Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan Aktivasi Sistem Emergensi Kepada Karyawan Hotel di Denpasar Lestarini, Asri; Subrata, Tanjung; Datya , Aulia Iefan; Cahyawati, Putu Nita; Aryastuti, Sri Agung
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 2 No 4 (2023)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v2i4.846

Abstract

Pandemi COVID-19 yang masih berlangsung telah menurunkan tingkat perekonomian di bidang pariwisata, salah satunya penginapan/hotel. Adanya tanda kebangkitan pariwisata menyebabkan pelaku pariwisata dituntut untuk mempersiapkan diri akan meningakatnya kunjngan wisatawan ke Bali. Hotel Quest San Denpasar merupakan salah satu hotel yang membutuhkan pelatihan bagi karyawan, khususnya dalam pertolongan pertama pada henti jantung atau bantuan hidup dasar (BHD). Kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dilakukan di Hotel Quest San Denpasar, dengan melibatkan peserta sekitar 10 orang peserta yang merupakan karyawan Hotel Quest San Denpasar. Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan yang dilihat dari hasil rerata postest (65,00) lebih tinggi dari hasil rerata pretest (54,50). Setelah diobervasi, didapatkan peningkatan kemampuan peserta untuk melakukan bantuan hidup dasar. Sistem emergensi yang sudah dirancang telah diuji coba dalam suatu simulasi lingkungan. Diharapkan dapat dilakukan kegiatan yang serupa sehingga menyegarkan kembali para karyawan hotel Quest San Denpasar dalam pertolongan pertama pada henti jantung atau BHD.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Limbah Kulit Jeruk Siam Kintamani (Citrus nobilis) dengan Pelarut Polar, Semipolar, dan Nonpolar Nirmalasari, Ni Kadek Diah Ayu; Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Udiyani, Desak Putu Citra; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Dewi, Erly Sintya
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19385

Abstract

Jeruk memiliki banyak komponen nutrisi yang berperan sebagai sumber antioksidan alami. Namun, sebagian besar nutrisi tersebut terdapat pada kulit jeruk yang jarang dimanfaatkan. Kulit Jeruk Siam mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, vitamin C, likopene, pektin, serta tannin, sehingga memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas antioksidan pada limbah kulit jeruk siam kintamani dengan berbagai jenis pelarut. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, dan pengujian aktivitas antioksidan dilakukan melalui metode Diphenylpicrylhydrazil (DPPH). Hasil dari penelitian ini adalah pelarut metanol berhasil mengubah larutan DPPH yang memiliki warna ungu menjadi berwarna kuning, selain itu pengujian dengan pelarut etil asetat juga mampu mengubah larutan DPPH menjadi warna kuning atau bening. Namun perubahan warna dari ungu ke kuning tidak tampak signifikan pada pelarut n-hexana. Nilai IC50 untuk pelarut metanol sebesar 136,17 atau 0,13617 mg/ml, etil asetat sebesar 1412,05 atau 1,41205 mg/ml dan n-hexana sebesar 1736,71 atau 1,73671 ml/mg. Apabila ketiganya dibandingkan maka dapat disimpulkan pelarut metanol memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan pelarut lainnya.
Pelatihan Pemilahan Sampah dan Eco Enzyme Guna Pengembangan dan Menggagas Rumah Kompos Menjadi Wahana Eduwisata Di Gianyar Bali Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gede Suranaya; Dewi, Ni Wayan Erly Sintya; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung
Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Welfare : June 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/welfare.v1i2.531

Abstract

The government system in Indonesia, the village or ward, is the lowest organizational unit of government. The rural population is the essential capital of development. If the rural population can be fostered as well as possible, then it is hoped that it will become a very valuable human resource for development. In this regard, the government establishes policies, especially in the area of equal distribution of opportunities to obtain education and information for all Indonesians, that are directed at increasing the nation's intelligence and increasing the ability to participate in development activities. Batu Putih Kenek is a village area with a population that is classified as not too dense. Through the latest data obtained from the village office and the results of interviews with the head and village officials, we obtained data on the population of Batu Putih Kenek Village, namely 2,965 people, with details by gender, namely male population = 1,390 people and female population = 1,573. In implementing the village library, many obstacles arise, among them inadequate human resource competence, low public interest in reading, a limited number of collections, and the most dominant problem, the limited budget for the development of the library itself. Even though the library has a significant and strategic role as a partner in supporting the national goal, namely educating the nation's youth, the allocation of funds for library development still needs to be improved. Because this problem is fundamental in nature, it directly impacts all library development programs at all types and levels, especially at the village or ward library level.
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR GENTA SARASWATI GIANYAR DALAM MEMPERSIAPKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA PANDEMI COVID-19 Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Ratna Juwita, Dewa Ayu Putu; Citra Udiyani, Desak Putu; Diah Witari, Ni Putu; Nita Cahyawati, Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3523-3529

Abstract

Sekolah Dasar Genta Saraswati Gianyar merupakan sekolah dasar yang baru mendapatkan ijin untuk melaksanakan pembelajaran pada tahun akademik 2021/2022. Untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi, mitra belum mempersiapkan protokol kesehatan secara optimal. Program ini bertujuan untuk mendampingi mitra dalam mempersiapkan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Metode yang digunakan antara lain dengan memberikan penyuluhan, mendampingi mitra merancang protokol kesehatan, memberikan sarana pendukung protokol kesehatan, simulasi dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 11 orang mitra yang terdiri dari tenaga pengajar dan tenaga administratif. Hasil dari program ini adalah tersusunnya protokol kesehatan pembelajaran tatap muka yang telah diterapkan oleh mitra pada tahun ajaran 2021-2022. Selain protokol kesehatan, dihasilkan pula video simulasi penerapan protokol kesehatan pada pembelajaran tatap muka di masa pandemi yang disusun oleh mitra didampingi oleh tim pelaksana. Video telah diunggah di media sosial milik sekolah sebagai salah satu bentuk sosialisasi penerapan protokol kesehatan di sekolah selama masa pandemi. 
EDUKASI PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE MELALUI BUDIDAYA TANAMAN PENGUSIR NYAMUK DI KELURAHAN PEDUNGAN, BALI Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gde Suranaya; Cahyawati, Putu Nita; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Lestarini, Asri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28354

Abstract

Prevalensi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Denpasar, termasuk Kelurahan Pedungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hingga saat ini belum ada terapi definitif untuk mengatasi penyakit ini, sehingga pencegahan dinilai menjadi upaya yang paling baik dalam manajemen DBD. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi dalam bentuk penyuluhan dan demonstrasi dengan topik pencegahan DBD, terutama melalui penggunaan tanaman pengusir nyamuk. Kegiatan ini dihadiri oleh 5 peserta yang sangat antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Edukasi yang diberikan dinyatakan efektif dan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dengan nilai rata-rata pretest sebesar 48 poin dan nilai rata-rata posttest sebesar 100 poin. Seluruh peserta berhasil menjawab seluruh pertanyaan posttest dengan benar. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat diselenggarakan secara berkala dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
PENDAMPINGAN KELUARGA BINAAN DESA BAYUNG GEDE, KINTAMANI DALAM PENCEGAHAN STUNTING Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Pandit, I Gde Suranaya; Cahyawati, Putu Nita; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Lestarini, Asri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29874

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi terhambatnya pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis. Pendampingan Keluarga merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah stunting. Program ini dilakukan di Desa Bayung Gede, Kintamani yang merupakan salah satu desa lokus Stunting di Bali. Program ini diawali dengan pelatihan pendamping keluarga dan dilanjutkan dengan pendampingan kepada keluarga binaan selama 6 bulan. Satu kelompok mahasiswa mendampingi satu keluarga binaan. Evaluasi peningkatan pemahaman keluarga dilakukan melalui pretest dan posttest. Program dijalankan pada bulan September 2023 hingga Januari 2024 dengan sasaran 5 keluarga binaan di Desa Bayung Gede, Kintamani. Sebagian besar anak dalam keluarga binaan memiliki status gizi pendek berdasarkan tinggi badan per umur. Bentuk pendampingan keluarga yang diberikan meliputi identifikasi dan penyelesaian masalah, pemantauan status gizi, dan edukasi kesehatan terkait stunting. Program dikatakan berhasil karena mampu meningkatkan pemahaman keluarga dengan seluruh peserta berhasil mendapatkan nilai lebih dari 70 pada posttest. Untuk meningkatkan efektivitas program, ke depan diperlukan pelatihan yang berkelanjutan terhadap pendamping serta kolaborasi lintas sektor yaitu pemberi layanan kesehatan dan pendidikan.
Community Empowerment for Vector Control of Dengue Hemorrhagic Fever: Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengendalian Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue Permatananda, Pande Ayu Naya Kasih; Cahyawati, Putu Nita; Pandit, I Gede Suranaya; Lestarini, Asri; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1871

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a health problem in Indonesia, including in Bali. Dengue therapy has not been optimal so far, so that prevention efforts are an effective step in dealing with DHF cases. All of these community service activities were aimed to increase the knowledge and awareness of community living in densely populated settlements in the prevention and control of DHF vectors. The activities carried out included counseling through the media posters regarding DHF and its prevention as well as distribution of mosquito repellent plants to be planted in the yards of each activity participant's house. The activity took place from June to July 2023 and was attended by 35 activity participants. From the analysis of the pretest-posttest scores, this activity succeeded in significantly increasing the knowledge of the activity participants. This activity is expected to be a real implementation of dengue prevention in densely populated residential areas. Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Bali. Terapi dengue hingga saat ini belum optimal, sehingga upaya pencegahan menjadi salah satu langkah efektif dalam penanggulangan kasus DBD. Seluruh kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran komunitas Sadar Sehat yang tinggal di pemukiman padat penduduk dalam pencegahan dan pengendalian vektor penyakit DBD. Kegiatan yang diselenggarakan meliputi penyuluhan melalui media poster mengenai DBD dan pencegahannya serta pembagian tanaman pengusir nyamuk untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing peserta kegiatan. Kegiatan berlangsung dari bulan Juni hingga Juli 2023 dan diikuti oleh 35 peserta kegiatan. Dari analisis nilai pretest-posttest kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta kegiatan secara signifikan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi implementasi nyata dalam penanggulangan DBD di kawasan pemukiman padat penduduk.
HEMATOPOIETIC EFFECTS OF ETHANOLIC EXTRACT FROM Alternanthera sissoo ON ERYTHROCYTE, HEMOGLOBIN, AND HEMATOCRIT LEVELS IN ANEMIA-INDUCED FEMALE WISTAR RATS Ratih, Gusti Ayu Made; Aryastuti, Anak Agung Sri Agung; Suryaningsih, Putu Ayu; Dwi Agustini, Desak Gede; Habibah, Nur
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 13, No 2 (2025): Meditory, Volume 13 No. 2 Tahun 2025 (On Progress)
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v13i2.4714

Abstract

Background: Maternal anemia remains a primary global health concern due to its association with adverse pregnancy outcomes and the increased risk of iron deficiency anemia in infants, which may impair neurodevelopment and growth. Although iron supplementation is the standard therapy, its gastrointestinal side effects often limit treatment adherence. Therefore, Brazilian Spinach (Althernanthera sissoo), a plant rich in iron, flavonoids, and antioxidants, offers potential as a natural alternative.Objective: This study aimed to evaluate the hematopoietic effects of the ethanolic extract of Alternanthera sissoo on erythrocyte count, hemoglobin concentration, and hematocrit levels in female Wistar rats (Rattus norvegicus) induced with anemia.Methods: A quasi-experimental study using a completely randomized design (CRD) was conducted with three treatment doses (5, 7.5, and 10 mg/kg body weight). Hematological parameters (Erythrocyte count, Hemoglobin (Hb), and Hematocrit (HCT)) were analyzed using a Hematology Analyzer, followed by statistical testing with one-way ANOVA and Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level.Results: The 10 mg/kg BW treatment produced the most significant improvement in erythrocyte count, Hb, and HCT levels compared to the other groups.Conclusions: Ethanolic extract of Althernanthera sissoo effectively enhances hematological indices in iron-deficient rats, showing strong potential as a natural nutraceutical supplement for preventing anemia during pregnancy.
Pemberdayaan Satgas Gotong Royong Berbasis Desa Adat Dalam Pencegahan COVID-19 di Banjar Serongga Pondok, Tabanan Putu Nita Cahyawati; A. A. Sri Agung Aryastuti; Luh Gde Evayanti
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.4.2.2020.1-6

Abstract

The COVID-19 pandemic is affecting all elements of Indonesian society. Lack of knowledge, lack of readiness, and insufficient allocation of funds make the prevention of this disease a challenge for the entire community. Social distancing, limiting all activities outside the home, using masks, hand sanitizers and disinfectants are all efforts that can be made to prevent the spread of this disease. Banjar Serongga Pondok is one of the traditional Banjar which is quite consistent in implementing these things. The residents of Banjar Serongga Pondok have indeed tried to reduce all activities outside the home, but it is undeniable that there are still residents who have not been able to implement this properly. Therefore, a special task force was formed called the Satgas Gotong Royong Berbasis Desa Adat as the driving force for all COVID-19 virus prevention activities in Banjar. The routine efforts that usually they do are spraying disinfectant liquid every Sunday. However, the limitations of disinfectant fluids and budget constraints in the implementation of these activities made it difficult to carry out the activities. The condition, exacerbated by the scarcity of masks, also made it difficult for the task force to work for residents. Based on these problems, the service is focused on providing information related to COVID-19, providing masks, hand sanitizers, and disinfectants to the COVID-19 Task Force in Banjar Serongga Pondok. The activity was started by giving a speech by Kelian Adat Banjar Serongga Pondok, remarks by the head of the activity organizer, material delivery and discussion, the delivery of assistance, and assistance in the implementation of disinfection. This program is expected to help the task force's work program continuity in preventing the transmission of COVID-19, especially in Banjar Serongga Pondok.
EDUKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PASAR IKAN KEDONGANAN, BALI Putu Nita Cahyawati (Scopus ID: 57203956416); Pande Ayu Naya Kasih; Anak Agung Sri Agung Aryastuti; Desak Putu Citra Udiyani; I Gde Suranaya Pandit
WICAKSANA: Jurnal Lingkungan dan Pembangunan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wicaksana.6.2.2022.53-59

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu pilar perekonomian daerah di Indonesia. Salah satu pasar tradisional di Bali adalah Pasar Ikan Kedonganan. Lokasinya yang strategis memungkinkan pasar ini dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun internasional. Pedagang pasar tradisional merupakan kelompok masayarakat yang sangat rentan mengalamai risiko kesehatan dan keselamatan kerja khususnya selama pandemi Covid-19. Hal ini dikarenakan jarak fisik antara pedagang dan pembeli yang sangat dekat, ruang kerja terbatas, penggunaan alat pelindung diri yang minim, serta kebersihan yang buruk. Kurangnya informasi kesehatan dan perkembangan kesehatan kerja pada sektor informal ini merupakan salah satu pemicu terjadinya permasalahan tersebut. Kegiatan pengabdian pada kelompok pedagang di Pasar Ikan Kedonganan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan diawali oleh diskusi, penyuluhan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menemukan bahwa partisipasi mitra selama kegiatan sangat baik (100%). Kegiatan penyuluhan juga dapat meningkatan pengetahuan mitra. Hal ini dinilai berdasarkan hasil nilai pretest dan posttest. Nilai pretest sebelum kegiatan adalah 18,82 dan nilai posttest pada akhir kegiatan yaitu 40. Peningkatan pengetahuan mencapai 2 kali lipat dari nilai awal namun belum mencapai nilai 70. Kesimpulan yang diperoleh antara lain pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik sesuai dengan rencana. Terdapat peningkatan nilai prettest dan posttest dari 18,82 poin pada awal kegiatan menjadi 40 poin pada akhir kegiatan. Walaupun demikian, diperlukan upaya berkesinambungan dalam mendampingi mitra dalam penerapan edukasi yang telah diberikan.