Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Model Pembelajaran Sentra Practical Life terhadap Kemandirian Anak Usia Dini Sakinah, Serfa Az-Zahra; Elan, Elan; Qonita, Qonita
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2024): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v8i1.13631

Abstract

Sentra practical life merupakan salah satu model pembelajaran sentra yang mengedepankan keterampilan anak dalam melakukan aktivitasnya. Anak usia dini tentu pada hakikatnya akan menjadi generasi penerus bangsa yang diharapkan dapat membangun negara lebih baik dengan kemampuannya. Untuk itu, dalam mendukung hal tersebut pendidikan anak usia dini memberikan fasilitas untuk mendorong kemandirian anak dengan pembelajaran sentra practical life yang akan membantu anak sejak dini memiliki keterampilan dan terbiasa melakukan aktivitasnya secara mandiri tanpa bergantung kepada orang lain. Tujuan penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran sentra practical life yang dapat menanamkan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi literatur dengan mencari referensi teori yang relefan dengan penelitian atau kasus yang ditemukan. Referensi teori yang diperoleh oleh peneliti dengan studi literatur dijadikan sebagai fondasi utama. Sentra practical life secara umum sangat mempengaruhi kemampuan mandiri anak yang distimulus dengan berbagai kegiatan menarik yang menarik minat anak untuk mencoba dan membiasakan keterampilan dasarnya dengan mandiri.
SYMPHONY OF GROWTH: EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MUSIK UNTUK MERANGSANG KETERAMPILAN SOSIAL-EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI Luthfillah, Nuruzahra; Masum Aprily, Nuraly; Hendri Mulyana, Edi; Qonita, Qonita
Atthufulah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2024): Atthufulah - April
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/atthufulah.v4i2.4292

Abstract

Social-emotional skills are one aspect of development that must be the main focus in development, because from an early age children are required to be able to live socially. The aim of this research is to determine the effectiveness of music learning for developing social emotional skills. This research method uses descriptive qualitative research with a case study type at the UPI Tasikmalaya Laboratory Kindergarten educational institution. Data collection techniques were carried out using primary and secondary data, primary data was obtained from research results and secondary data was obtained from books and journal articles which were referred to as additional data in data analysis. Data processing and analysis is based on the results of interviews with 2 informants including the class teacher and accompanying teacher, observation and documentation. The research results explain that there is a positive impact on applied music learning, such as: expressing feelings, being patient, working together, being responsible, and managing emotions, so that music learning is very effective in developing children's social emotional skills.
Peran Media Digital terhadap Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini di Kober Al-Urwatul Wutsqa : The Role of Digital Media on Language Ability Early Childhood in Kober Al-Urwatul Wutsqa Welsa Agustin, Fini; Qonita Qonita; Edi Hendri Mulyana
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2800

Abstract

One indicator of development in early childhood is language development, however, a lack of stimulation for children can cause developmental disorders in early childhood. One of the stimulations in the digital era is the use of digital media, digital media is an audio-visual media which is calculated to be able to improve language skills in early childhood, where the use of digital media can help increase children's knowledge of vocabulary and color knowledge. , numbers, and text. This article aims to explain the role of digital media in early childhood language skills. Research on the role of digital media on young children's language skills uses a type of qualitative research in which data and information are obtained by collecting data through observation activities and case studies involving young children. The research results reveal that language skills in early childhood can be improved by using effective tools in the form of digital media, which need to be used wisely and under adult supervision. Language development in early childhood requires support from parents and educators by utilizing digital media, where in using digital media it is important to develop appropriate guidelines for parents and educators. Based on the previous explanation, it can be concluded that digital media has an important role as a development tool for young children, as long as it is used with full awareness of its impact and prioritizing healthy and in-depth social interactions in the language learning process.   ABSTRAK  Salah satu indikator perkembangan pada anak usia dini ialah perkembangan bahasa tetapi, dengan kurangnya stimulasi pada anak dapat menyebabkan gangguan perkembangan terhadap anak usia dini. Salah satu stimulasi di era digital ialah dengan pemanfaatan media digital, media digital merupakan suatu media audio visual yang diperhitungkan mampu meningkatkan kemampuan bahasa pada anak usia dini, yang mana dengan adanya pemanfaatan media digital dapat membantu dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang kosa kata, pengetahuan terhadap warna, angka, dan teks. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan peran media digital terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini. Penelitian peran media digital terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang mana dalam memperoleh data dan informasinya didapatkan dengan mengumpulkan data melalui kegiatan observasi dan studi kasus yang melibatkan anak usia dini. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan bahasa pada anak usia dini dapat ditingkatkan dengan menggunakan alat yang efektif berupa media digital, yang mana dalam penggunaannya perlu digunakan dengan bijak dan dalam pengawasan orang dewasa. Perkembangan bahasa pada anak usia dini perlu diberikannya dukungan dari orang tua dan pendidik dengan memanfaatkan media digital, yang mana dalam pemanfaatan media digital tersebut penting untuk mengembangkan pedoman yang tepat bagi orang tua dan pendidik. Berdasarkan penjelasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa media digital memiliki peran penting sebagai alat bantu perkembangan terhadap anak usia dini, asalkan dalam penggunaannya digunakan dengan penuh kesadaran akan dampaknya dan dengan mengutamakan interaksi sosial yang sehat dan mendalam dalam proses pembelajaran bahasa.
PENTINGNYA PEMAHAMAN YANG AKURAT TENTANG ADHD UNTUK MASYARAKAT DAN PENDIDIK Prifiantari, Siska; Mulyana, Edi Hendri; Qonita, Qonita
JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi) Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inklusi.v7n2.p80-87

Abstract

This study uses a literature study method with a descriptive qualitative approach to provide deep insight into the phenomenon of ADHD, identify needs that must be met, and formulate concrete steps to improve understanding and support for children with ADHD and their families. The results showed that there is stigma and incomprehension in society related to ADHD, influenced by lack of in-depth understanding, mental health literacy in the education curriculum and media stereotypes. ADHD plays an important role in society and education, but there are challenges in understanding and support. Intensive education efforts, outreach campaigns, mental health literacy integration, and inclusion strategies are expected to reduce stigma, increase understanding, and create a more supportive environment for children with ADHD.
Model Pendidikan Karakter di RA Baiturrahman Fathy, Manzilatul; Rahman, Taopik; Purwati, Purwati; Qonita, Qonita
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 10, No 1 (2023): JPP PAUD Untirta
Publisher : Early Childhood Teacher Education Department UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpppaud.v10i1.17653

Abstract

Penanaman pendidikan karakter harus ditanamkan sejak dini untuk mewujudkan warga negara yang baik dengan menggunakan beberapa model serta metode dalam proses pengimplementasian pendidikan karakter. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui model dan metode Pendidikan Karakter apa saja yang diterapkan di RA Baiturrahman, dengan menggunakan metode kualitatif serta teknik pengumpulan datanya berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, data yang berkaitan dengan Model Pendidikan Karakter di RA Baiturrahman. Hasil penelitian diperoleh data bahwa implementasi Model Pendidikan Karakter di RA Baiturrahman yaitu memuat beberapa model yaitu pembiasaan dan keteladanan, CTL (Contextual Teaching and Learning), bermain peran dan pembelajaran partisipasif serta berbagai metode, metode sentra, metode Ummi, metode bercerita, metode bernyanyi, dan metode karyawisata dalam proses pendidikan karakter. Pendidikan karakter dalam pembelajaran sentra dan dengan model pembiasaan dan keteladanan berjalan efektif dan keberhasilan dalam proses pembelajaran 80% dilihat dari perkembangan anak. Hal ini bisa dilihat dari aktivitas atau perilaku yang muncul dari anak pada setiap pembelajaran berlangsung.  
Upaya Guru Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan Pada Anak Usia Dini Nurhayati, Rika; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7213

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali strategi guru dalam menanamkan karakter peduli lingkungan pada anak. Penanaman karakter peduli lingkungan sangat diharapkan menjadi upaya untuk melindungi lingkungan hidup sekitar kita, sehingga dengan menanamkan karakter peduli lingkungan pada anak diharapkan menjadi upaya untuk menjaga alam dan mencegah kerusakan lingkungan yang saat ini menjadi permasalahan yang krusial. Permasalahan lingkungan hidup saat ini memang menjadi permasalahan yang paling sering terjadi di Indonesia khususnya lingkungan sekitar kita. Dalam menggali hal tersebut, penulis menggunakan penelitian ini dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus serta menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipan pada penelitian ini adalah guru TK Negeri Pembina Tasikmalaya. Peneliti memilih lokasi penelitian tersebut karena TK Negeri Pembina memiliki lingkungan sekolah yang luas dan tanah yang subur sehingga dapat lebih menunjang untuk proses pembelajaran yang berkaitan dengan lingkungan. Hasil penelitian ini memiliki implikasi positif terhadap pengembangan pendidikan lingkungan di sekolah, menunjukkan bahwa melalui pembiasaan dan keteladanan, karakter peduli lingkungan dapat ditanamkan efektif pada anak-anak sejak dini.
Dasar Kebutuhan Pengembangan Buku Panduan Permainan STEAM Berbasis Coding untuk Guru PAUD Anggraeni, Indri; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7617

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan guru untuk terbiasa memanfaatkan teknologi. Selain itu, meninjau permasalahan mengenai kurangnya pemahaman guru dalam penerapan konsep pembelajaran STEAM dan kebutuhan panduan untuk pemanfaatan pembelajaran coding sebagai media digital untuk permainan STEAM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memberikan informasi dan data mengenai dasar kebutuhan pengembangan buku panduan permainan STEAM berbasis coding untuk guru PAUD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Educational Design Research (EDR) dengan model generic karya McKenney Reeves, namun tahapan yang dijelaskan peneliti hanya pada tahap identifikasi dan analisis masalah. Subjek penelitian yaitu empat orang guru dari lembaga PAUD yang berbeda di Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data penelitian terdiri dari wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dasar kebutuhan pengembangan buku panduan permainan berbasis coding yaitu mudah dipahami, bahasa yang digunakan sederhana, langkah-langkah jelas, memiliki gambar yang jelas, penjelasan istilah yang kurang familiar agar petunjuk mudah dipahami, serta pemilihan topik pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan sains yang tidak dapat dihadirkan di dalam kelas. Dengan demikian, data dan informasi akan dijadikan sebagai kebutuhan untuk merancang produk buku panduan permainan STEAM berbasis coding.
Upaya Guru dalam Mencapai Kematangan Kemampuan Sosial Emsoional Anak melalui Bermain Peran Solihah, Zahira Auladina; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7232

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali bagaimana upaya guru dalam mencapai kematangan perkembangan sosial emosional anak usia dini, melalui bermain peran. Kematangan perkembangan sosial emosional dibutuhkan dalam mempersiapkan anak untuk menjalankan pendidikan serta kehidupannya di masa mendatang. Hal tersebut penting dicapai sehingga, kemampuan anak dalam sosial emosional dapat mencapai kematangan sesuai yang dibutuhkan. Dalam menggali hal tersebut, metode yang digunakan penelitian ini ialah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Dengan perolehan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru di TK yang diteliti sebagai subjek. Hasil penelitian yang diperoleh selama penelitian ialah bahwa upaya guru yang dilakukan dalam mencapai kematangan perkembangan sosial emosional dapat mengalami peningkatan pada anak melalui bermain peran. Melalui bermain peran, anak mendapatkan kesempatan dalam belajar lebih berinteraksi, memahami emosi yang diamati, serta melatih kemampuan berkomunikasi serta berinteraksi. Dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mencapai kematangan perkembangan sosial emosional melalui bermain peran dapat memperoleh peningkatan, ditentukan pada teknik yang digunakan guru dalam kegiatan bermain peran, meliputi dalam peran yang dipilih, keterlibatan anak dalam proses kegiatan bermain peran.
Peran Guru dalam Perkembangan Literasi Pada Anak Usia Dini Rahmah, Fadila; Huriyah, Fauziyah Syarifatul; Mulyana, Edi Hendri; Qonita, Qonita
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.6998

Abstract

Literasi merupakan suatu kemampuan dalam membaca dan menulis untuk memecahkan suatu masalah, memenuhi berbagai kebutuhan individu, mempelajari berbagai informasi baru dan menemukan berbagai kesenangan dalam bentuk kata yang tertulis. Berdasarkan hasil survei Central Connectucut State University (CCSU) pada tahun 2016, dalam World’s Most Literate Nations Ranked tentang pemeringkatan perilaku literasi dan sumber yang mendukung literasi pada 61 negara, menyatakan bahwa negara Indonesia berada pada urutan ke-60 “rendahnya minat literasi pada anak usia dini” jauh berada di bawah negara Malaysia dan Singapore. Tujuan dari penulisan ini untuk mengetahui upaya apa saja yang dapat diimplementasikan oleh pendidik atau peran pendidik di sekolah dalam mengoptimalisasikan kemampuan literasi pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research yang mana subjek penelitian ini menelaah beberapa artikel yang relevan dan ditujukan untuk anak usia 4-6 tahun. Hasil dari penelitian ini yaitu peran pendidik dalam upaya mengembangkan kemampuan literasi pada anak usia dini dapat mengimplementasikan berbagai strategi atau metode dan media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi, diantaranya; penggunaan media big book; media kartu bergambar; mendongeng; media dadu literasi; media science book; dan media digital.
Upaya Guru Dalam Menanamkan Nilai Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa pada Pembelajaran Anak Usia Dini Apipah, Faza Tsamrotul; Qonita, Qonita; Mulyana, Edi Hendri
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi Mei)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i1.7214

Abstract

Artikel bertujuan menggali berbagai upaya guru dalam menerapkan nilai Pancasila sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada pembelajaran anak usia dini. Nilai sila pertama Pancasila ini merupakan nilai utama yang harus distimulasi sejak dini. Hal ini penting dilakukan agar anak dapat berperilaku sesuai dengan nilai Ketuhanan di masa dewasa kelak. Dalam menggali hal tersebut penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Desain penelitian berupa penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru di KOBER Al-Ittihad Tasikmalaya. Hasil penelitian bahwa berbagai upaya guru dalam menanamkan nilai Pancasila Ketuhanan pada anak usia dini dilakukan dengan beragam metode, media, dan pembiasaan. Metode yang digunakan berupa bernyanyi, storytelling, bermain, dan outing class. Media yang digunakan yaitu buku cerita, media gambar, video animasi, dan miniatur peraga. Pembiasaan yang dilakukan yaitu mengucap salam, berdoa, mengenalkan asmaul husna, surat, dan doa serta pembiasaan salat dhuha. Guru hendaknya lebih memperhatikan dalam menanamkan nilai Pancasila sehingga anak dapat terbiasa berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.