Claim Missing Document
Check
Articles

PKM KERAJINAN INU DAN KERUPUK SAGU DASA WISMA MELATI 2 SIBERUT SELATAN KEPULAUAN MENTAWAI Alfattory Rheza Syahrul; Kaksim Kaksim; Jimi Ronald
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2019.v1i2.3821

Abstract

The main issues in this service are related to sales and attractiveness and understanding related to product promotion. As well as the basis for using online applications, e-Commerce implementation requires a fundamental paradigm shift, from the original marketplace that emphasizes physical interaction between sellers and buyers into a market space that relies on electronic transactions. In a traditional marketplace, information, product / service, and payment traffic is physical (location based). In other words, the applicable business model is the geographic business model. Conversely, in a virtual marketplace, product information flow, communication processes between producers and consumers, distribution of goods / services and transactions take place in a virtual / virtual world. The purpose of this service is to improve the production process and the process of selling and utilizing resources in activities and choosing the right marketing channels as well as in the use of media so that the Jasmine 2 group in Batjoja Hamlet is one of the business actors that produce local processed products in Siberut District South. These service methods are outreach, activity assistance, attractive product packaging, online marketing management and activity evaluation. The result of this dedication is that the effort is socialized in this service through social media such as IG, and BUKALAPAK https://www.bukalapak.com/u/craftsinukerupuksagu. Brands and packaging have been designed in such a way and are expected to be increasingly recognized, the Service Team has also provided debriefing to partners in the form of "Smart Packaging" through training and outreach on suitable and appropriate packaging in attracting prospective customers, "standing poch" packaging with seals, which is more flexible and attractive in various sizes. The packaging is ready to be affixed to a complete brand sticker with the label. And many orders have arrived, especially from outside the Mentawai Islands district. Conclusion Melati 2 Group in running a business has the potential to produce value and money. Although the sales of the products produced namely inu craft and sago crackers are getting better locally but the equal distribution of sales and marketing of products is very good and many are interested, but it's just that the potential for promotion must always be done, especially for marketing outside the Island or outside the Regency so that in improving the economic partner groups in particular will increasingly step up. This is also based on information and education held by partner groups in terms of the production process and marketing selection
IMPLEMENTASI CREATIVE, CRITICAL THINGKING, COMMUNICATIVE, AND COLLABORATIVE (4C) DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK PADA PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA KELAS X IK DI MAN 1 SOLOK Putri Permata Sari; Buchari Nurdin; Kaksim Kaksim
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 1 (2021): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.074 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i1.2430

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Creative, Critical Thingking, Communicative, Collaborative, yang digunakan guru sejarah dalam menekankan keterampilan siswa kelas X IK di MAN 1 Solok. Pengaplikasian 4C ini siswa dituntut lebih berpikir kritis dalam menganalisa materi dan menyampaikan pemikiran serta mengembangkan ide baru. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan rancangan, pelaksanaan, cara guru mengevaluasi pembelajaran 4C dalam pembelajaran sejarah Indonesia kelas X IK di MAN 1 Solok. Metode yang digunakan yaitu, metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Hasil penelitian rancangan pembelajaran 4C yaitu mengumpulkan informasi terkait materi, menganalisis materi yang sudah dikumpulkan, mengemukakan hasil analisis, mendiskusikan materi pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran 4C yang dilakukan guru meliputi kegiatan guru menjelaskan terlebih dahulu tujuan pembelajaran, guru memberikan siswa kesempatan untuk menganalisis materi, siswa bersama guru menarik kesimpulan diakhir pembelajaran. (3) Evaluasi yang dilakukan guru menggunakan 4C yaitu guru memberikan pertanyaan disetiap akhir pembelajaran, siswa diberikan tugas berbentuk Mind Mapping, jenis soal yang digunakan guru Low, Middle, HOTS.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Benda Peninggalan Sejarah Lubang Jepang Di Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Kota Padang Juliandry Kurniawan Junaidi; Kaksim; Felia Siska; Irwan Irwan; Rozi Novita Sari; Parasianto
PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 2 (2021): November 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.447 KB) | DOI: 10.54259/pakmas.v1i2.117

Abstract

The purpose of community service is to provide knowledge, motivation and increase public awareness about the importance of maintaining historical awareness through the preservation of historical objects in the Japanese hole in Gunung Pangilun Village, North Padang District, Padang City. Methods of Community Service, namely conducting outreach to the community and evaluation consisting of before evaluating the activity, at the time it was carried out and at the end of the activity which was made notes and then recapitulated. The results of this service show that the community increases knowledge and awareness of the importance of historical sites in the area where they live. This encourages the role of the community, protection and preservation of the reserve in preserving history as a cultural relic of the past.
PAUH MASA PERANG MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN 1945-1949 Refan Defri; Kaksim Kaksim; Refni Yulia
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.34191

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pauh sangat berperan dalam mempertahankan kemerdekaan tahun 1945-1949, di dukung dengan kondisi alam Pauh yang memiliki perbukitan melintang dari selatan ke utara (dari kelurahan Limau Manis Selatan sampai kelurahan Lambung Bukit) untuk dijadikan tempat persembunyian maupun tempat menyelamatkan diri dari gempuran penjajah dan juga terdapatnya beberapa aliran sungai yang merupakan benteng alami dari alam semakin menambah sulit untuk menaklukan daerah ini. Semua itu berguna pada perang mempertahankan kemerdekaan. Selain alam, juga terdapat pasukan-pasukan yang sudah begitu ternama dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Pada dekade mempertahankan kemerdekaan baik itu daerah Pauh maupun masyarakat Pauh sendiri sangat begitu berperan, bisa kita lihat ketika penyerangan ke Batu Busuk yang membuat Sekutu ketar ketir menghadapi para pejuang Republik. Tidak sampai disitu saja, puncaknya ketika agresi militer Belanda pertama pada tanggal 21 Juli 1947. Penyerangan serentak tersebut sampai di Pauh dan mendapat perlawanan dari para pejuang, namun karna kalah persenjataan dan jumlah maka para pejuang menyingkir dari Pauh. Pada malam itu juga Belanda membuat pos tepatnya di simpang Pasar Baru sekarang untuk semakin mendesak para pejuang. 
SITUS PENINGGALAN BERSEJARAH STUDI KASUS PERKEMBANGAN WISATA RUMAH PENGASINGAN BUNG KARNO DI BENGKULU TAHUN 2004 - 2015 Wahyu Urip Kurniawan; Anatona Gulo; Kaksim Kaksim
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.34139

Abstract

Hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan Rumah Pengasingan Bung Karno dapat dilihat dari aspek pengunjung wisatawan lokal dan mancanegara dari tahun 2004-2015 serta pengelolaan Rumah Pengasingan Bung Karno. Jumlah kunjungan wisatawan lokal pada tahun 2004-2008 mengalami peningkatan jumlah pengunjung dengan jumlah 5.823-15.439 orang. Sedangkan pada tahun 2009 tidak ada kunjungan. Adapun pasca ditutup pada tahun 2009 kunjungan pada tahun 2010 berjumlah 13.609 orang. Pada tahun 2011 mengalami penurunan dengan jumlah 6.917 orang. Pada tahun 2012-2013 mengalami peningkatan kembali dengan jumlah 22.404-31.131 orang. Pada tahun 2014 mengalami penurunan kembali dengan jumlah 26.839 orang. Sedangkan pada tahun 2015 mengalami peningkatan kembali dengan jumlah kunjungan 28.005 orang. Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Pada tahun 2004 tidaka ada kunjungan pada tahun 2005-2006 berjumlah 8-9 orang. Pada  tahun 2007 mengalami penurunan dengan jumlah 7 orang. Pada tahun 2008 mengalami peningkatan dengan jumlah 15 orang. Pada tahun 2009 tidak ada kunjungan. Pada tahun 2010 mengalami peningkatan berjumlah 25 orang. Pada tahun 2011 tidak ada kunjungan. Pada tahun 2012-2013 berjumlah 15-20 orang. Pada tahun 2014 mengalami penurunan dengan jumlah 10 orang. Pada tahun 2015 mengalami peningkatan dengan jumlah 21 orang. Pengelolaan Rumah pengasingan Bung Karno       yang dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jambi dan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu berupa, melakukan perawatan pada objek, memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengunjung, serta dalam mempromosikan objek wisata pihak pengelola melakukan upaya seperti mengadakan kunjungan ke sekolah, membuat website di media sosial dan menggunakan media sosial berupa Instagram.
PERKEMBANGAN DESA MADOBAG KECAMATAN SIBERUT SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI TAHUN 2012-2017 Deri Kerei Sabaggalet; Anatona Gulo; Kaksim Kaksim
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 1 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i1.34740

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Perkembangan Desa Madobag serta menggambarkan kehidupan sosial masyarakat di Desa Madobag tahun 2012-2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan langkah-langkah sebagai berikut: Heuristik, Kritik Sumber, Interpretasi, dan Historiografi. Pada tahun 1950-an Desa Madobag belum menjadi sebuah desa defenitif, wilayah Desa Madobag merupakan bagian dari wilayah nagari Muara Siberut yang diberi nama kampung Sarereiket yang masih dalam wilayah administrasi Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Padang Pariaman. Pada Tahun 1981 barulah Desa Madobag dibentuk berdasarkan putusan Kementrian Dalam Negeri, yang terdiri dari tiga dusun yaitu: Dusun Madobag, dusun Ugai, dan Dusun Rokdok dan dipimpin oleh kepala desa pertama yaitu Carlo yang menjabat dari tahun 1981-1986. Desa Madobag baru mengalami perkembangan pada tahun 2012 yang ditandai dengan adanya pemekaran dusun.
PERAN GURU SEJARAH DALAM MENGUATKAN NASIONALISME PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPS DI SMAN 2 SUNGAI LIMAU Prayogi Prayogi; Liza Husnita; Kaksim Kaksim
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 6, No 2 (2021): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v6i2.29021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rasa nasionalisme siswa di SMA Negeri 2 Sungai Limau. Guru mata pelajaran sejarah menerangkan tidak semua siswa yang mempunyai rasa nasionalisme, fenomena yang terlihat seperti tidak mengikuti upacara Bendera, masih berbincang dengan teman sebelah saat upacara bendera, membuang sampah sembarang, kurang menghargai guru, kurang tegur sapa, berkelahi di lingkungan sekolah, serta main games, hal tersebut menunjukkan kurangnya kedisiplinan siswa, dan karakter siswa menjadi tidak peduli kepada pendidikan, sehingga ini berdampak kepada kurangnya rasa nasionalisme. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sejarah dalam menguatkan nasionalisme pada peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Sungai Limau ditanamakannya nilai karakter, tanggung jawab, jujur kepada peserta didik, dengan cara diskusi, kuis, Tanya jawab, selama proses pembelajaran berlangsung. Mulai dari kegiatan pembukaan, kegiatan inti, sampai pada kegiatan penutupan pembelajaran. Adapun peran guru dalam penguratan rasa nasionalisme kepada siswa SMA Negeri 2 Sungai Limau terbagi kepada tiga tahap yaitu, dalam tahap pembuatan Perencanaan Pembelajaran, implementasi dan tahap evaluasi hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peran guru sejarah dalam membangun rasa nasionalisme dikelas XI SMA Negeri 2 sungai limau sudah berjalan dengan sebagaimana semestinya, banyak dari siswa kelas XI IPS sudah mengetahui pentingnya mempelajari serta membangun “rasa nasionalisme”.
PKM kerajinan Inu dan kerupuk sagu Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Alfattory Rheza Syahrul; Kaksim Kaksim; Jimi Ronald
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.1.39-45

Abstract

Activity the PPM team provided training and mentoring to increase sales and production processes as well as the use of E Commerce application media as a medium for the right marketing for Melati 2 in Batjoja Village, Mentawai Island. The target of this activity is. 1) The business group gets knowledge and understanding of the basic concepts of sales. 2) Business groups have the knowledge and understanding of promotional media using E Commerce 3) Business groups can apply the knowledge gained from training with the right skills in managing production and promotion. The method in this activity is to analyze the situation of the community by giving several times of mentoring and training in the production process and sales promotion. The results obtained from this service activity are partners Very enthusiastic in activities and want to increase sales, but are still constrained by internet access. So that in online promotion is still constrained. While for sales directly experience an increase in orders.
PENGGUNAAN MEDIA INTERNET PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X IPS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 1 MANDAILING NATAL Inayah Az Zahra; Buchari Nurdin; Kaksim Kaksim
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i2.37323

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi Meluasnya penggunaan internet memungkinkan siswa untuk mengakses informasi secara efektif tanpa terbatas oleh waktu. Nilai manfaat dari internet itu sendiri juga meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan penggunaan internet. Internet belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai sumber informasi untuk membantu pendidikan. Minat belajar siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan media internet yang meliputi berbagai website untuk mencari ilmu. Guru dapat memanfaatkan internet untuk meneliti sumber daya dan memberikan referensi dalam bahan ajar selain siswa. Hasil penelitian ini adalah desain pembelajaran online berhasil karena sekolah juga menyediakan fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk proses pembelajaran. Peneliti menemukan bahwa ketika menggunakan media internet, siswa belajar konten lebih efektif jika mereka memiliki kontak langsung dengan guru, sedangkan mereka menggunakan media internet lebih banyak saat melakukan aktivitas. Hal ini dapat diamati melalui berbicara dengan siswa dan melakukan pengamatan terhadap mereka. Pembatasan jaringan dan kuota, serta tidak semua mahasiswa melek teknologi menjadi kendala yang dihadapi mahasiswa dalam mengkonsumsi media internet. Dimasa sekarang tentunya sangat berpengaruh terhadap pengetahuan. Namun, peserta didik juga merasa selain dengan bertatap muka, menggunakan media internet juga menjadi sarana pengetahuan baru untuk lebih mahir dalam menggunakan media internet.
TINJAUAN PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT MAP PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS X IPA SMAN 6 PADANG Romi Purnama; Kaksim Kaksim; Meldawati Meldawati
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i2.39242

Abstract

Salah satu model yang digunakan oleh guru sejarah dalam proses belajar mengajar sejarah yaitu  pelaksanaan model Concept Map. Penggunaan model Concept Map sudah sering digunakan oleh guru sejarah di SMA N 6 Padang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tinjauan pelaksanaan model Concept Map pada mata pelajaran Sejarah Kelas X IPA di SMA N 6 Padang. Penulisan ini bertujuan untuk mendeksripsikan tinjauan  pelaksanaan model  pembelajaran concept map pada mata pelajaran sejarah kelas X IPA DI SMA N 6 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data adalah melalui wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan informan sebanyak 11 orang, informan dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling, maka informan yaitu terdir dari guru dan siswa SMA N 6 Padang.  Model analisis data yaitu melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinjauan penggunaan model Concept Map  pada pembelajaran sejarah di SMA N 6 Padang  yaitu: penggunaan model Concept Map  dalam belajar sejarah terlaksana sesuai dengan langkah-langkah model pembelajaran. Setiap tahap atau langkah dari model Concept Map sudah diterapkan oleh guru sesuai dengan langkah-langkah model Concept Map, maka melalui penarapan model ini dengan langkah-langkah  model yang terarah maka penerapan model ini mampu melatih kemampuan berfikir dan kerjasama siswa dalam belajar. Selain itu selama proses belajar beralngsung terjalinya komunikasi dan interaksi yang baik  antara guru dengan siswa  dan antara siswa  yang satu dengan yang lainnya. 
Co-Authors Afrinal Afrinal Afrinal, Afrinal Ahmad Nurhuda Ahmad Sibawai Alan Kurnia Jaya Albetro, Albetro Alfattory Rheza Syahrul, Alfattory Rheza Anatona Anatona Arianda Arianda Asiam Murni, Asiam Azwar Makmur Basrial Zuhri Buchari Nurdin Buchari Nurdin Buchari Nurdin Deri Kerei Sabaggalet Dinda Nestiya Elvawati Elvawati Emil Fevy Yandri Erlina Erlina Fahdila Ulva Faisal Yasin Faizal, Rezki Felia Siska Gea, Melvin Hariyanti Hafiz Hidayat Hayati, Nova Hengki Perdana, Hengki Herlina Herlina Hermantoni Hermantoni Hesti Julian Masdika Inayah Az Zahra Indah, Seri Irah Sukarsih, Irah Irwan Irwan Jaenam Jaenam Jamurin, Jamurin Jarudin Jarudin Jarudin Jepmi Nopfrilian jimi ronald, jimi Juli Adek Klismen Juliandri Kurniawan Junaidi juliandry kurniawan junaidi Juliandry Kurniawan Junaidi Juliandry Kurniawan Junaidi Junaidi, Juliandry Kurniawan Kharles Kharles Livia Ersi Liza Husnita M. Ja’far Sidik, M. Ja’far Maiyana, Kiki Manurung, Kiki Hariani Maratua, enjelia Meldawati Meldawati Meldawati Meldawati Meldawati Melly Marissa, Melly Melvin Hariyanti Gea Mendi Harianto Meri Erawati Metia Suciati Miko Windra Putra, Miko Windra Novma Rengga Nurul Septia Parlina Parasianto Paulus Robert Tuerah Prayogi Prayogi Puja Mardhatillah Putri Amelia, Gheby Putri Permata Sari Rani Widirta Ranti nazmi Refan Defri Refni Yulia Ridho Putra Pratama Rido Awal Saputra Romi Mesra Romi Purnama Rozi Novita Sari Rus Yandi Sabardi Sabardi Sari, Vanesia Sebastianus Silvi Seplin Dasman, Silvi Seplin Sintia Puspita Anggraini Sri Fitri Wulandari Suryani, Wulan Agitha Syamdani Syamdani Tuti Khairani Vestroica Vestroica, Vestroica Wahyu Urip Kurniawan Watna Mardia Weni Norita annggaraini Weni Yulastri Wiranata, Adi Yandi, Rus Yatim, Yenita Yeni Rahman, Yeni Yulia Zanna Zafri Zafri Zuhri, Basrial Zulfa Zulfa Zulfa Zulfa Zulfa Zulfa Zulkhaidah, Zulkhaidah Zulkifli Aziz