Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analysis of Land Use/Land Cover Changes 2005–2020 Jagorawi Highway Corridor Wardani, Tiara Pratiwi Kusumah; Prasetyo, Lilik Budi; Setiawan, Yudi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.1.134

Abstract

Infrastructure development has both negative and positive impacts on the surrounding area. Economics growth, improved living standards, education levels, and easy access are the positive impacts of infrastructure development, meanwhile, it also has the consequences on the naturalresource use and environmental impacts from unsustainable consumption and socio-economic consequences for people around the developed areas. With the currently limited land, management needs to be addressed wisely in areas with high demand for land. Infrastructure can be a catalyst for land use change. This study aims to determine land use changes that occurred in 2005, 2010, & 2020 and analyze its driving factors. We used time series data from Landsat imagery taken from Landsat 5 TM (2005 & 2010) and Landsat 8 OLI/TIRS (2020). Visual analysis method was used to identify and classify the eight land use types per each period of Landsat image series. A simple overlay method was applied to determine the effect of the factors of distance from JT Jagorawi, from arterial collector roads, from GT Jagorawi, and from the government center; and population density. The results show that the built-up area increased from 29.72% in 2005, 32.03% in 2010 and 35.82% in 2020. The range distance that has a potential change in land cover is 4 km from JT Jagorawi & GT Jagorawi; 1 km distance from arterial and collector roads; 7.5 km distance from the government center with a population density of < 5,000 to 10,000 people km2.
Land-cover Dynamics and Oriental Honey-buzzard Winter Habitat Preference in Borneo, Indonesia Meirani, Utami; Prasetyo, Lilik Budi; Mulyani, Yeni A.; Syartinilia; Higuchi, Horoyoshi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.1.111

Abstract

Migrasi merupakan bagian dari adaptasi perilaku individu terhadap perubahan lingkungan musiman. Migrasi dapat memberikan keuntungan bagi organisme yang dihadapkan pada perubahan sumber daya yang terbatas secara berkala. Pulau Borneo adalah salah satu tujuan migrasi musim dingin bagi Oriental Honey-buzzard di Indonesia. Dampak antara deforestasi, industrialisasi, dan urbanisasi telah menempatkan Kalimantan pada kondisi kritis. Pulau Borneo telah mengalami fragmentasi habitat yang disebabkan oleh faktor-faktor ini. ARGOS adalah alat pelacakan satelit yang telah digunakan untuk memantau pergerakan dan perilaku Oriental Honey-buzzard sejak tahun 2003. Tiga individu telah diselidiki dalam studi ini untuk menentukan respons terhadap perubahan tutupan lahan yang terjadi di Borneo pada tahun 2003, 2006, dan 2009. Kompleksitas ekologi dan hubungan antara spesies dan lingkungan yang mendukung respons Oriental Honey-buzzard dipaparkan dalam studi ini. Analisis respons menunjukkan bahwa Oriental Honey-buzzard lebih sering ditemui di area berhutan di Borneo daripada di 11 area tutupan lahan lainnya selama tiga tahun 2003, 2006, dan 2009. Durasi waktu yang dihabiskan di area berhutan secara konsisten menunjukkan durasi kehadiran terpanjang, dengan durasi masing-masing sebesar 136,88 jam, 1121,17 jam, dan 1160,53 jam pada tahun 2003, 2006, dan 2009, secara berturut-turut. Durasi kehadiran terpendek terjadi di area mangrove dan rawa pada tahun 2003, 2006, dan 2009.
Movement Patterns and Habitat Suitability of Translocated Sumatran Tigers (Panthera tigris sumatrae) Pahlevi, Farhan Reza; Prasetyo, Lilik Budi; Priatna, Dolly
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.2.313

Abstract

Sumatran tigers (Panthera tigris sumatrae), critically endangered mammals native to Indonesia, play a vital role in maintaining ecosystem balance by regulating prey populations. However, habitat loss and human-wildlife conflict necessitate translocation as a conservation strategy. Translocation becomes an option when the conflict site is no longer possible as a tiger habitat, and the landscape changes from homogeneous to heterogeneous, causing changes in biodiversity that impact resource changes. Ecological studies on the aspects of space use and suitability characteristics of habitats by translocated tigers need to be conducted to improve survival. This study analyzed the home range and habitat suitability of translocated Sumatran tigers in Kerinci Seblat National Park (KSNP) using GPS collar data collected between June and September 2022. This research was conducted by developing a species distribution model using the Minimum Convex Polygon (MCP), fixed kernel (FK), and maximum entropy (Maxent) programs. The most active time used in moving by Sumatran tigers was in the morning of 06.00–08.59, MCP 492 km2, and FK 98.9 km2. The results of Maxent modelling obtained an average AUC value of 0.88, and the performance of this model was very good. The response shows how the prediction of the Sumatran Tiger's presence changes with each varying landscape value. The total edge contribution is dominant, with a proportion in this model of 35.5% and a Class area proportion of 27.5%.
Short-term movements of the Pig-Nosed Turtle (Carrettochelys insculpta) in the Kao River, South Papua, Indonesia Sawaki, Morgan Wayne Luther; Kusrini, Mirza Dikari; Prasetyo, Lilik Budi; Ramdani Manurung
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 15 No 4 (2025): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.15.4.554

Abstract

Understanding animal movement is essential for assessing species' ecological needs and informing effective conservation strategies. This study investigates the short-term daily movement and home range of the Endangered (EN) pig-nosed turtle (Carettochelys insculpta) in the Kao River, Boven Digoel District, South Papua, Indonesia. Native to Papua New Guinea, Northern Australia, and Southern Papua, this freshwater turtle faces heavy egg harvesting pressure. Using low-cost GPS tracking devices, we monitored six adult individuals (one male and five females) over a three-day period during November–December 2023. The results indicated that the daily movements of C. insculpta ranged from 84.95 to 648.77 m. Average home range estimates were 18.03 ha (minimum convex polygon), 7.51 ha (50% kernel density), and 12.44 ha (95% kernel density). The movement overlaps among the four turtles totaled 30.64 ha, with an average overlap of 6.12 ha. The hotspot analysis identified 76.16 ha as key movement areas, revealing that the pig-nosed turtles tend to stay near sandbanks, primary dryland forest, secondary dryland forest, and shrublands. Our studyprovides important baseline ecological data that can be used to inform future conservation and recovery programs. Elaboration between stakeholders and the local community can be carried out to protect the species.
Assessment of the success of canopy cover revegetation of former coal mine lands with Forest Canopy Density (FCD) Model in Kutai Kartanegara, East Kalimantan Rosikin, Rosikin; Prasetyo, Lilik Budi; Hermawan, Rachmad
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 13 No 4 (2023): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.13.4.574-585

Abstract

Pertambangan batubara berperan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia, meskipun aktivitas tersebut berdampak negatif bagi lingkungan. Meminimalisir hal tersebut, pemerintah Indonesia mewajibkan reklamasi di lahan bekas tambang dengan salah satu indikator nya adalah keberhasilan tutupan tajuk. Saat ini belum ada metode terukur yang dapat menentukan tingkat keberhasilan tutupan tajuk pada lahan reklamasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan metode pengukuran berbasis data remote sensing dengan pendekatan Forest Canopy Density (FCD) yang dilakukan di wilayah izin pertambangan PT. Multi Harapan Utama, Kutai Kertanegara. Pemodelan FCD dilakukan dengan mengintegrasikan 4 indeks biofisik dari pengolahan citra Landsat 8 OLI TIRS selama 2013–2021. Hubungan antara nilai FCD terhadap tutupan tajuk di lapangan menggunakan regresi linier untuk memperoleh nilai keberhasilan tutupan tajuk berdasarkan nilai FCD. Hasil pemodelan FCD menunjukan tren kenaikan setiap tahunnya, khususnya pada 2 tahun pertama setelah penanaman. Analisis regresi menunjukan hubungan kuat antara nilai FCD dengan nilai tutupan tajuk dengan R2=0,775 dan mendapatkan nilai FCD 75,35 merupakan batas keberhasilan tutupan tajuk di lahan reklamasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan FCD dapat diterapkan untuk menentukan tingkat keberhasilan reklamasi lahan bekas tambang
The Habitat Suitability Modelling of Rhinoceros Hornbills (Buceros rhinoceros) in Java Island, Indonesia Setiawan, Taufik; Prasetyo, Lilik Budi; Mulyani, Yeni A.; Jarulis
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.2.253

Abstract

Rhinoceros hornbills (Buceros rhinoceros) are a bird species belonging to the Bucerotidae family, which is vulnerable based on the IUCN red list of species. This is due to habitat fragmentation, which reduced the Rhinoceros hornbill habitat on Java. Efforts and strategies are needed to maintain Rhinoceros hornbill habitats. Information on the suitability of the Rhinoceros hornbill habitat on Java Island is required to develop a Rhinoceros hornbill conservation strategy. This study aimed to determine a habitat suitability model that produces the highest accuracy, analyze hornbill habitat suitability, and identify environmental variables that affect the existence of rhinoceros hornbills. Habitat suitability models were processed using three algorithms: random forest, support vector regression, and MaxEnt. The data used to model habitat suitability were presence and environmental variables. The model was evaluated using various accuracy measures, namely overall accuracy, sensitivity (sn), specificity (sp), Area Under Curve (AUC), and kappa coefficient. The resultsof model processing showed that the random forest algorithm produced the highest average accuracy of 0.74. The most important environmental variables for the habitat suitability model were the distance from the road (16.62%), distance from the forest (12.73%), and land cover (12.47%). The habitat suitability model was divided into three classes: low suitability, covering 75,048 km2 (55.94%); medium suitability, covering 52,911 km2 (39.44%); and high suitability, covering 6,213 km2 (4.63%). The results of the habitat suitability model showed that the habitat suitability class was the smallest in the area.
Co-Authors . Pairah A Hadi Syafrudin ABDUL HARIS MUSTARI Abdul Rahim Achmad Machmud Thohari Adhi Harmoko Saputro Agung Siswoyo Agung Siswoyo Agus Hikmat Agus Priyono Kartono Agusrinal Agusrinal AHMAD JUNAEDI Ahmad Munawir Akhmad Rizali Al-Reza, Dimaz Danang Alan Purbawiyatna Alan Purbawiyatna Amri Muhammad Saadudin Amrizal Yusri Andi Gunawan Andi N. Cahyana Andi Sri Wahyuni Andita Minda Mora Andry Indrawan Andryan, Ricky Ani Mardiastuti Anika Putri Annisa Dyra Shamila Anton Ario Anton Ario Anton Ario Aria Nusantara Arief Prasetyo Arif Kurnia Wijayanto Arif Kurnia Wijayanto Arif Prasetyo Arif Prasetyo Ario, Anton Aronika Kaban aronika kaban Arya Hadi Dharmawan Arzyana Sunkar Astekita Ardiaristo Aswin Rahadian Aswin Rahadian Awaludin Jamil Azar Rachdian Bambang Hero Saharjo Bambang Setio Budianto BANDUNG SAHARI Basuki Wasis Bisman Nababan Boedi Tjahjono Budi Arif Dermawan Budi Indra Setiawan Carolyn, Rully Dhora Cecep Kusmana DAMAYANTI BUCHORI Deasy Fitria Dede Kosasih Desi Suyamto Diah Irawati Dwi Arini Diah Irawati Dwi Arini Didi Darmadi Didi Usmadi, Didi Dietriech Geoffrey Bengen Dimyati, Ratih Dewanti Dolly Priatna Dones Rinaldi Dony Kushardono DWI ANDREAS SANTOSA Dwi Putra Aprianto Dwi Putro Tejo Baskoro DYAH PERWITASARI -FARAJALLAH Edy Sambas Endang Koestati Sri Harini Muntasib Endes N Dahlan Endes N Dahlan Endes N Dahlan Endes Nurfilmarasa Dachlan Entang Iskandar Entang Iskandar Entang Iskandar Entang Iskandar Erny Jumilawaty Ervizal A. M. Zuhud Ervizal A.M. Zuhud Ervizal AMZU Fata Habiburrahman Faz Fauziah Fauziah FERY KURNIAWAN Fitriana, Fifin gede tragya suartika pramana Hadi S Alikodra Harahap, Adiansyah Hari Prayogo Hariyadi Harnios Arief Hartrisari Hardjomidjojo Helianthi Dewi Hermansyah Putra Hermawan, Rachmad Hernawati Hernawati Herry Purnomo Herwasono Soedjito Hesty, Rein Susinda Hidayat Pawitan Hidayat Pawitan Higuchi, Horoyoshi Hudi, Firdaus Alam Hultera Hultera Husni dan Zulfanazli Pudjianto Alfian Rusdy I Made Haribhawana Wijaya I Nengah Surati Jaya I.F. Poernomosidhi Poerwo Idung Risdiyanto iksan, Muh Indri Febriani Irlan Izzawati Nurrahma, Arinal Haq Jarulis Jarulis Jarulis Jarulis Jarulis Jarulis Jarulis Jarwadi B. Hernowo JARWADI BUDI HERNOWO Jatna Supriatna Jito Sugardjito Joko Ridho Witono Judin Purwanto Kamarudin Abdulah Kartodihardjo, Hariadi Ketut Wikantika Kooswardhono Mudikdjo Kurnia Sofyan Kustiyo Kustiyo, Kustiyo Kusumanegara, Agus Kuswandono . Lailan Syaufina Lailan Syaufina Lila Juniyanti Liyantono . Luky Adrianto Luna Raftika Khairunnisa M. Bismark Malta Daerangga Mansyur, Fadhilah Iqra Mardiana Wachyuni Marimin , May Parlindungan Meirani, Utami Mirza Dikari Kusrini Moch. Erlan Sodahlan Mora, Andita Minda Muflihatul Maghfiroh Islami Muhamad Rizal Muhammad Bismark Muhammad Buce Saleh Muhammad Nur Aidi Muhammad Wiharto Munandar, Aris Nahlunnisa, Hafizah Nana Mulyana Arifjaya Nandi Kosmaryandi Nandi Kosmaryandi Nitya Ade Santi NIZAR NASRULLAH Novi Tri Ayuningrum Nur Hayati Nurdin Sulistiyono Nyoto Santoso Omo Rusdiana Pablo Pacheco Pahlevi, Farhan Reza Pairah Pairah Patria Rachman Hakim Pramatana, Fadlan Prita Ayu Permatasari, Prita Ayu PURNAMA HIDAYAT Purwanto, Yanuar Jarwadi Purwono Rahmad Hermawan Ramdani Manurung Ramdani Manurung Rika S. Santoso Rina Marina Masri Rinekso Soekmadi Rizka Amalia Rizki Widiyatmoko Rois Mahmud Rokhmatuloh, Rokhmatuloh Romie Jhonnerie Rosikin, Rosikin Rosima Wati Dewi Rudi Hermawan Sahid Agustian Hudjimartsu Sahid Hudjimartsu Sam Wouthuyzen Sambas Basuni Sambas, Edy Sandhi Imam Maulana Santun R.P. Sitorus SATRIYAS ILYAS Sawaki, Morgan Wayne Luther Shamila, Annisa Dyra Siti Badriyah Rushayati Siti Nurjannah Slamet Suprayogi Soeryo Adiwibowo Sudianto, Sudianto Supartono, Toto SYAFRIDA MANUWOTO Syarif Indra S.P Syartinilia . TARUNI SRI PRAWAST MIEN KAOMINI ANY ARYANI DEDY DURYADI SOLIHIN Tatang Tiryana Taufik Setiawan Tazkiyatul Syahidah Teddy Rusolono Titiek Setyawati Tornando, Hengki Tri Atmoko Tri Atmoko Tri Satyatama Tukirin Partomihardjo Tukirin Partomihardjo Turmudi U Mamat Rahmat U Mamat Rahmat Vella Putikasari Vella Putiksari Vella Putiksari, Vella Vincentius P Siregar Wahyu Indah Astriani Wardani, Tiara Pratiwi Kusumah Wardi Septiana Wawan Gunawan Widiatmaka WIDYASTUTI, SALMAH Wim Ikbal YAHER WANDI YANTO SANTOSA Yeni A. Mulyani Yeni Aryati Mulyani Yohana Maria Indrawati Yoko Untoro Yosi Irawan Yudi Setiawan Yudi Setiawan Yudi Setiawan Yudi Setiawan Yudi Setiawan Yumarni . Yuniar Pratiwi Zuhud, Ervizal A. M.