Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Beberapa Varietas Jagung (Zea mays L.) terhadap Lahan Salin di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Indonesia Adrianus, Adrianus; Sarijan, Abdullah; Mekiuw, Yosehi; Rizal, Abdul; Yusuf, Mani
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1295

Abstract

Upaya meningkatkan produksi jagung terkendala dengan adanya alih fungsi lahan pertanian sehingga penggunaan lahan marginal menjadi solusi. Lahan salin merupakan kawasan lahan marginal dapat dimanfaatkan untuk pengembangan tanaman jagung yang belum dimanfaatkan secara optimal. Jagung memiliki daya adaptasi yang berbeda terhadap kondisi lahan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji beberapa varietas jagung yang tahan terhadap kondisi tanah salin. Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Musamus bulan September hingga Desember 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 varietas jagung (Jawara, Sejoli, Gendis, serta Exsotic) dan diulang 3 kali. Tanah salin yang digunakan adalah tanah dari belakang kampus Universitas Musamus dengan jarak ke pantai sekitar 1 km. Pengujian menunjukkan tanaman memiliki keragaan pertumbuhan yang berbeda antar varietas dimana perbedaan ini lebih mengacu pada sifat genetis sebagaimana ditunjukkan oleh deskripsi tanaman. Varietas Exsotic menghasilkan tanaman tertinggi (148,87 cm), jumlah baris biji tertinggi (12,5 baris), dan bobot 100 butir biji tertinggi (13,5 g). Varietas Sejoli menghasilkan jumlah daun yang lebih banyak (11,69 helai) dan diameter tongkol yang lebih besar (4,6 cm).  Varietas Jawara menghasilkan umur berbunga (44,47 hari) dan umur panen (83,45 hari) yang lebih cepat, sedangkan Varietas Gendis menghasilkan tongkol yang lebih panjang (17,9 cm) dibandingkan lainnya. Bila dibandingkan dengan deskripsi varietas, variabel pengamatan pertumbuhan maupun komponen hasil menunjukkan hasil yang lebih rendah. Rendahnya hasil ini diduga terkait adanya cekaman salinitas yang dialami sehingga tidak mampu untuk tumbuh dan memberikan hasil sesuai deskripsi. Keempat varietas yang dicobakan masih mampu untuk tumbuh dan memberikan hasil namun lebih rendah dibandingkan deskripsinya.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT ORANG ASLI PAPUA (OAP) MELALUI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK Rizal, Abdul; Yusuf, Mani; Adrianus, Adrianus; Anwar, Anwar; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Nurcholis, Nurcholis; Praptiwi, Irine Ike; Mekiuw, Yosehi; Mendes, Johana Anike
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.37281

Abstract

Yasa Mulya merupakan salah satu kampung di Distrik Tanah Miring yang sebagian besar masyarakat bekerja sebagai petani dan peternak. Kampung Yasa Mulya memiliki masyarakat didominasi oleh masyarakat transmigrasi, namun terdapat dusun yang ditempati oleh Orang Asli Papua. Masyarakat lokal ini bekerja sebagai petani, tetapi pemahaman tentang pemanfaatan sumber daya lokal sebagai pupuk organik masih rendah. Yasa Mulya memiliki banyak sumber daya yang digunakan sebagai pupuk organik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat OAP di Kampung Yasa Mulya dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan serta mendukung ketahanan pangan lokal dengan memanfaatkan limbah organik yang ada di lingkungan sekitar sebagai pupuk organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Yasa Mulya Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke pada tanggal 4 Oktober 2024. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif aktif oleh Masyarakat Orang Asli Papua (OAP). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan yaitu sosialisasi awal, penyuluhan, demonstrasi dan monitorong dan evaluasi (Monev). Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian dari Universitas Musamus, Pemerintah Kampung, Dinas Peternakan dan kelompok tani OAP di Kampung Yasa Mulya. Hasil dari program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya lokal sebagai pupuk organik. Kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, di mana pupuk organik yang dihasilkan dapat dijual atau digunakan secara langsung serta mendorong terciptanya praktik pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Zero Waste Plus pada Kelompok Yusuf, Mani; Rizal, Abdul; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Anwar, Anwar; Sembiring, Jefri; Rupang, Maya Sari; Adrianus, Adrianus; Daoed, Denvy Meidian; Fredy, Fredy; Suriani, Wa Ode; Timba, Yohanes Onaltus; Nongtit, Nikodemus; Kolewora, Riez Kifli
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23152

Abstract

ABSTRAK Pertanian berkelanjutan menuntut penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi dampak negatif dari bahan kimia sintetis. Namun, di Kelompok TK-PPEG Mekar Jaya, Kampung Jaya Makmur, masyarakat masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian, peternakan, dan rumah tangga menjadi pupuk organik padat dan cair berbasis konsep Zero Waste Plus. Kegiatan ini dilaksanakan melalui 4 tahapan yakni 1) Sosilalisasi awal kegiatan, 2) Sosialisasi dan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah rumah tangga, kotoran hewan dan tanaman pertanian sebagai pupuk organik, 3) Pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair dan  4) Monitoring dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan peningkatan pemahaman konsep zero waste dari 60% menjadi 90%, serta kemampuan membuat pupuk organik padat dan cair meningkat dari rata-rata 40% menjadi 85%. Selain itu, peserta mampu mengaplikasikan hasil pelatihan secara mandiri pada kegiatan budidaya sayuran dan tanaman obat. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat khusus kelompok TK-PPEG Jaya Makmur dalam memanfaatkan limbah pertanian sebagai pupuk organik padat dan cair. Kata kunci: Zero Waste Plus, Pupuk Organik, Kebun Sehat ABSTRACT Sustainable agriculture requires the use of organic fertilizers to maintain soil fertility and reduce the negative impacts of synthetic chemicals. However, the TK-PPEG Mekar Jaya group in Jaya Makmur Village still faces limited knowledge and skills in producing organic fertilizers. This community service activity aims to improve the community’s capacity and skills in utilizing agricultural, livestock, and household waste to produce solid and liquid organic fertilizers based on the Zero Waste Plus concept. The program was implemented through four main stages: (1) initial activity socialization, (2) socialization and counseling on the use of household, livestock, and agricultural waste as organic fertilizers, (3) training on the production of solid and liquid organic fertilizers, and (4) program monitoring and evaluation. The results showed a significant increase in participants’ knowledge and skills, with understanding of the zero waste concept rising from 60% to 90%, and the ability to produce solid and liquid organic fertilizers increasing from an average of 40% to 85%. In addition, participants were able to independently apply the training outcomes in vegetable and medicinal plant cultivation activities. This community service activity successfully enhanced the capacity of the TK-PPEG Mekar Jaya group in utilizing agricultural waste as solid and liquid organic fertilizers.  Keywords : Zero Waste Plus, organic fertilizer, healthy garden
Pelatihan Perbanyakan Mikroorganisme pada Kelompok Tani di Distrik Semangga Kabupaten Merauke Sarijan, Abdullah; Untari, Untari; Melmambessy, Edy H.P; Simatupang, David Oscar; Adrianus, Adrianus; Yusuf, Mega Ayu; Anwar, Anwar; Kurniawan, Ade; Sembiring, Jefri; Yusuf, Mani; Samosir, Hasianna Darmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1807

Abstract

This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of farmer groups in Semangga District, Merauke Regency in propagating microorganisms as biological agents in agriculture. The program was motivated by farmers’ high dependence on chemical fertilizers and pesticides, which negatively affect soil quality and the environment. The methods included laboratory-based microorganism propagation, interactive lectures, simulation practices, and group discussions and reflections. The results indicated increased farmers’ understanding of the roles and benefits of microorganisms such as Trichoderma sp. and Bacillus sp., as well as their ability to propagate them independently. The application of this technology has the potential to reduce chemical inputs, lower production costs, and improve soil fertility sustainably. This activity is important as a model for empowering farmers through environmentally friendly biological technology.
Edukasi Kebun Sehat untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Transmigrasi di Kampung Jaya Makmur Yusuf, Mani; Malesi, Wa Ode Asryanti Wida; Ekowati, Nurhening Yuni; Anwar, Anwar; Sembiring, Jefri Sembiring; Rizal, Abdul; Fredy, Fredy; Adrianus, Adrianus; Rupang, Maya Sari Rupang; Kolewora, Riez Kifli; S, Suarni
Lebah Vol. 19 No. 4 (2026): Maret: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok TK-PPEG Mekar Jaya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang mengelola ekosistem gambut di Kampung Jaya Makmur. Kelompok ini dibentuk sejak tahun 2024 dan telah melaksanakan berbagai jenis kegiatan budidaya tanaman baik tanaman jagung, padi, kacang tanah maupun tanaman lainnya dengan tanam monokultur. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Jaya Makmur pada bulan Tanggal 22 September - 22 November 2025 dengan peserta 2o orang. Tahapan kegiatan ini yakni 1) Sosilalisasi awal kegiatan, 2) Penyuluhan tentang Penerapan Inovasi Kebun Sehat Berbasis Zero Waste Plus, 3) Pendampingan Budidaya Tanaman Sayur dan Obat” dengan Desain Arsitektur Pertanaman, 4) Pelatihan Manajemen Pemasaran Tanaman Sayuran dan Obat Organik, 5) Monitoring dan Evaluasi Program. Kegiatan ini melibatkan mitra secara aktif baik dalam kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pelaksanaan program. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan kebun sehat berbasis zero waste plus serta mampu meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya kelompok TK-PPEG Mekar Jaya di Kampung Jaya Makmur dengan rata-rata peningkatan sebesar 40% dibandingkan sebelum kegiatan dilaksanakan.
Co-Authors Abdul Rizal Abdul Rizal, Abdul Ade Kurniawan Adrian Tawai Adryani Moento, Paul Amelia A Limbongan Amelia Agustina Limbongan, Amelia Agustina Andri Prasetia Anwar Anwar Anwar Anwar Apolinaris S.A Arief Rohman Faruq David Laiyan David Laiyan David Oscar Simatupang Deni Soviani Denvy Meidian Daoed Diana Sri Susanti Ekowati, Nurhening Yuni Endang Nurcahyani Fredy Fredy Fredy Fredy Gardis Andari Gardis Andari Gardis Andari Ginting, Nina Maksimiliana Ineke Nursih Widyantari Irba Djaja, Irba Irine Ike Praptiwi, Irine Ike Iswanto Iswanto Jefri Sembiring Johana Anike Mendes Johana Anike Mendes, Johana Anike Khairi Barus, Rizki Al Kusumah, Rangga La Malesi Malesi, Wa Ode Asriyanti Wida Mani Yusuf Mariana L Resubun Mariana Lusia Resubun Maya Sari Rupang Mega Ayu Yusuf, Mega Ayu Melmambessy, Edy H.P Moento, Paul Adryani Musdalifah, Nurul Ni Wayan Pradnya Paramita Nongtit, Nikodemus Novike Bela Sumanik Nurcholis Nurcholis Nurhening Y E Nurhening Yuni Ekowati Nurliah Nurliah nurliah, nurliah Nursalam Nursalam Pamungkas, Wiyan Afriyanto Parjono, Parjono Passali, Daud A Paul Adryani Moento Purwanto, Aldi Rachmawati Hasid Rangga Kusumah Resubun, Mariana Lusia Riez Kifli Kolewora Rina Astarika, Rina Rizal , Abdul Romualdus T.P.M.D Rosmala Widijastuti rosmala widijastuti Rosmala Widijastuti, Rosmala Rupang, Maya Sari Rupang, Maya Sari Rupang S, Suarni Samosir, Hasianna Darmawati Sania dwintami Sarijan, Abdullah - Sembiring, Jefri Sembiring Semuel Batlajery Silas Tanggu Redu Simon Siamsa Suriani, Wa Ode Suwarjono Suwarjono Timba, Yohanes Onaltus TRESJIA CORINA RAKIAN Untari Untari Veronika Puken Wa Ode Suriani Wahida Wahida Wahyuni Wahyuni yogi alamsyah Yosehi Mekiuw Yosehi Mekiuw, Yosehi Yus Witdarko, Yus