Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL PADA ELEMEN DASAR POLA MATERI PEMINDAHAN LIPIT PANTAS FASE E DI SMK NEGERI 8 SURABAYA Banamah, Sukainah Yahya; Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Online Tata Busana Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v13i1.67970

Abstract

Pendidikan yang bermutu sangat bergantung pada efektivitas media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini mengembangkan video tutorial sebagai sarana pembelajaran untuk elemen dasar pola pemindahan lipit pantas fase E di SMK Negeri 8 Surabaya. Sebelumnya, metode pengajaran yang diterapkan berupa direct instruction dan penggunaan handout, namun tingkat ketuntasan belajar hanya mencapai 68,75%, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih optimal. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 8 Surabaya pada kelas X Busana 3 tahun ajaran 2024/2025 semester gasal dengan jumlah 31 peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) tingkat kelayakan pengembangan video tutorial, (2) capaian hasil belajar setelah penggunaan video, dan (3) tanggapan peserta didik terhadap media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi video tutorial yang dinilai oleh dua ahli media dan ahli materi, serta melalui tes kinerja dan angket. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, mencakup perhitungan rata-rata skor validasi, persentase ketuntasan hasil belajar, serta respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat validitas video sangat layak dengan persentase 93,75%, (2) ketuntasan hasil belajar meningkat hingga 87%, dan (3) respon peserta didik mencapai 94% dengan kategori baik. Dengan demikian, video tutorial ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di SMK Negeri 8 Surabaya. Kata Kunci: pengembangan, video tutorial, pemindahan lipit pantas.
PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM KONTEKS PELAKSANAAN PKL Larasati, Elmi Masita; Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Online Tata Busana Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v13i1.69302

Abstract

ABSTRAK— Penelitian ini akan menganalisis tentang pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa berupa kemampuan membuat gaun hasil tugas akhir pelaksanaan PKL. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan kemampuan siswa dalam membuat gaun yang melaksanakan PKL di dalam SMK Negeri 1 Sooko; 2) Mendeskripsikan kemampuan siswa dalam membuat gaun yang melaksanakan PKL di luar SMK Negeri 1 Sooko; dan 3) Menganalisis ada atau tidaknya perbedaan kemampuan siswa dalam membuat gaun yang melaksanakan PKL di dalam dan luar SMK Negeri 1 Sooko. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel jenuh sebanyak 64 siswa Tata Busana Kelas XII Tahun Pelajaran 2024/2025 yang telah melaksanakan PKL. Teknik analisis statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan teknik analisis uji beda komparatif menggunakan uji Mann-Whitney U dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan siswa dalam membuat gaun yang melaksanakan PKL di dalam SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto dalam kategori baik, dengan nilai rata-rata sebesar 80,6; 2) Kemampuan siswa dalam membuat gaun yang melaksanakan PKL di luar SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto dalam kategori baik, dengan nilai rata-rata sebesar 85,09; 3) Terdapat perbedaan kemampuan membuat gaun antara siswa yang melaksanakan PKL di dalam dan di luar SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto, ditunjukkan dari hasil nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,004 kurang dari (<) 0,05. Kata Kunci: Hasil Belajar, Lingkungan Belajar, Praktik Kerja Lapangan
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM PEMBUATAN PECAH POLA BLUS PADA SISWA TATA BUSANA FASE E DI SMK NEGERI 1 JABON Ardianti, Nikita Putri; Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Online Tata Busana Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v13i2.69870

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan guna mengeksplorasi dampak penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Menyangkut dua aspek inti yang diteliti: (1) implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah, dan (2) hasil belajar dalam pemecahan pola. Riset ini dilakukan di SMK Negeri 1 Jabon dengan menggunakan metodologi deskriptif melalui kerangka kerja pra-eksperimental dan desain studi kasus tunggal. Sampel penelitian meliputi Kelas X DPB 1, yang terdiri dari 32 siswa. Prosedur pengumpulan data melalui observasi serta evaluasi kinerja siswa, menggunakan lembar observasi dan rubrik penilaian hasil belajar sebagai alat. Analisis data menggunakan metode deskriptif, yaitu dengan menghitung rata-rata hasil observasi dan mengklasifikasikan skor hasil belajar menjadi kategori lengkap atau tidak lengkap. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi model PBL tersebut mencapai skor observasi rata-rata 87%, dikategorikan sebagai sangat efektif. Sebanyak 94% siswa mencapai (KKTP).
PENGARUH GAYA BELAJAR TERHADAP TINGKAT KETERAMPILAN MENJAHIT BUSANA PESTA SISWA KELAS XII TATA BUSANA SMKN 1 SOOKO MOJOKERTO Nepikasari, Euis; Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Online Tata Busana Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v13i2.70078

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah : 1) Mendeskripsikan tingkat keterampilan menjahit busana pesta siswa dengan gaya belajar visual; 2)  mendeskripsikan tingkat keterampilan menjahit siswa dengan gaya belajar auditori; 3) mendeksripsikan tingkat keterampilan menjahit siswa dengan gaya belajar kinestetik; 4) Menganalisis ada atau tidaknya pengaruh gaya belajar siswa terhadap tingkat keterampilan menjahit busana pesta siswa kelas XII-Jurusan Tata Busana SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto. Metode kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini. Menerapkan metode pengumpulan data dokumentasi serta purposive sampling, sampel terdiri dari 64 siswa Tata Busana kelas XII tahun pelajaran 2024/2025 yang telah menyelesaikan tugas akhir pembuatan busana pesta. Teknik analisis statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata serta menggunakan teknik analisis uji beda Kruskal-Wallis dengan taraf signifikansinya 5%. Temuan Penelitian menunjukkan bahwasanya: 1) Tingkat keterampilan menjahit busana pesta siswa dengan gaya belajar visual termasuk dalam kategori baik, dengan rata-rata nilai sebesar 83,09; 2) Tingkat keterampilan menjahit busana pesta siswa dengan gaya belajar auditori dalam kategori baik dengan rata-rata nilai sebesar 85; 3) Tingkat keterampilan menjahit busana pesta siswa dengan gaya belajar kinestetik dalam kategori baik dengan rata-rata nilai sebesar 87,68; 4) Terdapat pengaruh gaya belajar terhadap tingkat keterampilan menjahit busana pesta siswa kelas XII Tata Busana SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto, yang ditunjukkan dari hasil uji beda dengan hasil Asymp. Sig. sebesar 0,001 kurang daripada > 0,05.  Kata Kunci: Gaya Belajar (visual, auditori, kinestetik), Keterampilan menjahit.
PENERAPAN PROGRAM REMEDIAL TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN DASAR TEKNIK MENJAHIT SISWA KELAS X TATA BUSANA DI SMK NEGERI 2 LAMONGAN Purba, Rere Dwi Putri Meranti; Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Online Tata Busana Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v13i2.70134

Abstract

Penelitian ini berupaya 1) Mendeskripsikan hasil belajar peserta didik melalui penerapan program remedial tutor sebaya pada pembelajaran dasar teknik menjahit di kelas X Tata Busana di SMK Negeri 2 Lamongan; dan 2) Mendeskripsikan respon peserta didik terhadap penerapan program remedial tutor sebaya dalam pembelajaran dasar teknik menjahit di kelas X Tata Busana di SMK Negeri 2 Lamongan. Penelitian ini ialah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain one shot-case study, yang dilakukan di SMKN 2 Lamongan pada tahun ajaran 2024/2025. Jumlah subjek terdiri dari 36 dan yang mengikuti remedial sebanyak 9. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian tes kinerja dan angket. Teknik pengumpulan data mempergunakan tes serta angket. Teknik analisis data mempergunakan analisis deskriptif mencakup ketuntasan hasil belajar dan menghitung rerata respon peserta didik. Temuan penelitian memperlihatkan bahwasanya : (1) Hasil belajar siswa melalui penerapan program remedial tutor sebaya mengalami kenaikan 10-50 poin dengan terendah 80 dan tertinggi 100; (2) Respon siswa terhadap penerapan program remedial tutor sebaya dikategorikan baik. Kata Kunci : dasar teknik menjahit , program remedial, tutor sebaya.
PERBEDAAN HASIL JADI PEWARNAAN TEKNIK ECOPRINT MORDAN TUNJUNG, KAPUR, DAN TAWAS MENGGUNAKAN DAUN TABEBUYA PADA KAIN KATUN SUTERA Agustin, Eka Bella; Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Online Tata Busana Vol. 13 No. 3 (2024): Jurnal Online Tata Busana November 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jurnal-online-tata-busana.v13i3.70529

Abstract

Ecoprint adalah metode pencetakan alami yang memanfaatkan bahan organik untuk menghasilkan pola dan warna pada kain. Penelitian ini mengkaji perbedaan hasil pewarnaan teknik ecoprint dengan 3 jenis mordan menggunakan daun tabebuya pada kain katun sutera. Penggunaan mordan berfungsi untuk mengikat warna pada serat kain sehingga warna dapat menempel lebih tahan lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil pewarnaan ecoprint daun tabebuya pada kain katun sutera dengan mordan tunjung, (2) hasil pewarnaan ecoprint daun tabebuya pada kain katun sutera dengan mordan kapur (3) hasil pewarnaan ecoprint daun tabebuya pada kain katun sutera dengan mordan tawas, dan (4) perbedaan hasil jadi pewarnaan ecoprint daun tabebuya di antara ketiga jenis mordan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Instrumen penelitian berupa lembar observasi yang telah divalidasi oleh 3 penilai ahli. Teknik analisis data yang digunakan berupa statistik deskriptif yang meliputi perhitungan rerata skor hasil observasi dan analisis statistik uji ANAVA tunggal yang meliputi perhitungan perbandingan skor setiap mordan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil pewarnaan ecoprint dengan mordan tunjung mendapat skor rerata tertinggi yaitu 4,42; (2) hasil pewarnaan ecoprint dengan mordan tawas mendapat skor rerata tertinggi kedua 3,98; (3) hasil pewarnaan ecoprint dengan mordan kapur mendapat skor rerata paling rendah 3,98; dan (4) terdapat perbedaan hasil jadi pewarnaan teknik ecoprint mordan tunjung, kapur dan tawas. Kata Kunci: eksperimen, ecoprint, mordan.
Pelatihan K3 Bagi Guru Produktif di SMK Negeri 1 Kota Batu Hidayati, Lutfiyah; Soeparno, Soeparno; Nahari, Inty; Pritasari, Octaverina; Immaduddin, Muhammad; Suartana, Made; Kuncoro, Andika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.700

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksnakan dengan tujuan untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan guru-guru Produktif  SMK Negeri 1 Batu tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. Metode pelaksanaan PKM meliputi 3 tahap, yaitu 1) Persiapan, 2) Pelaksanaan dan 3) Pelaporan. Pengabdian Kepada Masyarakat telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2024 bertempat di Aula SMKN 1 Batu, diikuti oleh 38 orang guru produktif semua prodi yang ada di SMKN 1 Batu. Hasil pelatihan sebagai berikut: Sebanyak 5 aspek yaitu  aspek Kesesuaian materi pelatihan, aspek Kejelasan, aspek Kemanfaatan, aspek Ketersediaan materi/handout dan konsumsi, dan aspek kontinuitas, sebanyak 38 peserta (100%) menyatakan sangat setuju. Dan sebanyak 3 aspek yaitu aspek keterlibatan mitra PKM dalam merencanakan dan melaksanakan program pelatihan,dan  aspek kesesuaian waktu pelatihan, sebanyak 35 peserta (92%) menyatakan Sangat Setuju dan 3 peserta (8%) menyatakan setuju. Pada aspek ke 7) Komunikasi antara instruktur dan peserta pelatihan, sebanyak 36 peserta (95%) menyatakan Sangat Setuju dan 2 peserta (5%) menyatakan setuju)
MENGAPA SARJANA PENDIDIKAN TIDAK MEMILIH PROFESI KEGURUAN? (Studi Kasus di Lembaga Pendidikan Calon Guru Tata Busana di Jawa) Hidayati, Lutfiyah
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi jenis-jenis profesi non-keguruan yang saat ini dijalani oleh lulusan LPTK Tata Busana, 2) menginvestigasi tentang faktor-faktor yang melatarbelakangi para lulusan LPTK Tata Busana memilih profesi non keguruan. Artikel ini dihasilkan dari serangkaian penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, yang dilakukan di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Sumber data adalah para lulusan LPTK Tata Busana dari Universitas Negeri Surabaya dan Universitas Negeri Yogyakarta yang tersebar di Pulau Jawa. Penentuan informan atau sumber data dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan model Interpretative Phenomenology Analysis (IPA) meliputi: 1) Reading and re-reading; 2) Initial noting; 3) Developing Emergent themes; 4) Searching for connections across emergent themes; 5) Moving the next cases; dan 6) Looking for patterns across cases. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) pilihan pekerjaan non keguruan yang digeluti para lulusan calon guru tata busana adalah sebagai karyawan dan sebagai wirausahawati baik di bidang yang terkait dengan busana maupun yang tidak terkait dengan busana, 2) faktor-faktor yang melatar belakangi pemilihan profesi non keguruan ini berasal dari diri (instrinsik) dan dari lingkungan (ekstrinsik). Cara pandang lulusan terhadap dunia keguruan dan lingkungan sekolah, pandangan terhadap prospek bisnis busana berdasarkan pengalaman nyata yang memperkuat tekad untuk mengejar profesi non keguruan, dan pengaruh lingkungan (orangtua, pasangan hidup) dan kebiasaan di lingkungan tempat tinggal.
Perspective of Family and School: Environment Influences Technopreneur Behaviour of Vocational School Students rahayu, imami; Hidayati, Lutfiyah; Ramadani, Ali Hasbi; Arizal, Heru; Nugroho, Yuli Sutoto
IJORER : International Journal of Recent Educational Research Vol. 6 No. 3 (2025): May
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46245/ijorer.v6i3.796

Abstract

Objective: This study investigates the influence of family and school environments on developing technopreneur behavior among vocational school students in East Java, Indonesia. The research aims to determine the extent to which these two factors contribute to fostering students' entrepreneurial skills in technology-driven businesses. Method: The research employs an ex post facto design, utilizing Structural Equation Modeling (SEM) to analyze data collected from 396 Fashion Design Skills program students. Data were gathered through tests and questionnaires, measuring students' technopreneur behavior, family environment, and school environment. Instrument validation was conducted using the Content Validity Ratio (CVR), item-total correlation, and Rasch model analysis. Results: The findings reveal that family and school environments significantly influence technopreneur behavior among vocational students. The family environment contributes 29.1%, while the school environment contributes 44.9% to developing technopreneur behavior. The combined influence of both factors explains 75.5% of the variation in students' technopreneur behavior. The study underscores the importance of supportive families and conducive school environments in fostering entrepreneurial mindsets among students. Novelty: This study provides empirical evidence on the combined role of family and school in shaping technopreneur behavior among vocational students, emphasizing the need for an integrated approach to entrepreneurship education. It highlights the importance of strategic curriculum design, teacher training, and family engagement in developing future technopreneurs.
Inovasi Mesin Steamer Batik Ecoprint Otomatis dan Manajemen Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Bisnis Fashion Batik Ecoprint Kelompok PKK Rejosari Tulungagung Jatiningsih, Oksiana; Hidayati, Lutfiyah; Kholis, Nur; Wulandari, Novi Fitria; Arrizq, Ahmad Fatih; Rahman, Yanuar; Abdillah , Moh Bima Fahrosyid Rizki
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fdbemc10

Abstract

Kelompok PKK Rejosari Tulungagung memiliki potensi dalam produksi batik ecoprint berbasis kearifan lokal. Namun, pada saat proses produksi masih menggunakan alat kukus konvensional yang kapasitasnya lima, panas tidak merata, waktu proses produksi lama dan menghasilkan motif yang tidak konsisten. Penggunaan alat tersebut menghambat efesiensi produksi, meningkatkan tingkat kegagalan produk, dan menyulitkan dalam menjaga stadar kualitas. Proses pemasaran produk belum terintegrasi dengan media digital, sehingga jangkauan pasar tidak bisa luas. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra melalui penerapan Mesin steamer batik ecoprint otomatis dan pelatihan manajemen pemasaran digital. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan mesin yang mampu menghasilkan uap panas stabil dan merata dengan bantuan kompor burner double channel. Mesin steamer batik ecoprint otomatis dilengkapi dengan sistem timer dan pengaturan suhu untuk menjaga suhu tetap stabil. Penggunaan mesin steamer batik ecoprint otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 100%, mempercepat waktu proses sebesar 25%, serta meningkatkan konsistensi dan kualitas motif secara signifikan melalui distribusi panas yang merata dan kontrol suhu terintegrasi. Pelatihan digital marketing membantu mitra memahami strategi promosi dan memperluas akses pasar. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, efisiensi produksi, dan kemampuan adaptasi mitra terhadap tren pemasaran. Innovation of Automatic Batik Ecoprint Machine and Digital Marketing Management to Improve Fashion Batik Ecoprint Business of PKK Rejosari Group Tulungagung The PKK Rejosari Tulungagung group has potential in the production of ecoprint batik based on local wisdom. However, during the production process, they still use conventional steaming tools with a capacity of five, uneven heat, a long production process time, and produce inconsistent motifs. The use of these tools hampers production efficiency, increases the product failure rate, and makes it difficult to maintain quality standards. The product marketing process has not been integrated with digital media, so the market reach cannot be wide. This programme aims to increase the productivity and competitiveness of partners through the application of an automatic ecoprint batik steamer machine and digital marketing management training. The results of this activity produce a machine that is able to produce stable and evenly hot steam with the help of a double-channel burner stove. The automatic ecoprint batik steamer machine is equipped with a timer system and temperature settings to keep the temperature stable. The use of an automatic batik ecoprint steamer machine increases production capacity by up to 100%, reduces processing time by 25%, and significantly enhances motif consistency and quality through evenly distributed heat and integrated temperature control. Digital marketing training helped partners understand promotion strategies and expand market access. Evaluation showed improvements in partners' technical skills, production efficiency, and adaptability to marketing trends
Co-Authors Abdillah , Moh Bima Fahrosyid Rizki Adini, Alfiah Dewi Nur Agus Wiyono Agustin, Angelica Khoirul Agustin, Eka Bella Alannawa, Rosta Ali Hasbi Ramadani Anburika, Nudia Anggraeni, Berliani Jannahtul Anneke Endang K. Ardianti, Nikita Putri Arina Manasikana Arlinda, Annisa Arrizq, Ahmad Fatih Astutik, Dewi Puji AYU MAHARANI, MONICA Aziza, Mar'atul Banamah, Sukainah Yahya Berlian Puput Novera Bin Usman, Sholiha Citra Hayyuningartri, Nila Colodia, Sindi Darmadi, Mei Rizka Fauziah Deny Arifiana Deviana, Ria Dewi Lutfiati Dewi, Rohmania Dinano Vianingrum DWI CAHYANI, RITA Dwiyanti, Shifa Salsabila Ramadhani Dyantina, Nahilla Engki Edi Saputra Enita Rahayu Evira Elsa Abiyya Fadila Nofiantika Farid Baskoro Fatimatuz Zahro Fikrianti, Aisyah Fitri Hardiyanti Hasanah HM Fitriani, Nur Aiza Habiba, Latifa Eka Almira Hajar, Ananda Siti Heru Arizal I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Imami Arum T Imami, Intan Ilma Immaduddin, Muhammad Inast Dzifanus Fachira A'asy INDAH DEWI, PRIMADONA Indarti Intan Permatasari Inty Nahari Irma Russanti Islami, Yasmin Nuha Izzah, Fiki Mulkiati Jasmine Nadhiyfa Syanni JAZILAH, FILDZAH Kharnolis, Ec. Mein Kuncoro, Andika kusumawati, eka agustin Lailiya Dwi Rahma Putri Larasati, Elmi Masita Latuconsina, Siti Amiya LESTYONINGSIH, NITA Lilik Anifah Ma'rifatunahar, Aninda Ma’rifatun Nashikhah Maharani, Amalia Syarifa Manasikana, Arina Marifatun Nashikhah Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati Marniati, Marniati Maspiyah Maspiyah Maulida, Iva Maulidian, Yumita MEIN KHARNOLIS Merinda Dwi Restyawati Millenia Luckyanti Erdy Mita Yuniati Nabbilah Ayu Putri Reztanty Nahary, Inty Nashikhah Nashikhah Nashikhah, Ma'rifatun Nashikhah, Ma’rifatun Nepikasari, Euis Nugroho, Yuli Sutoto Nur Kholis NURAINI, SEPTIA Nurul Izzah Firdausy Oksiana Jatiningsih Palupi, Yulia Peppy Mayasari, Peppy Pritasari, Octaverina Purba, Rere Dwi Putri Meranti Putri, Elfina Rahma Putri, Silfiana Qur'ana, Siti Wahidatul Rahayu, Enita rahayu, imami Rahayu, Imami Arum Tri Rahmawati, Retno Dwi Ramadhanti, Nuril Ratna Suhartini Ratna Suhartini Reztanty, Nabbillah Rindang Kusumaning Gusti Risda Rahmadani Rosa Maharani ROSY SAPUTRI, OKTAVIA SADIYAH, HALIMATUS Sasi, Sasi SAVITRI, ANA Sholihah, Wafa'atus Sinabariba, Yenma Siti Aisyah Soeparno Soeparno Sora, Maja Mustika Sri Rusmiyati Suartana, Made Sumadyowati Awanda Erna Suparji Suparji Syeila, Ernest Vica Tariza Novitasari TR, Imami Tri Rahayu, Imami Arum Umy Hanik Mashluhi Untari, Erika Duwi Mega Uut Zulaika Wacana, Timur Wedaring Winda Rahma Aliyah Wulandari, Novi Fitria Yanuar Rahman Yulistiana Yulistiana YUNI DWI K, DORA Yuniati, Mita Zharfan, Ivana Azizah