Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesuburan Perairan Berdasarkan Klorofil-a, Nitrat dan Ortofosfat di Pantai Pasir Putih Wates, Kaliori, Rembang Oktaviana, Clarisa Ika; Muskananfola, Max Rudolf; Purnomo, Pujiono Wahyu
Life Science Vol 12 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v12i1.63819

Abstract

Pantai Wates merupakan salah satu pantai pasir putih yang menjadi tujuan destinasi wisata di Kabupaten Rembang. Tingginya aktivitas manusia di sekitar pantai seperti kegiatan wisata, pemukiman penduduk, pertambakan dan kegiatan industri, dikhawatirkan dapat menyebabkan perubahan kualitas perairan terutama kandungan unsur hara. Unsur hara dalam perairan akan berdampak terhadap kelimpahan fitoplankton dan kandungan klorofil-a. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton, konsentrasi, sebaran, dan hubungan antara klorofil-a, nitrat dan ortofosfat, serta mengkaji status kesuburan perairan di perairan Pantai Wates Kabupaten Rembang. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2022. Metode yang digunakan pada penelitian adalah metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling pada 9 stasiun. Analisis status kesuburan perairan dengan metode TSI dan sebaran konsentrasi variabel dengan metode IDW. Analisis data untuk mengetahui hubungan antar variabel menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan fitoplankton berkisar antara 1.077-6.042 sel/L. Konsentrasi klorofil-a sebesar 2,117-8,376 µg/L, nitrat sebesar 0,9-1,8 mg/L dan ortofosfat sebesar 0,07-3,79 mg/L dengan sebaran cenderung menurun ke arah laut. Status kesuburan di perairan Pantai Wates termasuk kategori mesotrofik hingga eutrofik. Kelimpahan fitoplankton dipengaruhi oleh nitrat dan ortofosfat sebesar 85,1%dengan korelasi sangat kuat, sedangkan klorofil-a dipengaruhi sebesar 52% dengan korelasi kuat.
KEBIASAAN MAKAN DAN KONDISI EKOLOGI KEPITING VAMPIR (Geosesarma hagen) DI LERENG PEGUNUNGAN MENOREH KULON PROGO Aji, Muhammad Tri; Saputra, Suradi Wijaya; Purnomo, Pujiono Wahyu; Suryanti, Suryanti
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 16, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.16.3.2024.149 - 160

Abstract

Pegunungan menoreh menyimpan banyak keanekaragaman hayati, salah satunya kepiting hias air tawar yang di duga vampire crab dari jenis Geosesarma hagen. Kepiting ini pertama kali ditemukan di wilayah Cilacap. Informasi spesifik mengenai G. hagen terbatas pada morfologi dan sangat sedikit pada ekologinya. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan informasi ekologi dan kebiasaan makan dari G. hagen yang ditemukan di wilayah pegunungan menoreh. Penelitian dilakukan pada Juni 2023 sampai dengan Mei 2024. Sampel kepiting vampir ditangkap dengan menggunakan tangan kosong (hand picking), Identifikasi sampai tingkat jenis untuk penentuan jenis vampire crab di kulon progo di lakukan juga di laboratorium zoology BRIN. Kebiasaan makan kepiting ditentukan dengan gabungan metode frekuensi kejadian dan metode volumetrik selanjutnya dievaluasi dengan Indeks Of Preponderance. Hasil identifikasi morfologi menunjukan kepiting vampir yang ditemukan di lereng pegunungan menoreh merupakan spesies Geosesarma hagen yang sama ditemukan di Cilacap. Tetapi antara G. hagen yang ditemukan di lereng pegunungan menoreh dan Cilacap memiliki ketinggian berbeda yang dapat mempengaruhi karakteristik ekologi habitatnya. Hasil index of preponderance menunjukan bahwasannya makanan utama kepiting vampir ialah debris (51%) dan kayu (30%), kemudian makanan pelengkap kepiting vampir ialah daun (19%), dan makanan tambahan kepiting vampir yakni cacing (0,32%)
Variasi Konsentrasi Nutrien dan Dampaknya terhadap Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Teluk Semarang Jati, Oktavianto Eko; Afiati, Norma; Purnomo, Pujiono Wahyu; Ayuningrum, Diah; Dewi, Desca Estiyani
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v9i1.104265

Abstract

Phytoplankton are important microorganisms in water ecosystems. They help in the nutrient cycle. Nutrients in water affect how many and what types of phytoplankton are present. This also impacts the fertility of coastal waters like Semarang Bay, which are influenced by human activities. This study looks at the link between water nutrients, phytoplankton, and water fertility. The study used a descriptive, quantitative method on November 10, 2024, at 6 chosen locations. Measurements taken on-site included DO, temperature, salinity, pH, and transparency. Lab tests looked at phytoplankton types, chlorophyll-a, silica, nitrate, nitrite, orthophosphate, and TSS using SNI and APHA methods. The main phytoplankton types were Diatoms, Dinoflagellates, and Cyanobacteria (26 types), with Chaetoceros being the most common (1,598 cells/L). Bacteriastrum and Chaetoceros were seen most often. Environmental data showed temperatures from 29.2–33.3°C, pH 8.6–8.8, DO 5.3–7.3 mg/L, salinity 32–33‰, and water clarity 0.55–5.97 m; chlorophyll-a 1.55–8.85 µg/L. TSS levels were 18.58–38.94 mg/L, nitrate 1.3–1.9 mg/L, nitrite 0.01–0.02 mg/L, and phosphate 0.8 mg/L, with the highest silica at Station 4. PCA analysis showed a productivity pattern (PC1) that was positively associated with chlorophyll-a, phytoplankton numbers, silica, and dominance, but negatively associated with TSS, nitrate–nitrite, and transparency. This means silica helps diatom growth, while high TSS can reduce productivity by blocking light, even though it might bring nutrients.
Struktur Komunitas Tunikata (Kelas Ascidiacea) di Perairan Pulau Menjangan Besar dan Pulau Geleang, Karimunjawa Prasetyo, Agung; Ayuningrum, Diah; Purnomo, Pujiono Wahyu
Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) Vol 13, No 1 (2026): MAQUARES
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/marj.v13i1.55983

Abstract

Taman Nasional Karimunjawa terletak di Laut Jawa dan termasuk dalam wilayah administratif Kabupaten Jepara. Penelitian ini dilakukan di Pulau Menjangan Besar dan Pulau Geleang, yang memiliki potensi sumber daya perairan yang melimpah. Salah satu biota yang dikaji dalam penelitian ini adalah tunikata, khususnya kelas ascidiacea, yang termasuk dalam subfilum tunikata dan filum Chordata. Organisme ini lebih dikenal sebagai sea squirt dan memiliki peran ekologis penting dalam ekosistem laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas tunikata, mengidentifikasi faktor lingkungan yang mempengaruhi distribusinya, serta menentukan nilai tutupan tunikata di perairan Karimunjawa. Metode yang digunakan adalah Underwater Photo Transect (UPT) dan Underwater Visual Census (UVC) dengan perangkat lunak CPCe untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air di Pulau Menjangan Besar dan Pulau Geleang memenuhi sebagian besar parameter baku mutu air, dengan kecerahan > 5 m, pH 8,5–8,6, salinitas 34–35,7‰, suhu 27,8–28,5°C, dan DO > 5 mg/L. Namun, kadar nitrat (1,5–2,5 mg/L), nitrit (0,013–0,014 mg/L), dan fosfat (0,04 mg/L) melebihi nilai baku mutu. Tutupan tunikata tertinggi ditemukan di Pulau Menjangan Besar (Stasiun 1: 3,20%), sementara di Pulau Geleang lebih rendah (Stasiun 2: 0%; Stasiun 3: 0,13%). Indeks keanekaragaman berkisar 0,00–1,09, keseragaman 0,00–0,68, dan dominansi 0,38–1,00. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa aktivitas antropogenik, seperti budidaya keramba dan pariwisata, berkontribusi terhadap pencemaran nutrien yang berdampak pada rendahnya tutupan dan keanekaragaman tunikata. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan rutin dan pengelolaan aktivitas manusia untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan Karimunjawa.
Hubungan Tekstur Sedimen dan Kandungan Bahan Organik di Perairan Pulau Gede dan Sekitarnya, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah Rifqi, Muhammad; Ayuningrum, Diah; Purnomo, Pujiono Wahyu
Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES) Vol 13, No 1 (2026): MAQUARES
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/marj.v13i1.52849

Abstract

Keindahan Pantai Pasir Putih Pulau Gede, Rembang, tidak hanya terletak pada warna pasir yang khas, tetapi juga pada kompleksitas proses biogeokimia yang terjadi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tekstur sedimen, menganalisis kandungan bahan organik, serta hubungan keduanya. Sampel sedimen diambil dari 9 stasiun pada kedalaman 0-5 meter di sepanjang garis pantai di Pulau Gede dan sekitarnya pada Juli 2023. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Analisis tekstur sedimen dilakukan dengan metode pipet sedimen, sedangkan kandungan bahan organik diukur dengan metode loss on ignit. Hasil penelitian menunjukkan dominasi fraksi tanah liat di sebagian besar stasiun, terutama di daerah yang dekat dengan muara sungai. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara persentase fraksi tanah liat dan kandungan bahan organik (r = 0,85, p < 0,01). Analisis regresi menunjukkan bahwa jarak dari muara sungai merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap distribusi tekstur sedimen dan kandungan bahan organik. Sedimen yang lebih halus dan kaya akan bahan organik ditemukan di dekat muara sungai, menunjukkan pentingnya input bahan organik dari darat. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengelolaan lingkungan pesisir Pulau Gede, terutama dalam hal perlindungan habitat bentik dan pengendalian polusi. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengkaji dinamika sedimen musiman dan pengaruh perubahan iklim terhadap ekosistem pesisir.
Co-Authors - Revika, - - Ruswahyuni - Subiyanto - Supriharyono A’in, Churun Abdul Ghofar Ade Apriliana Adhitya Wijayanto, Adhitya Afifa, Fitria Hersiana Agry, Firdausa Putra Agung Prasetyo agung Suryanto Agus Hartoko aji, muhammad tri Alep Amaliyah Amanah Raras Nawang Kinasih, Amanah Raras Nawang Andriyanto, Wulan Oktaviasari Anhar Solichin Aninditia Sabdaningsih Anugrah Dwi Fahreza Arif Rahman Arif, Gunarso Assyifa, Siti Fatma ‘Ishmah, Amalina Zata Bambang Sulardiono Bani Setyawan Boedi Hendrarto Chiesa, Francesco Te Churun Ain Churun A’in Claudya Yolanda Iswanto, Claudya Yolanda Daud Aruan, Daud David Nugroho Desty Wahyuni Ginting Devi Kristi Purba Dewi Pertiwi Nusantara Dewi, Desca Estiyani DIAH AYUNINGRUM Diah Ayuningrum, Diah Dika Nugraini Pancawati Djoko Suprapto Dwi Kritiyasari Dwi Santi Putri Dwi Tasha Maulida, Dwi Tasha Dwi Yulianto Erick Setiawan Larosa, Erick Setiawan Erviana, Renanda Nur Fajrin, Alifia Nirwana Falah, Suudul Farid, Moch Febrianto, Sigit Febriyanti, Leti Frida Purwanti Griselda, Adinda Putri Khairunnisa Gultom, Christine Rosaline Gustilah, Lillah Haeruddin Haeruddin Hana Nisau Shalihah Hikmah, Nur Hikmah Himatul Aliyah Febriana Himatul Aliyah Febriana, Himatul Aliyah Iin Rahmawati Kharisma Aji Winarto Khaslinda Pratiwi Rauf Kitarake, Yopi Sondy Kritiyasari, Dwi Laila, Qadarina Nur Lakastri, Lavia Lestari, Hima Desy Lulu Adilla Latifah, Lulu Adilla Luvitasari, Ayu Maro, Jahved Ferianto Martin Arianto Partogi Maslahah, Nur Hikmah Mazroatum Max Rudolf Muskananfola Megawati Arsita Putri Meliala, Elvina Gianina Melina Setya Ayuningsih Mia Arista Sari Mohamad Haekal Muhammad Rifqi Mulia Delvi, Betlin Indriani Mulyani, Maya Sri Mustofa Nitisupardjo Mutia Novenda Putri Niniek Widyorini Norma Afiati Novitasari, Diva Triza Nugraha, Bagas Aditya Nugroho, Restu Wahyu Nur Hidayah Nur Latifah Khuzma, Nur Latifah Nurannisa Isnaeni, Nurannisa Nurhuda, Izza Siti Nurul Khaqiqoh Oktaviana, Clarisa Ika Oktavianto Eko Jati Pratama, Hanif Huda Prijadi Soedarsono Purnami, Adelia Puspita, Like Viantika Jala Putra, Muchamad Iqbal Widiansyah Rinaldi, Rexa Kurnia Rio Januardi, Rio Riska Apriliana Rizka Alifianita Saputri Rudolf Muskananfola, Max Ruswahyuni - Ryanditama Ardiannanto Sa’diyah, Halimatus Sahala Hutabarat Satrio, Budi Sefanya Roswaty Sena Widhitama, Sena Septian Budi Sulaksono Siahaan, Sahala Bonardo Silitonga, Yohana T. E. Siti Nur Hidayah, Siti Nur Siti Rudiyanti Slamet Budi Prayitno Supriharyono Supriharyono Supriharyono Supriharyono Suradi Wijaya Saputra Suryanti Suryanti - Sutrisno Anggoro Suwandana, Achmad Fuad Tita Elfitasari Tjatur Wulandari, Tjatur Ulfitasari, Nia Urni Nurani Subarma Veithzal Rivai Zainal Wicaksono, Anangga Rifqi Yundari, Yundari Yusrianti Purwandari Yusty Amelia Yuwananda Perwira Hutama, Yuwananda Perwira Zulfana Fikru Sifa