Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Aktivitas Fisik Pada Lansia : Literature Riview Sari, Lili Asrika; Putri, Triyana Harlia; Fradianto, Ikbal
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 6, No 2 (2024): December
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v6i2.84133

Abstract

Latar belakang : Lanjut usia atau sering disebut dengan lansia.  merupakan suatu kondisi dimana perubahan yang secara alamiah dari bertambahnya usia. Lanjut usia sering disebut dengan individu yang usianya 60 tahun keatas dan memiliki berbagai macam penurunan dalam fungsi biologis, psikologis, sosial dan ekonomi. Hal inilah yang menyebabkan turunnya tingkat aktifitas fisik pada lansia, adanya penurunan serta kurangnya aktivitas dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pada lansia. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik dan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat aktivitas fisik pada lansia. Metode : Penelitian ini menggunakan metode literature review, adapun sumber yang didapat melalui pencaharian menggunakan databased akademik yaitu Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, ResearchGate.net, dan Portal Garuda. Hasil : Ditemukan ada 11 artikel yang terpilih terkait faktor yang mempengaruhi aktivitas fisik pada lansia yaitu faktor pengetahuan, faktor tingkat pendidikan, faktor lingkungan, efikasi diri serta pelayanan kesehatan. Kesimpulan : Aktivitas fisik merupakan salah satu kegiatan yang dapatvdilakukan oleh lansia yang menggunakan energi serta kalori pada tubuh. Aktivitas fisik pada lansia meliputi berjalan-jalan, senam, berkebun, pekerjaan rumah dan masih banyak lagi. Faktor yangjmempengaruhi adanya aktivitas fisik adalah faktor pengetahuan, faktor tingkat pendidikan, faktor lingkungan, efikasi diri serta pelayanan kesehatan.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN GIZI SEIMBANG TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARYA MULYA KOTA PONTIANAK Anggraini, Yuvita; Fahdi, Faisal Kholid; Fradianto, Ikbal
Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education Vol 2, No 1 (2020): June
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/tjnpe.v2i1.42015

Abstract

Latar Belakang: Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan balita menjadi baik adalah makanan yang dikonsumsi. Apabila makanan yang dikonsumsi seimbang, maka status gizi balita pun akan baik. Untuk itu, peran ibu sangat diperlukan dalam memenuhi kebutuhan makanan pada balita. Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi balita adalah pengetahuan. Tujuan: Mengetahui Pengaruh pendidikan kesehatan gizi seimbang terhadap tingkat pengetahuan ibu dengan balita usia 6-24 bulan Wilayah Kerja Puskesmas Karya Mulya. Metode: Penelitian kuantitatif quasi eksperimen pre and post test without control dengan metode purposive sampling. Responden pada penelitian ini sebanyak 73 responden. Analisis statistik menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Usia terbanyak ibu yaitu 26-35 tahun sebesar 37% dengan tingkat pendidikan terbanyak SMA sebanyak 51 sebesar 69.9%, jumlah pekerjaan terbesar adalah ibu rumah tangga sebanyak 60 orang sebesar 82,2%, pengalaman ibu yang mempunyai 1 anak 33 orang sebesar 45,2%. Hasil analisis uji wilcoxon menunjukan nilai p = 0,00 yang berati p 0,05. Kesimpulan: Ada pengaruh pendidikan kesehatan gizi seimbang terhadap tingkat pengetahuan ibu pada anak usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Karya Mulya Kata Kunci: pendidikan kesehatan, gizi seimbang , pengetahuan
GAMBARAN TINGKAT STRES DAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 : LITERATURE REVIEW Septiyandi, Rino; Budiharto , Ichsan; Fradianto , Ikbal
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Virus Corona atau Covid-19 saat ini sedang mewabah di hampir setiap negara di dunia. Virus tersebut dapat mengganggu tatanan kehidupan dan menimbulkan gangguan kesehatan fisik dan mental. Gangguan yang di timbulkan memungkinkan terjadinya peningkatan tingkat stres dan kecemasan pada masyarakat.Mengidentifikasi gambaran tingkat stres dan kecemasan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 Desain pada penelitian ini Studi Literatur, analisa artikel menggunakan teknik SPIDER yaitu Sample (S) subjek penelitian, Phenomenon of Interest (PI) memahami perilaku, keputusan dan pengalaman yang dialami oleh subjek penelitian, Design (D) desain yang digunakan dalam penelitian, Evaluation (E) hasil akhir dari penelitian, Research Type (R) jenis metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, kuantitatif dan mixed-metods. Jenis penelitian mengunakan Studi Literatur. Artikel di peroleh menggunakan database dengan penelusuran elektronik pada Google Scolar, Pubmed, Scindirect yang di publikasikan pada tahun 2020-2022 Dari hasil Studi Literatur 7 artikel yang di analisis di peroleh gambaran tingkat stres dan kecemasan masyarakat dengan tingkat minimal stres ringan sampai tingkat maksimal stres berat dan tingkat minimal kecemasan ringan sampai tingkat kecemasan berat hal ini sangat berpengaruh pada kesehatan fisik maupun mental Hasil analisis dapat di simpulkan tingkat stres dan kecemasan pada masyarakat saat masa pandemi. Diberlakukan penerapan pembatasan jarak dan karantina individu mempengaruhi kesehatan mental masyarakat
Hubungan Kepatuhan Pembatasan Asupan Cairan dengan Kulitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Vitaliana Chesar, Putri Reishi; Fauzan, Suhaimi; Fradianto, Ikbal
Madago Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mnj.v5i2.3807

Abstract

Fluid restriction is an important part of the management of chronic kidney disease (CKD) patients to control the body's fluid balance, including both intake and excretion. Proper implementation of fluid restriction is essential to prevent further complications and improve the quality of life for CKD patients. Therefore, this study aims to examine the relationship between adherence to fluid restriction and the quality of life of CKD patients at Dr. Soedarso Hospital, Pontianak. Thin study to determine correlation between adherence to restriction fluid intake and quality of life in patients with chronic kidney disease at Dr. Soedarso Pontianak. This study employed a quantitative design with a cross-sectional correlation analysis approach. The sample consisted of 92 CKD patients selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires regarding adherence to fluid restriction and the quality of life of the patients. The hypothesis test used the Spearman rank correlation test with a significance level of ρ-value < 0.05. Most of the respondents were of productive age (88%), with the majority being male (52%). Nearly half of the respondents had a higher education level (40.2%). The results showed that the majority of respondents had a fairly good quality of life (81.3%) and demonstrated good adherence to fluid restriction. A significant relationship was found between adherence to fluid restriction and the quality of life of CKD patients at Dr. Soedarso Hospital, Pontianak, with a ρ-value < 0.05 and a correlation coefficient of 0.620. This relationship indicates a strong and positive association, meaning that the better the adherence to fluid restriction, the better the quality of life of the patients.
EDUKASI TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SEMATA KABUPATEN SAMBAS Rahmawati, Nadia; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Wendari, Annisa; Kurniati, Vina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2889-2893

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi dimana ukuran bayi lebih pendek dibandingkan usianya akibat kekurangan gizi pada ibu dan anak. Hal ini disebabkan rendahnya pengetahuan, sikap, perilaku dan dukungan ibu terhadap gizi pada bayi. Salah satu perilaku kesehatan yang membantu mencegah terjadinya stunting pada balita adalah dengan mensosialisasikan nutrisi yang baik terutama pada ibu hamil. Metode yang digunakan dengan ceramah dan diskusi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait nutrisi yang baik dalam upaya mencegah stunting. Selain nutrisi, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet fe (zat besi) agar terhindar dari anemia yang menjadi salah satu penyebab stunting. Sasaran dalam edukasi ini adalah 30 ibu-ibu hamil yang datang ke Posyandu. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh ibu hamil sebelum dan sesudah mendapatkan edukasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor sebesar 20,67 mengindikasikan bahwa edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman mereka tentang stunting. Bagi tenaga kesehatan, memberikan penyuluhan kesehatan adalah salah satu metode yang efisien untuk mencegah stunting pada anak. Agar mencapai hasil yang lebih maksimal, penyuluhan kesehatan sebaiknya dilakukan secara terus-menerus melalui ceramah yang informatif serta demonstrasi praktik pemberian makanan bergizi dan perawatan kesehatan ibu hamil. Dengan pendekatan ini, informasi penting dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, membantu meningkatkan kesadaran dan penerapan langkah-langkah pencegahan stunting.
Knowledge about Type Diabetes Mellitus : A Descriptive Study in Mujahidin High School Pontianak Oktaviani, Cindy; Rahmah, Gabby Novikadarti; Fradianto, Ikbal
Critical Medical and Surgical Nursing Journal Vol. 14 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/cmsnj.v14i1.59280

Abstract

Introduction: Technological developments and exposure to social media content that promote unhealthy foods have contributed to an increase in cases of type 2 diabetes mellitus,especially among children and adolescents. Although no specific data is currently available regarding the incidence of type 2 diabetes mellitus in adolescents in Indonesia, there has been a significant rise in the prevalence of overweight adolescents. This study aims to describe the level of knowledge about type 2 diabetes mellitus among adolescents at SMA Mujahidin Pontianak. Methods: This research employs a quantitative approach with descriptive research methods. The sampling technique used is stratified random sampling, involving a total of 245 students from grades X and XI at SMA Mujahidin Pontianak. The instrument used in this research was the DKQ-24 questionnaire, which was administered to the respondents. Data were analyzed using univariate analysis. Results: The findings indicated that 76.7% (188 respondents) had a moderate level of knowledge about type 2 diabetes mellitus, 17.6% (46 respondents) had a low level of knowledge, and 15.7% (11 respondents) demonstrated a high level of knowledge. Conclusion: The majority of students at SMA Mujahidin Pontianak possess a moderate level of knowledge about type 2 diabetes mellitus. The study recommends that schools collaborate with healthcare professionals or health organizations to create informative materials,such as posters about type 2 diabetes mellitus, and to strengthen the school health program (UKS) to enhance students' knowledge and awareness.
PENGEMBANGAN APLIKASI EARLY WARNING SYSTEM DI RUMAH SAKIT UNIVERSITAS TANJUNGPURA KALIMANTAN BARAT Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana; Suhaimi Fauzan
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.581

Abstract

Kegawatdaruratan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang menuntut perlunya tindak cepat dari tenaga medis yang bekerja. Segala bentuk pelayanan kegawatdaruratan mengharuskan tenaga medis mengefisienkan waktu dalam proses memberikan asuhan keperawatan. Salah satu bentuk pelayanan kegawatdaruratan tersebut adalah adanya Early Warning System (EWS), merupakan suatu panduan yang dapat memudahkan perawat jaga dalam melakukan pengkajian kondisi kegawatdaruratan kondisi pasien terkini. Pemanfaatan teknologi dalam pengembangan Early Warning System tentunya dapat membantu dalam meningkatkan efesiensi waktu dalam pelayanan keperawatan gawat darurat. Sehingga meminimalisir kondisi keparahan pada pasien dalam fase gawat darurat. Penelitian dan Pengembangan (Researh and Development) menjadi metode yang digunakan dalam penelitian ini berikutnya diterapkan dalam aplikasi mobile berbasis android. Berdasarkan hasil validasi ahli terkait aplikasi Early Warning System didapati nilai rata-rata validasi adalah 4,71 dan persentase sebesar 94,4% sehingga dapat dikatakan aplikasi Early Warning System sangat valid.
TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TERHADAP EARLY WARNING SYSTEM (EWS) Suhaimi Fauzan; Yoga Pramana; Ikbal Fradianto; M. Ali Maulana
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i2.618

Abstract

Salah satu indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit yang perlu diperhatikan dengan seksama adalah angka kematian pasien. Metode dalam menangani peningkatan kasus kematian adalah dengan mendeteksi kegawatan pasien sedini mungkin, misalnya dengan menggunakan early warning score (EWS). Pentingnya bagi seorang tenaga kesehatan (perawat) untuk memahami proses pengkajian dan pelaksaan EWS. Dampak buruk yang dapat terjadi akibat kelalaian penilaian kondisi pasien yaitu semakin memburuk nya kondisi pasien. Fenomena ini menjadi perhatian khusus, terutama pihak manajemen rumah sakit agar mengupayakan optimalisasi kemampuan EWS pada tenaga kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif dengan pendekatan data cross sectional. Uji statistik penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan perawat dengan skor 0-4 (11%), 5-9 (42%), 10-14 (42%), dan 15-20 (5%). Hasil uji statistik menunjukkan nulai p value sebesar 0,000 antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan dalam menjalani earlywarningscore. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan menjalankan early warning score.
Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Saigon Rahmawati, Nadia; Nurahayu, Nada Westy; Perdana, Rahmat Putra; Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Noviani, Nabila Fitri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18581

Abstract

Ibu hamil berperan krusial dalam usaha pencegahan stunting, hal ini dikarenakan status gizi dan kesehatan ibu selama masa kehamilan berpengaruh signifikan pada pertumbuhan serta perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku pencegahan stunting pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Saigon. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik sampling insidental. Dari total populasi, diambil sampel sebanyak 72 responden ibu hamil yang melakukan kunjungan Antenatal Care. Data dikumpulkan dan dilakukan uji statistik. Hasil menunjukkan bahwa 50% responden memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan stunting. Hasil uji bivariat menunjukkan usia >35 tahun, multigravida, ibu hamil yang bekerja, dan pendidikan perguruan tinggi berkaitan dengan adanya perilaku baik dalam pencegahan stunting. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku ibu hamil yang baik dalam pencegahan stunting berada pada rentang usia >35 tahun, multigravida, ibu hamil yang bekerja, serta adanya tingkat pendidikan perguruan tinggi.
PENGARUH EDUKASI CUCI TANGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN SERUMPUN CAHAYA Dewi Amalia; Fradianto , Ikbal; Murtilita, Murtilita; Fahdi, Faisal Kholid
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i2.2196

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan merupakan salah satu dari beberapa unsur yang dapat mempengaruhi cuci tangan. Sangat penting bahwa setiap orang di masyarakat, terutama siswa dan siswi belajar dan memahami perlunya mencuci tangan sejak dini. Menggunakan media audio visual untuk mendidik masyarakat tentang hidup sehat, cuci tangan, dan topik lainnya adalah salah satu pendekatan untuk menyebarkan informasi. Tujan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi cuci tangan menggunakan media audio visual terhadap pengetahuan santri di pondok pesantren serumpun cahaya. Metode: Jenis penelitian ini adalah Pre eksperimental menggunakan pendekatan one group pre-test dan post-test. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini secara Non probability sampling dengan teknik Total sampling yang berjumlah 43 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon signed rangk test. Hasil: Sebelum diberikan edukasi cuci tangan pada tingkat pengetahuan 33 responden atau 76,7% memiliki pengetahuan yang baik, 9 responden atau 20,9% memiliki pengetahuan cukup, dan 1 responden atau 2,3% memiliki pengetahuan kurang. Sesudah diberikan edukasi cuci tangan pada tingkat pengetahuan memiliki pengetahuan baik setelah mendapatkan edukasi cuci tangan 40 orang atau (93,0%), sedangkan pengetahuan cukup hanya 3 orang atau (7,0%). Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon signed rank tes dengan nilai p 0.000 atau p-value 0.05. Kesimpulan: Ada pengaruh edukasi cuci tangan menggunakan media audio visual terhadap tingkat pengetahuan santri di pondok pesantren serumpun cahaya.
Co-Authors Adiningsih, Berthy Sri Utami Afifah Fauziah Akhmad, Arif Nur Andriani, Astrid Aisha Anggelisa Larasati Anggi Lestari, Aprilia Anggraini, Yuvita Apriyanti, Chindy Oulia Aprizal, Wahyu Arief Andriyanto Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Arisanti Yulianda, Nita Aulia Fradinta Bahtiar Bahtiar Budiharto , Ichsan Budiharto, Ichsan Dewi Amalia Dian Rahmi Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Erja Safhie Ega Nanda Ervina Lili Neri Fadilah, Rizki Faisal Kholid Fahdi Fauzan, Suhaimi Fitri Fujiana Fitri, Amira Melati Fitriangga, Agus Fitriasari, Andikawati Fujiana, Fitri Gabby Novikadarti Rahmah Gabriella Alphani Kharisma Aji Martadi Kurniati, Vina Kurniawan, Cahya Dwi Kuwanti, Elly Lekatompessy, Roland Lukmanul Hakim M. Ali Maulana M. Ali Maulana Martadi, Kharisma Aji Maulana, M. Ali Maulana, Muhammad Ali Mentari, Delia Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Murtilita, Murtilita Nadia Rahmawati Narullita, Dewi Nita Arisanti Yulianda Noviani, Nabila Fitri Nur Akbar, Nur Nurahayu, Nada Westy Nurmainah Nurmainah Oktama Fahmi Reza Oktaviani, Cindy Pratama, Natalia Mela Priyono, Djoko Rachmadiwansyah, Abang Muhammad Hafidz Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmaniza Rahmaniza Rahmat Putra Perdana Rahmawati, Nadia Ramaita, Ramaita S.U.A, Berthy Saifudin, I Made Moh. Yanuar Sari, Lili Asrika Savitri, Richa Septiyandi, Rino Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suparwati, Suparwati Syamsiar, Syamsiar Tafwidhah, Yuyun Tari Dwi Sundari K Tri Wahyuning Tyas Triyana Harlia Putri Ucok Budiman Vitaliana Chesar, Putri Reishi Vivianti Dewi Wendari, Annisa Yoga Pramana Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Zakariyya, Muhammad Zenita Indra Ramadhita Zikri Alhalawi