Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Artificial Intelligence untuk Guru PAUD dalam Mengembangkan Berpikir Kritis dan Kreatif Anak Usia Dini dalam Mendukung Keberhasilan SDGs Upik Elok Endang Rasmani; Anjar Fitrianingtyas
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1636

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya Artificial Intelligence (AI), menghadirkan tantangan bagi pendidikan anak usia dini (PAUD) dalam menyiapkan anak menghadapi era digital. Anak usia dini perlu dibekali keterampilan berpikir kritis dan kreatif sejak dini sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21 yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam memanfaatkan AI secara pedagogis guna merancang pembelajaran inovatif yang menstimulasi keterampilan berpikir kritis dan kreativitas anak usia dini. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan kolaboratif, yang melibatkan mitra secara aktif pada tahap identifikasi masalah, perencanaan program, pelaksanaan tindakan, serta evaluasi dan refleksi. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan metode pemaparan ahli, diskusi, tanya jawab, dan praktik terbimbing. Kegiatan ini melibatkan 30 satuan PAUD dari total 301 satuan PAUD di Kota Surakarta, dengan pembatasan jumlah peserta karena keterbatasan waktu dan pendanaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan AI mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru PAUD dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pembelajaran, sehingga berpotensi mendukung peningkatan kualitas pembelajaran PAUD serta pencapaian SDGs 4.
PHBS dalam Tinjauan Pedagogi Bermain dan Internalisasi Moral Anak Usia Dini Jumiatmoko Jumiatmoko; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Novita Eka Nurjanah
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4825

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan keterampilan hidup mendasar bagi anak usia dini, namun implementasi pembelajarannya masih sering berfokus pada kepatuhan dan mengabaikan proses internalisasi moral. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bagaimana pedagogi berbasis bermain dapat menstimulasi PHBS sekaligus menumbuhkan nilai-nilai moral pada anak usia dini. Penelitian dilaksanakan dengan mengikuti pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data disintesis dari berbagai studi yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 dari berbagai laman indeksasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pedagogi berbasis bermain yang bersifat simulatif, gamifikasi, dan konstruktif secara signifikan meningkatkan literasi kesehatan sekaligus menstimulasi perkembangan moral anak. Studi ini juga menemukan bahwa hidden curriculum dalam aktivitas bermain mampu mentransformasikan instruksi yang bersifat eksternal menjadi kesadaran moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagogi berbasis bermain merupakan sarana penting bagi stimulasi perkembangan anak secara holistik. Oleh karena itu, pendidik perlu mengintegrasikan stimulasi perkembangan moral dalam berbagai aktivitas bermain guna mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR SIMBOLIK MELALUI MEDIA BILIK PINTAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Putri Nabilah Almas Bazighoh; Vera Sholeha; Upik Elok Endang Rasmani
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.100477

Abstract

Kemampuan berpikir simbolik penting bagi anak usia dini karena berkaitan dengan pemahaman terhadap lambang, seperti huruf dan angka. Namun, kemampuan ini masih belum berkembang optimal pada sebagian anak, ditunjukkan dengan kesulitan memahami dan menggunakan simbol dalam kegiatan bermain. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan media bilik pintar sebagai alternatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun di salah satu PAUD Kota Surakarta. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di salah satu PAUD Kota Surakarta yang berjumlah 21 anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Mc Taggart yang merupakan pengembangan dari Kurt Lewin. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga kali pertemuan. Wawancara, observasi, tes dan dokumentasi adalah Teknik pengumpulan data yang digunakan. Teknik uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan model analisis dari Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap indikator kemampuan berpikir simbolik anak, meliputi penggunaan benda sebagai simbol, pengenalan huruf dan angka, pemahaman makna simbol, serta ekspresi ide melalui simbol. Media bilik pintar terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir simbolik anak usia 5-6 tahun.
GAMBARAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti; Upik Elok Endang Rasmani; Ruli Hafidah
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.60569

Abstract

Kecerdasan logika matematika anak usia dini merupakan suatu kemampuan yang memahami angka, konsep dan bentuk serta pola dalam memecahkan masalah di sekitarnya dengan berdasarkan penalaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kecerdasan logika matematika anak usia 5-6 tahun di TK Gugus 2 Aster Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Metode penelitian menggunakan survey. Subjek  penelitian sebanyak 96 anak usia 5-6 tahun. Analisis data deskriptif kuantitatif disajikan dalam bentuk persentase grafik hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan ecerdasan logika matematika berkembang dalam kategori baik dimana rata-rata anak sudah berkembang sesuai harapan ditunjukkan dengan kemampuan anak dalam memecahkan masalah dalam kehidupan, melakukan kegiatan eksploratif, mengklasifikasikan bendavberdasarkan bentuk, warna dan ukuran, mengurutkan benda berdasarkan seriasi, mengenal konsep perhitungan tambah dan kurang serta kemampuan mengetahui konsep bilangan dan lambang bilangan.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI APLIKASI MARBEL BELAJAR BERHITUNG Restu Puja Dhewany; Upik Elok Endang Rasmani
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.101584

Abstract

Kemampuan berhitung permulaan merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap anak, dalam kehidupan sehari-hari anak akan dihadapkan langsung oleh konsep bilangan namun banyak anak yang tidak memiliki cukup kesempatan untuk belajar dan mempraktikkan pembelajaran berhitung permulaan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun melalui aplikasi Marbel Belajar Berhitung. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek pada penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dalam kemampuan berhitung permulaan sesuai indikator yang ditetapkan untuk anak usia 5-6 tahun yaitu 1) Menyebutkan lambang bilangan 1-10, 2) Menghitung jumlah benda 1-10, 3) Menentukan lambang bilangan sesuai dengan jumlah benda, 4) Menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan 1-10 dengan benda, dan 5) Membandingkan besar kecil nilai bilangan dengan benda. Peningkatan diketahui dari hasil sebelum tindakan ketuntasan diperoleh 26,67% dan setelah tindakan siklus I memperoleh ketuntasan 60%, dan 86,67% pada siklus II. Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan penggunaan aplikasi Marbel Belajar Berhitung terbukti mampu meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun.
Enhancing Listening Skills in Children Aged 5-6 Years through the Use Of Spotify as a Learning Medium Putri Nur Vita Sari; Upik Elok Endang Rasmani
Kumara Cendekia Vol 14, No 1 (2026): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v14i1.108293

Abstract

Listening is an important skill in early childhood language development, but many children aged 5-6 years still experience obstacles. This study aims to improve listening skills through Spotify media that provides audio stories with clear sound, expressive intonation, and interesting sound effects. The study was conducted using a Classroom Action Research (CAR) approach in two cycles, each including planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observation, interviews, oral/performance tests, and documentation, then analyzed qualitatively using the Miles & Huberman model (data reduction, presentation, and conclusions) and quantitatively through a comparison of the proportion of results in each cycle. The results showed an increase in children's listening skills from 26.66% in the pre-action to 46.66% in the first cycle, and reaching 80% in the second cycle. Thus, Spotify is proven to be effective as an innovative and enjoyable learning medium to support early childhood language development, especially in the listening aspect.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PLAYMAT EDU PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Sania Fadliya Nur Azizah; Upik Elok Endang Rasmani; Adriani Rahma Pudyaningtyas
Kumara Cendekia Vol 13, No 4 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i4.106811

Abstract

Kemampuan mengenal konsep bilangan adalah pemahaman seseorang mengenai lambang bilangan, perhitungan, seberapa banyaknya benda, dan hubungan satu lawan satu. Playmat Edu adalah media yang bertujuan untuk media bermain dan belajar anak. Media Playmat Edu adalah media yang dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak. Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan dengan meneraapkan media Playmat Edu pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan MC Taggart yang menerapkan pendekatan penelitian kauntitatif dan kualitatif yang dilakukan selama 2 siklus. Masing-masing siklus penelitian ini meliputi 4 kali pertemuan yang tersusun dari tahap perencanaan, tindakan & observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 4-5 tahun sejumlah 12 anak, menerapkan teknik pengumpulan data tes, observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik uji validitas data yang diterapkan yakni validitas data kuantitatif dengan menggunakan expert judgment, dan validitas data kualitatif menggunakan triangulasi data. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif menggunakan rumus untuk mengetahui tingkat ketuntasan belajar, dan Teknik analisis data kualitatif  menggunakan analisis interaktif sesuai pendekatan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun dengan mendapat nilai ketuntasan yaitu pada tahap pra tindakan 16,7%, siklus I sebesar 41,7% dan siklus II sebesar 83,3%. Berdasarkan dari hasil tindakan penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan media Playmat Edu dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA EKSPRESIF ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI DIGITAL STORYTELLING Yessa Eka Vinata; Upik Elok Endang Rasmani
Kumara Cendekia Vol 13, No 1 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i1.99588

Abstract

Aspek perkembangan bahasa anak menjadi hal yang penting sebagai sarana berkomunikasi antara satu pihak dengan pihak yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan teknik digital storytelling untuk meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif siswa usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah unjuk kerja, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Triangulasi sumber dan triangulasi teknik digunakan dalam uji validasi penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan digital storytelling terdapat peningkatan pada bahasa ekspresif anak yaitu pada pratindakan sebesar 15,38%, siklus I sebesar 57,69% dan siklus II sebesar 76,92%. Keberhasilan anak menceritakan kembali cerita sesuai yang diperdengarkan sebagai unjuk kerja melalui pengamatan sebagai bukti peningkatan dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan uraian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode pembelajaran dengan digital storytelling dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak.
PROFIL KEMAMPUAN MENGElOMPOKKAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Irfan Nurdiansyah; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 12, No 1 (2024): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v12i1.60458

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei dan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan mengelompokkan pada anak usai 4-5 tahun di TK Gugus Kenanga, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Sampel penelitian di sini adalah anak usia 4-5 tahun di TK Gugus Kenanga Kecamatan Kerjo yang berjumlah 88 anak dan seluruh anak dijadikan populasi penelitian karena jumlahnya yang kurang dari 100. Setelah pengumpulan data, lalu diuji menggunakan uji validitas data dengan expert judgement dan teknik analisis data menggunakan model analisis statistik deskriptif yang dijelaskan melalui persentase indikator. Berdasarkan perolehan persentase pada masing-masing indikator dimana indikator tersebut adalah mengelompokkan tiga warna berbeda, mengelompokkan bentuk dua dan tiga dimensi, mengelompokkan panjang-pendek dan berat-ringan, mengelompokkan jenis yang berbeda (jenis buah, sayuran dan binatang), dan mengelompokkan variasi fungsi berbeda. Data tersebut diolah kembali menggunakan rumus dari Purwanto (2006) dan mendapatkan hasil bahwa sebanyak 12,5% (11 anak) yang masuk kategori capaian perkembangan  kemampuan mengelompokkan yang masih kurang, sebanyak 36,36% (32 anak) termasuk dalam kategori perkembangan yang cukup, dan sisanya sebanyak 51,13% (45 anak) dari sampel termasuk dalam kategori perkembangan kemampuan mengelompokan baik.  Dapat disimpulkan bahwa kemampuan mengelompokkan pada anak usia 4-5 tahun di TK Gugus Kenanga termasuk dalam kategori baik.
PENGGUNAAN VIDEO “COCOMELON DAN SUPERJOJO” DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI Fanny Agustina Wati; Upik Elok Endang Rasmani; Jumiatmoko Jumiatmoko
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 1 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i1.102295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan video “Cocomelon dan Superjojo” sebagai media audiovisual yang dapat meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Batik Bima Matesih. Penelitian yang merupakan penelitian tindakan kelas. Sumber data pada penelitian ini meliputi peristiwa yang terjadi pada saat proses belajar mengajar dengan penggunaan video “Cocomelon dan Superjojo” sebagai media audiovisual dengan melibatkan 20 anak didik dan 1 guru kelompok B, dokumen yang berupa RPPH, pedoman observasi, penilaian unjuk kerja, dan hasil wawancara. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi berupa video dan foto. Teknik uji validitas data yang di gunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dengan menggunakan analisis interaktif. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan video cocomelon dan superjojo berjalan dengan baik. Pada proses kegiatan belajar mengajar anak mengikuti arahan yang diberikan oleh pendidik, pendidik mengkondisikan peserta didik agar tenang, setelah kondisi tenang peserta didik memutarkan video cocomelon dan superjojo yang sesuai dengan materi pembelajaran pada hari itu, setelah pemutaran video selesai peserta didik melakukan kegiatan bersama dengan pendidik mengenai kemampuan bahasa. Kedua, penerapan media audiovisual video “Cocomelon dan Superjojo” dapat membantu meningkatkan kemampuan bahasa anak kelompok B di TK Batik Bima Matesih, yang terlihat pada hasil penelitian dengan Siklus I terdapat 12 atau 60% dikategorikan tuntas, lalu pada Siklus II peningkatan sebanyak 16 atau 80% di kategorikan tuntas. Ketiga, upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dijumpai yaitu dengan memberikan pengayaan terhadap peserta didik dengan cara home visit yang dilakukan oleh pendidik
Co-Authors Abdillah Nur Azizah Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Adriani Rahma Pudyaningtyas Ainnur Rasydah Akhmadi Putro Aji Pangestu Aminatun, Khontri Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Anayanti Rahmawati Anggita Putri Riyadi Aviani, Lia Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Bambang Winarji Cantika, Ariel Karunia Chaerunisa, Rahmah Choiruddin Yasir Dian Sih Miyati Disa Septiana Rahmadewi Ditha Sandyprihati Djoko Widodo Fadhila Nuritasari Fanny Agustina Wati Fitrianingtyas, Anjar Haqqulimara, Bia Irfan Nurdiansyah Isma Nabela Rizkiyah Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko Jumiatmoko jumiatmoko jumiatmoko Khairina, Rissa Khusnul Khotimah Kurniawati, Nimas Marantika Selviana Damayanti Miftakhul Falaah Imtikhani Nurfadila Milla Diah Putri Nazidah Muhammad Ixseas Vridge Muhammad Munif Syamsuddin Muhammad Munif Syamsuddin Mujiyati, Siti mungin eddy wibowo, mungin eddy Nazidah, Milla Diah Putri Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Nur Fadillah Nur Hasna Pratiwi Nurul Kusuma Dewi Nurul Kusuma Dewi Nurul Kusuma Dewi, Nurul Kusuma Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Nurul Shofiatin Zuhro Pingky Nur Azizah Putri Agustina Putri Agustina Putri Agustina Putri Nabilah Almas Bazighoh Rahayu Ningsih, Etie Rahmadapasha, Laela Restu Puja Dhewany Riska Fahmawati Rosyida Ani Dwi Kumala Ruli Hafidah Ruli Hafidah Ruli Hafidah Safira Nur'aini, Novian Santika Setya Rahmawati Saputri, Meliana Setyowati, Dani Siti Khodijah Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Siti Wahyuningsih Suryaningsih, Noviyani Ratin Tania Yuli Astari Teodora Agitya Giovanni Vera Sholeha Vera Sholeha Vera Sholeha Warananingtyas Palupi Warananingtyas Palupi Warananingtyas Palupi Warananinngtyas Palupi Widiastuti, Yuanita Kristiani Wahyu Winarji, Bambang Wulan Nur Cahyaningrum Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti Yuanita Kristiani Wahyu Widyastuti Yuanita Kritiani Wahyu Widiastuti Zuhro, Nurul Shofiatin