Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA “KOORDINAT KARTESIUS TRANSPARAN” BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATERI GEOMETRI TRANSFORMASI Kholifah, Nur; Setiani, Rahyu; Afifah, Dian Septi Nur
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v9i2.4923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengembangan media “koordinat kartesius transparan” berbasis PBL pada materi geometri transformasi. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Instrumen yang digunakan yaitu angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli pembelajaran, angket penilaian peserta didik dan guru serta tes evaluasi. Analisis menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Data kualitatif meliputi saran, pendapat ahli media dan ahli materi. Untuk analisis data kuantitatif didapat dari angket yang telah diberikan kepada ahli media, ahli materi, ahli pembelajaran, praktisi dan peserta didik. Analisis data kuantitatif beserta uji yang dilakukan yakni uji kevalidan, uji kepraktisan dan uji keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran koordinat kartesius transparan pada pembelajaran pertama adalah 81,875, pembelajaran kedua adalah 84,063 dan pembelajaran ketiga adalah 86,719. Dengan demikian nilai rata-rata peserta didik secara keseluruhan adalah 84,271. Nilai tersebut berada diatas nilai KKM yaitu 70. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran ini termasuk dalam kategori efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas. Dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan media pembelajaran layak digunakan dalam pembelajaran matematika materi geometri transformasi.
Pengembangan Media Pembelajaran Maket Rangkaian Listrik Sederhana Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Rahman, Jamas Fatkhur; Setiani, Rahyu
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8199

Abstract

Siswa pada jenjang SD memiliki tantangan tersendiri dalam mempelajari materi mata pelajaran IPA. Materi rangkaian listrik sederhana memerlukan media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan pembelajaran dengan baik, salah satunya yaitu media maket sebagai media yang tepat untuk mengaplikasikan konsep rangkaian listrik sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan, menguji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran maket rangkaian listrik sederhana. Metode penelitian menggunakan R&D (Research and Development) dengan model ADDIE. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai kevalidan produk dari ahli materi mendapatkan skor rata-rata 4,8 pada kriteria “sangat valid” dan ahli media memperoleh skor rata-rata 4,5 pada kriteria “sangat valid”. Uji coba lapangan dilaksanakan berdasarkan hasil observasi guru pada uji skala kecil mencapai skor 4,8 dengan kriteria “sangat praktis” dan pada uji coba skala besar memperoleh skor 4,8 dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil N-Gain pada uji coba skala kecil sebesar 0,73 dengan kategori efektivitas “tinggi” sedangkan uji coba skala besar memperoleh 0,72 dengan kategori “tinggi”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti bahwa produk yang dihasilkan dari pengembangan ini sangat baik sehingga dapat digunakan pada siswa kelas VI SDN 1 Keboireng Kabupaten Tulungagung
Analisis Nilai Karakter Religius Sila Ke-Satu Pancasila Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Fadila, Shela; Setiani, Rahyu
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8201

Abstract

Pancasila sebagai pedoman hidup pembentuk karakter bangsa serta pembentukan karakter dan nilai-nilai kebangsaan Pancasila berdampak besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiskan dan juga menganalisis nilai karakter religius sila ke-satu Pancasila siswa kelas IV SDN 2 Mirigambar. Pendekatan kualitatif deskriptif yaitu dengan datang langsung dan mendeskripsikan kegiatan yang terjadi. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dari analisis nilai karakter religius meliputi empat indikator yaitu 1) berdoa sebelum pembelajaran dan berdoa sesudah pembelajaran, 2) sholat dhuha berjamaah, 3) pembacaan surat yasin, 4) kegiatan hari besar keagamaan (Pondok Ramadhan). Berdasarkan indikator tersebut menunjukkan hasil bahwa terdapat beberapa siswa yang belum memenuhi indikator nilai karakter religius. Beberapa siswa tersebut adalah siswa (APM, NOK, QAM) telah melaksanakan empat indikator nilai karakter religius dan siswa (NAZ, YAP, AKW, VIAW) belum memenuhi pelaksanaan nilai karakter religius karena sering melamun, sering diam (karena belum sarapan), menjahili temannya, asik berbicara sendiri, dan kurang fokus dalam mengikuti kegiatan. Simpulan dari penelitian yaitu dari keempat indikator masih terdapat siswa yang mengalami beberapa permasalahan seperti kurang fokus, jahil kepada temannya, asik bercanda, melamun dan berbicara sendiri
Instrumen Asesmen Kreativitas IPA pada Kurikulum Merdeka Bab Wujud Zat dan Perubahannya Kelas IV Sekolah Dasar Setiani, Rahyu; Syafi'ah, Rohmatus; Afifah, Dian Septi Nur; Sari, Eka Yuliana; Dwikoranto, Dwikoranto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8473

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir keratif, dan ketidaktersediaan instrumen asesmen untuk mengukur kreativitas IPA kelas IV SD melatarbelakangi penelitian ini. Tujuannya adalah menghsilkan instrumen kreativitas yang valid dan dapat digunakan dalam pembalajaran. Instrumen disusun melalui tahapan pendefinisian, desain, dan pengembangan, dengan menggunakan lembar kuesioner validasi untuk pengumpulan data. Data dari hasil validasi kemudian dianalisis secara kuantitatif deskriptif dengan membandingkan dengan tabel kriteria kevalidan yang telah ditetapkan. Hasilnya, instrumen asesmen kreativitas telah dirancang sebagai tes kemampuan berpikir kreatif dengan soal uraian. Penilaian terhadap aspek materi, konstruksi, dan Bahasa menunjukkan rerata skor masing-masing 4,53; 4,61; dan 4,66, kategori yang menunjukkan kevalidan yang sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen dapat digunakan dalam konteks pembelajaran untuk mengukur kreativitas siswa secara efektif. Peningkatan pengembangan instrumen penilaian kreativitas untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif pada mata pelajaran IPA kelas IV SD yang sebelumnya masih kurang merupakan dampak dari penelitian ini. Disarankan untuk pengembangan selanjutnya instrument asesmen kreativitas bukan hanya berupa soal tes tetapi juga dilengkapi dengan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang bukan hanya dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif, namun juga dapat mengukur proses dan produk kreatifnya.
Mobile Learning to Improve Student Collaborative Skills: An Alternative to Online Learning in the Era of Covid-19 Pandemic Dwikoranto, D.; Setiani, Rahyu; Prahani, Binar Kurnia; Mubarok, Husni
Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Vol. 4 No. 3: November 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/e-saintika.v4i3.314

Abstract

This research aimed to produce a valid and effective mobile learning model and tools as an alternative to online learning solutions in the era of the Covid-19 pandemic. The tutorial tools are: tutorial activity design, tutorial activity unit, student activity sheet, and collaborative ability test. The trial design used a Pre-Experiment with a one group pre-test and post-test design. The research subject was the Pre-service Primary Teachers (PPTs) programming the elementary concept science course for the registration period of 2020. The data collection instruments included: (1) tutorial tool validity assessment sheet and (2) collaborative ability test. The research data were in the form of pre-test scores and post-test scores after going through a series of prerequisite tests: normality test and homogeneity test which were then analyzed using paired t-test. The mean level of improvement in the pre-test and post-test scores were calculated using the gain score. The results showed that: (1) the development of mobile learning which was included in the content and construct in the valid category, and supported by tutorial tools was included in the valid category and (2) the developed mobile learning was included in the effective category because of the significant increase in student collaborative abilities in limited trials and extensive trials in moderate criteria and students respond positively to the tools and tutorial processes. Based on the results above, it can be concluded that the development of mobile learning was valid and effective to improve student collaborative abilities.
Validity Development of Critical Thinking Skill Test Instruements on Running and Stationer Wave Materials Setiani, Rahyu; Kafii, Muhammad Shokhibul; Dwikoranto, Dwikoranto
IPF: Inovasi Pendidikan Fisika Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the feasibility of critical thinking skills test instruments on running wave and stationary material that meet good qualifications, including aspects of validity, reliability, discriminating power, level of difficulty, and student response tests. This research is a development with the ADDIE approach which stands for Analysis, design, development, implementation, and evaluation. This research was conducted at MAN 1 Mojokerto with a sample of 30 students. The test instrument was declared feasible based on three categories, namely based on expert judgment, reliability testing, and the level of students' critical thinking skills. The results obtained by the feasibility validity test of the three experts averaged 3.67. With a very decent category. This shows the instrument is feasible to use. This instrument is declared reliable for use with a reliability value of 0.70. The level of difficulty of the questions is in the medium category with sufficient discriminating power on average. The average result of students' critical thinking skills is 25%. This shows that students' critical thinking skills are in the low category. Based on these criteria, 9 questions in essay form have been declared good and suitable to be used to train students' critical thinking skills.
Analisis Kesulitan Menulis Permulaan pada Mata Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas II di SD Negeri Samir Tulungagung Khasanah, Khoirun Alfizein; Setiani, Rahyu
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i2.804

Abstract

This study aims to describe and analyze the difficulties in writing the beginning of the Indonesian language course for second-grade students at Samir State Elementary School. The research method used is descriptive qualitative. The instruments used are observation sheets, interview sheets for 3 students and second-grade teachers, and documentation. The results of the study on the difficulties in writing the beginning of the Indonesian language course for second-grade students at Samir State Elementary School, students (MRS, KAA, HPN) have not met the eleven indicators of difficulties in writing the beginning because they often play with their friends during learning, tease their friends, have difficulty remembering the letters to be written, their writing is mixed up, often reduce words and often add words, have difficulty writing uppercase and lowercase letters. The form of compact cooperation and giving serious attention between teachers and parents in guiding students can certainly produce good and more optimal results.
Usaha berbagai olahan makanan berbahan dasar cabe bagi kelompok kewirausahaan PKK Desa Wage Sidoarjo Jawa Timur Surasmi, Wuwuh Asrining; Setiani, Rahyu; Winarti, Winarti; Dwikoranto, Dwikoranto
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v1i2.243

Abstract

Cabe sebagai salah satu bahan pangan yang penting bagi masyarakat. Cabe merupakan bahan pokok yang tidak stabil harga dan pasokannya, cuaca dan kondisi alam sangat mempengaruhi produktivitas petani Cabe. Kekeringan yang panjang dan hujan yang berlebihanlah yang menjadi kendala bagi petani Cabe. Kondisi alam tersebut harus disiasati oleh para petani agar tidak merugi dan tetap dapat bertahan pada sector pertanian. Cuaca bisa juga mendatangkan berkah dan musibah bagi petani Cabe. Harga cabe yang terus melambung, membuat petani cabe menangguk untung sesaat tetapi masyarakat umum yang resah. Harga Cabe mahal saat terjadi becana alam banjir, letusan gunung dan gangguan hama yang serentak karena stok di petani habis atau menipis. Kisaran harga yang terlalu fluktuatif tersebut mengganggu bagi petani dan masyarakat ditambah ulah para pengepul dan penimbun yang memainkan harga tanpa pertimbangan keresahan masyarakat. Untung sesaat dapat mematikan petani cabe dan mengganggu kegiatan kuliner masyarakat luas. Pasca Pandemi Covid-19 ini mulai berangsur pulih untuk memulai wirausaha kuliner. Untuk mengatasi hal tersebut maka diperlukan mengedukasi dalam beberapa bentuk mengawetkan, merubah hasil produk ke bentuk yang lain dengan bekerja sama dengan ibu-ibu PKK desa Wage untuk melakukan diversifikasi olahan Cabe agar kegiatan kewirausahaan baik saat panen maupun musim penghujan dan saat terjadi bencana dengan kisaran kenaikan harga yang manusiawi. Solusinya adalah bersinergi dengan Ibu-ibu PKK dilatih melalui pelatihan kewirausahaan diversifikasi olahan berbahan baku Cabe dan pengemasan hasil olahan Cabe yang Higienis dan tahan lama. Hasil PKM ibu-ibu PKK memiliki keterampilan pengolahan Cabe dan timbul jiwa wira usaha baru untuk menambah penghasilan bagi keluarga.Abstract. The Chili is an important food ingredient for society. Chili is a staple ingredient whose price and supply are unstable, weather and natural conditions greatly influence the productivity of chili farmers. Long droughts and excessive rain are obstacles for chili farmers. Farmers must overcome these natural conditions so that they do not suffer losses and can continue to survive in the agricultural sector. Weather can also bring blessings and disasters to chili farmers. The price of chilies continues to soar, making chili farmers reap short profits but the general public is worried. Chili prices are expensive when natural disasters occur, floods, volcanic eruptions and simultaneous pest attacks because farmers' stocks run out or are running low. The overly fluctuating price range is disturbing for farmers and the public, in addition to the actions of collectors and hoarders who manipulate prices without considering public concerns. Fortunately, for a moment it can kill chili farmers and disrupt the culinary activities of the wider community. After the Covid-19 pandemic, people are starting to gradually recover to start a culinary business. To overcome this, it is necessary to provide education in several forms of preserving, changing the product to another form by collaborating with PKK women in Wage village to diversify processed chilies so that entrepreneurial activities both during the harvest and the rainy season and when disasters occur with the range of increase humane price. The solution is to synergize with PKK mothers who are trained through entrepreneurship training on diversification of processed products made from chili raw materials and packaging of processed chili products that are hygienic and long-lasting. As a result of PKM, PKK women have skills in processing chilies and a new entrepreneurial spirit has emerged to increase income for the family. Key words: Diversification; Processed chilies; Post-pandemic; Culinary
Learning difficulties in solving mathematical story problem length measurement based on newman’s error analysis Manuputty, Yolanda Tirza Theresia; Setiani, Rahyu
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 14 No 6 (2024): July: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/cendikia.v14i6.5348

Abstract

Fourth-grade students at SD Negeri Samir made mistakes in solving story problems because the students had difficulty learning mathematics. This research aims to describe learning difficulties in solving mathematics story problems on length measurement material based on Newman’s Error Analysis in the study of fourth-grade students at SD Negeri Samir. The type and approach of this research is a qualitative case study. The research location is Samir Elementary School, Tulungagung. The subjects of this research were six fourth-grade students at SD Negeri Samir. Data collection methods are observation, interviews, and documentation. The instruments used were an observation guide, an interview guide, and a document in the form of a long story question measuring four items. The results of this research are as follows: (1). Students have difficulty reading words (AS, RPP) and reading length measurement units (AS, MRA, RPP, RAIH, JSR, MZF); (2). Students experience verbal difficulties, namely determining story problem information based on numbers, punctuation marks, and words rather than understanding the story problem (AS, RPP); (3). Students experience verbal difficulties, namely being unable to determine and write the correct solution formula according to the request for the story problem (AS); (4). Students have difficulty applying the principles, namely difficulty converting length units (AS, MRA, RPP, RAIH, JSR, MZF); (5). Students have difficulty understanding the correct use of symbols (RAIH). The research results conclude that AS, MRA, RPP, RAIH, JSR, and MZF students experience difficulty learning language and reading, solving verbal problems, understanding symbols, and applying principles.
Pengembangan Media Pembelajaran Maket Rangkaian Listrik Sederhana Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Rahman, Jamas Fatkhur; Setiani, Rahyu
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8199

Abstract

Siswa pada jenjang SD memiliki tantangan tersendiri dalam mempelajari materi mata pelajaran IPA. Materi rangkaian listrik sederhana memerlukan media pembelajaran yang dapat memvisualisasikan pembelajaran dengan baik, salah satunya yaitu media maket sebagai media yang tepat untuk mengaplikasikan konsep rangkaian listrik sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan, menguji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran maket rangkaian listrik sederhana. Metode penelitian menggunakan R&D (Research and Development) dengan model ADDIE. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai kevalidan produk dari ahli materi mendapatkan skor rata-rata 4,8 pada kriteria “sangat valid” dan ahli media memperoleh skor rata-rata 4,5 pada kriteria “sangat valid”. Uji coba lapangan dilaksanakan berdasarkan hasil observasi guru pada uji skala kecil mencapai skor 4,8 dengan kriteria “sangat praktis” dan pada uji coba skala besar memperoleh skor 4,8 dengan kriteria “sangat praktis”. Hasil N-Gain pada uji coba skala kecil sebesar 0,73 dengan kategori efektivitas “tinggi” sedangkan uji coba skala besar memperoleh 0,72 dengan kategori “tinggi”. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti bahwa produk yang dihasilkan dari pengembangan ini sangat baik sehingga dapat digunakan pada siswa kelas VI SDN 1 Keboireng Kabupaten Tulungagung