Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL ILMIAH PLATAX

Prospective Analysis of Seaweed Processing Downstream Business: A Case Study in Lontar Village Gumilar, Iwang; Saputra, Adjie; Anggraeni, Santi Rukminita; Pratama, Rusky Intan; Maulina, Ine
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 12 No. 2 (2024): ISSUE JULY-DECEMBER 2024
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v12i2.56118

Abstract

Seaweed grows in almost all waters of Indonesia, making it one of the important exporting countries in Asia. Indonesia's three main seaweed export commodities are Eucheuma cottonii, Gracillaria sp., and Gelidium sp. One significant seaweed cultivation center is Lontar Village. However, value-added downstream product activities still need to be developed there. The potential for drying seaweed in Lontar Village reaches 150,000 kg per month. Data analysis was performed using quantitative descriptive methods, including profitability analysis, B/C Ratio analysis, Break-Even Point analysis, and Payback Period over the past year with five harvest cycles. The prospective analysis results include aspects of seaweed drying processing techniques, financial elements, and marketing aspects. This study uses a case study method with key informants being the head and members of the seaweed processing group in Lontar Village. The data used are from five harvest cycles over the past year. The prospective analysis results show that the financial analysis of the seaweed processing business in Lontar Village indicates positive outcomes, such as positive profits, a B/C Ratio greater than 1, seaweed sales and production values exceeding the Break-Even Point, and a Payback Period of less than one year. Seaweed marketing in Lontar Village is conducted on a cash basis, with their main market being Java Island. Keywords: Prospective, Business, Processing, Seaweed. Abstrak Rumput laut tumbuh hampir di seluruh perairan Indonesia, menjadikannya salah satu negara pengekspor penting di Asia. Tiga komoditas ekspor utama rumput laut Indonesia adalah Eucheuma cottonii, Gracillaria sp., dan Gelidium sp. Salah satu sentra budidaya rumput laut yang signifikan adalah Desa Lontar. Namun, kegiatan hilirisasi produk jadi yang bernilai tambah masih perlu dikembangkan di sana. Potensi penjemuran rumput laut kering di Desa Lontar mencapai 150.000 kg per bulan. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang meliputi analisis keuntungan, analisis B/C Ratio, analisis Break Even Point, dan Payback Period selama satu tahun terakhir dengan lima siklus panen. Hasil analisis prospektif mencakup aspek teknik pengolahan penjemuran rumput laut, aspek finansial, dan aspek pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan informan kunci berupa ketua dan anggota kelompok pengolahan rumput laut di Desa Lontar. Data yang digunakan adalah data dari lima siklus panen selama satu tahun terakhir. Hasil analisis prospektif menunjukkan nalisis finansial usaha pengolahan rumput laut di Desa Lontar menunjukkan hasil yang baik, seperti keuntungan yang bernilai positif, B/C Ratio lebih dari 1, nilai penjualan dan produksi rumput laut lebih besar dari nilai Break Even Point, dan Payback Period kurang dari satu tahun. Pemasaran rumput laut di Desa Lontar dilakukan dengan sistem kontan, dan pasar utama mereka adalah Pulau Jawa. Kata kunci: Prospektif, Usaha, Pengolahan, Rumput Laut.
Co-Authors Achmad Rizal Achmad Rizal Ahmadi, M. Fauzie Alexander Muhammad Akbar Khan Anando, Drian Alif Andre Wijaya Andriani , Yuli Anisa Dwi Septhyani Asri Peni Wulandari Aulia Andhikawati Auliyatul Hakim, Shally Ayi Yustiati Azizia, Annisa Dewi Nur Azmi, Suniyyah Dwi Oktarahdiana Dyah Putri Utami Eddy Afrianto Eddy Afrianto Eddy Afrianto Eddy Afrianto Elit Erdiasari Emma Rochima Erdiasari, Elit Evi Liviawaty Evi Liviawaty Evi Liviawaty Filardi, Tara Firdaus, Nur Aini Azhar Fitriana, Shilfana Fittrie Meylianawaty Pratiwy Fittrie Meyllianawaty Pratiw Fittrie Meyllianawaty Pratiwy Fiza Jasmine Hasani Gabriela, Lisa Gina Yuliana Gumay, Nadia Purnamasari Handaka, Asep Agus Hanun, Inas Maya Tamimah Hasani, Fiza Jasmine Hasibuan, Linda Naomi Hendra Nopandi Henhen Suherman Herman Hamdani Herman Hamdani Heru Sumaryanto Iis Rostini In-In Hanidah Ine Maulina Irfan Zidni Iskandar - - Iskandar . . Iskandar Iskandar Isni Nurruhwati Iss Rostini Iwang Gumilar Izza Mahdiana Apriliani Joko Santoso Junianto Junianto - JUNIANTO JUNIANTO Junianto Junianto Junianto Junianto Kartika Irta Dewi Kiki Haetami Lantun Paradhita Dewanti Liviawaty , Evi Luthfidianto, Iqbal M. Fauzie Ahmadi Ma'ruf, Nursyahidatul Qurani Maharani, Annisa Nur Mega Fatimah Rosana Meida Maulida Mochamad Candra Wirawan Arief Muhamad Fatah Wiyatna Muhammad Asyari Muhammad Musa Dzulfiqaar Wiradimadja Muhammad Rizqi Hasany Muhammad Yusuf Awaluddin Nawang Nila Ririsanti Nia - Kurniawati Nia Kurniawati Nur Latifah, Atik Oktarahdiana, Dwi Otong Suhara Djunaedi Parliamentary, Fazira Prasetya, Muhamad Diva Pratiwy, Fittrie Meylianawaty Putri, Zaky Yoana Radestya Triwibowo Ratih Wulandari Refki Aditya Yudaswara Reza Salsabila Rita Rostika Riyadi, Reihan Slamet Rizky Hardiyanto Roffi Grandiosa Herman Rostini, Iss Saffanah, Kayla Zahira Sah, Risti Salsabila, Lulu Salsabila, Reza Santi Amelia Santi Rukminita Anggraeni Saputra, Adjie Sari, Elviana Dian Mustika Septhyani, Anisa Dwi Shally Auliyatul Hakim Shilfana Fitriana Shojikana, Muhamad Seikei Subiyanto Subiyanto Subiyanto Subiyanto Suniyyah Azmi Susetyo Ilman Rosyadi Syarifudin Sahlan Tabita Deborah Teguh Satrio Nugraha Tiaraningsih, Thania Triwibowo, Radestya Ujang Subhan Ulfah - Maisyaroh Usman Lubis Usman Lubis, Usman Winarti Zahirudin Wiyatna , Muhamad Fatah Yayat Dhahiyat Yudi Nurul Ihsan Yuli Andriani Yuli Andriani Yuli Andriani Yuli Nisa Nuryanti Yuniar Mulyani Zahidah Hasan Zahidah Zahidah Zahidah Zahidah, Zahidah Zahidah, , Zain, Balqis Aliya Zidni, Irfan