Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Instrumen Tes Three Tier Multiple Choice Berbasis Socio Scientific Issues Terintegrasi Indikator Keterampilan Berpikir Kritis Shinta Zulfa Iffani; Nanik Wijayati; Sigit Priatmoko
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes three tier multiple choice berbasis socio scientific issues terintegrasi indikator berpikir kritis pada materi termokimia dengan kriteria baik ditinjau dari validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Rnd dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Tahapan penelitian diantaranya dengan 1) analisis kebutuhan terhadap siswa, analisis tugas, dan analisis, 2) tahapan design dengan merancang instrument tes; 3) memvalidasi instrument yang dilakukan oleh dosen ahli, hasil validasi instrument dapat digunakan untuk diujicobakan pada kelas XI MAN Demak sebesar 24 peserta didik, 4) tahapan implement dilakukan dengan menguji cobakan skala besar kepada 107 peserta didik, 5) evaluasi dilakukan pada setiap tahapan. Instrumen dikembangkan sebanyak 33 soal, kemudian divalidasi oleh ahli, dan diujicobakan pada skala kecil (24 siswa) dan besar (107 siswa). Hasil analisis menggunakan Model Rasch menunjukkan bahwa 24 soal memenuhi kriteria validitas isi dan empiris, memiliki reliabilitas tinggi (Alpha Cronbach 0,90 pada skala kecil dan 0,81 pada skala besar), serta tingkat kesukaran dan daya beda yang proporsional. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mengevaluasi keterampilan berpikir kritis siswa dalam konteks pembelajaran kimia berbasis SSI.
Pengembangan E-LKPD Differentiated Instruction Guided Discovery Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pada Materi Stoikiometri Nila Agustia Fatimatul Hidayah; Sri Haryani; Sigit Priatmoko
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5823

Abstract

Pemahaman konsep yang baik merupakan hal yang harus dimiliki peserta didik setelah mempelajari materi pelajaran. Sehingga diperlukansalahsatunya bahan ajar yang dapat menjadikan peserta didik memiliki pemahaman konsep yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berorientasi discovery learning berdiferensiasi yang dapat meningkatan pemahaman konsep peserta didik. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimen dengan dua kelas subjek yaitu kelas kontol dan kelas ekperimen yang dipilih secara rendom. Wawancara, tes, angket, serta dokumentasi dilakukan sebagai teknik pengumpulan data. Desain dalam penelitian ini adalah ADDIE. E-LKPD yang dikembangkan memiliki validitas media dan materi berturut-turut sebesar 0,867 dan 0,808 dengan kategori sangat tinggi. Sehingga, E-LKPD yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Pada kelas eksperimen yang menggunakan E-LKPD berorientasi discovery learning berdiferensiasi, diperoleh rata-rata posttest 81,0, lebih tinggi dibanding kelas kontrol 69,3. Hasil uji-T menunjukkan thitung (3,195) > ttabel (1,995), sehingga terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep antara kedua kelas. Selain itu, nilai N-gain kelas eksperimen (0,64) juga lebih tinggi dibanding kontrol (0,43), menandakan peningkatan pemahaman konsep yang lebih besar. Dengan demikian, penggunaan E-LKPD berorientasi discovery learning berdiferensiasi berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep peserta didik pada materi stoikiometri.
Ethical Perceptions of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Candidates Toward the Utilization of Artificial Intelligence Technology in Academic Contexts Nafi’ah, Tsaniyah; Sauny, Ananta; Aini, Febrianti; Priatmoko, Sigit
AT-THULLAB : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 9 No 2 (2025): At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/atl.v9i2.2408

Abstract

This study examines the ethical perceptions of Madrasah Ibtidaiyah teacher candidates regarding the use of AI in academic work, focusing on their views on academic integrity, attribution, and responsible AI practices. The research aligns these perceptions with ethical frameworks, including utilitarianism, deontology, virtue ethics, and Moral Foundation Theory (MFT). A mixed-methods Explanatory Sequential Design was employed, starting with a survey of 62 teacher candidates from UIN Malang, followed by qualitative interviews with 11 participants. The study found that AI was primarily used for assignments and coursework, with most candidates viewing AI use positively, provided clear ethical guidelines were in place. Ethical perceptions aligned with MFT’s core moral foundations—care/harm, authority/respect, and justice/fraud—as well as with utilitarian, deontological, and virtue ethics. A significant concern was the absence of formal AI policies, causing uncertainty. This study emphasizes the importance of integrating AI ethics guidelines into teacher education programs, with a focus on responsible AI use, paraphrasing techniques, and verification of AI output. Further research is needed to assess the development and impact of AI policies in teacher education, ensuring that academic integrity is maintained.
Development of AR Comics for Differentiated Chemistry Learning: Catalyzing Students' Critical Thinking Prasetiyani, Nabila; Priatmoko, Sigit; Sudarmin; Cahyono, Edy
IJCER (International Journal of Chemistry Education Research) VOLUME 10, ISSUE 1, APRIL 2026
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcer.vol10.iss1.art1

Abstract

To bridge the gap in visualization and interactivity found in traditional chemistry tools, this study developed an AR-powered comic using differentiated instruction to help students navigate the spatial complexities of molecular geometry while sharpening their critical thinking.The product was developed using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate) and integrated visual storytelling, interactive 3D molecular visualisations, and an instructional song to support multimodal learning. Five experts validated the media and content, indicating high validity (media = 89.5%; content = 91%). Effectiveness was examined using a one-group pretest-posttest design with 30 Grade 11 students. Shapiro–Wilk results confirmed normal distributions for pretest and posttest scores (p = 0.278; p = 0.324). A paired-samples t-test showed a significant improvement in students’ critical thinking after the intervention (t(29) = -11.524, p < 0.001). Learning gains were moderate (n-gain = 0.40), with the strongest improvements in supposition and integration but inference and decision-making require further reinforcement through targeted scaffolding, such as the inclusion of guided inquiry prompts or interactive decision-making tasks within the AR interface that direct students to evaluate electron pair repulsions and conclude molecular properties based on their 3D observations. Overall, the AR differentiated comic is a promising medium for strengthening critical thinking in chemistry differentiated learning.
The Efficacy of STEM-Integrated Teaching Materials in Improving High School Students' Critical Thinking Skills Ahmad Saputra; Insih Wilujeng; Antuni Wiyarsi; Sigit Priatmoko
Jurnal Pendidikan Sains Universitas Muhammadiyah Semarang Vol 14, No 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.14.1.2026.24-33

Abstract

Education is a key pillar of a nation's progress. Results from the Program for International Student Assessment (PISA) 2022 indicate that Indonesian students' performance in reading, mathematics, and science remains below international averages, reflecting persistent challenges in higher-order thinking and problem-solving skills. This study aimed to develop STEM- based teaching materials integrated with 21st-century learning to enhance students' critical thinking skills. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model (define, design, develop, disseminate). Participants included material and media experts, chemistry teachers, and 36 Grade XI students. Critical thinking skills were measured using pretest–posttest assessments aligned with Ennis' indicators, expert validation sheets, and student response questionnaires. The results showed that expert feasibility ratings reached 98.05% (highly feasible), user responses were 88.79%, and readability was 87.83%. The effectiveness of the materials was supported by a high N-Gain score of 0.73, indicating substantial improvement in students' critical thinking skills. Overall, the developed teaching materials were feasible, well-received, and effective in improving students' critical thinking skills. These findings imply that systematically integrating STEM principles with 21st-century learning skills can serve as an effective instructional strategy to strengthen higher-order thinking in chemistry education. Future research is recommended to conduct large-scale experimental studies across diverse school contexts and to explore digital integration to enhance scalability and long-term impact.
Validity of 21st-Century Integrated STEM Teaching Materials in Developing Students’ Critical Thinking Skills Ahmad Saputra; Insih Wilujeng; Antuni Wiyarsi; Sigit Priatmoko
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.286

Abstract

Pendidikan merupakan tonggak utama kemajuan bangsa sehingga perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh lapisan masyarakat. Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) yang dirilis OECD pada tahun 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-73 dari 79 negara, atau peringkat ketiga dari bawah, dalam keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kondisi ini menandakan perlunya peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan bahan ajar yang efektif sebagai perangkat penting dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar kimia yang layak dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) yang diadaptasi dari Thiagarajan et al. (1974). Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 12 Semarang dengan subjek penelitian terdiri atas dosen ahli materi dan media, guru kimia, serta peserta didik kelas XI F 7 sebanyak 36 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil validasi bahan ajar oleh ahli materi, ahli media, dan guru kimia menunjukkan persentase kelayakan sebesar 98,05% dengan kategori sangat layak. Uji keterbacaan memperoleh persentase 87,83%, sedangkan respon peserta didik terhadap bahan ajar mencapai 88,79%.
A Vitual Reality Digital Comic: Fostering Environmental Literacy through Baduy Local Wisdom Khoirunnisa Khoirunnisa; Sudarmin Sudarmin; Sigit Priatmoko; Nunung Nurhayati
Unnes Science Education Journal Vol. 14 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v14i3.36172

Abstract

The objectives of this study are developing and evaluating the effectiveness of a digital comic based green chemistry instructional materials integrated with Virtual Reality (VR) and Baduy local wisdom to improve students’ sustainable environmental literacy. Utilizing Research and Development (R&D) method using 4D model, all instructional components (VR digital comic, teaching module, test instruments, and questionnaires) were validated by experts and deemed highly valid (Aiken’s V > 0.80). A try out of the VR digital comic media with small scale revealed enggaging category with an average percentage exceeding 90%. The Independent Sample t-Test in the experimental and control classes showed a statistically significant difference in posttest scores (Sig. <.001), proving a substantial increase in learning outcomes in the experimental class. Environmental literacy analysis based on the National Environmental Literacy Assessment (NELA) indicators supports these findings: the experimental group achieved a high-level criterion (score: 190) compared to the control group (score: 169). The most prominent improvement in the experimental class was observed in the knowledge and cognitive skills dimensions. The implementation of this learning innovation effectively improves students’ environmental literacy, particularly in knowledge and cognitive skills. Nevertheless, the development of deeply internalized environmental attitudes and behaviors may require more time and a more in-depth approach. However, but this innovation shows significant potential in shaping a generation responsible for environmental issues.
Co-Authors - Jumaeri Achmad Binadja Ade Yulia Kusuma Dewi, Ade Yulia Kusuma Adi Wijayanto Afwah, Apriliani Arifatul Agung Tri Prasetya Agus Mukti Wibowo Ahmad Minanur Rohim Ahmad Saputra Aini, Febrianti Al Inayah Alighiri, Dante Alika Rindangsari Nurrahmah Almira Syifa Amelia, Laksmi Rahmaning Anang Santoso Andin Vita Amalia, Andin Vita Angga Purnama Antonius Tri Widodo Antuni Wiyarsi Aprilia, Nurkintan Artani, Amalina Ashfa, Ellisa Auliya Auliyansyah, Ach Afrian AZMI, NAUFAL LINA Barianto Nurasri Sudarmawan Basori Basori Cahyo Budi Utomo Damayanti, Yosephine Debbie Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Novi Ratna Didi Subagja, Didi Edy Cahyono Eko Budi Susatyo Elisa Yuyun Sariana Endah Suci Amalina, Endah Suci Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Ersanghono Kusuma Fadlilah, Rizki Laili Fitriani, Feby Harits Atika Ariyanta Harjito - Harjono Harjono Harjono Harjono Harjono Hidayah Hidzyam Diniy, Hidayah Hidzyam Inayah, Syarifah Rahmatul Insih Wilujeng Iva Maylana Devi Jayanti, Yeni Fitriana Jayanti, Yeni Fitriana Kasmui -, Kasmui Khoirunnisa Khoirunnisa Larasati, Dhatu Sekar Lestari, Fina Ayu Listiaji, Prasetyo M. Hidayatur Rohman Maulida, Faradillah Laili Miftahul Ulum Miftakhudin - Muslimah Susilayati Muslimin, Rinandar Mustakim, Siti Salina Binti Nafi’ah, Tsaniyah Nanik Wijayati Nanik Wijayati Nila Agustia Fatimatul Hidayah Nino Rinaldi Noor Rifaan Novia Frida Susgadarsukawati, Novia Frida Nuni Widiarti Nunung Nurhayati Nurma Siyamita Pertiwi Ayu Pamuji Kurniatun, Pertiwi Ayu Pamuji Prasetiyani, Nabila Puji Eka Rahayu Putut Marwoto Qorry Adilla Fikrina Radeni Sukma Indra Dewi Rahman, Sidqi Aulia Rakainsa, Senda Kartika Ramadhan, Yusuf Rahmad Ratna Ekawati Ratna Zahrotus Sania, Ratna Zahrotus Ratna, Meylita Resti Ana Marsita Ririn Handayani Riyanti Riyanti Rizki Amelia Rosyada, Amroeni Sadewo, Ragil Pandu Sadewo, Ragil Pandu Salsabila, Agisha Salwa Salsabila, Salsabila Samuel Budi Wardhana Kusuma Saptorini Saptorini, Saptorini Sarwi Sarwi Satrio Bekti Uji Prambasto, Satrio Bekti Uji Sauny, Ananta Savitri Savitri, Savitri Seli Triana Putri Senda Kartika Rakainsa Shinta Zulfa Iffani Sholihah, Saidatus Siswahyudianto Siti Sundari Miswadi Soeprodjo - Sri Haryani Sri Kadarwati Sri Nurhayati Sri Nurini Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Subiyanto Hadi Saputro Suci M.Hum SH Hartati Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Suharto Linuwih Syahroni, Moch Ilham Syaifuddin Syaifuddin Tjahyo Soebroto UTOMO, WIDYO UTOMO, WIDYO Warlan Sugiyo Widhihastuti, Endah Wiku Aji Sugiri Woro Sumarni