p-Index From 2021 - 2026
6.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Chemistry in Education Indonesian Journal of Chemical Science JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) ABDIMAS SILIWANGI JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Variabel At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Awwaliyah Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Journal of Integrated Elementary Education PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) UNESA Journal of Chemical Education Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Journal of Innovative and Creativity Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Unnes Science Education Journal Indonesian Journal of Chemical Science Jurnal Abdimas MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam Journal of Research on Community Engagement Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Jurnal Dharma Indonesia Chemistry in Education
Claim Missing Document
Check
Articles

KESULITAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGKAN DESAIN PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI COVID-19 Amelia, Rizki; Priatmoko, Sigit; Sugiri, Wiku Aji
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v5i2.8652

Abstract

Guru merupakan pihak yang banyak mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Salah satu di antara kesulitan yang kerap muncul yakni dalam hal mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran online. Kesulitan tersebut tentu berdampak pada kurang maksimalnya pelaksanaan pembelajaran, sehingga kebermaknaan belajar tidak dapat diperoleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kesulitan-kesulitan tersebut. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survei. Pengumpulan data menggunakan kuisioner online. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru sekolah dasar di Provinsi Jawa Timur. Instrumen pengumpulan data berupa 10 butir pertanyaan di kuisioner yang disebarkan secara online melalui Google Form. Indikator kesulitan guru terdiri dari 3 komponen, yaitu: (1) Kesulitan guru terkait penggunaan platform dalam pembelajaran, (2) kesulitan guru terkait kualitas pembelajaran online, dan (3) kesulitan guru dalam mengembangkan desain pembelajaran. Kuisioner menggunakan Skala Likert dengan rentang skor 1-5. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode persentase. Peneliti menghitung masing-masing persentase pada setiap butir pertanyaan berdasarkan respons dari responden. Hasil penelitian menunjukkan pada indikator penggunaan platform pembelajaran, 53,95% guru mengalami tingkat kesulitan yang tinggi, 64,47% guru sekolah dasar hanya mengetahui platform whatsapp saja. Selain itu, sebanyak 50% guru juga masih mengalami kesulitan dalam menggunakan teknologi. Sementara pada indikator kualitas pembelajaran, 46,15% guru merasa pelaksanaan pembelajaran online sangat membosankan. Sebanyak 64,47% guru juga merasa sangat tidak baik dalam mengajar. Adapun pada indikator desain pembelajaran, 65,79% guru sekolah dasar berada dalam tingkat kebingungan yang tinggi dalam membuat desain pembelajaran. Oleh karena itu, diharapkan guru dapat mengikuti pelatihan merancang pembelajaran online agar pembelajaran yang dilaksanakan dapat lebih efektif.
Formulation and Sunscreen Activity of Cream Preparation from Iler Leaves Extract (Coleus scutellarioides (L.) Benth) Widhihastuti, Endah; Larasati, Dhatu Sekar; Priatmoko, Sigit; Rakainsa, Senda Kartika
Indonesian Journal of Chemical Science Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v13i1.3583

Abstract

Paparan sinar ultraviolet memiliki efek positif seperti membantu produksi vitamin D, tetapi jika terlalu berlebihan dapat menyebabkan inflamasi akut, eritema, hiperpigmentasi, penuaan dini, dan kanker kulit. Oleh karena itu, diperlukan perlindungan tambahan yaitu tabir surya untuk menyerap atau memantulkan sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi ekstrak etanol dari daun iler (Coleus scutellarioides (L.) Benth) sebagai tabir surya dan memformulasikannya menjadi krim. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi simplisia daun iler dengan metode maserasi dan pelarut etanol 96%. Uji fitokimia dilakukan pada ekstrak  untuk menentukan kandungan metabolit sekunder. Ekstrak dengan berbagai konsentrasi diuji aktivitas tabir surya dengan menentukan nilai SPF, %Te, dan %Tp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun iler dengan nilai SPF terbaik adalah pada konsentrasi 0,3% dengan nilai SPF 29 yang berada dalam kategori tabir surya dengan perlindungan ultra. Formula krim F1 dengan kandungan asam stearat 17% dan trietanolamin 2% paling memenuhi evaluasi persiapan krim dengan nilai SPF 5 yang tergolong sedang, serta nilai %Te dan % Tp berturut 0,26359 dan 0,38828 yang tergolong sunblock.
Response Analysis of Training Participants of The Project Learning Integrated Ethno-Stem for The Study of Herbal Tea as A Covid-19 Immunity Sudarmin, Sudarmin; Priatmoko, Sigit; Mahatmanti, F. ‪Widhi; Listiadji, Prasetyo; Pujiastuti, Rr. Sri Endang; Sasmita, M.
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/qfh4md23

Abstract

This time Indonesia is being hit by the Covid-19 pandemic, so it is important to introduce local plants as immunity to teachers and students. The purpose of this training is to provide knowledge and skills to recognize the Ethno-STEM integrated project learning model (PJBL) on the topic of local plant herbal teas and tropical forests as immunity. This training is important, because the results of interviews with several teachers and master students of chemistry education show that they have never received this training. This training activity was carried out at the UNNES Postgraduate online, as well as the practice of making tea and learning videos at the UNNES Chemistry Laboratory. The method of activity is through lectures, discussions, and herbal tea making practices, as well as evaluation. The target audience is teachers, 22 students of master's degree in education. The results of the training activity concluded that participants had acquired the knowledge and skills to design an integrated Ethno-STEM learning model for herbal teas and tropical forest plants as immunity. The results of the response analysis to this training concluded that (1) participants were very happy and interested in this activity, (2) this activity was useful, (3) participants understood how to make herbal tea and the syntax of PjBL Sudarmin, and (4) this learning was able to equip character conservation.
Ethical Perceptions of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Candidates Toward the Utilization of Artificial Intelligence Technology in Academic Contexts Priatmoko, Sigit; Nafi’ah, Tsaniyah; Sauny, Ananta; Aini, Febrianti
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 9 No 2 (2025): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v9i2.2408

Abstract

This study examines the ethical perceptions of Madrasah Ibtidaiyah teacher candidates regarding the use of AI in academic work, focusing on their views on academic integrity, attribution, and responsible AI practices. The research aligns these perceptions with ethical frameworks, including utilitarianism, deontology, virtue ethics, and Moral Foundation Theory (MFT). A mixed-methods Explanatory Sequential Design was employed, starting with a survey of 62 teacher candidates from UIN Malang, followed by qualitative interviews with 11 participants. The study found that AI was primarily used for assignments and coursework, with most candidates viewing AI use positively, provided clear ethical guidelines were in place. Ethical perceptions aligned with MFT’s core moral foundations—care/harm, authority/respect, and justice/fraud—as well as with utilitarian, deontological, and virtue ethics. A significant concern was the absence of formal AI policies, causing uncertainty. This study emphasizes the importance of integrating AI ethics guidelines into teacher education programs, with a focus on responsible AI use, paraphrasing techniques, and verification of AI output. Further research is needed to assess the development and impact of AI policies in teacher education, ensuring that academic integrity is maintained.
Validity of 21st-Century Integrated STEM Teaching Materials in Developing Students’ Critical Thinking Skills Saputra, Ahmad; Wilujeng , Insih; Wiyarsi, Antuni; Priatmoko, Sigit
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.286

Abstract

Pendidikan merupakan tonggak utama kemajuan bangsa sehingga perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh lapisan masyarakat. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) yang dirilis OECD pada tahun 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-73 dari 79 negara, atau peringkat ketiga dari bawah, dalam keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kondisi ini menandakan perlunya peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan bahan ajar yang efektif sebagai perangkat penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar kimia yang layak dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang diadaptasi dari Thiagarajan et al. (1974). Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 12 Semarang dengan subjek penelitian terdiri atas dosen ahli materi dan media, guru kimia, serta peserta didik kelas XI F 7 sebanyak 36 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil validasi bahan ajar oleh ahli materi, ahli media, dan guru kimia menunjukkan persentase kelayakan sebesar 98,05% dengan kategori sangat layak. Uji keterbacaan memperoleh persentase 87,83%, sedangkan respon peserta didik terhadap bahan ajar mencapai 88,79%.
Development of the TTMCT Instrument and In-Depth Interview Activities to Identify Misconceptions about the Periodic Table Concept YOSEPHINE DEBBIE DAMAYANTI; Susilaningsih, Endang; Priatmoko, Sigit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol. 19 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v19i2.2683

Abstract

Misconceptions arise when students hold ideas that conflict with scientifically accepted concepts, and persistent misconceptions can reduce learning outcomes and weaken conceptual understanding. This study analyzed students’ misconceptions about the Periodic System of Elements through the development of a Three-Tier Multiple Choice Test (TTMCT) and supporting in-depth interview activities. A quantitative design was applied. Data were collected through observation, diagnostic testing, interviews, questionnaires, and documentation. Content validation involved eight experts (chemistry lecturers and chemistry teachers) and was followed by a small-scale trial to evaluate item clarity and practicality. The main study was conducted in five public and private schools and involved 250 Grade X students. TTMCT results indicated that a substantial proportion of students demonstrated misconceptions, distributed across seven distinct misconception profiles revealed by the combination of answer choice, reasoning selection, and Certainty of Response Index patterns. Interview findings helped confirm the diagnostic classifications and clarified typical reasoning used by students. Overall, the developed TTMCT instrument, complemented by in-depth interviews, proved effective for identifying and mapping misconceptions on periodic table concepts, providing diagnostic information that can guide targeted instructional remediation. Such mapping supports teachers in prioritizing concepts that require reteaching.
A Vitual Reality Digital Comic: Fostering Environmental Literacy through Baduy Local Wisdom Khoirunnisa, Khoirunnisa; Sudarmin, Sudarmin; Priatmoko, Sigit; Nurhayati, Nunung
Unnes Science Education Journal Vol. 14 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v14i3.36172

Abstract

The objectives of this study are developing and evaluating the effectiveness of a digital comic based green chemistry instructional materials integrated with Virtual Reality (VR) and Baduy local wisdom to improve students’ sustainable environmental literacy. Utilizing Research and Development (R&D) method using 4D model, all instructional components (VR digital comic, teaching module, test instruments, and questionnaires) were validated by experts and deemed highly valid (Aiken’s V > 0.80). A try out of the VR digital comic media with small scale revealed enggaging category with an average percentage exceeding 90%. The Independent Sample t-Test in the experimental and control classes showed a statistically significant difference in posttest scores (Sig. <.001), proving a substantial increase in learning outcomes in the experimental class. Environmental literacy analysis based on the National Environmental Literacy Assessment (NELA) indicators supports these findings: the experimental group achieved a high-level criterion (score: 190) compared to the control group (score: 169). The most prominent improvement in the experimental class was observed in the knowledge and cognitive skills dimensions. The implementation of this learning innovation effectively improves students’ environmental literacy, particularly in knowledge and cognitive skills. Nevertheless, the development of deeply internalized environmental attitudes and behaviors may require more time and a more in-depth approach. However, but this innovation shows significant potential in shaping a generation responsible for environmental issues.
Pengembangan Instrumen Tes Three Tier Multiple Choice Berbasis Socio Scientific Issues Terintegrasi Indikator Keterampilan Berpikir Kritis Shinta Zulfa Iffani; Nanik Wijayati; Sigit Priatmoko
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes three tier multiple choice berbasis socio scientific issues terintegrasi indikator berpikir kritis pada materi termokimia dengan kriteria baik ditinjau dari validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Rnd dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Tahapan penelitian diantaranya dengan 1) analisis kebutuhan terhadap siswa, analisis tugas, dan analisis, 2) tahapan design dengan merancang instrument tes; 3) memvalidasi instrument yang dilakukan oleh dosen ahli, hasil validasi instrument dapat digunakan untuk diujicobakan pada kelas XI MAN Demak sebesar 24 peserta didik, 4) tahapan implement dilakukan dengan menguji cobakan skala besar kepada 107 peserta didik, 5) evaluasi dilakukan pada setiap tahapan. Instrumen dikembangkan sebanyak 33 soal, kemudian divalidasi oleh ahli, dan diujicobakan pada skala kecil (24 siswa) dan besar (107 siswa). Hasil analisis menggunakan Model Rasch menunjukkan bahwa 24 soal memenuhi kriteria validitas isi dan empiris, memiliki reliabilitas tinggi (Alpha Cronbach 0,90 pada skala kecil dan 0,81 pada skala besar), serta tingkat kesukaran dan daya beda yang proporsional. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mengevaluasi keterampilan berpikir kritis siswa dalam konteks pembelajaran kimia berbasis SSI.
Pengembangan E-LKPD Differentiated Instruction Guided Discovery Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Stoikiometri Nila Agustia Fatimatul Hidayah; Sri Haryani; Sigit Priatmoko
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5823

Abstract

Pemahaman konsep yang baik merupakan hal yang harus dimiliki peserta didik setelah mempelajari materi pelajaran. Sehingga diperlukansalahsatunya bahan ajar yang dapat menjadikan peserta didik memiliki pemahaman konsep yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berorientasi discovery learning berdiferensiasi yang dapat meningkatan pemahaman konsep peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimen dengan dua kelas subjek yaitu kelas kontol dan kelas ekperimen yang dipilih secara rendom. Wawancara, tes, angket, serta dokumentasi dilakukan sebagai teknik pengumpulan data. Desain dalam penelitian ini adalah ADDIE. E-LKPD yang dikembangkan memiliki validitas media dan materi berturut-turut sebesar 0,867 dan 0,808 dengan kategori sangat tinggi. Sehingga, E-LKPD yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pada kelas eksperimen yang menggunakan E-LKPD berorientasi discovery learning berdiferensiasi, diperoleh rata-rata posttest 81,0, lebih tinggi dibanding kelas kontrol 69,3. Hasil uji-T menunjukkan thitung (3,195) > ttabel (1,995), sehingga terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep antara kedua kelas. Selain itu, nilai N-gain kelas eksperimen (0,64) juga lebih tinggi dibanding kontrol (0,43), menandakan peningkatan pemahaman konsep yang lebih besar. Dengan demikian, penggunaan E-LKPD berorientasi discovery learning berdiferensiasi berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep peserta didik pada materi stoikiometri.
Ethical Perceptions of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Candidates Toward the Utilization of Artificial Intelligence Technology in Academic Contexts Nafi’ah, Tsaniyah; Sauny, Ananta; Aini, Febrianti; Priatmoko, Sigit
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 9 No 2 (2025): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v9i2.2408

Abstract

This study examines the ethical perceptions of Madrasah Ibtidaiyah teacher candidates regarding the use of AI in academic work, focusing on their views on academic integrity, attribution, and responsible AI practices. The research aligns these perceptions with ethical frameworks, including utilitarianism, deontology, virtue ethics, and Moral Foundation Theory (MFT). A mixed-methods Explanatory Sequential Design was employed, starting with a survey of 62 teacher candidates from UIN Malang, followed by qualitative interviews with 11 participants. The study found that AI was primarily used for assignments and coursework, with most candidates viewing AI use positively, provided clear ethical guidelines were in place. Ethical perceptions aligned with MFT’s core moral foundations—care/harm, authority/respect, and justice/fraud—as well as with utilitarian, deontological, and virtue ethics. A significant concern was the absence of formal AI policies, causing uncertainty. This study emphasizes the importance of integrating AI ethics guidelines into teacher education programs, with a focus on responsible AI use, paraphrasing techniques, and verification of AI output. Further research is needed to assess the development and impact of AI policies in teacher education, ensuring that academic integrity is maintained.
Co-Authors - Jumaeri Achmad Binadja Ade Yulia Kusuma Dewi, Ade Yulia Kusuma Adi Wijayanto Afwah, Apriliani Arifatul Agung Tri Prasetya Agus Mukti Wibowo Ahmad Minanur Rohim Aini, Febrianti Al Inayah Alighiri, Dante Alika Rindangsari Nurrahmah Almira Syifa Amelia, Laksmi Rahmaning Anang Santoso Andin Vita Amalia, Andin Vita Angga Purnama Ani Rusilowati Antonius Tri Widodo Antuni Wiyarsi Aprilia, Nurkintan Artani, Amalina Ashfa, Ellisa Auliya Auliyansyah, Ach Afrian AZMI, NAUFAL LINA Barianto Nurasri Sudarmawan Basori Basori Cahyo Budi Utomo Damayanti, Yosephine Debbie Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Novi Ratna Didi Subagja, Didi Edy Cahyono Eko Budi Susatyo Elisa Yuyun Sariana Endah Suci Amalina, Endah Suci Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Ersanghono Kusuma Fadlilah, Rizki Laili Fitriani, Feby Harits Atika Ariyanta Harjito - Harjono Harjono Harjono Harjono Harjono Hidayah Hidzyam Diniy, Hidayah Hidzyam Inayah, Syarifah Rahmatul Insih Wilujeng Intan Kusumawati Iva Maylana Devi Jayanti, Yeni Fitriana Jayanti, Yeni Fitriana Kasmui -, Kasmui Khoirunnisa Khoirunnisa Larasati, Dhatu Sekar Lestari, Fina Ayu Listiadji, Prasetyo Listiaji, Prasetyo M. Hidayatur Rohman Mahatmanti, F. ‪Widhi Maulida, Faradillah Laili Miftahul Ulum Miftakhudin - Muslimah Susilayati Muslimin, Rinandar Mustakim, Siti Salina Binti Nafi’ah, Tsaniyah Nanik Wijayati Nanik Wijayati Nila Agustia Fatimatul Hidayah Nino Rinaldi Noor Rifaan Novia Frida Susgadarsukawati, Novia Frida Nuni Widiarti Nunung Nurhayati Nurma Siyamita Pertiwi Ayu Pamuji Kurniatun, Pertiwi Ayu Pamuji Puji Eka Rahayu Pujiastuti, Rr. Sri Endang Putut Marwoto Qorry Adilla Fikrina Radeni Sukma Indra Dewi Rahman, Sidqi Aulia Rakainsa, Senda Kartika Ramadhan, Yusuf Rahmad Ratna Ekawati Ratna Zahrotus Sania, Ratna Zahrotus Ratna, Meylita Resti Ana Marsita Ririn Handayani Riyanti Riyanti Rizki Amelia Rosyada, Amroeni Sadewo, Ragil Pandu Sadewo, Ragil Pandu Salsabila, Agisha Salwa Salsabila, Salsabila Samuel Budi Wardhana Kusuma Saptorini Saptorini, Saptorini Saputra, Ahmad Sarwi Sarwi Sasmita, M. Satrio Bekti Uji Prambasto, Satrio Bekti Uji Sauny, Ananta Savitri Savitri, Savitri Seli Triana Putri Senda Kartika Rakainsa Shinta Zulfa Iffani Sholihah, Saidatus Siswahyudianto Siti Sundari Miswadi Soeprodjo - Sri Haryani Sri Kadarwati Sri Nurhayati Sri Nurini Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Subiyanto Hadi Saputro Suci M.Hum SH Hartati Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Suharto Linuwih Syahroni, Moch Ilham Syaifuddin Syaifuddin Tjahyo Soebroto UTOMO, WIDYO UTOMO, WIDYO Warlan Sugiyo Widhihastuti, Endah Wiku Aji Sugiri Woro Sumarni YOSEPHINE DEBBIE DAMAYANTI