Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Administrasi Berbasis AI, Kompetensi Digital dan Efikasi Diri terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Negeri Kota Mataram Jumadil Awal; Heri Hadi Saputra; Abdul Kadir Jaelani; Asrin Asrin; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4999

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu beradaptasi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan, penguatan kompetensi digital, dan keyakinan diri dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh administrasi berbasis kecerdasan buatan (AI), kompetensi digital, dan efikasi diri terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 1.766 guru, dengan sampel sebanyak 321 responden yang ditentukan melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan administrasi berbasis AI, kompetensi digital, dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 69,2%. Secara parsial, kompetensi digital dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan administrasi berbasis AI menunjukkan pengaruh positif namun belum signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja guru lebih ditentukan oleh kemampuan dalam memanfaatkan teknologi secara efektif serta keyakinan diri dalam melaksanakan tugas profesional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja guru perlu diarahkan pada penguatan kompetensi digital dan efikasi diri, disertai dengan optimalisasi pemanfaatan teknologi berbasis AI yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan kerja guru.
Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMP Negeri 8 Mataram Citra Lara; Sudirman Wilian; Abdul Kadir Jaelani; Heri Hadi Saputra; Muhammad Makki
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.5028

Abstract

Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) memerlukan kepemimpinan kepala sekolah yang mampu mendorong perubahan, kolaborasi, dan peningkatan mutu pendidikan. Kepemimpinan transformasional dipandang relevan dalam mendukung keberhasilan implementasi MBS karena mampu memotivasi serta memberdayakan seluruh warga sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMP Negeri 8 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MBS di SMP Negeri 8 Mataram telah berjalan secara efektif melalui penerapan prinsip otonomi sekolah, partisipasi warga sekolah, transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan mutu pembelajaran. Kepemimpinan transformasional kepala sekolah terlihat melalui keteladanan, pemberian motivasi, stimulasi intelektual, dan perhatian individual kepada guru, staf, dan peserta didik sehingga berdampak pada peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik. Namun demikian, masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kedisiplinan pelaporan kegiatan ekstrakurikuler, dan kurang optimalnya koordinasi pemeliharaan sarana prasarana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMP Negeri 8 Mataram.
Pengaruh Media Pembelajaran PowerPoint Interaktif terhadap Hasil Belajar Ilmu Pebgetahuan Alam (IPA) Siswa Kelas V di SDN Gunung Gatep Tahun Ajaran 2025/2026 Bentar Purnomo Suara; Muhammad Makki; Mansur Hakim; Syarifuddin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i2.1965

Abstract

This study aims to analyze the effect of interactive PowerPoint  learning media on the science learning outcomes of fifth-grade students. The research approach used is quantitative with a Quasi-Experimental design, specifically Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique uses saturated sampling, where the entire population of two classes is used as a research sample with class VA (experimental) and class VB (control). The research instrument is a multiple-choice test that has passed the validity test. The data were analyzed through prerequisite tests, including the normality test (Shapiro-Wilk) and homogeneity test (Levene's Test), before continuing with hypothesis testing using the Polled Variance Test. The results showed that the sig. (2-tailed) value was 0.00 <0.05, with the average score of the experimental class   (84,36  ) higher than the control class( 65,18). With a total sample of 44 students (22 per class), the results of the statistical test showed that Ho was rejected and Ha was accepted, so it can be concluded that interactive PowerPoint  media has a significant effect on the science learning outcomes of fifth-grade students.
Keefektifan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Materi Sifat-Sifat Bangun Ruang Sumarni Sumarni; Muhammad Makki; Baiq Yuni Wahyuningsih
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1864

Abstract

Conceptual understanding is one of the important abilities that students must have in learning mathematics. To achieve this ability, an appropriate learning strategy is needed, one of which is through the Realistic Mathematics Education (RME) approach. This study aims to test the effectiveness of the Realistic Mathematics Education (RME) approach on the mathematical concept understanding ability of fifth-grade students of SDN 37 Ampenan on the material of the properties of geometric shapes. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental type and the design used is Non-equivalent Control Group Design. The research sample consisted of 44 fifth-grade students divided into experimental and control classes. Data collection techniques were carried out with conceptual understanding tests and observation sheets for the implementation of learning. The data obtained were analyzed using the swimmer test (normality and homogeneity), followed by the hypothesis test of the Independent Sample T-test. The results of the study showed a significance value of 0.00
Pengembangan Bahan Ajar “Modul Pembelajaran” IPAS Berbasis Saintifik pada Materi “Energi dan Perubahannya” untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Energi Siswa Kelas IV SDN 1 Gontoran Hildah Dwipa Nurahma; Muhammad Makki; Prayogi Dwina Angga
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2627

Abstract

Fourth-grade students were selected as the research subjects because they are in the concrete operational stage and therefore require teaching materials that are engaging, contextual, and tailored to their characteristics. The topic of energy and its transformations was chosen because it is an component of IPAS that students often struggle to understand, particularly when it comes identifying the forms and transformations of energy. This study aims to produce a valid, practical, and effective science-based IPAS learning module to improve students’ understanding of energy concepts. This study employed the (R&D) method using the ADDIE development model. The results showed that the module’s validity was very high, with 89,23% validity rating from media experts and a 94,11% validity rating from content experts. The practicality level in the small-group test achieved a percentage of 77,7% meeting the “practical” criterion, while the large-group test achieved a percentage of 83,43% meeting the “highly practical” criterion: teacher feedback also achieved a percentage of 97,9% meeting the “highly practical” criterion. The N-Gain result was 0,5686 (56.8579%), meeting the “effective” criterion. Therefore, the science-based IPAS learning module teaching materials are valid, practical, and effective for improving the understanding of energy concepts among fourth-grade students at SDN 1 Gontoran.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi pada Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi Kelas IV Sekolah Dasar Indri Rahmawati; Muhammad Makki; Fitri Puji Astria
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2792

Abstract

This research aims to determine the validity and practicality of animated video-based learning media on the topic of Plants as Sources of Life on Earth for fourth-grade elementary school students. The research used the Research and Development (R&D) method with the ADDIE development model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. The research was conducted at SD Negeri 1 Darek with five students in the small-group trial and fifteen students in the large-group trial. The instruments included material expert validation questionnaires, media expert validation questionnaires, student response questionnaires, and teacher response questionnaires. Data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that the learning media obtained a media expert validity score of 90.83% and a material expert validity score of 96.58%, both categorized as very valid. The practicality test showed student response percentages of 90.62% in the small-group trial and 86.04% in the large-group trial, while the teacher response reached 92.5%, all categorized as very practical. Therefore, the animated video-based learning media met the criteria of being very valid and very practical, making it suitable for use in the learning process.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV di SDN 4 Kuranji Aulia Salsabiela; Muhammad Makki; Aisa Nikmah Rahmatih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August (Inpres)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2841

Abstract

This study was motivated by the low science learning outcomes of fourth-grade students at SDN 4 Kuranji, which were attributed to low learning motivation and limited student engagement due to the lack of variety in instructional media and the limited integration of technology in the learning process. This study aimed to determine the effect of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Wordwall media on students' science learning outcomes in the topic "States of Matter and Their Changes." This research employed a quantitative approach using a pre-experimental research design with a one-group pretest-posttest design. The sample was selected using a saturated sampling technique, involving all members of the population as participants, namely all 30 fourth-grade students at SDN 4 Kuranji. Data were collected through achievement tests, classroom observations, and teacher and student response questionnaires, and were analyzed using a paired-sample t-test. The results revealed that the calculated t-value (16.203) was higher than the critical t-value (2.045). In addition, the significance value (2-tailed) was < .001, which was lower than the significance level of 0.05. Therefore, the null hypothesis (H₀) was rejected, while the alternative hypothesis (Hₐ) was accepted. These findings indicate that the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Wordwall media, which has rarely been applied to the topic of States of Matter and Their Changes, can serve as an innovative alternative for improving elementary school students' science learning outcomes. Furthermore, the findings highlight the importance of employing interactive, technology-assisted learning models to enhance students' motivation, encourage active participation in the learning process, and create meaningful learning experiences.
OPTIMALISASI LITERASI FISIK: BAGAIMANA KARAKTERISTIK BUKU CERITA BERGAMBAR YANG MENARIK UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR? Prayogi Dwina Angga; Muhammad Makki; Nurwahidah; I Putu Herry Widhi Andika
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v11i2.71686

Abstract

Picture storybooks have great potential in supporting the physical literacy of elementary school-aged children with a combination of narrative, visual, and movement experience elements. This study aims to analyze the characteristics of interesting picture storybooks and can be maximized as part of actualizing physical literacy in elementary school children. This research approach uses a systematic literature review method with PRISMA guidelines with the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion of articles. The inclusion criteria are determined as follows: articles published in the last five years (2019-2024), using a qualitative, quantitative, or R&D approach, and discussing the development or application of picture storybooks in the context of children's education. A total of 140 identified articles were then processed into six articles that met the criteria and further analyzed thematically. The findings of the study with three main themes, namely: (1) narrative elements that encourage active involvement of children, (2) visualization with characters that can strengthen focus and understanding of movement, and (3) an embodied cognition approach in integrating physical activity into stories. A synthesis of the study results suggests that effective picture books not only present narratives and visualizations, but also foster children's interest in reading, understanding, and motivation to be more active. Therefore, picture books are a strategic medium for developing physical literacy in elementary schools.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Papan Penjumlahan Bersusun (PAJUSUN) Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas III Di SDN Prapak Rizky Syahrina; Muhammad Makki; Radiusman Radiusman
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1582

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan aspek penting yang harus dikuasai oleh siswa sekolah dasar. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut, perlu diterapkan model pembelajaran yang tepat dan penggunaan media konkrit yang mendukung proses belajar mengajar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model problem based learning (PBL) berbantuan media papan penjumlahan bersusun (PAJUSUN) terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas III di SDN Prapak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas III SDN Prapak. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman pemahaman konsep matematika yang meliputi empat indikator yaitu menyatakan ulang konsep, memberikan contoh dan non-contoh, menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematis, dan mengklasifikasi konsep atau algoritma pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,025, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, nilai rata-rata siswa meningkat dari 59,879 pada pretest menjadi 87,701 pada posttest, yang menunjukkan peningkatan pemahaman konsep secara keseluruhan setelah perlakuan yang diberikan. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang membuktikan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media papan penjumlahan bersusun (PAJUSUN) berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas III di SDN Prapak.
Manajemen Sekolah Berbasis Digital di SMA Negeri 1 Mataram Novitasari Putri; Muhammad Makki; Mohamad Mustari; Heri Hadi Saputra; Fahruddin
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen implementasi layanan pendidikan berbasis digital di SMA Negeri 1 Mataram sebagai salah satu sekolah unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Fokus utama penelitian ini mencakup jenis layanan pendidikan berbasis digital yang diterapkan serta proses manajerial yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan, termasuk faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang dilaksanakan dari Oktober 2024 hingga Juni 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, operator, bendahara BOS, kepala perpustakaan, serta tim pengelola layanan digital lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan akademik yang telah terdigitalisasi mencakup rapor pendidikan, UASBK, ANBK, ASBK, e-learning, perpustakaan digital, dan absensi digital. Sedangkan layanan non-akademik meliputi e-Rapor, ARKAS, SIPLah, PPDB online, serta website dan media sosial sekolah. Manajemen layanan tersebut dilakukan secara terstruktur berdasarkan analisis rapor pendidikan, kebutuhan sekolah, dan kalender akademik. Faktor pendukung keberhasilan implementasi digitalisasi pendidikan meliputi adanya pelatihan berkala, pembagian tugas yang jelas, dan keterlibatan aktif seluruh elemen sekolah. Adapun faktor penghambat mencakup kesenjangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi awal terhadap perubahan teknologi. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan manajemen layanan pendidikan digital di SMA Negeri 1 Mataram sangat dipengaruhi oleh kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan sekolah serta kepemimpinan yang adaptif terhadap tantangan digitalisasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan strategi transformasi digital di lingkungan pendidikan menengah.