Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peran dan kontribusi Layanan Bimbingan dan konseling dalam Pembentukan Karakter Positif Siswa SMPN 2 Mataram Dzian Jul Makkiah; Ery Khairiah; Mohamad Mustari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6607

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan kontribusi Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 2 Mataram dalam mendukung perkembangan holistik dan pembentukan karakter positif siswa, sebagaimana diamanatkan oleh UU Sisdiknas dan Permendikbud No. 111 Tahun 2014. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait, didukung oleh studi literatur sebagai landasan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di SMPN 2 Mataram berperan vital melalui tiga pilar utama: Mekanisme Penanganan Berjenjang yang dimulai dari intervensi wali kelas, dilanjutkan konseling profesional oleh Guru BK, dan diperkuat kolaborasi dengan orang tua serta rujukan ke mitra eksternal (P2TP2A, psikolog). Kedua, Pengembangan Potensi Diri dilakukan secara preventif dan pengembangan melalui layanan klasikal, kelompok, dan konseling individual, dengan fokus khusus pada bimbingan karier siswa kelas IX. Ketiga, Strategi Mengatasi Stigma yang dilakukan dengan menerapkan pendekatan humanis dan menjunjung tinggi prinsip kerahasiaan (confidentiality), mentransformasi ruang BK dari tempat hukuman menjadi ruang pembinaan. Kontribusi layanan BK terwujud dalam pembinaan disiplin yang edukatif, pengembangan soft skills, dan kesiapan masa depan, didukung oleh jalinan kerja sama rutin dengan BNN, Kepolisian, dan alumni. Meskipun demikian, disarankan adanya peningkatan kapasitas intervensi awal wali kelas dan digitalisasi data rujukan untuk mengoptimalkan efisiensi layanan.
TRANSFORMASI PENDIDIKAN MELALUI SEKOLAH DIGITALDAN PROGRAM LITERASI SEKOLAH: STUDI KASUS SMP NEGERI 2 MATARAM Asnita; Aulia Laela Rahmah; Mohamad Mustari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6615

Abstract

Artikel ini mengulas pelaksanaan sekolah digital serta peningkatan program literasi di SMP Negeri 2 Mataram, berdasarkan wawancara dengan pihak pengelola sekolah. Pembahasan ini menyoroti langkah awal dalam digitalisasi proses belajar mengajar, aturan penggunaan alat digital, pemanfaatan teknologi oleh pengajar, dukungan infrastruktur, serta cara pelaksanaan program literasi yang terpadu dalam aktivitas intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Temuan menunjukkan bahwa SMP Negeri 2 Mataram memiliki dedikasi yang tinggi dalam mendorong pendidikan yang berlandaskan teknologi dan literasi, meskipun masih terdapat berbagai tantangan seperti kurangnya perangkat, variasi dalam kemampuan digital para guru, dan belum holistiknya sistem penilaian dalam pembelajaran digital. Program literasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan terbukti efektif dalam meningkatkan budaya membaca dan prestasi akademik siswa. Dengan peningkatan kompetensi pengajar dan fasilitas yang lebih baik, sekolah ini memiliki potensi untuk menjadi contoh dalam pengembangan sekolah digital serta literasi.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMPN 2 MATARAM Dian Putri; Faizur Ramdani; Mohamad Mustari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen tenaga pendidik dan kependidikan di SMPN 2 Mataram sebagai salah satu strategi peningkatan mutu kinerja sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif agar dapat menggali informasi secara mendalam mengenai proses perencanaan, pengorganisasian, serta pengembangan sumber daya manusia dalam lingkungan sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen tenaga pendidik dan kependidikan di SMPN 2 Mataram dilaksanakan melalui perencanaan berbasis kompetensi, pembagian tugas yang terstruktur, serta pengembangan profesionalisme secara berkelanjutan. Selain itu, kepemimpinan sekolah dan koordinasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas kinerja tenaga pendidik dan kependidikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penguatan tata kelola administrasi dan pengembangan sumber daya manusia di satuan pendidikan.
Strategi Guru PPKn Dalam Membangun Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Terintegrasi (Studi Kasus di SMPN 11 Mataram) Tri Rahayu; Putri Jasmine; Mohamad Mustari
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v3i1.5053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran PPKn yang terintegrasi dengan pembentukan karakter siswa dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mengembangkan nilai-nilai karakter di SMPN 11 Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Subjek penelitian terdiri dari guru PPKn dan 9 siswa yang mewakili kelas VII, VIII, dan IX. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PPKn terintegrasi berhasil diterapkan melalui pendekatan kontekstual dengan berbagai metode seperti diskusi kelompok, role playing, dan project-based learning. Implementasi pembelajaran terintegrasi terbukti efektif dalam mengembangkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi pada siswa. Dampak positif terlihat dari peningkatan partisipasi aktif siswa (89% memberikan respons sangat baik), penurunan tingkat keterlambatan dari 15% menjadi 5%, dan berkurangnya pelanggaran tata tertib dari 8 kasus menjadi 2-3 kasus per bulan. Pembelajaran terintegrasi juga berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa (78% memberikan respons sangat baik) dan kemampuan penerapan nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PPKn terintegrasi dengan pembentukan karakter memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan kepribadian siswa secara holistik dan dapat menjadi model pembelajaran yang efektif untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain.  
Pengaruh Remunerasi dan Sertifikasi Dosen Terhadap Kinerja Dosen di Program Pascasarjana Universitas Mataram 2024 Mansur Hakim; Mohamad Mustari; Asrin Asrin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2725

Abstract

Kinerja dosen sebagai salah satu variable utama yang akan berdampak dalam usaha untuk meningkatkan efektivitas, kualitas, dan efisiensi pembelajaran maka sangat penting untuk memperhatikan dan mencari berbagai variable yang berpengaruh terhadap kinerja dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel bebas yaitu, remunerasi dan sertifikasi dosen terhadap variabel terikat kinerja dosen di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Mataram.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Untuk analisis data kuatitatif menggunakan path analisi (analisis jalur), analisis ini menggunakan regresi.  Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua dosen Program Pascasarjana Universitas Mataram. Metode sampel yang digunakan adalah metode random sampling yaitu, pengambilan sampel anggota populasi secara acak. Teknik pengumpulan data melalui angket dan survey. Adapun hasil penelitian yaitu, 1) Remunerasi yang diterima dosen dari perguruan tinggi tempat mengajar berpengaruh positif terhadap kinerja dosen di tempat berkerja yang berarti semakin besar remunerasi semakin tinggi pula tingkat kinerja dosen dan begitu sebaliknya semakin kecil volume remunerasi. 2) Pemberian sertifikasi pendidik kepada dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen ini berarti bahwa, dosen yang telah mendapatkan sertifikasi memiliki kinerja yang lebih baik jika dibandingkan dengan dosen yang tidak atau belum mendapatkan sertifikasi dosen. 3) Remunerasi dan sertifikasi dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen yaitu dua variabel bebas remunerasi dan sertifikasi dosen berpengaruh positif secara bersama-sama terhadap satu variabel terikat yaitu variabel kinerja dosen. Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa remunerasi dan sertifikasi dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen. Remunerasi sebagai bonus dosen penting untuk dipertahankan sebagai motivasi dalam meningkatkan kinerja dosen, sedangkan sertifikasi dosen sebagai insentif untuk dosen.
Strategi Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pembelajaran Interaktif di SDN 8 Buwun Mas Ni Wayan Lila Riani S; Mega Purnami Dewi; Mohamad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2920

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengintregasikan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pembelajaran interaktif di SDN 8 Buwun Mas. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya keterampilan guru dalam memanfaatkan TIK untuk mendukung proses pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan sekolah yang terdiri dari empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Intervensi yang dilakukan meliputi peningkatan sarana prasarana teknologi, pelatihan intensif penggunaan perangkat teknologi seperti komputer, perangkat lunak pembelajaran, serta pendampingan dalam merancang media pembelajaran berbasis TIK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan sarana teknologi, pelatihan dan pendampingan secara sistematis berhasil meningkatkan kompetensi guru, baik dari aspek teknis pengoperasian perangkat teknologi maupun dari aspek pedagogis dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran. Selain itu, para guru juga menunjukkan peningkatan dalam kreativitas mereka dalam merancang materi ajar yang lebih menarik dan interaktif menggunakan TIK. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik untuk memaksimalkan potensi TIK dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk pelaksanaan program serupa di sekolah lain sebagai bagian dari adaptasi pendidikan di era digital.
Peran Kepala Sekolah dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pengelolaan Arsip Digital di SDN 23 Ampenan Baiq Karni Apriani; Rosdiana Handayani; Mohamad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2921

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan mini riset untuk menggambarkan peran kepala sekolah dalam pengelolaan arsip digital di SDN 23 Ampenan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran strategis dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya dalam pengelolaan arsip digital melalui sistem "Molah Gati". Peran ini meliputi penyusunan kebijakan, pengadaan infrastruktur, pelatihan staf, pengawasan sistem, dan pengamanan data. Implementasi sistem informasi ini meningkatkan efisiensi administrasi, mengurangi penggunaan arsip fisik, serta memperkuat keamanan data. Namun, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, kompetensi staf, anggaran, dan resistensi budaya kerja masih menjadi hambatan. Kepala sekolah di SDN 23 Ampenan menunjukkan kepemimpinan adaptif dengan mendorong pelatihan staf, pengelolaan anggaran yang bijak, serta memotivasi perubahan budaya kerja. Digitalisasi arsip terbukti memberikan manfaat berupa efisiensi operasional, penghematan sumber daya, dan peningkatan kolaborasi antar unit kerja, yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Inovasi Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mengatasi Tantangan Pendidikan di SDN 8 Buwun Mas: Studi Kasus di Daerah Kabupaten Lombok Barat Mega Purnami Dewi; Ni Wayan Lila Riani S; Mohamad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan dan inovasi yang dihadapi oleh SDN 8 Buwun Mas, sebuah sekolah di daerah pesisir pantai bagian selatan Kabupaten Lombok Barat, serta peran kepala sekolah dalam mengatasi keterbatasan yang ada. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan guru, serta observasi lapangan terhadap kondisi sarana dan prasarana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 8 Buwun Mas menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas, serta jumlah siswa yang sedikit, sehingga berdampak pada mutu pendidikan. Kepala sekolah memainkan peran strategis dengan menerapkan kebijakan inovatif dan mencari dukungan eksternal untuk meningkatkan kondisi sekolah. Temuan ini menekankan pentingnya kepemimpinan adaptif dalam konteks pendidikan di daerah yang sangat jauh dari perkotaan, serta perlunya dukungan lebih lanjut dari pemerintah untuk memastikan pemerataan akses dan kualitas pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi pemangku kebijakan dan praktisi pendidikan dalam mengatasi masalah serupa di wilayah lain.
Pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam Perencanaan Berbasis Data untuk Meningkatkan Mutu Sekolah di SDN 44 Ampenan Rosdiana Handayani; Baiq Karni Apriani; Mohamad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Rapor Pendidikan sebagai alat perencanaan berbasis data dalam meningkatkan mutu sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan mini riset untuk menggambarkan bagaimana data dari Rapor Pendidikan digunakan oleh kepala sekolah dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi masalah, menetapkan prioritas, dan merancang strategi perbaikan di SDN 44 Ampenan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rapor Pendidikan membantu sekolah mengidentifikasi rekomendasi perbaikan, merancang program strategis, dan mengelola sumber daya secara efektif. Program berbasis data, seperti pelatihan guru dan workshop, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi guru, yang berpengaruh pada motivasi siswa serta peningkatan capaian akademik dan non-akademik. Kendala dalam memahami rekomendasi dari Rapor Pendidikan diatasi melalui kolaborasi dengan guru, staf, dan komite sekolah. Evaluasi rutin yang dilakukan sebulan sekali memastikan keberlanjutan program perbaikan. Penelitian ini menegaskan peran Rapor Pendidikan sebagai alat strategis untuk mewujudkan perencanaan berbasis data yang mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Canva untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII.B SMP Negeri 16 Mataram Riki Azwari; Mohamad Mustari; Widyan Andriani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3059

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan minat belajar peserta didik kelas VII B SMPN 16 Mataram pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media canva. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian Tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar peserta didik mengalami peningkatan. Minat belajar peserta didik pada pre-test kriteria rendah 17 peserta didik atau 54,8%, sedang 6 peserta didik atau 19,3%, tinggi 8 peserta didik atau 25,8%. Sedangkan pada post-tes kriteria rendah turun menjadi 1 peserta didik atau 3,2%, kriteria sedang menjadi 6 peserta didik atau 9,3% dan kriteria tinggi naik menjadi 24 peserta didik atau 77,4%. Pengunaan Problem based learning sudah terlaksana sesuai dengan sintak pembelajarannya dan dalam prosesnya peserta didik antusias mengikuti setiap langkah pembelajaran, aktif bertanya dan teribat dalam proses diskusi. Pemanfaatan media efektif untuk meningkatkan minat belajar pada pelajaran Pendidikan Pancasila. Tampilan yang menarik perhatian peseta didik melalui media canva dapat meningkatkan minat belajar peseta didik.