Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Feny Afriatmei; Muhammad Makki; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5289

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan salah satu usaha yang diharapkan   dapat meningkatkan kualitas  Pendidikan  di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrpisikan gambaran pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila pada tema kearifan local siswa di SDN Sisik Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, kondensasi data, data display (penyajian data) dan conclusing drawing/verivication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila ini ada 4 tahap yaitu tahap pengenalan, tahap kontekstual, tahap aksi dan tahap refleksi. Faktor pendukung dari projek ini yaitu adanya lahan yang kosong, tanah yang subur, adanya pupuk organik dari limbah ternak dan orang tua siswa. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya sarana dan prasarana, biaya yang cukup mahal dan kurangnya pengetahuan guru tentang penanaman. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dengan siswa membawa alat alat yang kurang, menggunakan dana bos dan menggunakan internet sebagai sarana untuk mencari informasi tentang penanaman. Didapatkan kesimpulan melalui analisis peneliti dari pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila pada tema kearifan local siswa kelas IV SDN Sisik Timur ini pelaksanaan projek ini berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan terbukti dengan berhasilnya projek penanaman ini.
Analisis Upaya Guru dalam Menangani Learning Loss Siswa di SDN 32 Mataram Azwandi Azwandi; Muhammad Makki; Muhammad Erfan; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1493

Abstract

Learning Loss menjadi salah satu permasalahan pembelajaran yang dialami siswa sebagai dampak dari pembelajaran daring pada masa pandemi, sehingga diperlukan upaya penanganan dari berbagai pihak salah satunya guru.  Penelitian ini bertujuan untuk   melihat seperti apa yang guru lakukan dalam menangani permasalahan learning loss yang dialami siswanya.  Penelitian ini bertempat di SDN 32 Mataram dengan guru kelas 4 dan kelas 5 sebagai subjek penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualiatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, obervasi dan dokumentasi, temuan-temuan data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.  Hasil penelitian menunjukkan beberapa upaya yang dilakukan oleh guru dalam menangani learning loss yang meliputi tahap persiapan pembelajaran yang berisi penyusunan RPP, metode pembelajaran dan media pembelajaran. Selanjutnya, tahap pelaksanaan pembelajaran, meliputi pengaturan posisi duduk siswa, memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan RPP, penggunaan media dan metode pembelajaran yang interaktif. Tahapan terakhir yakni evaluasi pembelajaran meliputi pemberian tugas tambahan dan pemberian tindaklanjut berupa bimbingan tambahan. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa upaya penanganan learning loss yang dilakukan oleh guru kelas 4 dan kelas 5 SDN 32 Mataram tergolong cukup baik karena aspek-aspek pada setiap indikator pembelajaran telah terpenuhi.
Pengaruh Media Visual Terhadap Ketreampilan Menulis Cerita Siswa Kelas V SDN Gugus 4 Danger Tahun Ajaran 2022/2023 Mia Safitri; Sudirman Sudirman; Muhammad Tahir; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1553

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar mencakup empat keterampilan dasar yang harus di kuasai oleh siswa salah satunya keterampilan menulis cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh media visual terhadap keterampilan menulis cerita siswa kelas V SDN Gugus 4 Danger tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain ex-post facto karena tidak mengubah maupun memberikan perlakuan terhadap variabel. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Danger dan SDN 5 Danger yang berjumlah 44 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan dokumentasi nilai hasil menulis cerita siswa pada buku nilai dan menyebarkan angket kepada siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis statistik berbantuan SPSS dan Microsoft Office Excel. Diperoleh taraf signifikan 0,00< 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media visual terhadap keterampilan menulis cerita siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA UJAN RINTIS Baiq Sintia Apriliana; Muhammad Makki; Muhammad Erfan
Renjana Pendidikan Dasar Vol 3 No 3 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peningkatan motivasi belajar siswa melalui pembelajaran menggunakan media lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Nurul Iman Ujan Rintis Sebanyak 22 Siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data dari Miles at. al yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi dari peserta didik setelah dilakukannya tindakan pembelajaran berbasis lingkungan pada pembelajaran IPA. Peningkatan tersebut tentunya memiliki kendala, salah satu contoh kendala yang dihadapi peneliti yaitu kendala saat melakukan tindakan pembelajaran pada fokus peserta didik. Kendala tersebut tentunya memiliki solusi dengan salah satu cara yang dilakukan peneliti yaitu meminta peserta didik mencatat penjelasan dari peneliti. Hal unik ditemukan dalam pembelajaran berbasis lingkungan berupa anak yang pendiam dan kurang aktif dalam pembelajaran didalam kelas, namun ketika dilakukannya pembelajaran di luar kelas menjadi sangat aktif.
Strategi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Pada Masa Pandemi Covid-19 di SDN 1 Lembuak Rezki Triviananda; Muhammad Makki; Heri Hadi Saputra; Muhammad Syazali
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5786

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah lanskap pendidikan global dengan memaksa institusi pendidikan untuk mengadopsi strategi pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi strategi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang efektif selama pandemi, khususnya bagi guru kelas V di SD Negeri 1 Lembuak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendapatkan wawasan mendalam tentang pengalaman dan pendekatan yang digunakan oleh guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran jarak jauh. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas V dan kepala sekolah SD Negeri 1 Lembuak. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di kelas V SD Negeri 1 Lembuak berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran pada kelas lainnya. Pada kelas lain, pelaksanaan pembelajaran di kelas lebih cenderung ke pelaksanaan pembelajaran dengan sistem online atau dalam jaringan saja. Adapun kelas V sendiri menerapkan dua startegi pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan dengan pendampingan belajar kegiatan guru keliling. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa, hadirnya pandemi Covid-19 guru kelas V menerapkan strategi pembelajaram dalam jaringan dan luar jaringan dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas V SD Negeri 1 Lembuak.
Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Perkalian dan Pembagian Siswa Sekolah Dasar Maul Hayati; Iva Nurmawanti; Muhammad Makki
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5795

Abstract

Matematika memainkan peran penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan pembentukan konsep dasar matematika harus dimulai sejak usia dini. Namun, banyak siswa menghadapi kesulitan dalam memahami konsep perkalian dan pembagian. Studi ini melibatkan 55 siswa sebagai sampel, dengan 27 siswa dalam kelompok eksperimen dan 28 siswa dalam kelompok kontrol. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan model Quasi Experimental Design dan Nonequivalent Control Group Design. Hasil analisis data menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) secara signifikan meningkatkan kemampuan berhitung perkalian dan pembagian siswa. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen, mencapai 62,09, sementara kelompok kontrol hanya mencapai 45,51. Uji t independen menunjukkan perbedaan rata-rata yang signifikan antara kedua kelompok, dengan thitung sebesar 2,035 dan nilai signifikansi 0,047 (p<0,05). Hasil ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran matematika berbasis masalah melalui PBL efektif meningkatkan kemampuan berhitung perkalian dan pembagian siswa. Oleh karena itu, disarankan agar para pendidik mempertimbangkan penggunaan model pembelajaran PBL dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas, terutama dalam mengatasi kesulitan berhitung perkalian dan pembagian. Penelitian ini memberikan kontribusi positif untuk mengembangkan metode pembelajaran matematika yang inovatif dan efektif dalam konteks pendidikan dasar.
Implementasi Model Pembelajaran Cooperative Learning tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Partisipasi Belajar Peserta didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas 5A di SDN 26 Ampenan Lalu Johandi Saufa Pamungkas; Muhammad Makki; Habibi Habibi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3211

Abstract

Guru sebagai tenaga pendidik tidak hanya berperan dalam menyapaikan sebuah ilmu kepada peserta didik namun juga memberikan pendidikan yang layak dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan peserta didik untuk mengembangkan dirinya baik di bidang akademik maupun non akademik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan Pancasila dengan mengimplementasikan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw. Penelitian dilakukan di SDN 26 Ampenan dengan subjek penelitian dari kelas 5A yang berjumlah 20 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi dan angket yang dilakukan selam 2 (dua) siklus antara siklus I dan siklus II. Hasil penelitian dari observasi menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata tingkat partisipasi peserta belajar peserta didik berada pada angka 36% yang berarti bahwa masih berada pada kategori rendah. Namun, partisipasi belajar peserta didik mengalai peningkatan sebesar 26,5% sehingga menjadi 62,5% pada siklus II dan sudah mencapai indicator baik. Hasil angket juga menunjukkan adanya peningkatan partisipasi belajar peserta didik dari 38,75% pada siklus I menjadi 67,5% pada siklus II sehingga mengalami peningkatan sebesar 28,75% berada pada indicator baik. Dengan demikian implementasi model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw untuk meningkatkan partisipasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 5A di SDN 26 Ampenan berhasil dilakukan.
Analisis Sistem Evaluasi Program Pendidikan Untuk Meningkatkan Efisiensi Manajemen Sekolah Dasar Muhammad Makki; Muhammad Tahir; Khairun Nisa; Muhammad Syazali; Ibrahim Ibrahim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4022

Abstract

Effective program evaluation is a fundamental prerequisite for ensuring quality and accountability in primary education institutions. Consequently, this study aims to analyze the education program evaluation system in elementary schools to improve school management efficiency. The study focuses on three main aspects: identifying weaknesses in the existing evaluation system, analyzing the effectiveness of the evaluation instruments used, and providing strategic recommendations for improving the evaluation system to make it more focused and sustainable. The research method used is a quantitative approach with data collection techniques through the distribution of questionnaires to principals, vice principals, teachers, and education personnel (tendik), with a total of 84 respondents. The results show that the existing education program evaluation system still faces various problems, including limitations in indicator standards, a lack of consistency in implementation, and minimal utilization of evaluation results for managerial decision-making. The evaluation instruments used are also not fully effective in describing program achievements, especially in qualitative aspects such as character development and student creativity. These findings emphasize the need to strengthen the evaluation system with clearer standards, comprehensive instruments, and optimal utilization of evaluation results in education program planning. Thus, this study concludes that improving the education program evaluation system in elementary schools is a crucial step in improving school management efficiency. The resulting recommendations can serve as a reference for principals, teachers, and policymakers in developing a more integrated, transparent, and needs-based evaluation system. Through appropriate evaluation, elementary schools can optimize resources, improve the quality of educational services, and support the sustainable achievement of educational goals.
Hubungan Kompetensi Profesional Guru dan Penggunaan Media Wordwall Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2024/2025 Sri Adiningsih; Asrin Asrin; Muhammad Sobri; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4058

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang memengaruhi capaian akademis siswa. Fokusnya adalah untuk menguji hubungan antara kompetensi profesional guru dan penggunaan media Wordwall dengan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi profesional guru dan penggunaan media wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri Tahun Ajaran 2025/2026. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Kediri. Jumlah subyek dalam penelitian ini melibatkan sebanyak 140 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Data dikumpulkan melalui angket (kompetensi guru dan media wordwall) serta tes tulis (pre-test dan post-test). Hasil pengujian korelasi product moment yang telah dilakukan, diperoleh nilai rhitung untuk variabel kompetensi profesional guru dan hasil belajar IPAS siswa sebesar 0,526, yang lebih besar dari rtabel yang bernilai 0,1660. Selain itu, nilai signifikansi (sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0,032, yang lebih kecil dari 0,05. Analisis korelasi Pearson yang dilakukan terhadap hubungan antara media wordwall dan hasil belajar, diperoleh hasil yang menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan dengan nilai r = 0,892 yang mengindikasikan hubungan positif yang sangat kuat antara kedua variabel tersebut. Hubungan antara variabel independen, yaitu media wordwall dan kompetensi profesional guru, dengan variabel dependen yang merupakan hasil belajar siswa. Nilai F sebesar 30.576 menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kedua variabel independen tersebut dan variabel dependen.
Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Etnomatematika Ditinjau Dari Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Baiq Erika Nurliyani; Muhammad Makki; Asri Fauzi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4203

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN 1 Rarang Tengah dengan rata-rata nilai 52,5. Untuk mengatasinya, diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis etnomatematika. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas model PBL berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Nonequivalent Control Group Design). Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol, masing-masing 20 siswa. Data diperoleh melalui tes uraian kemampuan pemecahan masalah dan dianalisis menggunakan uji-t setelah uji prasyarat normalitas dan homogenitas terpenuhi. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,026 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Uji N-gain sebesar 63,395 menunjukkan peningkatan pada kategori sedang. Dengan demikian, model Problem Based Learning berbasis etnomatematika efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SDN 1 Rarang Tengah.