Articles
IMPLEMENTASI YOGA KIDS SEBAGAI STIMULASI MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI
Anjar Fitrianingtyas;
Upik Elok Endang Rasmani;
Vera Sholeha
Kumara Cendekia Vol 10, No 3 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/kc.v10i3.65013
Yoga untuk anak usia dini atau yoga kids merupakan salah satu cara yang kreatif untuk memberikan Latihan pada anak untuk melakukan pengaturan pola nafas dan aktivitas jasmani yang memiliki banyak keuntungan dalam meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan melalui aktivitas yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengimplementasikan yoga kids sebagai salah satu stimulasi motoric kasar anak usia dini. Peneliti mempergunakan metode penelitian kualitaf dengan pendekatan deskriptif dalam penelitian ini. Implementasi yoga kids untuk stimulasi motoric kasar anak usia dini dilihat pada keterampilan gerak non lokomotor anak. Kegiatan yoga kids dibagi menjadi 3 bagian, yaitu gerakan pemanasan dan pernapasan (5 menit), Gerakan inti (20 menit), dan kegiatan penutup atau relaksasi (5 menit). Gerakan inti pada yoga kids dilakukan melalui aktivitas menyenangkan yaitu dengan bercerita diiringi music dengan menirukan berbagai macam Gerakan binatang dan alam, diantaranya yaitu hands to feet pose, butterfly pose, mountain pose, cobra pose, swan pose, dog looks down pose. Gerakan tersebut dikemas dalam cerita yang menarik bagi anak. Yoga kids memiliki manfaat salah satunya yaitu untuk meningkatkan keseimbangan anak dalam melakukan Gerakan motoric. Karena dengan melakukan berbagai macam posisi yoga dapat membantu merangsang kerja otot-otot pentasbil tubuh.
HOLISTIK INTEGRATIF UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Upik Elok Endang Rasmani;
Anjar Fitrianingtyas;
Nurul Shofiatin Zuhro;
Milla Diah Putri Nazidah
Kumara Cendekia Vol 10, No 3 (2022): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/kc.v10i3.64240
Anak merupakan individu yang utuh dan belum memiliki pengakuan keberadaan diri, maka dalam pengembangannya diperlukan pelayanan secara holistik integratif guna untuk menjaga tumbuh kembangnya serta untuk memenuhi kebutuhan esensialnya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan penerapan holistik integratif pada PAUD. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research, yakni penelitian yang dilakukan melalui mengumpulkan data atau karya tulis ilmiah yang bersifat kepustakaan, atau telaah yang dilaksanakan untuk memecahkan suatu masalah yang pada dasarnya tertumpu pada penelaahan kritis dan mendalam terhadap bahan-bahan pustaka yang relevan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara komprehensif penerapan PAUD holistik interaktif harus meliputi pelayanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan untuk mengoptimalkan seluruh aspek tumbuh kembang anak. Penerapan PAUD holistik integratif dilakukan dengan pemberian stimulan melalui tiga pilar yaitu parenting, manajemen gizi dan kesehatan, dan dukungan pendidikan. oleh karena itu, diharapkan mampu memperbaiki sistem pendidikan pada Lembaga PAUD agar mampu memberikan pembelajaran yang menstimulasi tumbuh dan kembangnya secara optimal.
Manajemen Promosi Lembaga PAUD di Era Revolusi Industri 5.0
Upik Elok Endang Rasmani;
Siti Wahyuningsih;
Novita Eka Nurjanah;
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Nurul Shofiatin Zuhro;
Anjar Fitrianingtyas;
Bambang Winarji
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3479
Manajemen promosi diperlukan oleh sekolah untuk memasarkan dan menarik konsumen agar tertarik mendaftarkan anak di lembaga pendidikan anak usia dini. Artikel ini mengulas penerapan manajemen promosi di lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi guru sebagai praktisi lapangan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggunakan teknologi untuk mengembangkan manajemen promosi agar lebih dikenal masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan penerapan manajemen promosi kelembagaan dipengaruhi oleh kemampuan guru dan sekolah dalam memberikan layanan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Adapun peluang yang ada saat ini, pengelolaan promosi lembaga pendidikan anak usia dini dapat dikembangkan melalui berbagai strategi yang dapat dikembangkan oleh sekolah. Sementara itu, perkembangan manajemen promosi dari waktu ke waktu dipengaruhi oleh perkembangan media promosi yang hingga saat ini memudahkan pengguna untuk mengenal lembaga yang diinginkan tanpa mengeluarkan uang atau tenaga lebih karena berbasis media sosial.
Multimedia Pembelajaran Interaktif untuk Guru PAUD
Upik Elok Endang Rasmani;
Siti Wahyuningsih;
Novita Eka Nurjanah;
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Yuanita Kristiani Wahyu Widiastuti;
Putri Agustina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3480
Melalui multimedia pembelajaran interaktif proses pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini menjadi lebih bermakna, menyenangkan dan menarik sehingga anak menjadi lebih luas dalam memahami, merasakan seperti kenyataan aslinya, menumbuhkan perhatian atau antusiasme terhadap materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru dikelas. Fakta di lapangan didapatkan kelemahan dalam menerapkan multimedia pembelajaran interaktif hal tersebut dikarenakan kurangnya kemampuan guru dalam penguasaan teknologi dalam melaksanakan pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan media interaktif pada pembelajaran di PAUD. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni data primer dan data sekunder. Partisipan yang terlibat sebanyak 15 orang yang dipilih dengan Teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif sangat diperlukan bagi pendidikan anak usia dini untuk mengembangkan kompetensi guru dan suasana nyaman, menyenangkan dikelas
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN UNO STACKO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGENALAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
Ariel Karunia Cantika;
Upik Elok Endang Rasmani;
Nurul Kusuma Dewi
Kumara Cendekia Vol 11, No 1 (2023): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/kc.v11i1.59586
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran UNO Stacko dalam meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian eksperimen yang dilakukan dalam jenis penelitian true experimental, dengan desain penelitian Pretest-Posttest One Group Design dengan memilih satu kelompok yaitu kelompok eksperimen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Teknik uji validitas dalam penelitian ini menggunakan angket yang mengacu pada indikator menurut ahli, kemudian instrumen yang telah dinyatakan valid oleh expert judgment akan di uji coba kepada kelompok uji coba instrumen yaitu kelompok eksperimen. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan statistik parametrik Uji T dengan paired t-test untuk mengetahui perbandingan hasil dari sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan kepada kelompok eksperimen. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini membuktikan bahwa media pembelajaran UNO Stacko efektif dalam meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun. Media pembelajaran UNO Stacko dapat meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang meningkat sebanyak 6,24% dari hasil pre-test yang pada awalnya 23,00% kemudian setelah diberikan perlakuan dan melakukan post-test meningkat menjadi 29,24%. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa media pembelajaran UNO Stacko efektif dapat meningkatkan kemampuan pengenalan konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun.
Manajemen Pembelajaran Proyek pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Lembaga PAUD
Upik Elok Endang Rasmani;
Siti Wahyuningsih;
Bambang Winarji;
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Nurul Shofiatin Zuhro;
Anjar Fitrianingtyas;
Putri Agustina;
Yuanita Kristiani Wahyu Widyastuti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4633
Kurikulum merdeka telah diterapkan pada sebagian lembaga PAUD. Salah satu pilar utama dalam kurikulum merdeka yaitu pembelajaran yang dilaksanakan adalah Project Based Learning atau Pembelajaran Berbasis Proyek. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi komponen manajemen Project Based Learning dalam kurikulum merdeka di PAUD. Adapun metode penelitian dalam penelitian ini berupa penelitian deskripitif kualitatif. Langkah penelitian diawali dengan studi literature tentang kualitas lembaga PAUD yaitu terkait bagaimana Manajemen Pembelajaran Proyek Berbasis Kurikulum Merdeka. Selanjutnya, akan dilaksanakan analisis data berupa identifikasi manajemen Project Based Learning dengan analisis pada komponen yang diharapkan diperoleh karakteristik secara alamiah dan mendalam serta masalah terkait manajemen Project Based Learning pada implementasi Project Based Learning. Kurikulum merdeka yang dikemas dalam metode Project Based Learning telah dilaksanakan dengan baik dan terstruktur di TK Al Khoir Surakarta baik dari perencanaan hingga pelaksanaan. Keterlibatan orang tua dan pendidikan karakter menjadi keunggulan dalam pelaksanaan project P5 di TK Al Khoir Surakarta
Konflik Moral Guru dalam Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek di PAUD
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Upik Elok Endang Rasmani;
Siti Wahyuningsih;
Nurul Shofiatin Zuhro;
Anjar Fitrianingtyas;
Novita Eka Nurjanah;
Bambang Winarji
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4625
Konflik moral terjadi pada guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Hal tersebut menghambat tercapainya proses dan hasil belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen dan proporsi konflik moral dalam implementasi pembelajaran berbasis proyek. Konflik moral ini diidentifikasi dari guru PAUD yang telah melaksanakan pembelajaran berbasis proyek (N=31), dengan masa kerja 5-18 tahun (Mmasa kerja= 9,04 Tahun). Data dikumpulkan dengan Google Form selamat 7 (tujuh) hari. Data dianalisis dengan kualitatif Content Analysis dan kuantitatif deskriptif. Sesuai urutannya, hasil kategorisasi tema konflik moral ditemukan 4 (Empat) komponen yaitu: 1) terkait dengan Anak, 2) terkait dengan guru, 3) terkait dengan teknis, 4) terkait dengan orang tua. Setiap temuan dibahas secara teoretis terkait latar belakang guru berupa status guru penggerak, guru bersertifikasi, masa kerja, dan asal lembaga. Temuan ini mendorong advokasi secara moral dan material bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis proyek pada konteks PAUD.
Penerapan KSE dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Sekolah Penggerak di Kota Surakarta
Nurul Shofiatin Zuhro;
Upik Elok Endang Rasmani;
Siti Wahyuningsih;
Anjar Fitrianingtyas;
Novita Eka Nurjanah;
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Bambang Winarji
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4991
Pengembangan kompetensi sosial emosional (KSE) anak sejak usia dini dapat diintegrasikan pada kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Sekolah penelitian melalui pembelajaran yang berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kompetensi sosia emosional anak dalam menumbuhkan karakter positif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk memberikan deskripsi praktik pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi dengan KSE melalui metode pembelajaran berbasis proyek pada kegiatan P5. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari adalah guru kelas di sekolah sejumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan data bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada sekolah-sekolah penggerak di Kota Surakarta dapat dilaksanakan melalui pembelajaran berbasis proyek pada kegiatan P5 yang diintegrasikan dengan kompetensi sosial emosional peserta didik. Penelitian ini memberikan konstribusi penting dalam bidang pendidikan anak usia dini, khususnya bagi orang tua dan pendidik dalam mengembangkan kompetensi sosial emosional.
Aksesibilitas Anak untuk Berpartisipasi dalam Program PAUD dengan Pembelajaran Berbasis Proyek di Kabupaten Karanganyar
Bambang Winarji;
Upik Elok Endang Rasmani;
Siti Wahyuningsih;
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Nurul Shofiatin Zuhro;
Anjar Fitrianingtyas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4714
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi komprehensif tentang akses anak-anak terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan fokus pada pembelajaran berbasis proyek di Kabupaten Karanganyar. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan dilaksanakannya observasi dan wawancara kepada kepala sekolah dan guru di lima lembaga PAUD di Kabupaten Karanganyar. Instrument observasi dan wawancara telah dikonsultasikan dan divalidasi oleh pihak ahli sehingga dihasilkan instrument yang dapat digunakan secara relevan. Metode validasi data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari data yang diperoleh dari observasi dan wawnacara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemerintah daerah secara aktif mendukung akses anak-anak ke PAUD melalui inisiatif seperti Program Wajib PAUD Satu Tahun, dukungan anggaran untuk sekolah, dan program pelatihan. Faktor-faktor yang memfasilitasi akses meliputi lembaga PAUD yang terakreditasi, bantuan peningkatan infrastruktur, pemahaman guru tentang pentingnya Pembelajaran Berbasis Proyek, dan keterlibatan orang tua. Meskipun terdapat kemajuan, beberapa sekolah menghadapi kesulitan dalam mengoptimalkan sumber daya. Implementasi konsisten program pengembangan dan kurikulum terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek sangat penting untuk perkembangan optimal anak-anak di Kabupaten Karanganyar.
Pembelajaran Metode Proyek Kurikulum Merdeka Sebagai Strategi Pembentukan Kemandirian Anak
Siti Wahyuningsih;
Upik Elok Endang Rasmani;
Bambang Winarji;
Jumiatmoko Jumiatmoko;
Nurul Shofiatin Zuhro;
Anjar Fitrianingtyas;
Novita Eka Nurjanah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4785
Kemandirian merupakan kondisi dimana seorang individu dapat berdiri sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Sikap ini perlu ditanamkan kepada semua orang tak terkecuali anak usia dini. Masa ini merupakan masa pondasi anak untuk menerima stimulasi dari luar sebagai bekal menghadapi kesulitan dimasa mendatang. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk membentuk perilaku kemandirian anak sesuai dengan kurikulum merdeka yaitu melalui kegiatan metode proyek. Fakta dilapangan didapat kurangnya kemampuan kemandirian anak didalam kelas ditunjukkan dengan anak belum berani dalam mengungkapkan pendapat maupun melakukan perintah guru pada saat pembelajaran didalam kelas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran metode proyek dapat menjadi salah satu strategi dalam membentuk kemandirian anak usia dini. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan melalui pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder dengan analisis Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode proyek menjadi strategi yang mudah dilaksanakan bagi guru dalam membentuk kemandirian anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang kreatif, dan menyenangkan bagi anak didalam kelas.