p-Index From 2021 - 2026
6.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia (JPPK) J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Chemistry in Education Indonesian Journal of Chemical Science JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) ABDIMAS SILIWANGI JMIE (Journal of Madrasah Ibtidaiyah Education) Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar) Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Variabel At-Thullab : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Awwaliyah Shihatuna : Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Journal of Integrated Elementary Education PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) UNESA Journal of Chemical Education Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Journal of Innovative and Creativity Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Unnes Science Education Journal Indonesian Journal of Chemical Science Jurnal Abdimas MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam Journal of Research on Community Engagement Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Jurnal Dharma Indonesia Chemistry in Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERORIENTASI HOTS (Higher Order Thinking Skills) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X Handayani, Ririn; Priatmoko, Sigit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran problem solving berorientasi HOTS (Higher Order Thinking Skills) terhadap hasil be/ajar kimia siswa kelas X materi pokok larutan elektrolit dan konsep redoks. Populasinya adalah 286 siswa kelas X suatu SMA di Semarang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling dengan satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Rata-rata nilai hasil be/ajar kognitif kelas eksperimen sebesar 84,06, sedangkan kelas kontrol 77,60. Kedua kelas berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama, sedangkan pada uji t dua pihak dihasilkan -trabel (-2,00)<thitung(4,32)>ttabei(2,00) yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Pada uji t satu pihak kanan diperoleh thitung (4,32)>trabe1 (1,67) yang berarti bahwa rata-rata hasil be/ajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hasil analisis korelasi diperoleh angka r=0,5079, sehingga signifikan dengan harga koefisien determinasi sebesar 25, 79%, berarti penggunaan pembe/ajaran problem solving berorientasi HOTS memiliki kontribusi sebesar 25,79% terhadap hasil be/ajar siswa, sedangkan 74,21% dijelaskan oleh variabel lain. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran problem solving berorientasi HOTS berpengaruh positif terhadap hasil be/ajar kimia siswa. Pembelajaran problem solving dapat merangsang kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa seperti berpikir kritis dan kreatif.
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN -, Soeprodjo; Priatmoko, Sigit; Sariana, Elisa Yuyun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian  siswa SMA Negeri  1  Temanggung merasa  kesulitan memahami materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Hal ini dapat diatasi apabila guru menerapkan model pembelajaran learning Cycle. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model learning Cycle terhadap hasil belajar siswa SMA pada pokok bahasan kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA semester 2 SMA Negeri  1  Temanggung  tahun  ajaran  2007/2008  yang  berjumlah  143  siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling diperoleh kelas XI  IPA-4  yang  berjumlah  36  siswa  sebagai  kelas  eksperimen  yang  pembelajarannya menggunakan model Learning Cycle dan kelas XI IPA-3 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas control. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa nilai post test rata-rata kelompok  eksperimen  73,79  dan  kelas  kontrol  65,28. Pengujian  terhadap  hipotesis diperoleh harga r11 = 0,53 dan  SE r11 x 1,961 = 0,30. Oleh karena harga r11 > SE r11 x 1,961 dapat  disimpulkan bahwa ada  pengaruh penggunaan model  Learning  Cycle  terhadap hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Temanggung pada pokok materi kelarutan dan hasil  kali  kelarutan  tahun  ajaran  2007/  2008. Berdasarkan hasil  perhitungan koefi sien determinasi diperoleh pengaruh sebesar 28,38%.Kata Kunci: model learning cycle
PENGGUNAAN MEDIA SIRKUIT CERDIK BERBASIS CHEMO­ EDUTAINMENTDALAM PEMBELAJARAN LARUTAN ASAM BASA Saptorini, Saptorini; Priatmoko, Sigit; Diniy, Hidayah Hidzyam
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sirkuit cerdik terhadap hasil be/ajar siswa dalam pembelajaran kimia materi pokok larutan asam basa. Sirkuit cerdik adalah sebuah pengembangan media chemo-edutainment. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Kudus tahun ajaran 2009/2010 sebanyak 196 siswa yang terbagi dalam 5 kelas. Pengambi/an sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 39 orang dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa rata-rata hasil be/ajar kognitif kelas ekperimen sebesar 70, 17; sedangkan kelas kontrol 61, 00. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan hasi/ be/ajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Melalui analisis metode korelasi diperoleh angka r=O, 638, sehingga signifikan dengan harga koefisien detenninasi sebesar 40, 68% yang berarti penggunaan sirkuit cerdik memiliki kontribusi sebesar 40, 68% terhadap hasil be/ajar siswa, sedangkan 59,32% dijelaskan oleh faktorlainnya. Selain itu, hasi/ analisis data observasi menunjukkan bahwa hasil be/ajar afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata aspek psikomotorik dam afektif ke/as eksperimen masing-masing sebesar 82, 80 dan 84, 10, sedangkan kelas kontrol masing-masing sebesar 72,57 dan 77,69.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR KIMIA SISWA SMA DALAM MEMAHAMI MATERI LARUTAN PENYANGGA DENGAN MENGGUNAKAN TWO-TIER MULTIPLE CHOICE DIAGNOSTIC INSTRUMENT Marsita, Resti Ana; Priatmoko, Sigit; Kusuma, Ersanghono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui letak kesulitan, faktor penyebab, dan caramengatasi kesulitan siswa dalam memahami materi larutan penyangga. Penelitian dilakukandi SMA Negeri 1 Pemalang dengan subjek penelitian sebanyak 126 siswa kelas XI PSIA.Penelitian dilakukan melalui observasi proses pembelajaran, tes tertulis dengan Two-tierMultiple Choice Diagnostic Istrument, dan wawancara. Letak kesulitan siswa untuk konseppada materi larutan penyangga adalah (1) konsep pengertian larutan penyangga 35,52%,(2) konsep perhitungan pH dan pOH Larutan Penyangga dengan menggunakan prinsipkesetimbangan 26,03%, (3) konsep perhitungan pH larutan penyangga pada penambahansedikit asam atau basa 40,83%, dan (4) konsep fungsi larutan penyangga dalam tubuhmakhluk hidup dan dalam kehidupan sehari-hari 68,26%. Faktor penyebab kesulitansiswa antara lain kurangnya minat dan perhatian siswa pada saat proses pembelajaranberlangsung, kurangnya kesiapan siswa dalam menerima konsep baru, kurangnyapenekanan pada konsep-konsep prasyarat yang penting, penanaman konsep yang kurangmendalam, strategi belajar, dan kurangnya variasi latihan soal. Cara mengatasi kesulitansiswa dalam memahami materi larutan penyangga adalah meningkatkan minat dan perhatiansiswa pada saat proses pembelajaran berlangsung, mengkondisikan siswa agar siap dalammenerima konsep baru, pembahasan dan penanaman konsep-konsep prasyarat secaramendalam, serta banyaknya latihan soal yang bervariasi.Kata kunci:Two-tier Multiple Choice Diagnostic Instrument
PENGARUH MEDIA PERMAINAN TRUTH AND DARE TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA DENGAN VISI SETS Priatmoko, Sigit; Binadja, Achmad; Putri, Seli Triana
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh mediapermainan Truth and Dare dalam pembelajaran bervisi SETS terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar kimia siswayang diberi media permainan Truth and Dare dengan siswa yang tidak diberi media permainanTruth and Dare dalam pembelajaran bervisi SETS. Metode dokumentasi, observasi, dantes digunakan untuk mengumpulkan data. Uji kesamaan dua varians menunjukkan bahwavarians data hasil belajar kedua kelompok eksperimen tidak berbeda. Pada uji perbedaanrata-rata hasil belajar diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata hasil belajar kelompokeksperimen I lebih baik dari kelompok eksperimen II. Pada uji ketuntasan belajar klasikal,persentase siswa kelompok eksperimen I yang telah mencapai ketuntasan belajar lebihbesar dibandingkan dengan kelompok eksperimen II. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwamedia permainan Truth and Dare dalam pembelajaran bervisi SETS berkontribusi sebesar30% terhadap hasil belajar siswa. Hasil belajar kimia siswa yang diberi media permainanTruth and Dare lebih baik daripada hasil belajar siswa yang tidak diberi media permainanTruth and Dare. Dengan demikian, media permainan Truth and Dare maupun pembelajaranbervisi SETS dapat menjadi alternatif dalam pencapaian hasil belajar kimia yang lebih baik.Kata Kunci: media Truth and Dare, hasil belajar, pembelajaran bervisi SETS
PENGGUNAAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM MEMINIMALISASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN PENYANGGA Fitria, Fitria; Priatmoko, Sigit; Kasmui, Kasmui
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan multimedia interaktif dapat meminimalisasi miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design yang berbentuk pretest-posttest control group design. Subyek penelitian ini terdiri atas 33 siswa kelas eksperimen dan 33 siswa kelas kontrol. Tingkat penguasaan konsep larutan penyangga diperoleh dari hasil tes diagnostik miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata proporsi siswa yang mengalami miskonsepsi pada kelas eksperimen sebanyak 9 dari 33 siswa sedangkan pada kelas kontrol sebanyak 14 dari 33 siswa. Nilai gain ternormalisasi kelas eksperimen 0,64 dan kelas kontrol 0,5 yang berarti peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen lebih besar daripada kelas kontrol. Skor jawaban siswa yang tergolong miskonsepsi pada kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan mempunyai varians yang sama. Hasil uji t satu pihak kiri menunjukkan bahwa t hitung (-4,89) < - t (- 1,67) yang berarti rata-rata jawaban yang tergolong miskonsepsi kelas eksperimen lebih rendah daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan multimedia interaktif dapat digunakan untuk meminimalkan miskonsepsi siswa pada materi pokok larutan penyangga.This study aimed to know whether the using of interactive multimedia can minimalize student misconceptions in buffer solution subject. Research design used true experimental design by pretest-posttest control group design. The subject consist of 33 students of experimental class and 33 students of control class. Level of conceptual understanding was collected by using misconception diagnostic test technique. The result of this study showed that mean of misconception proportion at experimental class is 9 of 33 studets, while the mean of misconceptions proportion at control class is 14 of 33 students. The normalized gain score of experimental class is 0,64, while the normalized gain score of control class is 0,5. It’s mean that study result increase in cognitive aspect of experimental class better than control class. The student misconceptions score of experimental class and control class was normal and has the same variant. The result of t-test showed that t (-4,89) < -t (-1,67). It’s mean the misconceptions score mean of experimental class less than control class. Based on the result of this study, it can be concluded that using of interactive multimedia can minimalize student misconceptions in buffer solution subject matter.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERORIENTASI HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X Handayani, Ririn; Priatmoko, Sigit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 1 (2013): January 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of problem solving learning with HOTS (Higher Order Thinking Skills) oriented on the results of class X students of chemistry subject on the concept of electrolyte solution and redox. The population are 286 high school students of class X in Semarang. Sampling is done by cluster random sampling technique, one was selected as the experimental class and one as a control class. The average value of cognitive learning outcomes  1051  for experimental class 84.06, while the control class 77.60. Both classes are normally distributed and have the same variance, whereas the t test of the two-part generated -t table (-2.00)<t count (4.32)>t table (2.00) which means there is a significant difference between the two classes. On the right side of the t test obtained t count (4,32)>t table (1,67) which means that the average student's cognitive learning outcomes experimental class was better than the control class. The results of the correlation analysis obtained r=0.5079, so it was significant with coefficient of determination of 25.79%, which means the use of problem solving learning with HOTS oriented has contribution 25.79% on the student learning outcomes, whereas 74.21% is explained by other variables. It can be concluded that the use of problem solving learning with HOTS oriented have positive effect on students' learning outcomes. Problem solving learning can stimulate students' higher order thinking skills such as critical and creative thinking.
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MEDIA MACROMEDIA FLASH DAN MICROSOFT POWERPOINT YANG DISAMPAIKAN MELALUI PENDEKATAN CHEMO-EDUTAINTMENT Priatmoko, Sigit; Prasetya, Agung Tri; Hartati, Suci
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan chemo-edutainment (CET) ditawarkan untuk membantu pemahaman siswa terhadap materi menggunakan media pembelajaran. Rumusan masalah penelitian adalah adakah perbedaan hasil belajar yang disampaikan melalui pendekatan CET dengan media Macromedia Flash  dan media Microsoft Powerpoint. Tujuan  penelitian  ini  untuk mengetahui perbedaan hasil belajar kimia pokok bahasan Struktur Atom, Sistem Periodik, dan Ikatan Kimia yang disampaikan melalui pendekatan CET dengan media Macromedia Flash dan media Microsoft Powerpoint. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA reguler semester I SMA N 1 Ungaran tahun pelajaran 2007/2008. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, diperoleh kelas XI IPA-3 sebagai kelas eksperimen I dan kelas XI IPA-4 sebagai kelas eksperimen II. Analisis tahap awal dilakukan uji normalitas dan homogenitas populasi, diperoleh data nilai ketiga kelas terdistribusi normal dan homogen. Analisis  tahap  akhir meliputi  uji  normalitas,  uji  kesamaan  dua  varians,  dan  uji  hipotesis diperoleh data nilai hasil belajar kedua kelas sampel terdistribusi normal dan homogen, uji hipotesis diperoleh thitung= 2,6492 sedangkan ttabel = 1,66. Simpulan penelitian ini adalah ada perbedaan hasil belajar kimia siswa yang disampaikan melalui pendekatan CET dengan media Macromedia Flash dan media Microsoft Powerpoint pada pokok bahasan Struktur Atom, Sistem Periodik, dan Ikatan Kimia. Kata Kunci: chemo-edutainment, macromedia flash
Penerapan Inkuiri Terbimbing Berstrategi “REACT” Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Muslimin, Rinandar; Widodo, Antonius Tri; Priatmoko, Sigit
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi ?REACT? terhadap hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi afektif dan psikomotorik, angket tanggapan siswa, dan soal pre test-post test. Desain penelitian control group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 ? XI IPA 4 SMA Negeri 3 Semarang tahun ajaran 2012/2013. Pengambilan sampel secara cluster random sampling. Hasil analisis akhir didapat pencapaian standar kelulusan kompetensi kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Uji korelasi diperoleh koefisien korelasi biserial (rb) sebesar 0,52 dan thitung 3,7 lebih dari  2,01 dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan 64. Hasil perhitungan diperoleh koefisien determinasi sebesar 27%. Rata-rata nilai afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan model pembelajaran inkuiri terbimbing berstrategi ?REACT? berpengaruh terhadap hasil belajar kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA SMA N 3 Semarang. Kata kunci: Hasil Belajar, Inkuiri Terbimbing, Strategi ?REACT?.   Abstract This study aimed to determine the effect of guided inquiry learning model  with ?REACT? strategelly to learning result of solubility and solubility product. Instrument in this study is the observation sheet for affective and psychomotor aspects, students' questionnaire, and pre test-post test. For cognitive aspect research used control group pretest-posttest design. Population in this study were students of class XI IPA 1 - XI IPA 4 SMAN 3 Semarang school year 2012/2013. From the final analysis it can be concluded that achieving a passing grade experimental class competency better than the control class. Correlation biserial correlation coefficient of 0.52 and tcount 3.7 bigger than 2.01 with a significance level of 5% . From calculation, the coefficient of determination of 27 %. The average value of affective and psychomotor experimental classes are better than the control class. Based on the results, it can be concluded that the examined learning model guided inquiry with ?REACT? strategelly gave effect on the improving learning result of solubility and solubility product class XI student of SMA N 3 Semarang. Keywords: Guided Inquiry, ?REACT? Strategelly, Learning Result   
Pengaruh Jenis Elektrolit Support pada Penurunan Logam Cr dalam Limbah dengan Menggunakan Metode Elektrokoagulasi Amelia, Laksmi Rahmaning; Priatmoko, Sigit; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penambahan elektrolit support untuk menurunkan logam Cr total dalam limbah dengan menggunakan metode elektrokoagulasi. Tujuan penelitian ini untuk menentukan proses elektrokoagulasi yang didapat secara optimum berdasarkan efisiensi penyisihan, energi dan waktu. Pada penelitian ini dilakukan proses elektrokoagulasi dengan K2CrO4 sebagai model limbah artifisial dan Al sebagai elektroda, sehingga diperoleh hasil bahwa elektrolit support paling efektif diantara NaCl, Na2SO4, Na3PO4, NaBr dan NaI adalah larutan NaCl dengan penurunan konsentrasi Cr pada limbah elektroplating sebesar &nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;357,257 ppm dengan prosentase penyisihan 98,28%. Hal ini berbeda dengan hasil penurunan Cr total dari proses elektrokoagulasi K2CrO4 tanpa elektrolit support yaitu hanya sebesar 349,649 ppm dengan prosentase penyisihan 97,70%. Pada proses elektrokoagulasi ditentukan oleh waktu, tegangan serta pH optimal. Waktu optimal dalam proses elektrokoagulasi dalam penelitian ini yaitu dengan waktu operasi selama 180 menit dengan tegangan optimal sebesar 12 volt dan pH optimalnya 5. &nbsp;
Co-Authors - Jumaeri Achmad Binadja Ade Yulia Kusuma Dewi, Ade Yulia Kusuma Afwah, Apriliani Arifatul Agung Tri Prasetya Agus Mukti Wibowo Ahmad Minanur Rohim Aini, Febrianti Al Inayah Alighiri, Dante Alika Rindangsari Nurrahmah Almira Syifa Amelia, Laksmi Rahmaning Anang Santoso Andin Vita Amalia, Andin Vita Angga Purnama Ani Rusilowati Antonius Tri Widodo Antuni Wiyarsi Aprilia, Nurkintan Artani, Amalina Ashfa, Ellisa Auliya Auliyansyah, Ach Afrian AZMI, NAUFAL LINA Barianto Nurasri Sudarmawan Basori Basori Cahyo Budi Utomo Damayanti, Yosephine Debbie Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Novi Ratna Didi Subagja, Didi Edy Cahyono Eko Budi Susatyo Elisa Yuyun Sariana Endah Suci Amalina, Endah Suci Endang Susilaningsih Endang Susilaningsih Ersanghono Kusuma Fadlilah, Rizki Laili Fitriani, Feby Harits Atika Ariyanta Harjito - Harjono Harjono Harjono Harjono Harjono Hidayah Hidzyam Diniy, Hidayah Hidzyam Inayah, Syarifah Rahmatul Insih Wilujeng Intan Kusumawati Iva Maylana Devi Jayanti, Yeni Fitriana Jayanti, Yeni Fitriana Kasmui -, Kasmui Khoirunnisa Khoirunnisa Larasati, Dhatu Sekar Lestari, Fina Ayu Listiadji, Prasetyo Listiaji, Prasetyo M. Hidayatur Rohman Mahatmanti, F. ‪Widhi Maulida, Faradillah Laili Miftahul Ulum Miftakhudin - Muslimah Susilayati Muslimin, Rinandar Mustakim, Siti Salina Binti Nafi’ah, Tsaniyah Nanik Wijayati Nanik Wijayati Nila Agustia Fatimatul Hidayah Nino Rinaldi Noor Rifaan Novia Frida Susgadarsukawati, Novia Frida Nuni Widiarti Nunung Nurhayati Nurma Siyamita Pertiwi Ayu Pamuji Kurniatun, Pertiwi Ayu Pamuji Puji Eka Rahayu Pujiastuti, Rr. Sri Endang Putut Marwoto Qorry Adilla Fikrina Radeni Sukma Indra Dewi Rahman, Sidqi Aulia Rakainsa, Senda Kartika Ramadhan, Yusuf Rahmad Ratna Ekawati Ratna Zahrotus Sania, Ratna Zahrotus Ratna, Meylita Resti Ana Marsita Ririn Handayani Riyanti Riyanti Rizki Amelia Rosyada, Amroeni Sadewo, Ragil Pandu Sadewo, Ragil Pandu Salsabila, Agisha Salwa Salsabila, Salsabila Samuel Budi Wardhana Kusuma Saptorini Saptorini, Saptorini Saputra, Ahmad Sarwi Sarwi Sasmita, M. Satrio Bekti Uji Prambasto, Satrio Bekti Uji Sauny, Ananta Savitri Savitri, Savitri Seli Triana Putri Senda Kartika Rakainsa Shinta Zulfa Iffani Sholihah, Saidatus Siti Sundari Miswadi Soeprodjo - Sri Haryani Sri Kadarwati Sri Nurhayati Sri Nurini Sri Susilogati Sumarti Sri Wahyuni SRI WARDANI Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Subiyanto Hadi Saputro Suci M.Hum SH Hartati Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Sudarmin Suharto Linuwih Syahroni, Moch Ilham Syaifuddin Syaifuddin Tjahyo Soebroto UTOMO, WIDYO UTOMO, WIDYO Warlan Sugiyo Widhihastuti, Endah Wijayanto, Adi Wiku Aji Sugiri Woro Sumarni YOSEPHINE DEBBIE DAMAYANTI