Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Hypothetical Learning Trajectory Pembelajaran Pengukuran Volume Bangun Ruang berbasis Etnomatematika Kerajinan Rajapolah Lesmana, Radika; Lidinillah, Dindin Abdul Muiz; Setiadi, Pidi Mohamad
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 8, No 3 (2024): Attadib: Journal Of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v8i3.2775

Abstract

Etnomatematika menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Kerajinan Rajapolah menjadi salah satu konteks budaya yang dapat dimanfaatkan untuk hal tersebut. Namun demikian, untuk dapat memberikan gambaran dalam mengimplementasikan pembelajaran tersebut perlu adanya perencanaan yang baik. Desain hypothetical learning trajectory menjadi salah satu komponen yang dapat dikembangkan untuk mempersiapkan perencanaan pembelajaran. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan desain hypothetical learning trajectory pada pembelajaran pengukuran volume bangun ruang dengan berbasis etnomatematika kerajinan Rajapolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian desain dalam upaya mengembangkan hypothetical learning trajectory. Penelitian ini berada pada tahapan pertama dalam penelitian desain yakni pada tahap preliminary design. Hasil penelitian ini berupa desain hypothetical learning trajectory untuk pembelajaran pengukuran volume bangun ruang dengan berbasis etnomatematika kerajinan Rajapolah. Desain hypothetical learning trajectory ini dapat memberikan gambaran bagi pendidik dalam mengimplementasikan maupun menyusun perangkat pembelajaran pengukuran volume bangun ruang dengan berbasis etnomatematika kerajinan Rajapolah.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Flashcard Pakaian Adat pada Mata Pelajaran IPS di Sekolah Dasar Utami, Akdila Praka; Giyartini, Rosarina; Setiadi, Pidi Mohamad
Attadib: Journal of Elementary Education Vol 7, No 3 (2023): Attadib: Journal of Elementary Education
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/attadib.v7i3.2089

Abstract

This study aimed to determine and analyze the needs of students for learning media in social studies class IV subjects in elementary schools. This research is based on the difficulties experienced by students in understanding the material and the non-optimal use of creative learning media. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, and documentation by the subjects of this study were fourth-grade teachers and fourth-grade students at SDN 1 Kalangsari. The results obtained from this study show that the media used by the teachers is still not optimal and is less interesting. Image media printed on HVS paper tends to be easily damaged and not durable so after completing the lesson, the students feel bored to reuse the media. Thus, it can be concluded that there is a need for media development so that learning becomes more active and can attract the attention of students, one of which is using flashcards of traditional clothing in Indonesia with images sourced from Taman Mini Indonesia Indah (TMII). This media has the advantages of being easy to carry around, practical, durable, and can be used as an alternative game.
DESAIN HYPOTHETICAL LEARNING TRAJECTORY PEMBELAJARAN PENGUKURAN VOLUME BANGUN RUANG BERBASIS ETNOMATEMATIKA KERAJINAN RAJAPOLAH Lesmana, Radika; Lidinillah, Dindiin Abdul Muiz; Setiadi, Pidi Mohamad
ATTA`DIB Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v8i3.19433

Abstract

Etnomatematika menjadi salah satu inovasi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Kerajinan Rajapolah menjadi salah satu konteks budaya yang dapat dimanfaatkan untuk hal tersebut. Namun demikian, untuk dapat memberikan gambaran dalam mengimplementasikan pembelajaran tersebut perlu adanya perencanaan yang baik. Desain hypothetical learning trajectory menjadi salah satu komponen yang dapat dikembangkan untuk mempersiapkan perencanaan pembelajaran. Maka dari itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan desain hypothetical learning trajectory pada pembelajaran pengukuran volume bangun ruang dengan berbasis etnomatematika kerajinan Rajapolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian desain dalam upaya mengembangkan hypothetical learning trajectory. Penelitian ini berada pada tahapan pertama dalam penelitian desain yakni pada tahap preliminary design. Hasil penelitian ini berupa desain hypothetical learning trajectory untuk pembelajaran pengukuran volume bangun ruang dengan berbasis etnomatematika kerajinan Rajapolah. Desain hypothetical learning trajectory ini dapat memberikan gambaran bagi pendidik dalam mengimplementasikan maupun menyusun perangkat pembelajaran pengukuran volume bangun ruang dengan berbasis etnomatematika kerajinan Rajapolah.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA FLASHCARD PAKAIAN ADAT PADA MATA PELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Utami, Akdila Praka; Giyartini, Rosarina; Setiadi, Pidi Mohamad
ATTA`DIB Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/at-tadib.v7i3.19477

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran pada mata pelajaran IPS Kelas IV di Sekolah Dasar. Hal ini dilatarbelakangi dengan adanya kesulitan yang dialami peserta didik dalam memahami materi dan belum optimalnya penggunaan media pembelajaran yang kreatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek penelitian ini adalah guru kelas dan peserta didik kelas IV di SDN 1 Kalangsari. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa media yang digunakan oleh guru masih belum optimal dan kurang menarik. Penggunaan media gambar yang dicetak dengan kertas HVS cenderung mudah rusak dan tidak tahan lama, sehingga setelah selesai pembelajaran peserta didik merasa bosan dan jenuh untuk menggunakan kembali media tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perlu adanya pengembangan media agar pembelajaran menjadi lebih aktif dan dapat menarik perhatian peserta didik yaitu salah satunya menggunakan media flashcard pakaian adat di Indonesia dengan gambar yang digunakan ini bersumber dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Media ini memiliki kelebihan mudah dibawa kemana-mana, praktis, tahan lama, dan dapat digunakan sebagai alternatif permainan.
Respon peserta didik dalam menyelesaikan soal tes literasi sains bermuatan SDG’s tema zero hunger di sekolah dasar Dini, Asri Akmaly; Hamdu, Ghullam; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24657

Abstract

Literasi sains mempunyai peran yang sangat penting dalam membantu peserta didik memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi yang dapat diimplementasikan dengan menerapkan sains dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat respon peserta didik setelah selesai mengerakan soal tes yang memerlukan literasi sains. Respon peserta didik merupakan jawaban atas pertanyaan yang berkaitan dengan sikap dan perasaan mereka setelah menyelesaikan soal tes literasi sains bermuatan Sustainable Development Goal’s (SDG’s) yang bertemakan zero hunger di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar kuesioner atau angket. Subjek yang terdapat dalam penelitian ini melibatkan 20 orang peserta didik yang berada di bangku kelas IV pada salah satu sekolah dasar di Kota Tasikmalaya. Data hasil kuesioner (angket) dianalisis menggunakan skala likert yang dideskripsikan. Hasil penelitian diperoleh bahwa persentase respon peserta didik setelah diberikan soal tes literasi sains bermuatan Sustainable Development Goal’s (SDG’s) tema zero hunger mencapai 85% dengan kategori sangat praktis. Siswa sangat antusia dan tertarik untuk mengerjakan soal tes literasi sains, kemudian bentuk soal tes literasi sains yang diberikan berbeda dengan soal yang biasa mereka kerjakan, soal tes yang dikembangkan berkaitan dengan E-Modul dan E-LKPD zero hunger dan soal tes literasi sains yang dikembangkan melibatkan kegiatan literasi dengan baik, sehingga soal tes literasi sains ini layak digunakan oleh peserta didik kelas tinggi di sekolah dasar.
Analisis kebutuhan modul digital bermuatan SDG’s tema zero hunger di sekolah dasar Aprida, Marsheila; Hamdu, Ghullam; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24662

Abstract

Pendidikan menjadi salah satu peranan penting dalam mewujudkan Pembangunan di suatu negara termasuk dalam pembangunan berkelanjutan yang termuat dalam Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan. Terdapat 17 poin tujuan berkelanjutan. Salah satu elemen tujuan SDG’s yang berkaitan dengan peningkatan standar hidup manusia ialah poin 2 SDG’s ialah Zero Hunger (Tanpa kelaparan) yang berisi mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan gizi serta mendukung pertanian berkelanjutan. Tujuan ini bisa diintegrasikan melalui proses pembelajaran yang dikenal dengan Education for Sustainable Development (ESD) atau Pendidikan Berkelanjutan. Di dalamnya memuat tiga perspektif utama yaitu perspektif ekonomi, sosial dan lingkungan. Penerapan pembelajaran berbasis ESD (Education for Sustainable Development) di Sekolah Dasar dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan perlu memperhatikan beberapa hal salah satunya bahan ajar yang digunakan. Salah satu upaya guru dalam menyediakan bahan ajar adalah pengembangan bahan ajar, seperti modul yang direalisasikan dalam bentuk digital (e-modul atau modul elektronik). Maka dari itu, muatan SDG’s dalam bahan ajar sangat penting ungtuk mencapai tujuan pendidika berkelanjutan khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan elektronik modul bermuatan Sustainable Development Goals tema Zero Hunger di Sekolah Dasar. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah 4 orang guru kelas IV dan 4 orang siswa kelas IV dari sekolah yang berbeda di daerah Kota Tasikmalaya dan kabupaten Ciamis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan studi dokumen yang digunakan di sekolah. Analisis data menggunakan Teknik Miles-Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis ini meliputi analisis bahan ajar yang digunakan, analisis siswa, analisis modul sebagai bahan ajar digital di sekolah dan analisis pembelajaran bermuatan SDG’s di sekolah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penggunaan bahan ajar di kelas IV sekolah dasar kebanyakan menggunakan buku terbitan dari Kemendikbud namun masih ada beberapa yang belum memenuhi kebutuhan peserta didik, salah satunya belum adanya yang memuat SDGs. Sehingga guru membutuhkan pengembangan bahan ajar sebagai tambahan untuk menunjang proses pembelajaran dan membantu peserta didik belajar secara mandiri berupa E-Modul bermuatan SDGs untuk siswa kelas IV di sekolah dasar.
Pengembangan bahan ajar interaktif e-modul letak geografis Indonesia berbasis android pada kelas V Maulidia Sari, Lisna; Setiadi, Pidi Mohamad; Respati, Resa
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i3.24676

Abstract

Kurikulum merdeka telah diterapkan sejak tahun 2022, Pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) menjadi salah satu pembaharuan dalam kurikulum merdeka. Bahan ajar merupakan komponen pembelajaran yang penting, begitupun dengan teknologi pendidikan. Salah satu kolaborasi bahan ajar dan teknologi adalah e- modul, namun dibeberapa Sekolah Dasar belum terdapat bahan ajar e-modul interaktif berbasis android. Sehingga perlu dikembangkan bahan ajar e-modul interaktif berbasis android. Pada penelitian ini, dilakukan pengembagan bahan ajar e-modul interaktif berbasis android pada pembelajaran IPS mengenai Letak Geografis Indonesia di kelas V SD. Metode yang digunakan adalah metode ADDIE, responden sebanyak 34 siswa kelas V SD. Menggunakan teknik wawancara, observasi, analisis dokumen dan angket beserta instrumennya, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penerapan bahan ajar e-modul mendapat respon sangat praktis dari guru dan siswa. Respon guru mendapat nilai sebesar 88,52941% dan hasil kepraktisan dari respon siswa adalah sebesar 84,16955% dengan persetase sangat praktis.
Profil literasi bencana sekolah dasar di Kecamatan Pangandaran Sari, Lidia Purnama; Mulyadiprana, Ahmad; Setiadi, Pidi Mohamad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i4.23730

Abstract

Indonesia berada pada posisi yang bisa dikatakan tidak bisa terlepas dari bencana. Hal ini terjadi karena kita hidup berdampingan dengan alam yang tidak pernah bisa ditebak. Maka dari itu, perlu adanya literasi bencana yang ditanamkan sejak dini. Literasi kebencanaan ini bisa diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar. Sebelum itu, perlu diketahui terlebih dahulu keadaan dan kondisi sekolah yang menjadi sasaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan profil literasi bencana Sekolah Dasar di Kabupaten Pangandaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi pada SD sasaran. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu SD Negeri 6 Pangandaran merupakan salah satu sekolah rawan bencana di Pangandaran yang berjarak hanya 100 m dari pantai. Bencana yang paling sering terjadi di sekolah adalah gempa bumi. Pendidikan tentang kebencanaan di SD Negeri 6 Pangandaran masih bersifat situasional dan belum diterapkan sepenuhnya. Sosialisasi tentang kebencanaan dari pihak pemerintah juga sudah ada. Namun tingkat literasi peserta didik belum bisa dikatakan baik karena peserta didik masih kebingungan dan masih sulit diarahkan saat terjadi bencana. Berdasarkan hal ini, perlu adanya solusi untuk meningkatkan literasi bencana peserta didik. Kata Kunci: Bencana, Literasi bencana, Sekolah Dasar.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPAS KELAS V SD Fauziah, Raihanah; Respati, Resa; Mohamad Setiadi, Pidi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.26566

Abstract

This study aims to analyze the need for interactive multimedia development as a medium for learning IPAS for grade V elementary school. The research subjects consisted of fifth grade teachers and students at SDN 1 Nagarawangi and SDN 2 Nagarawangi. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation using prepared guidelines. Data analysis used a qualitative descriptive method with reference to the Miles and Huberman model. The preliminary findings showed several important points, namely: (1) there is a need for learning media that better supports the IPAS learning process; (2) IPAS learning is still considered difficult to understand by students because the material is abstract; (3) students need interesting and innovative interactive multimedia, especially in IPAS learning; and (4) interactive multimedia is seen as the right solution to deliver material on the topic effectively. Thus, the researcher concludes that in this study, the development of interactive multimedia is needed to facilitate and increase students' interest in learning IPAS grade 5.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMES BLOOKET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI SUMBER DAYA ALAM Sephia Ulul Azmi; Ahmad Mulyadiprana; Pidi Mohamad Setiadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29742

Abstract

This study aimed to determine the effect of the Treasure Hunt method using Blooket media on the learning outcomes of fifth-grade students in the IPAS subject, specifically the topic of Natural Resources. The problem addressed was the low student performance due to the lack of interactive teaching methods. This research used a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two classes: an experimental class and a control class. The instrument used was a 15-item multiple-choice test given before and after the treatment. The results showed that the experimental class had a higher average post-test score than the control class. The N-Gain analysis indicated that most students in the experimental class were in the high and moderately effective categories, while students in the control class were mostly in the moderate and low categories. The Treasure Hunt method with Blooket successfully created an engaging and active learning environment that enhanced students’ cognitive and emotional involvement.