi membaca di sekolah dasar. Kuasi eksperimen dilakukan pada penelitian ini. Sampel yang dipilih siswa kelas IV berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dengan lembar tes kemampuan Lisa dan Lica. Gerakan literasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains dan literasi membaca di sekolah dasar. Gerakan literasi ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar literasi lainnya seperti literasi numerasi, literasi digital, literasi finansial, literasi budaya dan kewargaan bisa berkembang selaras beriringan. Kepala sekolah perlu terlibat secara maksimal dalam hal penyediaan prasarana dan sarana agar gerakan literasi ini bisa dilakukan secara maksimal. Peneliti berikutnya bisa mencoba mengukur pengaruh gerakan literasi terhadap kemampuan literasi dasar yang telah disebutkan sebelumnya.
Kedisiplinan Waktu Mengajar Guru dan Penggunaan Media Pembelajaran di Sekolah Dasar
Yusup, Muhammad;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.278
Kedisiplinan waktu mengajar guru dan penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar negeri 14 Bantan masih bermasalah. Guru masih tidak disiplin saat memulai dan mengakhiri pembelajaran di kelas. Sebagian besar guru juga tidak pernah menggunakan media pembelajaran saat mengajar di kelas. Kepala sekolah perlu melakukan analisis untuk mengetahui permasalahan tersebut dan agar bisa memberikan supervisi yang tepat. Tujuan penelitin ini adalah menganalisis kedisiplinan waktu mengajar guru dan penggunaan media pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian kombinasi (kuantitatif dan kualitatif) digunakan pada penelitian. Sumber data berjumlah sembilan orang guru (empat guru laki-laki dan lima orang guru perempuan). Teknik pengumpulan data dengan instrument penilaian kedisiplinan dan penggunaan media pada pembelajaran. Kedisiplinan waktu mengajar guru berada pada kategori sedang, sementara kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran di kelas masuk pada kategori tinggi. Kepala sekolah harus secara rutin melakukan supervisi klinis terhadap kedua aspek tersebut. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena kedua aspek tersebut masuk pada kompetensi pedagogik guru. Aspek kompetensi pedagogik lainnya selain kedisplinan waktu mengajar guru dan kemampuan menggunakan media pembelajaran bisa dianalisis lebih lanjut oleh peneliti berikutnya.
Penerapan Pendampingan Individu terhadap Literasi Baca dan Tulis Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar
Irma, Ade;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.285
Masih terdapat siswa kelas 2 sekolah dasar yang belum lancar membaca dan menulis. Penelitian ini bertujuan memberikan perlakuan terhadap siswa kelas 2 ini untuk mengukur berapa besar pengaruh pendampingan individu terhadap literasi baca dan tulis siswa. Kuasi eksperimen diadopsi pada penelitian ini. Populasi berjumlah 83 siswa, sementara sampel yang digunakan siswa kelas 2 berjumlah 12 siswa. Pendampingan individu berpengaruh signifikan terhadap literasi baca dan tulis siswa kelas 2 sekolah dasar negeri 5 Bengkalis. Literasi baca dan tulis merupakan salah satu literasi dasar yang harus dikuasai siswa dan harus benar-benar dimatangkan pada siswa kelas rendah. Pendampingan individu harus sering dilakukan guru kelas rendah agar dapat memantau kemajuan literasi baca dan tulis siswa. Lingkungan belajar guru melakukan pendampingan individu tidak harus kaku di ruang kelas, namun bisa di luar kelas. Perhatikan mood siswa saat pembelajaran akan dimulai. Peneliti berikutnya bisa melanjutkan penelitian mengenai literasi dasar lainnya yang harus dikuasai siswa kelas rendah.
Kedisiplinan Guru Jenjang Pendidikan Dasar dalam Mengimplementasikan Peraturan Sekolah
Fatmawati, Fatmawati;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i4.467
Guru-guru pada jenjang pendidikan dasar masih terdapat guru yang memiliki tingkat kedisiplinan yang rendah dalam mentaati peraturan sekolah. Riset ini bertujuan mendeskripsikan kedisiplinan guru dalam menjalankan peraturan sekolah pada jenjang pendidikan dasar. Metode riset yang digunakan metode kombinasi kuantitatif dan kualitatif. Subjek riset berjumlah sembilan orang guru sekolah dasar, dengan komposisi delapan guru berstatus aparatur sipil Negera dan satu guru berstatus non aparatur sipil Negara. Hasil riset menunjukan kedisiplinan guru dalam menjalankan peraturan sekolah pada jenjang pendidikan dasar berada pada kategori sedang. Guru-guru SD harus lebih distimulus dan dimotivasi agar dapat meningkatkan kedisiplinannya untuk mentaati peraturan sekolah melalui pemberian reward dan punishment. Kendala-kendala yang dihadapi guru saat perjalanan menuju sekolah harus bisa diatasi bersama kepala sekolah, guru, dan orang tua yang ada di komite. Riset berikutnya bisa dianalisis tentang efektivitas pemberian reward dan punishment yang dilakukan sekolah, apakah pemberian penghargaan dan hukuman efektif dalam meningkatkan kedisiplinan guru di sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Hasil Belajar IPAS di Sekolah Dasar
Yani, Fitri;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i1.879
Guru jarang menggunakan model pembelajaran nyata berupa alam sekitar sebagai model yang digunakannya saat mengajar di sekolah dasar. Riset bertujuan untuk mengukur berapa besar pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam dan sosial. Metode riset yang diadopsi kuasi eksperimen. Riset ini termasuk jenis riset kuantitatif. Jumlah populasi dua ratus tiga pulu siswa. Sampel berjumlah empat puluh dua siswa kelas empat sekolah dasar. Model pembelajaran inkuiri berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan alam dan sosial siswa di sekolah dasar negeri tiga belas Segati. Model pembelajaran inkuiri harus lebih sering diimplementasikan oleh guru-guru pada jenjang sekolah dasar dikarenakan melalui model pembelajaran inkuiri siswa-siswa akan lebih tertantang dalam pembelajaran, baik itu materi yang berkaitan dengan alam dan lingkungan sosial dimana siswa tersebut berada. Model pembelajaran inkuiri dengan media alam secara langsung akan berimplikasi juga terhadap capaian sosial siswa.
Pengaruh Coaching Supervisi Akademik oleh Kepala Sekolah terhadap Pengelolaan Kelas dan Gaya Mengajar Guru di Sekolah Dasar: Studi Kuasi-Eksperimen
Yosie, Ronita;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1925
Kepala sekolah jarang melakukan coaching terhadap guru-guru yang dipimpinnya, terutama dalam hal kemampuan guru saat mengelola kelas dan gaya mengajar yang dilakukan guru di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh Coaching Supervisi Akademik (CSA) oleh kepala sekolah terhadap pengelolaan kelas dan gaya mengajar guru di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan 14 guru, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (7 guru) dan kelompok kontrol (7 guru). Hasil menunjukkan bahwa CSA memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan kelas dan gaya mengajar guru dengan peningkatan N-Gain sebesar 38,57% pada kelompok eksperimen dibandingkan 7,14% pada kelompok kontrol. Penelitian ini menegaskan pentingnya implementasi CSA dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Gaya mengajar guru yang tidak monoton membuat suasana kelas lebih hidup dan siswa jauh lebih bersemangat belajar. Siswa yang semangat belajar menunjukan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik yang cenderung kearah positif.
Penerapan Manajemen Kepala Sekolah terhadap Kemampuan Menulis RPP dan Kedisiplinan Guru pada Jenjang Pendidikan Dasar
Aisah, Siti;
Witarsa, Ramdhan;
Masrul, Masrul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v4i3.225
Kemampuan kepala sekolah dalam memimpin guru menjadi latar belakang penelitian. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peran manajemen kepala sekolah terhadap kemampuan menulis rencana pembelajaran dan kedisiplinan guru pada jenjang pendidikan dasar. Metode penelitian yang diadopsi metode penelitian kombinasi yaitu kuantitatif dan kualitatif. Sumber data terdiri dari lima orang guru laki-laki dan enam orang guru perempuan. Teknik pengumpulan data dengan instrumen lembar penilaian RPP dan kedisplinan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan kepala sekolah dalam manajemen memberikan makna terhadap kemampuan guru menulis rencana pembelajaran dan kedisiplinan guru. Kemampuan guru menulis rencana pembelajaran menunjukan nilai 82 dengan kategori baik, sementara kedisiplinan guru menunjukan nilai tujuh puluh lima dengan kategori cukup. Kemampuan manajemen kepala sekolah harus terus dipertahankan dan harus ditingkatkan agar kemampuan guru dan kedisiplinan guru dapat bermakna. Peneliti berikutnya dapat melanjutkan penelitian terhadap kemampuan guru lainnya yang berkaitan dengan manajemen kepala sekolah yang lebih spesifik.