Riyanny Pratiwi
Unknown Affiliation

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERENCANAAN JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK PENINGKATAN STRUKTUR JALAN RUAS SOSOK – TAYAN, TANJUNG – SANGGAU (CW05:30-RCP-01) Muhammad Seno Setiya Mulyono; Safarudin Muhammad Nuh; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36777

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah kegiatan dalam mencegah dan memperkecil kemungkinan terjadinya bahaya yang akan terjadi. Penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu Job Safety Analysis (JSA). Sumber dari penelitian ini di dapat dari tim manajemen keselamatan. Dalam pengumpulan data digunakan metode dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Kegiatan yang dilakukan yaitu mengidentifikasi risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja mengenai apa saja yang akan terjadi pada pekerjaan konstruksi dan menganalisa risiko tersebut. Analisa risiko tersebut untuk mengetahui  risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selanjutnya dilakukan pengendalian risiko untuk memberikan solusi terhadap risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang telah dianalisa. Penelitian ini diperoleh 3 tingkatan risiko yaitu risiko rendah, risiko sedang, risiko tinggi. Terdapat 215 risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) setelah dianalisa meliputi: 130 risiko tergolong risiko rendah, 34 risiko tergolong risiko sedang, dan 51 risiko tergolong risiko tinggi, untuk itu dalam menuju nihil kecelakaan kerja diperlukan pembinaan dan pengawasan yang intens dari pengawas maupun tim manajemen K3. Kata kunci : Perencanaan Job Safety Analysis (JSA), Keselamatan  dan Kesehatan  Kerja (K3), Peningkatan Struktur Jalan Ruas Sosok – Tayan
OPTIMALISASI TATA LETAK MATERIAL KONSTRUKSI (STUDI KASUS GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS PANCA BHAKTI PONTIANAK) Uun Iva Noviana; Rafie Rafie; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49304

Abstract

Letak fasilitas dan material proyek mempunyai peranan yang sangat penting bagi efisiensi waktu serta biaya pada suatu pengerjaan proyek. Tujuan dari penelitian ini diantaranya untuk menentukan site layout yang paling optimun dan efisien. Sehingga penempatan aktifitas pembangunan berjalan lancer dan nyaman. Pada penelitian ini data akan diolah dengan metode multi-objectives function yaitu analisis Traveling Distance dan analisis Safety Index . Yaitu dengan memakai  metode pendukung keputusan yaitu Analicital Hierarcy Proses (AHP). Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa Site Layout pada proyek pembangunan Rektorat Universitas Panca Bhakti belum optimal bila ditinjau dari hasil perhitungan Traveling Distance (jarak tempuh) dan Safety Index (nilai keamanan). Berdasarkan hasil plot pada diagram, untuk pekerjaan struktur bawah didapatkan nilai TD dan SI yang paling minimum yaitu pada Alternatif  3. Sedangkan pada pekerjaan plat lantai 4 didapatkan nilai TD dan SI yang paling minimum yaitu pada Alternatif 2.Kata Kunci : Analicital Hierarcy Proses (AHP), Multi-objectives function, proyek konstruksi, site layout
ANALISIS PENENTUAN PRIORITAS JALAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS DI KALIMANTAN BARAT) Bich Hanes Bich; Riyanny Pratiwi; Rafie Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49621

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang banyak digunakan dalam perpindahan barang dan manusia, dan memiliki peranan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kalimantan Barat adalah provinsi di Pulau Kalimantan dengan wilayah sangat luas. Banyaknya ruas jalan lingkungan tidak setara dengan dana yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) penentuan prioritas jalan lingkungan di Kawasan Permukiman Kumuh Kalimantan Barat berdasarkan keterpaduan antara literatur dan sudut pandang Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kalimantan Barat (DPRKP) sebagai owner. Penelitian dilakukan dengan studi literatur dan wawancara dengan pihak DPRKP. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan prosedur penelitian yang diselidiki dengan gambaran subjek atau objek yang digunakan berupa orang, lembaga, masyarakat dan yang lainnya. Standar Operasional Prosedur (SOP) Penentuan Prioritas Jalan Lingkungan di Kawasan Permukiman Kumuh (Studi Kasus di Kalimantan Barat) terdiri dari 5 (lima) tahapan, yaitu penyiapan, pengumpulan data dan analisis, penyusunan konsep RP2KPKPK, penyusunan RP2KPKPK, dan legalisasi RP2KPKPK. Urutan prioritas penanganan jalan lingkungan di kawasan permukiman kumuh di Kota Pontianak adalah Parit Nanas C1/3, Malaka C1/3 dan C3/6, dan Sepakat C3/6. Sedangkan di Kabupaten Kubu Raya adalah Dusun Cempaka C3/6, Dusun Merdeka C3/6, Padang Tikar Dua C3/6, Kubu C3/6, Dusun Sungai Ambawang Kuala C5/9, Kuala Mandor B C5/9, Rasau Jaya Umum C5/9, Selat Remis C5/9, Padang Tikar Satu C5/9, Batu Ampar C5/9, Permata C5/9, dan Sungai Kakap C5/9.Kata kunci : Kawasan Permukiman Kumuh, Penentuan Prioritas Jalan Lingkungan, Standar Operasional Prosedur.
PENGARUH TINDAKAN KOREKSI RISIKO MANAJEMEN MATERIAL KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG Indah Pertiwi Putri; riyanny Pratiwi; muhammad indrayadi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 3 (2022): JELAST EDISI AGUSTUS 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i3.58174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan risiko yang memiliki dampak dominan pada kinerja biaya proyek dan mendapatkan tingkat pengaruh tindakan koreksi yang diberikan pada risiko tersebut dengan menggunakan metode deskriptif analitis. Data primer berupa hasil kuesioner yang diisi berdasarkan skala likelihood. Penelitian ini melibatkan 8 responden yang berpengalaman di bidang konstruksi khususnya manajemen material. Hasil analisis menunjukkan tidak ada risiko manajemen material pada pembangunan gedung Puskesmas Alianyang Kota Pontianak termasuk dalam kategori High Risk sedangkan untuk kategori Medium Risk berjumlah 6 variabel risiko. Terdapat 3 risiko dominan dengan nilai Risk Index tertinggi ialah risiko “ketidaksesuaian antara volume pekerjaan pada kontrak dengan kondisi lapangan” dengan nilai sebesar 0,682, “terlambatnya pembayaran oleh kontraktor ke supplier material” dengan nilai sebesar 0,676 dan “kurangnya perencanaan material alternatif” dengan nilai sebesar 0,650.Kata Kunci : Manajemen Material, Konstruksi Gedung, Tindakan Koreksi Risiko
ANALISA BIAYA EKONOMIS PEKERJAAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN GREEN SYNTHESIS PONTIANAK Ade Veronika Yolanda; M. Indrayadi; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.696 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36602

Abstract

Rumah tak hanya menjadi tempat tinggal dan berlindung. rumah juga menjadi ladang investasi yang menghasilkan uang. Kajian untuk mengetahui besarnya nilai kelayakan ekonomi teknik dari investasi proyek pembangunan rumah didasarkan nilai investasi perumahan Green Synthesis tipe rumah 6x15. Penelitian bertujuan mengetahui kelayakan finansial, yang ditinjau dari arus cash flow. Penelitian menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), Payback Period (PP) dan analisa Break Even Point (BEP). Besaran anggaran modal investasi perumahan Green Synthesis sebesar Rp 22.000.000.000,00 berdasarkan modal sendiri dan pinjaman. biaya tetap (fixed cost) pada perumahan tipe 6x15 ini senilah Rp 19.349.051.648,00; sedangkan total biaya variabel senilai Rp 1.076.360.588,00. Uji analisa kelayakan menggunakan metode Net Present Value senilai Rp 13.331.370.145,00. Metode Internal Rate Of Return didapatkan nilai 39,75 %. Metode Benefit Cost Ratio didapatkan nilai 1,702 %. Pengembalian modal investasi menggunakan metode Payback Period arus tidak tetap didapatkan waktu 1 tahun 6 bulan pengembalian. Kemudian yang terakhir menggunakan metode Break Even Point jika dirupiahkan sebesar Rp 48.129.347.834,00 sedangkan jika dihitung dalam jumlah maka perusahaan tidak mengalami keuntungan maupun kerugian di penjualan unit ke 27. Hasil analisa kelayakan tersebut disimpulkan bahwa pembangunan perumahan tipe 6x15 Green Synthesis Pontianak dinyatakan layak untuk dilaksanakan.Kata Kunci: cash flow, NPV, IRR, BCR, PP, BEP
ANALISA RISIKO BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN FONDASI TIANG PANCANG PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT RENDAH DI KOTA PONTIANAK Maria Tiara Fujha Mardiana; M. Indrayadi; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48676

Abstract

Permasalahan yang biasa dan sering terjadi dalam suatu proyek adalah keterlambatan dan pemborosan biaya. Pekerjaan fondasi merupakan salah pekerjaan awal suatu proyek yang berpengaruh pada pekerjaan selanjutnya. Penelitian ini dilakukan bertujuan sebagai referensi untuk mengetahui faktor-faktor dominan serta langkah-langkah yang diambil untuk mencegah  dan mengurangi dampak berdasarkan risiko biaya dan waktu pekerjaan fondasi gedung bertingkat rendah di Kota Pontianak. Pengambilan data dilakukan dengan dua tahap, yaitu kuisioer tahap pertama untuk mendapatkan variabel bebas yang berpengaruh pada risiko biaya dan waktu pekerjaan fondasi gedung bertingkat rendah di Kota Pontianak dan kuisioner tahap kedua dilakukan untuk mendapatkan skala frekuensi, dampak biaya dan waktu berdasarkan penilaikan kontraktor yang pernah mengerjakan pekerjaan fondasi gedung bertingkat rendah di Kota Pontianak. Data hasil kuisioner ini dianalisis dengan matriks pair wise comparison, pembobotan kriteria, dan nilai peringkat dan analisis level resiko untuk mendapatkan faktor-faktor dominan. Hasil analisi menyatakan bahwa produktivitas tenaga kerja, kurangnya pengawasan, rendahnya produktivitas alat berat yang dipengaruhi umur dan spesifikasi dan keterlambatan pengiriman material ke lokasi. Faktor tambahan yaitu lokasi pekerjaan fondasi, keadaan sekitar pelaksanaan dan keadaan tanah.Kata Kunci: Dampak Terhadap Biaya, Dampak Terhada Waktu, Gedung Bertingkat Rendah Kota Pontianak, Manajemen Risiko Pekerjaan Fondasi.
PENGENALAN TEORI SUPPLY CHAIN PADA PROYEK KONSTRUKSI DAN PENERAPANNYA PADA PROYEK RUMAH SAKIT BERSALIN JEUMPA Tris Hardianti; - Syahruddin; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.056 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.36728

Abstract

Konsep rantai pasok atau supply chain ini masih terbilang baru di dalam industri konstruksi maka dilakukanlah suatu penelitian tentang pengenalan teori – teori supply chain pada proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengkaji teori – teori supply chain dari studi literatur yang didapatkan, (2) Menganalisis apakah bisa diterapkan pada studi kasus. Metode penelitian yang dilakukan penulis adalah dengan metode kualitatif. Metode kualitatif dilakukan untuk menggali lebih dalam lagi tentang teori supply chain pada proyek konstruksi dan menganalisis struktur supply chain dan bagaimana penerapannya pada studi kasus. Berdasarkan hasil penelitian, konsep supply chain ini bisa diterapkan di jenis proyek manapun karena konsep supply chain ini lebih memfokuskan tentang manajemen hubungan antar pihak – pihak yang ada di proyek konstruksi. Dalam studi kasus, konsep supply chain ini belum diterapkan dengan baik, dikarenakan pelaksanaan proyek masih terdapat kendala. Salah satu pendekatan konsep supply chain management yang sudah diterapkan adalah dibagian supplier yaitu mereka sudah menerapkan konsep partnership. Konsep partnership disini adalah antara supplier dan kontraktor sudah menjalin hubungan kerjasama, sehingga bisa menjamin mutu kualitas material dan lancarnya pergerakan material dalam supply chain.Kata Kunci: Rantai pasok, manajemen rantai pasok, industri konstruksi
ANALISA PENILAIAN PRODUKTIVITAS PERALATAN MEKANIS PADA PROYEK PEKERJAAN JALAN RUAS PONTIANAK – SEI. KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA Irvebry Ayu Wulandary; Rafie Rafie; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.48677

Abstract

Jalan memegang peranan penting bagi kehidupan masa kini, dimana jalan merupakan salah satu sarana penggerak perekonomian bagi kehidupan kita. Pada Jalan Husein Hamzah dan Jalan Raya Sungai Kakap merupakan salah satu sarana transportasi bagi kehidupan manusia dikarenakan semakin meningkatnya laju pertumbuhan lalu lintas yang diakibatkan oleh perkembangan ekonomi yang semakin meningkat, untuk itu diperlukan nya perbaikan infrastruktur berupa peningkatan jalan agar memudahkan masyarakat. Maka pada penelitian ini penulis sangat memperhatikan penilaian produktivitas alat yaitu melaukan evaluasi pekerjaan sesuai dengan kondisi lapangan dari faktor-faktor yang mempengaruhi dengan melakukan pengumpulan dan pengolahan data dalam perencanaan alat berat dimana untuk melihat apakah alat yang ditinjau efektif selama pekerjaan dilakukan serta memberikan alternatif alat yang akan diguankan selama pekerjaan agar didapatkan waktu dan biaya yang lebih efisien dengan memperhitungkan penilaian produktivitas menggunakan alat berat mekanis seperti Excavator, Dump Truk, Motor Grader, Water Tank Truck dan Vibratory Roller. Kata Kunci: alat berat mekanis, penilaian produktivtas, peningkatan jalan
STUDI BIAYA PENDAHULUAN PEKERJAAN PONDASI PADA BANGUNAAN BERTINGKAT BANYAK DI KOTAMADYA PONTIANAK - Yadi; Endang Mulyani; Riyanny Pratiwi
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.171 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v6i3.38945

Abstract

Studi biaya pedahuluan merupakan suatu bagian penting dalam perencanaan anggaran biaya suatu proyek. Studi biaya pendahuluan sendiri adalah suatu kegiatan yang meramalkan atau memperkirakan suatu biaya yang dilakukan sebelum suatu proyek itu sendiri dilaksanakan. Studi biaya pendahuluan ini juga biasa disebut estimasi biaya pendahuluan.Dengan menggunakan data volume gedung kemudian menghitung biaya gedung berdasarkan harga satuan tahun 2019. Dengan menghubungkan antara biaya sebagai variabel tetap (Y) dengan jumlah lantai (X1) dan luasan (X2) sebagai variabel bebas. Untuk mendapatkan biaya tersebut digunakan analisis regresi dan dengan melakukan pemeriksaan terhadap persamaan regresi (model), sehingga didapatkan hasil bahwa analisis regresi non linier berganda merupakan persamaan regresi (model) yang baik,dengan persamaan sebagai berikut : 
PENILAIAN SECARA VISUAL KONDISI STRUKTUR BAWAH JEMBATAN KAPUAS I PONTIANAK Adi Prasetya; Riyanny Pratiwi; - Aryanto
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 8, No 2 (2021): JeLAST Juni 2021
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v8i2.49033

Abstract

Jembatan Kapuas I dibangun pada tahun 1980 sampai dengan 1981 dan diresmikan pada tahun 1982 di Pontianak Kalimantan Barat. Jembatan ini menghubungkan antara Kecamatan Pontianak Selatan dengan Kecamatan Pontianak Timur yang dipisahkan oleh sungai Kapuas. Jembatan Kapuas I saat ini sering terjadi kemacetan  dikarenakan padatnya jumlah kendaraan yang melewati dan kapasitas jembatan yang sudah tidak memadai, ada beberapa kerusakan seperti lubang-lubang di oprit jembatan dan lubang keropos yamg terdapat di trotoarnya. Dengan dilakukannya penilaian kondisi jembatan, dapat ditentukan bagaimana penanganan yang tepat untuk pemeliharaan dan perbaikan jembatan agar tidak terjadi kerusakan yang parah atau keruntuhan bangunan. Bridge Condition Rating (BCR) adalah indeks kondisi jembatan yang digunakan pada metode New York State Departement of Transportation (NYSDOT), pada Bridge Management dan Inventory Manual. Berfokus pada 13 komponen yang terdapat pada jembatan kemudian diambil data visualnya dan diberikan nilai sesuai kondisi komponennya. Hasil dari penelitian ini adalah Jembatan Kapuas I mendapatkan total nilai akhir atau BCR nya adalah 5,458 yang dapat diartikan jembatan dalam kondisi baik dan usulan penanganan jembatan ini adalah pemeliharaan rutin dan berkala.Kata Kunci: Jembatan, Penilaian kondisi, Bridge Condition Rating