Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Pencemaran Airtanah Akibat Limbah Vinasse berdasarkan Metode Indeks Pencemaran di Padukuhan Mrisi, Kalurahan Tirtonirmolo, Kapanewon Kasihan Erinda, Evi; Widiarti, Ika Wahyuning; Nugroho, Nandra Eko; Goemaruzzaman, Muammar; Wicaksono, Aditya Pandu
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11641

Abstract

Limbah yang dihasilkan dari produksi alkohol disebut limbah cair vinasse. Karakteristik limbah vinasse memiliki suhu yang tinggi (80oC), memiliki pH asam (2-4,5), berwarna kehitaman, bau menyengat, dan bersifat korosif. Dalam memproduksi 1 L Alkohol menghasilkan 15 L limbah cair vinasse. Sebagian limbah ini diolah sebagai pupuk cair, namun sebagian lagi masih belum terkelola dan dibuang ke lingkungan dan berakhir di Anak Kali Bedog. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pencemaran airtanah dengan Metode Indeks Pencemaran. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling berdasarkan pertimbangan jarak sumur dengan irigasi vinasse serta arah aliran airtanah. Sampel diambil dari 10 titik air sumur dan 1 titik air dari outlet irigasi vinasse. Metode analisis laboratorium dilakukan untuk mengetahui kualitas airtanah terhadap parameter pH, TDS, BOD, COD, dan Sulfida. Hasil analisis status mutu airtanah dengan Metode Indeks pencemaran, daerah penelitian memiliki 2 kelas pencemaran, yakni tercemar ringan dengan nilai IP 2,7332-3,3640 dan tercemar sedang dengan nilai IP 5,1088-5,7014.
Pengaruh Penambahan Limbah Cangkang Telur Ayam (Gallus Gallus Domesticus) dan Kapur Tohor Terhadap Parameter pH dan TSS Pada Air Asam Tambang Rifai, Annas Alfandi; Widiarti, Ika Wahyuning
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11642

Abstract

Air asam tambang merupakan salah satu limbah yang dihasilkan di area pertambangan. Pengolahan AAT yang dilakukan pada penelitian ini memanfaatkan bahan campuran berupa kapur tohor dan limbah cangkang telur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian variasi dosis kapur tohor dan limbah cangkang telur terhadap parameter pH dan TSS pada AAT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode grab sampling, metode analisis laboratorium, metode analisis regresi linear berganda dan metode deskriptif developmental. Percobaan penelitian ini dilakukan dengan menambahkan kapur tohor dan limbah cangkang telur pada AAT dengan variasi dosis dan variasi perlakuan pada bahan treatment dengan kalsinasi. Hasil penelitian yang didapatkan pengaruh pemberian variasi dosis hasil pengolahan limbah telur dan kapur tohor berpengaruh terhadap perubahan nilai pH dan TSS. Seiring dengan penambahan dosis limbah cangkang telur dan kapur tohor maka akan terjadi kenaikan untuk nilai pH dan TSS. Semakin tinggi suhu kalsinasi pada limbah cangkang telur maka pengaruhnya terhadap air asam tambang akan maningkatkan nilai pH air asam tambang. Berdasarkan hasil percobaan didapatkan pada pemberian dosis 0,045 gr/L untuk kapur tohor dan limbah cangkang telur kalsinasi 900oC mampu menaikkan pH menjadi 7,57 dan TSS sebesar 115,8 mg/L.
Analisis Kualitas Tanah Asam Area Tandus Daerah Reklamasi PT X, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur Andshani, Artha Nevia Eka Putri; Wicaksono, Aditya Pandu; Algary, Tissia Ayu; Widiarti, Ika Wahyuning
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11649

Abstract

Kegiatan pertambangan batubara di Indonesia umumnya dilakukan dengan metode tambang terbuka (open pit mining). Metode tersebut menimbulkan dampak yang beragam seperti perubahan sumberdaya lahan dan ekosistem hingga pencemaran lingkungan. Kegiatan reklamasi sangat penting untuk memulihkan lingkungan pascatambang supaya berfungsi secara berkelanjutan. Namun, kegiatan reklamasi seringkali mengalami kendala salah satunya yakni rendahnya kualitas tanah yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman reklamasi. Kondisi ini akan berdampak pada persentase keberhasilan reklamasi pascatambang. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas tanah asam di area tandus daerah reklamasi PT X yang kurang mendukung pertumbuhan tanaman reklamasi secara optimal. Metode pengumpulan data dilakukan melalui survei dan pemetaan serta uji laboratorium. Parameter yang digunakan dalam analisis kualitas tanah asam meliputi pH, Fe, Al3+, dan kejenuhan alumunium. Data hasil uji laboratorium dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif. Daerah penelitian memiliki area tandus sekitar 1,72 ha dengan total area reklamasi 7,7 ha. Tanah asam di area tandus tersebut merupakan tanah hasil proses penghamparan tanah saat kegiatan penataan lahan reklamasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan bahwa karakteristik tanah asam area tandus di daerah penelitian memiliki karakteristik tanah asam dengan pH 4,53, kadar Fe 11.637,67 ppm, Al3+ 3 meq/100 g, kejenuhan alumunium sebesar 57,55 % yang tergolong tinggi. Tingkat keasaman tanah dengan kadar Fe dan kejenuhan alumunium yang tinggi menjadi penyebab banyak tanaman reklamasi yang kering bahkan mati. Dengan demikian, perlu dilakukan pengolahan tanah area tandus tersebut untuk meningkatkan kualitas tanah supaya dapat mendukung pertumbuhan tanaman reklamasi secara optimal.
Analisis Kualitas Air Hasil Pelindian Slag Nikel PT Vale Indonesia Tbk, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan Dewanto, Aan Nugrahadi; Asrifah, Rr. Dina; Irawan, Agus Bambang; Kristanto, Wisnu Aji Dwi; Widiarti, Ika Wahyuning
Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATU BUMI Vol 5 No 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL TEKNIK LINGKUNGAN KEBUMIAN (SATU BUMI) KE-V
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/psb.v5i1.11653

Abstract

Slag nikel merupakan suatu limbah padat non-B3 hasil peleburan bijih nikel secara pyrometalurgi yang memiliki karakteristik kandungan logam yang cukup tinggi. Penyimpanan slag nikel di TPS Delaney PT Vale Indonesia Tbk dilakukan secara terbuka sehingga slag nikel dapat terpapar oleh air hujan sehingga berpotensi untuk melindikan logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah logam yang terdapat dalam slag nikel yang disimpan di TPS Delaney dapat terlindi ke lingkungan dengan cara menganalisis kualitas air hasil pelindian slag nikel. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu dengan melakukan rancangan percobaan pelindian menggunakan metode Free Draining Column Leach Test selama 28 hari dengan menggunakan air hujan sebagai air pelindi dengan nilai pH 6-7 dan pengujian laboratorium untuk mengetahui kualitas air hasil pelindian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa slag nikel memiliki karakteristik kimia dengan dominasi unsur besi (Fe) dengan persentase 39,030%. Kualitas air hasil pelindian yang ditinjau dari karakteristik kimia air dengan parameter pH, Fe, Ni, dan Cr total menunjukkan bahwa nilai dan konsentrasi dari keempat parameter tidak melebihi baku mutu air limbah dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 09 Tahun 2006.
Evaluation of Leachate Recirculation Volume on Pollutant Removal and Biogas Production : a Case Study of Piyungan Landfill, Yogyakarta Ika Wahyuning Widiarti; Rr Dina Asrifah; Mitha Puspitasari; Andini Shafa Saraswati; Assyfa Sopasari; Bima Marbun; Qorry Anissa Dewi
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 3 (2026): May 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.3.688-695

Abstract

Leachate recirculation is an on-site biological treatment method in which the generated leachate is returned to the waste mass. Its advantages include enhancing waste biodegradation, improving the removal efficiency of biochemical oxygen demand (BOD) and chemical oxygen demand (COD) in leachate, and promoting methane (CH₄) production. This study aimed to evaluate the effect of different leachate recirculation volumes on reducing pollutant concentrations in leachate from the Piyungan Landfill and enhancing biogas production from municipal solid waste. Leachate samples were collected from the Leachate Treatment Facility at the Piyungan Landfill, Bantul, Yogyakarta. Fresh waste samples representing the composition of municipal solid waste at the Piyungan Landfill were collected from the Purwoberhati 3R Waste Processing Facility (TPS 3R Purwoberhati), Kalasan. Three anaerobic bioreactors were operated: R0 (control), R1 (12 L/day), and R2 (24 L/day). Leachate recirculation over a 35-day period resulted in a decreasing trend in BOD and COD concentrations in R1 and R2. Pollutant concentrations in R0 could not be measured because no new leachate was generated. Based on the comparison between the initial and final concentrations, BOD removal efficiencies reached 98.4% in R1 and 92.0% in R2, while COD removal efficiencies reached 99.4% and 96.7%, respectively. Substantial reductions in heavy metal concentrations (Fe, Cr, and Cd) were also observed. During the recirculation process, methane (CH₄) was detected only in R2 on day 21 at a concentration of 0.23%, whereas carbon dioxide (CO₂) was detected throughout the experiment. The results demonstrate that leachate recirculation effectively reduced pollutant concentrations in leachate. However, the relatively short experimental duration limited the evaluation of methanogenesis; therefore, an increase in methane (CH₄) production could not be confirmed.
Co-Authors A Hidayat Nurwahid Aan Nugrahadi Dewanto Adam, Husnul Khotimah Dwi Putri Aditya Pandu Wicaksono Aditya Pandu Wicaksono Agus Bambang Irawan Agus Bambang Irawan Algary, Tissia Ayu Alya Alfiah Rachmi Anasstasia, Titi Tiara Andi Renata Ade Yudono Andi Sungkowo Andini Shafa Saraswati Andshani, Artha Nevia Eka Putri Annas Alfandi Rifai Ardiati, Aulia Syifa Arih Fitra Cahayani Arsiva Alifia Gati Arsiva Alifia Gati Artha Nevia Eka Putri Andshani Asrifah, Rr. Dina Assyfa Sopasari Athifah Putristya Aulia Syifa Ardiati Aulia Syifa Ardiati Ayu Damayanti Ayu Utami Ayu Utami, Ayu Baskoro, Muhammad Ario Bima Marbun Budiasti, Hemalia Bumi Lloyd Marsha Sugiarto Damayanti, Ayu Dewanto, Aan Nugrahadi Dicky Herlambang Dina Asrifah Dzulfiqar Izzatur Rahman Ekha Yogafanny, Ekha Eni Muryani Erinda, Evi Esti Warahap Sari Evi Erinda Fairus Jelita Regita Putri Farida Arum Widayah Fitri adifa Gholam Zaki Dzamiri Glorya Mega Mandang Goemaruzzaman, Muammar Hemalia Budiasti Herwin Lukito Herwin Lukito, Herwin Isna Rahma Indah Sari Jennyamor Ramadhani Khauroun Nazilatul Udhma Kristanto, Wisnu Aji Dwi Kristina Debora Sidabutar Larasati Damarswasty Mitha Puspitasari Muammar Goemaruzzaman Muammar Gomareuzzaman Muhammad Ario Baskoro Muhammad Redo Ramadhan Nabila Aulia Balqis Nadya Ulima Nandra Eko Nugroho Nendia Nur Isni Novia Devi Savitri Nugroho, Nandra Eko Nyamiati, Retno Dwi Praditya Anggi Widhiananto Prasetya, Johan Danu Priza Tiara Titisari Putri Febri Pratiwi Putri Restu Dewati Qorry Anissa Dewi R. Agus Widodo Raden Ajeng Larasati Rifai, Annas Alfandi Rr Dina Asrifah RR Dina Asrifah RR Dina Asrifah Rr. Dina Asrifah Rully Fachrurozi Rully Fachrurozi Saidi, Didi Sari, Esti Warahap Sugiarto, Bumi Lloyd Marsha Supriansyah Supriansyah Tissia Ayu Algary Titi tiara Anasstasia Titi Tiara Anastasia Titisari, Priza Tiara Tyka Ramadhamayanti Urbanilisa Fredlina Halawa Veronika Cendi Prameswari Putri Wisnu Aji Dwi Kristanto