Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI METODE KARTOMETRIK BERBANTUAN CITRA GOOGLE EARTH UNTUK PEMETAAN PENEGASAN BATAS WILAYAH DI KELURAHAN MATABUBU, KOTA KENDARI Sitti Kasmiati; La Ode Hadini; Harudu La; Andrias; Nursalam La Ode; Saudi Fitriyani; Nurhasanah
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3404

Abstract

Permasalahan batas wilayah administrasi kerap menjadi sumber konflik dan hambatan dalam pelaksanaan pembangunan. Di Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, belum tersedianya peta batas resmi menyebabkan ketidakpastian tata ruang dan kelemahan dalam pengambilan kebijakan lokal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam memahami dan mengimplementasikan Metode Kartometrik Berbantuan Citra Google Earth untuk penegasan batas wilayah berdasarkan Permendagri No. 45 Tahun 2016. Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD), pelatihan aplikasi QGIS, dan pendampingan teknis pemetaan, program ini berhasil menghasilkan peta kerja awal batas wilayah Kelurahan Matabubu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep kartometrik dan keterampilan geospasial aparat kelurahan. Artikel ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis teknologi dalam proses penegasan batas wilayah administratif secara partisipatif.
Manajemen Pemeliharaan Arsip di SMPN 23 Palembang Andrias Andrias; Ita Erliyani; Handriadi Handriadi; Alfan Bachtiar; Ema Ambiapuri
Sustainable Vol. 5 No. 2 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i2.3009

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses perencanaan dan pengorganisasian pemeliharaan arsip di SMPN 23 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi data. Jenis pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dianalisis dengan menggunakan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemeliharaan arsip telah dilaksanakan dengan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari empat fungsi manajemen yang dilaksanakan yaitu perencanaan dan pengorganisasian pemeliharaan arsip. Perencanaan pemeliharaan arsip meliputi 1) perancangan lokasi penyimpanan arsip dengan menentukan posisi rak yang berdekatan dengan unit pengolah yang bersangkutan; 2) menyiapkan peralatan seperti map dan pemilik plastik untuk menyimpan arsip agar aman secara fisik dan informasi. Kemudian pengorganisasian meliputi 1) pemberkasan arsip aktif dimulai dengan identifikasi pustaka dari kepala tata usaha, yaitu menerima arsip yang masuk dan membaginya ke setiap unit pengolah berdasarkan jenis arsip aktif; 2) memeriksa kelengkapan pustaka dengan melihat lembar disposisi dan lampiran arsip.
PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR SISWA DALAM MEMBACA PETA DI SMA NEGERI 02 KENDARI: Training to Improve Students’ Basic Map Reading Skills at SMA Negeri 02 Kendari Amniar Ati; Andrias Andrias; La Ode Amaluddin; Septianto Aldiansyah; Fitriyani Saudi; Nur Nasanah; Ismail Akbar
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) February - July 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.34

Abstract

Dalam memahami dan menginterpretasikan informasi geografis serta lingkungan sekitar, siswa perlu memiliki kemampuan dasar membaca peta. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar membaca peta siswa di SMA Negeri 02 Kendari. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 35 siswa kelas X. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa setelah mengikuti pelatihan. Pada saat pre-test, sebagian besar siswa berada pada kategori kurang yaitu sebanyak 15 siswa, serta kategori cukup sebanyak 8 siswa yang menunjukkan rendahnya pemahaman siswa terhadap unsur-unsur peta sebelum pelatihan. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan yang signifikan, ditandai dengan tidak ditemukannya lagi siswa pada kategori kurang maupun cukup pada hasil post-test. Sebanyak 15 siswa berada pada kategori baik, sementara jumlah siswa pada kategori sangat baik meningkat dari 5 menjadi 10 siswa. Perubahan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa mengenai unsur-unsur peta. Hasil evaluasi juga menunjukkan respons positif, dengan skor tertinggi pada aspek kepuasan keseluruhan (94%), diikuti relevansi materi (92%) dan keterlibatan peserta (91%). Hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak sekolah sebagai sumber belajar serta dasar pengembangan program pembinaan lanjutan, dan kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.
Virtual Exploration of Mount Bromo Caldera Stratigraphy Through Virtual Reality Environment Media in Geography Learning Linda Sustika; Cahya Darmawan; Andrias
Future Space: Studies in Geo-Education Vol. 3 No. 3 (2026): Future Space: Studies in Geo-Education
Publisher : CV Bumi Spasial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69877/fssge.v3i3.113

Abstract

This research focuses on the development of a Virtual Reality Environment (VRE) designed for geography instruction, specifically targeting volcanic stratigraphy within the Mount Bromo region. Subsequently, the study evaluates user experience (UX) to determine the media's technical usability and its capacity for pedagogical engagement. This virtual reality environment  media is produced through a series of scientific research and development procedures (plomp model) which comprises three distinct phases: preliminary research, prototyping, and assessment. User response data were gathered via the User Experience Questionnaire (UEQ) administered to 25 tenth-grade students, evaluating both pragmatic and hedonistic qualities. The user experience evaluation indicated that the VRE media effectively facilitates the identification of volcanic rock layers. The results demonstrated high levels of clarity and efficiency, suggesting that the immersive environment assists students in distinguishing complex stratigraphic features that are otherwise difficult to observe in traditional settings. In addition, they indirectly stated that this VRE media is efficient enough to explore learning to distant places, useful, exciting, interesting, motivate them to learn, and has a good novelty for exploring geography learning.