Claim Missing Document
Check
Articles

Found 56 Documents
Search
Journal : CJPP

Hubungan Antara Manajemen Waktu dengan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Pengguna Aplikasi TikTok Wahidah, Anfiyah Zahrotul; Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v12n02.p676-691

Abstract

Manajemen waktu adalah suatu kemampuan yang digunakan oleh seseorang untuk merencanakan, mengatur serta memanfaatkan waktu secara efektif dalam menjalankan aktivitas akademik. Sedangkan prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan mahasiswa dalam menunda menyelesaikan tugas atau aktivitas akademik yang seharusnya dilakukan dalam waktu tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa pengguna aplikasi tiktok. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yang diukur dengan dua skala, yakni skala manajemen waktu berdasarkan teori Therese Hoff Macan dan skala prokrastinasi berdasar pada teori Svartdal & Steel. Responden dalam penelitian ini adalah Mahasiswa di Kota Surabaya. Penelitian ini dilakukan secara online dengan pengumpulan data melalui google form. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode  sampling insidental  dan diperoleh subjek sebanyak 385 Mahasiswa. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan uji korelasi pearson. Berdasarkan hasil olah data, diketahui bahwa terdapat korelasi negatif yang signifikan antara manajemen waktu dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa pengguna aplikasi Tiktok yang ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,540, yang artinya manajemen waktu dan prokrastinasi akademik memiliki tingkat hubungan yang sedang. Sehingga, semakin baik kemampuan mahasiswa dalam mengatur waktu, maka semakin kecil kecenderungannya untuk menunda tugas.  Abstract Time management is an ability used by someone to plan, organize and utilize time effectively in carrying out academic activities. While academic procrastination is the tendency of students to delay completing tasks or academic activities that should be done within a certain time. The purpose of this study was to determine the relationship between time management and academic procrastination in students who use the TikTok application. This study uses a quantitative approach method measured by two scales, namely the time management scale based on Therese Hoff Macan's theory and the procrastination scale based on Svartdal & Steel's theory. Respondents in this study were students in Surabaya City. This research was conducted online by collecting data through Google Form. The sampling technique used the incidental sampling method and obtained 385 students as subjects. The analysis used is descriptive statistical analysis and Pearson correlation test. Based on the results of data processing, it is known that there is a significant negative correlation between time management and academic procrastination in students who use the TikTok application as indicated by a correlation coefficient value of -0.540, which means that time management and academic procrastination have a moderate level of relationship. Thus, the better a student's ability to manage time, the less likely they are to postpone assignments.
Hubungan Antara Self-Compassion dengan Flourishing Pada Mahasiswa Annashirah, Riva Amalia Nailah; Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p208-218

Abstract

Flourishing merupakan bentuk tertinggi kesejahteraan mental yang dapat diukur melalui PERMA, yang meliputi lima aspek utama yaitu positive emotion, engagement, relationship, meaning, dan achievement. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan flourishing pada mahasiswa adalah self-compassion. Self-compassion merupakan rasa welas asih pada diri sendiri yang diwujudkan melalui kebaikan dan pemahaman diri sendiri, kemampuan memandang pengalaman pribadi sebagai bagian dari pengalaman manusia secara umum, serta kesadaran penuh atau mindfulness. Sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan flourishing pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik simple random sampling yang melibatkan 336 responden mahasiswa aktif S1 Psikologi Universitas Negeri Surabaya. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Self-Compassion Scale (SCS) dan skala The PERMA Profiler yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Berdasarkan hasil koefisien korelasi sebesar 0,632 dan nilai signifikansi sebesar < 0,001 dengan taraf signifikansi 0,01% menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara self-compassion dengan flourishing. Dengan demikian, setiap individu diharapkan mampu mengembangkan sikap self-compassion yang tinggi sebagai upaya untuk mencapai tingkat flourishing yang optimal. Abstract Flourishing represents the highest form of mental well-being, which can be measured using the PERMA model consisting of five core components: positive emotion, engagement, relationship, meaning, and achievement. One factor that can enhance flourishing among university students is self-compassion. Self-compassion refers to a sense of kindness toward oneself, manifested through self-kindness, the ability to view personal experiences as part of the broader human experience, and minful awareness. Therefore, this study aimed to examine the relationship between self-compassion anad flourishing among university students. This study employed a quantitative correlation design with a smile random sampling technique, involving 336 active undergraduate students form the Psychology Department of Surabaya State University. The instruments used in this study were the Self-Compassion Scale (SCS) and The PERMA Profiler, both of which have demonstrated adequate validity and reliability. The results showed a correlation coefficient of 0,632 with a significance value of p < 0,001 at a 0,01% significance level, indicating a strong positive relationship between self-compassion and flourishing. Therefore, individuals are encouraged to develop a high level of self-compassion as an effort to achieve optimal flourishing.
Hubungan antara Flow Akademik dengan Student Engagement pada Mahasiswa Novita, Alya; Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p270-280

Abstract

Student engagement menjadi indikator kunci keberhasilan pembelajaran di perguruan tinggi karena berkaitan dengan kualitas partisipasi, motivasi, dan keberlanjutan studi mahasiswa. Namun, tingkat keterlibatan mahasiswa tidak selalu merata, sehingga diperlukan kajian mengenai faktor psikologis yang berkontribusi terhadap keterlibatan tersebut. Salah satu pengalaman psikologis yang relevan adalah flow akademik, yaitu kondisi keterlibatan optimal ketika mahasiswa merasakan fokus, minat, dan kenikmatan intrinsik dalam aktivitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara flow akademik dengan student engagement pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Responden dalam penelitian ini terdiri atas 332 mahasiswa S1 Psikologi Universitas Negeri Surabaya yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan adaptasi skala EduFlow-2 dan University Student Engagement Inventory (USEI), kemudian dianalisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara flow akademik dengan student engagement (ρ = 0,564; p < 0,001), dengan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan tingkat pengalaman flow akademik yang lebih tinggi cenderung menunjukkan tingkat keterlibatan yang lebih tinggi secara perilaku, emosional, dan kognitif. Hasil penelitian ini mengimplikasikan pentingnya perancangan pembelajaran yang mampu memfasilitasi munculnya flow akademik guna mendukung keterlibatan mahasiswa secara optimal. Abstract Student engagement is a key indicator of successful learning in higher education, as it is closely related to the quality of participation, motivation, and students’ persistence in their studies. However, levels of student engagement are not always evenly distributed, highlighting the need to examine psychological factors that contribute to student involvement in learning. One relevant psychological experience is academic flow, which refers to an optimal state of engagement characterized by intense focus, strong interest, and intrinsic enjoyment during learning activities. This study aimed to examine the relationship between academic flow and student engagement among university students. A quantitative approach with a correlational design was employed. The respondents in this study consisted of 332 undergraduate psychology students at Universitas Negeri Surabaya, selected using a simple random sampling technique. Data were collected through an online questionnaire using adapted versions of EduFlow-2 scale and the University Student Engagement Inventory (USEI), and were analyzed using Spearman correlation. The results indicated a positive and significant relationship between academic flow and student engagement (ρ = 0.564; p < 0.001), with a moderate level of association. These findings indicate that students with higher levels of academic flow tend to exhibit higher levels of behavioral, emotional, and cognitive engagement. The study implies the importance of designing learning environments that facilitate the emergence of academic flow to support optimal student engagement.
Hubungan antara Academic Buoyancy dengan Psychological well-being pada Mahasiswa Nurdianti, Radita; Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p316-324

Abstract

Mahasiswa dalam kehidupan perkuliahan dihadapkan pada berbagai tuntutan dan tantangan akademik sehari-hari, seperti beban tugas, tekanan evaluasi, dan tuntutan pencapaian prestasi, yang dapat memengaruhi kemampuan bertahan serta kesejahteraan psikologis. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan adaptif agar mampu menghadapi kesulitan akademik secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara academic buoyancy dan psychological well-being pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala academic buoyancy dan psychological well-being, kemudian data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat academic buoyancy dan psychological well-being mahasiswa berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara academic buoyancy dan psychological well-being dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,553. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa yang memiliki kemampuan lebih baik dalam bertahan dan bangkit dari kesulitan akademik sehari-hari cenderung memiliki kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa academic buoyancy memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis mahasiswa, sehingga penguatan academic buoyancy dapat dipertimbangkan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis di lingkungan pendidikan tinggi. Abstract University students are exposed to various everyday academic demands, including heavy coursework, evaluation pressure, and performance expectations, which may influence their capacity to cope and maintain psychological well-being. Such conditions highlight the importance of adaptive psychological resources that enable students to manage routine academic difficulties effectively. This study aimed to examine the relationship between academic buoyancy and psychological well-being among undergraduate students. A quantitative correlational design was employed, with participants selected using a simple random sampling technique. Data were collected through standardized academic buoyancy and psychological well-being scales and analyzed using Spearman’s correlation test. The results showed that both academic buoyancy and psychological well-being were generally at a moderate level. Furthermore, the analysis revealed a positive and statistically significant relationship between academic buoyancy and psychological well-being (r = 0.553). This finding indicates that students who are more capable of persisting and recovering from everyday academic setbacks tend to demonstrate higher levels of psychological well-being. In conclusion, academic buoyancy constitutes an important psychological resource that contributes to students’ well-being, suggesting that efforts to foster academic buoyancy may play a meaningful role in supporting psychological well-being within higher education contexts.
Pengaruh Academic Self-Efficacy Terhadap Student Engagement Pada Mahasiswa Psikologi Suryokusumo, Aini Nadhiba Cinta; Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p371-378

Abstract

This study aims to analyze the influence of academic self-efficacy on student engagement in the Psychology Undergraduate Program at Surabaya State University. This study used a non-experimental quantitative approach with 174 students from the class of 2022 as subjects. Data collection was conducted online using two Likert scale instruments: the College Academic Self-Efficacy Scale and the Student Engagement Scale. Data analysis using linear regression showed a correlation coefficient (R) of 0.934; p < 0.001. The coefficient of determination (R²) of 0.872 indicates that academic self-efficacy contributes 87.2% effectively to student engagement. This means that the higher students' confidence in their academic abilities, the higher their engagement in the lecture process. The findings of this study are expected to serve as a basis for educational institutions in designing learning strategies that support increased student academic engagement
Doomscrolling Dalam Kehidupan Akademik Mahasiswa: Studi Fenomenologi Wulan Cahya, Rachmah Dwi; Khoirunnisa, Riza Noviana
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p402-413

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, meningkatkan paparan remaja terhadap risiko di ruang digital, termasuk kekerasan seksual digital. Tingginya intensitas interaksi daring membuat remaja sebagai pengguna aktif berada pada posisi rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan seksual digital. Penelitian ini bertujuan memahami persepsi remaja terhadap kekerasan seksual digital, meliputi pemahaman, makna, bentuk-bentuk yang dikenal, serta faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Partisipan adalah remaja pertengahan berusia 15–18 tahun yang aktif menggunakan media sosial. Teknik analisis data menggunakan Interpretative phenomenological analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh partisipan memandang kekerasan seksual digital sebagai tindakan yang melanggar batas pribadi dan berdampak negatif secara psikologis dan sosial. Remaja mampu mengenali berbagai bentuk kekerasan seksual digital meskipun belum memahami istilah akademik. Persepsi tersebut dipengaruhi oleh lingkungan sosial, pola asuh orang tua, edukasi atau sosialisasi, paparan tidak langsung, serta media sosial sebagai sumber informasi, yang membentuk persepsi remaja melalui proses sosial dan paparan informasi digital. Abstract The rapid development of information technology, particularly social media, has increased adolescents’ exposure to risks in the digital space, including digital sexual violence. The high intensity of online interactions places adolescents, as active social media users, in a vulnerable position to various forms of digital sexual violence. This study aims to understand adolescents’ perceptions of digital sexual violence, including their understanding, perceived meanings, recognized forms, and factors influencing these perceptions. The study employed a qualitative approach using a phenomenological method. Participants were middle adolescents aged 15–18 years who actively use social media. Data were analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The findings show that all participants perceive digital sexual violence as a violation of personal boundaries with negative psychological and social impacts. Adolescents are able to recognize various forms of digital sexual violence despite limited understanding of academic terminology. These perceptions are influenced by the social environment, parenting styles, education or socialization, indirect exposure, and social media as a source of information, indicating that adolescents’ perceptions are shaped through social processes and exposure to digital information.
Co-Authors . Budhiningthiyas A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aat Ruchiat Nugraha Aditya Rahman Ahmad Zain Sarnoto Aldha Dhamarani Alfira Tara Rachmaningtyas Amilina, Hasna Nabila Andi Ledy Permata Putri Anggi Raylian Arum Annashirah, Riva Amalia Nailah Aprilia Nanda Nabilah ATIEN PURWANA PUTRI, NOVI Aulia Qurrotu Ayuni Aulia Rahmah AYNUR ROCHILLAH AYU KHOIRIYATUL AMALIYAH Ayudamayanti, Jasmine Dinda Azzahra Yulia Pinasti Azzahras Shandy Boonroungrut, Chinun Camelia Wahida Syauqi Cicilya Deristarini Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi Damajanti Kusuma Dewi, Damajanti Kusuma Deristarini, Cicilya DESI NURWIDAWATI Desi Nurwidawati Devi Pramisjayanti Devi Ulfa Sari Dewanto Dewanto Dewi Arum Diah Arum Sari Diah Fatma Sjoraida Dwi Melinda Wulandari Elisa Noviana Fadia Aulia Sandi Fadila, Noerma Ayu Fauzi, Rizal Ula Ananta Felisca Novitria Fitri Hilmiyati FITRI INAYAH Gelora Wahyu Wiratama Pradhana Hadiatus Sholiha Hafidzah Rahmah Adi Setia Putri Hamidah Anzalna Rahmah HARUM KEMBANG MUSTIKA JAGAD Hermien Laksmiwati Hetti Rahmawati Hilmiyati, Fitri HILYATUL MASLAHAH Humaida, Venna Arzika Inayah, Fitri Ira Darmawanti Ira Darmawanti Ira Darmawanti IRA DARMAWANTI Ivania Ardiningrum Jatayu, Salsa Tri Jihan Falabisa Rahma KEMBANG MUSTIKA JAGAD, HARUM KHOIRIYATUL AMALIYAH, AYU Krisna Aji Triovano Laila Nur Syafitri Lailatul Mufidah Lailatus Sholihah MASLAHAH, HILYATUL Meita Santi Budiani Melani Rahmawati MIFTAKHUL JANNAH Miftakhul Jannah Mila, Najwa Athiyatul Mochamad Nursalim Mochammad Nursalim, Mochammad Mohammad Edy Nurtamam, Mohammad Edy MUFIDA MAHFUD, SITI Muhammad Aufa Al Farisi Ann Haba Sauda Muhammad Sapril Siregar MUHAMMAD SYAFIQ Nabila Rachman Nabilla Desmasari Kustanto Nafila Ikrima Navylia Tirta Kencana Ningsih, Vina Oktafiana Nisyarulita Mujirohmawati NOVI ATIEN PURWANA PUTRI Novita, Alya Nur Eka Maulidyah Nur Eva Nur Hasan Nurchayati Nurchayati Nurdianti, Radita Nyoman Dharma Mahendra Olievia Prabandini Mulyana, Olievia Prabandini Pinkan Pinardi Putri, Ellyana Ilsan Eka Qorina, Mayzuhra Nikma Rachman Widohardhono Rangga Febriano Wahyu Setiawan Raviika Widyasari Wowor Reza Asep Adi Purnomo Riya Ulfa Juniatin ROCHILLAH, AYNUR Sabrina Dwi Novanti Safitri, Adisti Dian Salsa Tri Jatayu Salsabila, Nisrina Sonna Santosa, Tomi Apra Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satiningsih Satwika, Yohana Wuri Satwika, Yohana Wuri Seftilia, Tresella Frisca Sindy Elbahani Syahputri Sinta Erika Maya Sinta Khusnullia Siregar, Muhammad Sapril Siti Ina Savira Siti Ina Savira, Siti Ina Siti Jaro'ah SITI MUFIDA MAHFUD Suryokusumo, Aini Nadhiba Cinta Talenta Adiyanti Putri Tomi Apra Santosa Tongam E Panggabean Tongam E Panggabean Vina Oktafiana Ningsih Virga Prameswari Wahidah, Anfiyah Zahrotul Winda Hamidah Wulan Cahya, Rachmah Dwi Wulandari, Rahmawati Wulandari, Wahyu Nur Isna Yohana Wuri Satwika Yohana Wuri Satwika Yohana Wuri Satwika Zahrotin Nisail Islamiyah ’Alimah, Chabibatul