Claim Missing Document
Check
Articles

Family Experiences in Caring for Covid-19 Positive at Home: Phenomenology Study Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Yulanda, Nita Arisanti; Rahmawati, Nadia; Putri, Triyana Harlia; Andriyanto, Arief
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i1.523

Abstract

Aims: Covid-19, a global problem since 2019, has significantly increased in Indonesia since early 2020. Government policies restrict patients from outside activities, making home care a unique experience. This study aims to understand families' experiences in caring for positive Covid-19 patients. Methods: The method used is qualitative with a phenomenological study approach. There were 12 participants in this study with the criteria of accompanying patients who experienced Covid-19 <1 year and these companions cared for patients at home. The sampling technique used was purposive sampling, with in-depth interviews of 30-45 minutes and recorded and recorded. The data analysis technique used is the collaizi method. Results: The results of the study obtained six themes, namely understanding Covid-19 Disease, Information Sources for Covid-19 Treatment, Treatment Considerations, Psychological Burden, Difficulties in Home Care, and Social Support. Conclusions: This study found six themes related to family experience in caring for Covid-19 patients, so that the role of the family and social community is very important in caring for Covid-19 patients in dealing with changing conditions and situations.
Implementasi Manajemen Nyeri Menggunakan Stretching Exercise pada Asuhan Keperawatan Keluarga Lansia dan Pensiunan dengan Masalah Nyeri Sendi Mentari, Delia; Fradianto, Ikbal; Tafwidhah, Yuyun
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i5.14426

Abstract

ABSTRACT Joint disease is a disorder characterized by pain in the joints, accompanied by stiffness, redness, and swelling. This condition is not caused by trauma or accidents but by inflammation in the joints. Approximately 335 million people worldwide are affected by joint disease. Some common types of joint diseases include osteoarthritis, pain due to high levels of uric acid (hyperuricemia) in both acute and chronic forms, as well as rheumatoid arthritis. Joint pain is often associated with aging or known as a degenerative disease, thus the prevalence of joint pain in the elderly continues to increase each year. One therapy that can be used to alleviate joint pain is muscle stretching exercise or stretching exercise. This method helps maintain muscle flexibility and strength, thereby reducing tension in the joints and relieving pain. Implements pain management using stretching exercises in family nursing care of elderly and retired families with joint pain problem. The case study was conducted in a family at the developmental stage of the elderly and retirees with joint pain problems which were carried out in the working area of the Kampung Bangka Pontianak Community Health Center with a frequency of 6 meetings. The instruments that are used were SOP stretching exercise checklist sheets and pain scale measurement using the Numerical Rating Scale (NRS). After the implementation of the stretching exercise demonstration for 4 meetings, there was a decrease in the pain scale experienced by respondents from the previous 7 scale (severe pain) to 3 scale (mild pain). Respondents and families were able to remember and demonstrate the stretching exercises that had been taught. The implementation of stretching exercise demonstrations to families of the elderly and retirees with joint pain problems can reduce the pain scale that the elderly felt, so it is hoped that the elderly are able to do stretching exercises independently or with family support. Keywords: Stretching, Joint Pain, Family, Elderly  ABSTRAK Penyakit sendi merupakan gangguan yang ditandai dengan nyeri pada persendian, disertai kekakuan, kemerahan dan pembengkakan. Kondisi ini bukan disebabkan oleh benturan atau kecelakaan, melainkan oleh peradangan pada sendi. Penyakit sendi ini dialami oleh sekitar 335 juta penduduk di seluruh dunia. Beberapa jenis penyakit sendi yang umum adalah osteoarthritis, nyeri akibat tingginya kadar asam urat (hiperurisemia) baik dalam bentuk akut maupun kronis, serta rematoid arthritis. Nyeri sendi seringkali dikaitkan dengan pertambahan usia atau dikenal sebagai penyakit degeneratif, sehingga prevalensi nyeri sendi pada lansia terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri sendi adalah latihan peregangan otot atau stretching exercise. Metode ini membantu menjaga fleksibilitas dan kekuatan otot, sehingga dapat mengurangi ketegangan pada sendi serta mengurangi rasa nyeri. Mengimplementasikan manajemen nyeri menggunakan stretching exercise pada asuhan keperawatan keluarga lansia dan pensiunan dengan masalah nyeri sendi. Studi kasus dilakukan pada satu keluarga tahap perkembangan lansia dan pensiunan dengan masalah nyeri sendi yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kampung Bangka Pontianak dengan frekuensi pertemuan sebanyak 6 kali. Instrumen yang digunakan yaitu lembar ceklist SOP stretching exercise dan lembar pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale (NRS). Setelah implementasi demonstrasi stretching exercise selama 4 kali pertemuan, terjadi penurunan skala nyeri yang dialami responden dari yang sebelumnya skala 7 (nyeri berat) menjadi skala 3 (nyeri ringan). Responden dan keluarga mampu mengingat dan mendemonstrasikan kembali stretching exercise yang sudah diajarkan. Pemberian implementasi demonstrasi stretching exercise pada keluarga lansia dan pensiunan dengan masalah nyeri sendi dapat menurunkan skala nyeri yang dirasakan lansia, sehingga diharapkan lansia mampu melakukan stretching exercise secara mandiri atau dengan dukungan keluarga. Kata Kunci: Stretching, Nyeri Sendi, Keluarga, Lansia 
Gambaran Pengetahuan Penanganan Cedera Sprain & Strain pada Siswa/I di Sekolah Menengah Pertama Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 2 Fadilah, Rizki; Fradianto, Ikbal; Fauzan, Suhaimi; Mita, Mita; Fahdi, Faisal Kholid
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.07 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10122

Abstract

ABSTRACT The highest prevalence of injury occurs in school-age children. Injuries can be an emergency problem and can lead to very serious injuries if it is not treated properly. Furthermore, the readiness of knowledge and skills for early emergency response are very important points in order to avoid worsening the patient's condition. The purpose of this study is that to determine the overview of injury treatment knowledge of students at Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin 2 Islamic Boarding School. The approach in this study used descriptive quantitative with a population of students of Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin students with a research sample of 97 respondents. Meanwhile, data collection used primary data which the researcher obtained from the results of filling out the questionnaire. The result of this study shows that the level of knowledge of students at Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin 2 still has a low level of knowledge that is 4.1% of the population. It is divided into three categories, good 67%, very good 16.5%, and fairly 12.4%. The conclusion of this study is that the level of knowledge of Islamic Junior Highscool Hidayatul Muslimin 2 students towards the treatment of sprain injuries and strain is still lacking in knowledge Keywords: Sprain, Strain, Injury, Knowledge Level, School Nurses.  ABSTRAK Prevalensi peristiwa cedera paling tinggi terjadi pada anak dengan usia sekolah. Cedera bisa jadi permasalahan kegawatdaruratan serta memunculkan cedera yanng sangat serius bila tidak diatasi dengan cara yang benar. Kesiapan pengetahuan serta ketrampilan kegawatdaruratan awal sebagai poin yang sagat berarti guna menghindari memburuknya keadaan penderita. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran pengetahuan penaganganan cidera oleh para siswa/I Sekolah Menengah Pertama di Pondok Pesantren Hidayatul Muslimin 2. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan Kuantitatif deskriptif dengan populasi Siswa/I MTS Hidayatul Muslimin 2 dengan sampel penelitian sebanyak 97 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan Responden di Sekolah Menengah Pertama Hidayatul Muslimin 2 masih terdapat tingkat pengetahuannya kurang yakni sebanyak 4,1% dari populasi. Pengetahuan Baik 67%, Pengetahuan Sangat baik 16,5%, Pengetahuan Cukup 12,4%. Kesimpulan dari penelitian ini penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan Siswa/siswi Sekolah Menegah Pertama Hidayatul Muslimin 2 terhadap penanganan cedera sprain dan strain ini masih ada yang tingkat pengetahuannya kurang.   Kata Kunci: Sprain, Strain, Cedera, Pengetahuan, Remaja.
Hubungan Pola Makan dengan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 : Literature Review Kuwanti, Elly; Budiharto, Ichsan; Fradianto, Ikbal
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.245 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i6.10495

Abstract

ABSTRACT There is a change in eating patterns at this time. Selection of food menus and unhealthy lifestyles are increasingly widespread in all levels of society that affect diseases, one of which is diabetes mellitus. A lot of literacy that studies about diet and how it affects the incidence of diabetes mellitus is still too much confusion. To determine the relationship between diet and blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus patients. Using a literature review design with SPIDER analysis technique. The keywords in English are "diet AND blood sugar AND type 2 diabetes mellitus" and in Indonesian "diet AND blood sugar AND type 2 diabetes mellitus". The analysis in this study uses the method of content analysis. The results of the literature review contained 12 articles from 2018-2022 from Indonesia, China and Singapore. The results of 12 articles found a relationship between diet and blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus. There is a significant relationship between diet and blood sugar levels. Keywords: Diet, Blood Sugar, Type 2 Diabetes Mellitus  ABSTRAK Terjadi perubahan pola makan pada saat ini. Pemilihan menu makanan dan pola hidup yang kurang sehat semakin menyebar luas di seluruh lapisan masyarakat yang mempengaruhi penyakit salah satunya penyakit diabetes melitus. Banyak literasi yang mempelajari tentang pola makan serta bagaimana pengaruh terhadap kejadian penyakit diabetes melitus masih terlalu banyak kesimpang siurannya. Mengetahui hubungan pola makan dengan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2. Menggunakan desain literatur review dengan teknik analisa SPIDER. Kata kunci dalam bahasa inggris “diet AND blood sugar AND type 2 diabetes mellitus” dan bahasa Indonesia “pola makan  AND gula darah AND diabetes melitus type 2”. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis konten. Hasil literatur review terdapat 12 artikel dari tahun 2018-2022 yang berasal dari negara Indonesia, China dan Singapura. Hasil 12 artikel didapatkan adanya hubungan antara pola makan dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2.Ada hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kadar gula darah.Kata Kunci: Pola Makan, Gula Darah, Diabetes Melitus Type 2
UKS REBORN: MENUJU SEKOLAH SEHAT, GENERASI BANGSA SEHAT Tafwidhah, Yuyun; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2570-2576

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) telah lama menjadi program penting dalam mewujudkan generasi sehat di Indonesia. UKS hadir untuk mendukung terwujudnya proses belajar mengajar yang optimal. Hal ini tidak hanya memastikan bahwa aspek kesehatan fisik dan mental siswa terjaga, tetapi juga mendukung pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari penanaman nilai-nilai profil pelajar Pancasila. Meskipun telah lama dicanangkan, pelaksanaan UKS masih dihadapkan pada berbagai permasalahan baik dari faktor internal maupun eksternal. Akibatnya, kegiatan trias UKS tidak dapat dilakukan dengan optimal. Sebagai upaya untuk memperkuat dan meningkatkan efektivitas program UKS, diperlukan revitalisasi UKS dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Metode yang digunakan yaitu brainstorming dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan ketua yayasan, kepala sekolah, guru, komite dan siswa. Hasil yang diperoleh yaitu terbentuknya struktur organisasi UKS dan rencana tindak lanjut dalam pelaksanaan UKS. Simpulan yang dapat diambil yaitu pentingnya manajemen UKS sebagai langkah awal dan kunci utama dalam mewujudkan sekolah sehat. Diharapkan revitalisasi UKS dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung perkembangan potensi peserta didik dengan karakter yang mulia.
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SEMATA KABUPATEN SAMBAS Rahmawati, Nadia; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Wendari, Annisa; Kurniati, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2889-2893

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana ukuran bayi lebih pendek dibandingkan usianya akibat kekurangan gizi pada ibu dan anak. Hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan, sikap, perilaku dan dukungan ibu terhadap gizi pada bayi. Salah satu perilaku kesehatan yang membantu mencegah terjadinya stunting pada balita adalah dengan mensosialisasikan nutrisi yang baik terutama pada ibu hamil. Metode yang digunakan dengan ceramah dan diskusi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait nutrisi yang baik dalam upaya mencegah stunting. Selain nutrisi, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet fe (zat besi) agar terhindar dari anemia yang menjadi salah satu penyebab stunting. Sasaran dalam edukasi ini adalah 30 ibu-ibu hamil yang datang ke Posyandu. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh ibu hamil sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 20,67 mengindikasikan bahwa edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang stunting. Bagi tenaga kesehatan, memberikan penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang efisien untuk mencegah stunting pada anak. Agar mencapai hasil yang lebih maksimal, penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara terus-menerus melalui ceramah yang informatif serta demonstrasi praktik pemberian makanan bergizi dan perawatan kesehatan ibu hamil. Dengan pendekatan ini, informasi penting dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, membantu meningkatkan kesadaran dan penerapan langkah-langkah pencegahan stunting.
EDUKASI PENYAKIT SKABIES-INFEKSI KULIT PADA PESERTA DIDIK PESANTREN ALMUBEROK MIFTAHUL ULUM SUI. AMBAWANG Fauzan, Suhaimi; Novikadarti Rahmah, Gabby; Maulana, M. Ali; Fujiana, Fitri; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulianda, Nita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.141-146

Abstract

Skabies dan Penyakit Kulit lainnya kerap terjadi di lingkungan pendidikan berbasis asrama seperti salah satunya di pesantren. Pola ini dapat terjadi dikarenakan kebiasaan buruk perilaku dalam menjaga kebersihan diri. Penelitian ini berupaya dalam meningkatkan pengetahuan peserta didik pesantren melalui pendidikan kesehatan berbasis audio-visual. Jumlah peserta yang diikutkan sebanyak 48 orang dengan teknik quota sampling. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan peserta didik akan diukur terlebih dahulu tingkat pengetahuan, kemudian evaluasi akhir akan diukur kembali tingkat pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebesar 4,8, kemudian rata-rata setelah dilakukan pendidikan sebesar 5,8. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian video edukasi penyakit skabies-infeksi kulit lainnya terhadap tingkat pengetahuan peserta didik Pesantren Sui. Ambawang
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG BULLYING DI PONDOK PESANTREN Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Arisanti Yulanda, Nita; Rahmawati, Nadia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4588-4592

Abstract

Perilaku bullyng merupakan perilaku yang memiliki dampak secara psikologis maupun dampak secara fisik. Perrilaku bullyng di sekolah berasrama yang jauh dari keluarga perlu mendapatkan kewaspadaan agar tidak terjadi, karena resiko yang ditimbulkan dapat lebih besar karena rendahnya control dari keluarga dan sepenuhnya berada pada sekolah. Maraknya kasus bullyng yang terjadi menyebabkan tim pengabdian kepada masyarakat membuat sebuah kegiatan dengan melakukan edukasi bullyng sebagai langkah dalam peningkatan pengetahauna pencegahan bullyng di sekolah berasrama atau dikenal dengan pondok pesantren. Hasil pengetahuan yang didapat peserta saat sebelum diberikan sebuah edukasi mendapatkan nilai rerata yaitu 57,86 setelah diberikan sebuah edukasi maka  nilai rerata meningkat menjadi 96.23. terdapat pengaruh yang efektif dalam pemberian edukasi guna meningkatkan pengetahuan pencegahan bulyng di pondok pesantren.
MEDIA EDUKASI KESEHATAN TENTANG MEROKOK YANG TEPAT UNTUK REMAJA : LITERATURE REVIEW Zakariyya, Muhammad; Fradianto, Ikbal; Priyono, Djoko
ProNers Vol 5, No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.537 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v5i2.46141

Abstract

Latar belakang : faktor yang mempengaruhi keinginan remaja untuk merokok adalah faktor orang tua, faktor teman dan faktor lingkungan. Apabila faktor tersebut diberikan edukasi dengan menggunakan media edukasi kesehatan yang tepat maka remaja akan mendapatkan pengetahuan yang baik untuk mencegah (preventif) prilaku yang tidak sehat dari merokok tersebut. Tujuan : mengetahui media edukasi kesehatan tentang merokok yang tepat untuk remaja. Metode : jenis penelitian ini adalah penelitian literature review yaitu menganalisi berbagai artikel-artikel yang valid dan relevan dengan topik yang akan di review dan di identifikasi dan diklasifikasi berdasarkan elemen-elemen dari beberapa artikel yang membahas topik yang hampir sama. Hasil : media edukasi kesehatan yang tepat untuk remaja dengan urutan diantaranya yaitu media booklet, media leaflet, media poster, media video, dan media facebook. Kesimpulan : media edukasi kesehatan tentang merokok yang tepat untuk remaja ialah media booklet Kata Kunci : media edukasi kesehatan, merokok, remaja ABSTRACT Background : The factors that affect adolescent's initiation to smoke are from parents, friends, and social around. If those factors are given an education using an appropriate media of health education, then the adolescents will get good knowledge to prevent unhealthy behaviors from smoking. Methods : The type of this research is literature review. It analyzes a variety of valid and relevant articles on the topics that will be reviewed, identified and disqualified based on the elements of some articles that discuss almost the same topics. Result : The media of health Education for teens in sequence are booklet,leaflet, poster, video and facebook. Conclusion : The appropriate media of health education about smoking for teens is booklet media. Key Word: Health Education, Smoking , Adolescents
Hubungan Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Prodi Keperawatan Mengerjakan Tugas Akhir Di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak Apriyanti, Chindy Oulia; Herman, Herman; Fradianto, Ikbal
ProNers Vol 8, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v8i1.53452

Abstract

Stres merupakan reaksi adaptasi tubuh dimana tubuh merasakan tekanan akibat stimulus berasal dari lingkungan eksternal maupun internal. Kondisi stres     berkepanjangan berisiko memicu masalah kejiwaan pada seorang individu. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan stres dan kualitas tidur serta mengidentifikasi karakteristik mahasiswa Prodi Keperawatan Angkatan 2017. Desain penelitian ini deskriptif analitik. Populasi penelitian ini Mahasiswa Prodi Keperawatan angkatan 2017 Universitas Tanjungpura Pontianak. Teknik sampling adalah Simple Random Sampling. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan Spearman Rank. Hasil penelitian mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 responden (83%), status tinggal di kost / kontrakan sebanyak 26 responden (55,3%), berasal dari suku dayak sebanyak 16 responden (34%). Mayoritas Mahasiswa Program Studi Keperawatan yang mengerjakan tugas akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak mengalami tingkat stres normal sebanyak 22 responden (46,8%). Mayoritas Mahasiswa Program Studi Keperawatan yang mengerjakan tugas akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak memiliki kualitas tidur buruk sebanyak 44 responden (93,6%). Kesimpulan penelitinian dikatakan tidak ada hubungan antara stres dan kualitas tidur Mahasiswa Prodi Keperawatan mengerjakan tugas akhir di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak, penelitian ini dapat menjadi bahan kajian bagi mahasiswa dalam meningkatkan pengetahuan tentang tingkat stres dan kualitas tidur agar mampu melakukan upaya pencegahan stres.
Co-Authors Adiningsih, Berthy Sri Utami Afifah Fauziah Akhmad, Arif Nur Andriani, Astrid Aisha Anggelisa Larasati Anggi Lestari, Aprilia Anggraini, Yuvita Apriyanti, Chindy Oulia Aprizal, Wahyu Arief Andriyanto Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Arisanti Yulianda, Nita Aulia Fradinta Bahtiar Bahtiar Budiharto , Ichsan Budiharto, Ichsan Dewi Amalia Dian Rahmi Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Fadilah, Rizki Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Fitri Fujiana Fitri, Amira Melati Fitriangga, Agus Fitriasari, Andikawati Fujiana, Fitri Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Kharisma Aji Martadi Kurniati, Vina Kurniawan, Cahya Dwi Kuwanti, Elly Lekatompessy, Roland Lukmanul Hakim M. Ali Maulana M. Ali Maulana Martadi, Kharisma Aji Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Mentari, Delia Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Murtilita, Murtilita Nadia Rahmawati Narullita, Dewi Nita Arisanti Yulianda Noviani, Nabila Fitri Nur Akbar, Nur Nurahayu, Nada Westy Nurmainah Nurmainah Oktama Fahmi Reza Oktaviani, Cindy Pratama, Natalia Mela Priyono, Djoko Rachmadiwansyah, Abang Muhammad Hafidz Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmaniza Rahmaniza Rahmat Putra Perdana Rahmawati, Nadia Ramaita, Ramaita S.U.A, Berthy Saifudin, I Made Moh. Yanuar Sari, Lili Asrika Savitri, Richa Septiyandi, Rino Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suparwati, Suparwati Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Tari Dwi Sundari K Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Ucok Budiman Vitaliana Chesar, Putri Reishi Vivianti Dewi Wendari, Annisa Yoga Pramana Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Zakariyya, Muhammad Zenita Indra Ramadhita Zikri Alhalawi