Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Topik Identitas Diri dan Profil Pelajar Pancasila pada Kelompok KGB TK Joykids National Plus Elan, Elan; Qonita; Anggraeni, Indri; Az-Zahra Sakinah , Serfa
Jurnal Pelita PAUD Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v8i1.3475

Abstract

Pengenalan identitas diri dan profil pelajar pancasila menjadi satu kesatuan yang utuh untuk dikembangkan. Permasalahan yang muncul yaitu pendidik kurang memahami dalam implementasi proyek yang sesuai dalam pelaksanaan dan penilaiannya. Adanya perubahan kurikulum lembaga sekolah perlu melakukan adaptasi dalam menerapkan kegiatan pembelajaran, peralihan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka merupakan inovadi kurikulum yang mengutamakan kebebasan belajar dan pembelajaran berbasis proyek. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi terhadap guru dan peserta didik yang mendeskripsikan mengenai implementasi projek profil pelajar pancasila dan topik identitas diri di TK Joykids National Plus. Penelitian ini memanfaatkan analisis data sekunder dan primer untuk mengolah data. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi projek profil pelajar pancasila direalisasikam kedalam bentuk projek mingguan dan projek akhir. Proyek tersebut mengacu terhadap enam dimensi profil pancasila berupa implementasi nilai-nilai pancasila secara konkret.
PENGIMPLEMENTASIAN MODEL PEMBELAJARAN SENTRA UNTUK MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Resi, Resi Wulansari; Rahman, Taopik; Purwati, Purwati; Qonita, Qonita
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu bentuk kegiatan manusia yang di dalamnya terdapat suatu perbuatan yang mendidik dan ditujukan untuk generasi penerus. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk melatih perbaikan diri individu secara terus menerus dan melatih keterampilan pribadi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.  Penerapan pendekatan yang tepat dan disesuaikan dengan potensi anak menciptakan lingkungan yang optimal untuk pendidikan karakter Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah model pembelajaran Sentra atau BCCT. Model sentral merupakan model pendidikan yang didasarkan pada konsep bermain sebagai jalur untuk mendidik. Sentra merupakan wadah abstrak dimana guru menyediakan banyak rangkaian kegiatan untuk anak-anak bermain dan BCCT (Beyond Center and Circle Time) adalah salah satu pendekatannya belajar melalui pusat dan lingkaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendidikan karakter anak usia dini melalui model pembelajaran sentra dan penelitian ini menggunakan metode studi literatur dari artikel yang telah diterbitkan oleh peneliti terdahulu.
Peran dan strategi orang tua dalam keterampilan berbahasa anak usia dini Wulansari, Resi; Huriyah, Fauziah Syarifatul; Mulyana, Edi Hendri; Qonita, Qonita
Jurnal Golden Age Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini mengacu pada masa perkembangan ialah individu mulai dari lahir hingga usia kurang lebih 8 tahun. Tahap ini termasuk tahap kritis dimana anak-anak mengalami pertumbuhan fisik, kognitif, sosial dan emosional yang sangat pesat dan signifikan. Pada masa ini, pengalaman dan interaksi berperan penting dalam membentuk landasan tumbuh kembang anak. Keterampilan berbahasa anak meliputi kemampuan berbicara, mendengarkan, membaca dan menulis. Hal ini termasuk penggunaan kata-kata, pemahaman tata bahasa dan keterampilan komunikasi yang efektif. Perkembangan kemampuan berbahasa pada anak dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, interaksi dengan orang dewasa dan rangsangan linguistik yang dialaminya sejak kecil. Peran orang tua mencakup serangkaian tanggung jawab dan fungsi yang ditujukan untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan kesejahteraan anak. Hal ini meliputi pemberian kasih sayang, bimbingan, penyediaan kebutuhan dasar, dukungan emosional, serta pengembangan nilai dan perilaku positif. Orang tua juga bertanggung jawab menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran dan perkembangan anak secara optimal. Dalam penelitian ini peneliti bertujuan untuk mengetahui seberapa penting peran orang tua dalam perkembangan keterampilan berbahasa anak usia dini dan mengetahui strategi yang dapat dilakukan orang tua dalam perkembangan bahasa anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang mana peneliti menganalisis artikel ataupun sumber lain yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu dan hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa peran orang tua sangatlah penting dalam perkembangan keterampilan berbahasa anak dan peran orang tua berpengaruh juga terhadapap penambahan kosakata yang di dapatkan oleh anak dengan melakukan strategi yang pertama melakukan komunikasi secara efektif dalam kehidupan sehari-hari dan yang melakukan aktivitas-aktivitas yang aktif seperti bercerita bersama anak.
Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Mubarok, Rahmi Aini; Qonita, Qonita; Loita, Aini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model project based learning dalam pengembangan keterampilan kognitif pada anak usia dini. Model project based learning menekankan pembelajaran melalui tindakan nyata dan relevan dengan kehidupan siswa. Model ini mengintegrasikan prinsip konstruktivis, pemecahan masalah, inkuiri, dan studi terintegrasi. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur atau kepustakaan yang terdiri dari artikel dan buku-buku yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model project based learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah pada siswa. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa keterbatasan, termasuk variasi dalam implementasi, keterbatasan sumber daya, dan subjektivitas penilaian. Untuk mengatasi keterbatasan ini, diperlukan pelatihan guru yang memadai, dukungan yang kuat dari sekolah dan orang tua, serta evaluasi yang berkelanjutan. Temuan ini mendukung penggunaan model project based learning sebagai model yang efektif untuk pengembangan kognitif anak dan memberikan rekomendasi praktis untuk implementasi yang lebih baik di masa depan.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Anak Usia 5-6 Tahun melalui Model Pembelajaran Children Learning in Science Hidayat, Tina Oktaviany; Mulyana, Edi Hendri; Qonita, Qonita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains anak usia 5-6 tahun melalui model pembelajaran children leraning in science. Keterampilan proses sains yang dilatihkan pada anak meliputi keterampilan mengamati, menduga, mengklasifikasikan, dan mengkomunikasikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif antara guru dan peneliti. Subjek penelitian di TK Arrasyid pada kelompok anak usia 5-6 tahun berjumlah 13 anak yang terdiri dari 7 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Pada pra tindakan keterampilan proses sains anak mencapai 35,57% dengan kriteria mulai berkembang, pada siklus I menjadi 58,68% dengan kriteria berkembang sesuai harapan, dan pada akhir tindakan di siklus II meningkat menjadi 87,98% serta berada dalam kriteria berkembang sangat baik. Dengan demikian, model pembelajaran children learning in science dapat meningkatkan keterampilan proses sains anak.
Pengaruh Eksperimen Pencampuran Warna terhadap Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia Dini Nurannisa, Nina; Mulyana, Edi Hendri; Qonita, Qonita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa jauh pengaruh eksperimen pencampuran warna terhadap kemampuan berpikir logis anak usia dini sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperimen One-Group Pretest-Posttest Design. Peneliti menggunakan alat ukur kemampuan berpikir logis pada 8 anak usia 5-6 tahun di Kampung Cihanjuang RW.002. hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan eksperimen pencampuran warna memberikan dampak positif terhadap kemampuan berpikir logis anak usia 5-tahun, rata-rata hasil Pretest sebelum perlakuan sebesar 3% dan menjadi 6% pada posttest sesudah perlakuan. Uji hipotesis menunjukan nilai (a) sebesar 0,011, yang lebih kecil dari 0,05, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan antara rata-rata hasil Pretest dan Posttest dalam kemampuan berpikir logis anak usia dini. Disimpulkan, kegiatan eksperimen pencampuran warna berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia 5-6 tahun di Kampung Cihanjuang RW.002.
Peran Guru dalam Perkembangan Literasi Pada Anak Usia Dini Rahmah, Fadila; Huriyah, Fauziyah Syarifatul; Mulyana, Edi Hendri; Qonita, Qonita
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.6998

Abstract

Literasi merupakan suatu kemampuan dalam membaca dan menulis untuk memecahkan suatu masalah, memenuhi berbagai kebutuhan individu, mempelajari berbagai informasi baru dan menemukan berbagai kesenangan dalam bentuk kata yang tertulis. Berdasarkan hasil survei Central Connectucut State University (CCSU) pada tahun 2016, dalam World’s Most Literate Nations Ranked tentang pemeringkatan perilaku literasi dan sumber yang mendukung literasi pada 61 negara, menyatakan bahwa negara Indonesia berada pada urutan ke-60 “rendahnya minat literasi pada anak usia dini” jauh berada di bawah negara Malaysia dan Singapore. Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui upaya apa saja yang dapat diimplementasikan oleh pendidik atau peran pendidik di sekolah dalam mengoptimalisasikan kemampuan literasi pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research yang mana subjek penelitian ini menelaah beberapa artikel yang relevan dan ditujukan untuk anak usia 4-6 tahun. Hasil dari penelitian ini yaitu peran pendidik dalam upaya mengembangkan kemampuan literasi pada anak usia dini dapat mengimplementasikan berbagai strategi atau metode dan media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi, diantaranya; penggunaan media big book; media kartu bergambar; mendongeng; media dadu literasi; media science book; dan media digital.
Upaya Guru Dalam Menanamkan Nilai Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa pada Pembelajaran Anak Usia Dini Apipah, Faza Tsamrotul; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7214

Abstract

Artikel bertujuan menggali berbagai upaya guru dalam menerapkan nilai Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada pembelajaran anak usia dini. Nilai sila pertama Pancasila ini merupakan nilai utama yang harus distimulasi sejak dini. Hal ini penting dilakukan agar anak dapat berperilaku sesuai dengan nilai Ketuhanan di masa dewasa kelak. Dalam menggali hal tersebut penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Desain penelitian berupa penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru di KOBER Al-Ittihad Tasikmalaya. Hasil penelitian bahwa berbagai upaya guru dalam menanamkan nilai Pancasila Ketuhanan pada anak usia dini dilakukan dengan beragam metode, media, dan pembiasaan. Metode yang digunakan berupa bernyanyi, storytelling, bermain, dan outing class. Media yang digunakan yaitu buku cerita, media gambar, video animasi, dan miniatur peraga. Pembiasaan yang dilakukan yaitu mengucap salam, berdoa, mengenalkan asmaul husna, surat, dan doa serta pembiasaan salat dhuha. Guru hendaknya lebih memperhatikan dalam menanamkan nilai Pancasila sehingga anak dapat terbiasa berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
Upaya Guru Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak Usia Dini Nurhayati, Rika; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7213

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali strategi guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan pada anak. Penanaman karakter peduli lingkungan sangat diharapkan menjadi upaya untuk melindungi lingkungan hidup sekitar kita, sehingga dengan menanamkan karakter peduli lingkungan pada anak diharapkan menjadi upaya untuk menjaga alam dan mencegah kerusakan lingkungan yang saat ini menjadi permasalahan yang krusial. Permasalahan lingkungan hidup saat ini memang menjadi permasalahan yang paling sering terjadi di Indonesia khususnya lingkungan sekitar kita. Dalam menggali hal tersebut, penulis menggunakan penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus serta menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipan pada penelitian ini adalah guru TK Negeri Pembina Tasikmalaya. Peneliti memilih lokasi penelitian tersebut karena TK Negeri Pembina memiliki lingkungan sekolah yang luas dan tanah yang subur sehingga dapat lebih menunjang untuk proses pembelajaran yang berkaitan dengan lingkungan. Hasil penelitian ini memiliki implikasi positif terhadap pengembangan pendidikan lingkungan di sekolah, menunjukkan bahwa melalui pembiasaan dan keteladanan, karakter peduli lingkungan dapat ditanamkan efektif pada anak-anak sejak dini.
Dasar Kebutuhan Pengembangan Buku Panduan Permainan STEAM Berbasis Coding untuk Guru PAUD Anggraeni, Indri; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7617

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan guru untuk terbiasa memanfaatkan teknologi. Selain itu, meninjau permasalahan mengenai kurangnya pemahaman guru dalam penerapan konsep pembelajaran STEAM dan kebutuhan panduan untuk pemanfaatan pembelajaran coding sebagai media digital untuk permainan STEAM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan informasi dan data mengenai dasar kebutuhan pengembangan buku panduan permainan STEAM berbasis coding untuk guru PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) dengan model generic karya McKenney Reeves, namun tahapan yang dijelaskan peneliti hanya pada tahap identifikasi dan analisis masalah. Subjek penelitian yaitu empat orang guru dari lembaga PAUD yang berbeda di Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data penelitian terdiri dari wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dasar kebutuhan pengembangan buku panduan permainan berbasis coding yaitu mudah dipahami, bahasa yang digunakan sederhana, langkah-langkah jelas, memiliki gambar yang jelas, penjelasan istilah yang kurang familiar agar petunjuk mudah dipahami, serta pemilihan topik pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan sains yang tidak dapat dihadirkan di dalam kelas. Dengan demikian, data dan informasi akan dijadikan sebagai kebutuhan untuk merancang produk buku panduan permainan STEAM berbasis coding.
Co-Authors Abda Abda Abdullah Napi Alas’ari, Aji Aini Loita Anggraeni, Indri Anis, Nur Anissa Salsabila, Siti Rahma Annisa, Maulida Nur Apipah, Faza Tsamrotul Aprilia, Putri Nada Apriliani, Silvi Aprillyanti, Kiki Syabilla Az-Zahra Sakinah , Serfa Dadan Nugraha Edi Hendri Mulyana Edi Mulyana, Edi Elan Elan Elan Elan Elan, Elan Fathy, Manzilatul Fatimah Az-Zahra Fatonah, Berliana Siti Fauzi, Rifki Hendri Mulyana, Edi Hidayah, Fina Nur Hidayat, Tina Oktaviany Huriyah, Fauziah Syarifatul Huriyah, Fauziyah Syarifatul Huriyyah, Fauziah Indri Anggraeni Insani, Hilda Nurul Intan Maharani Putri Irawan, Gusthine Almeera Iskandar, Budi Kurnia, Amanatul Aulya Loita, Aini Luthfillah, Nuruzahra Mahendriana, Silva Ihza Putri Masum Aprily, Nuraly Maulana Rizqi, Anggi Maulany, Fany Mubarok, Rahmi Aini Muhammad Iqbal Mulyana , Edi Hendri Mulyana, Edi Hendri Muslihin, Heri Yusuf N. Siti Sopiah Nabila, Alfika Nabila, Syifa Zulfa Nisri Ina Zahrah Novitasari Novitasari Novrita Tri Yulvia Nuraly Masum Aprily Nurannisa, Nina Nurhaifa, Najwa Nurhayati, Rika Nurhidayanti, Manda Nurlaela, Wulan Nurrahmah, Siti Oyon Hakki Pranata Pidi Mohamad Setiadi Prifiantari, Siska PUJI LESTARI Purwati Purwati Purwati, Purwati Putri, Dini Andriyani Rahmah, Fadila Rahmawati, Febi Resa Julianti Putri Resi, Resi Wulansari Riefki Fiestawa Risbon Sianturi Rismawati Rismawati Royani, Iyan Sakinah, Serfa Az-Zahra Saputri, Ririn Oktaviani Sari, Hera Ratna Selvianita, Defi Serfa Az-Zahra Sakinah Sianturi, Risbon Sima Mulyadi, Sima Solihah, Zahira Auladina Syafri, Herman Tahya, Yuanita Taopik Rahman Wahyuni, Ajeng Sri Welsa Agustin, Fini Widiyanti, Resti Wulansari, Resi Yasbiati Yasbiati Yasbiati, Yasbiati