Claim Missing Document
Check
Articles

BIMBINGAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA SD PADA MATERI PECAHAN DI KELURAHAN PENURUNAN Messy Mayori; Winda Ramadianti; Rahmat Jumri; Risnanosanti; Adi Asmara; Mardiah Syofiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 1 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di seluruh jenjang pendidikan tingkat SD hingga perguruan tinggi. Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang memiliki peranan penting. Matematika juga sering dianggap sebagai mata pelajaran yang paling sulit dipahami oleh siswa. Oleh karena itu, perlu diadakan bimbingan belajar agar siswa dapat memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi pelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan metode ceramah. Kegiatan bimbingan belajar ini bertujuan supaya siswa – siswi dapat meningkatkan motivasi dan munumbuhkan minat belajar serta dapat mengatasi kesulitan belajar dalam pembelajaran matematika sehingga siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal. Hasil kegiatan bimbingan belajar yang telah dilaksanakan adalah siswa senang dan tumbuh semangat belajar. Kata Kunci: Pembelajaran, Pecahan, Bimbingan
EDUKASI MANFAAT MADU HUTAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA CENRANA Anesa fitri; Fatsiwi Nunik Andari; Wulan Angraini; Risnanosanti; Yusmaniarti; Mardiah Syofiana; Nyayu Mashita Ariani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 2 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan lapangan untuk mahasiswa yang menempuh bagian akhir dari program pendidikan S1 di Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pada tahun 2022 ini KKN Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) merupakan salah satu program dari universitas Muhammadiyah yang dijaring seIndonesia dengan proses tahapan seleksi. Dari tahapan seleksi tersebut peneliti di tempatkan di desa Cenrana Baru, Kec.Cenrana, Kab. Maros, Provinsi Sulawesi selatan. Di Desa Cenrana Baru terdapat salah satu sumber daya alam yaitu madu yang berlimpah. Dimana madu merupakan salah satu mata pencarian dan juga menjadi konsumsi masyarakat Desa Cenrana Baru. Edukasi kesehatan merupakan bentuk tindakan dalam mengatasi masalah kesehatan. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatan wawasan, pengetahuan, dan kesadaran masayarakat mengenai manfaat madu dalam kesehatan, Sehingga harapanya masyarakat rutin mengkonsumsi madu untuk dapat meningkatkan imunitas dan derajat kesehatan masyarakat.   Kata Kunci: madu, kesehatan
Utilization of the M3 Board Teaching Tool (Mean, Median, Mode) for Middle School Students in the Campus Teaching Program Batch 5 Novita Sari; Mardiah Syofiana; Ristontowi Ristontowi; Risnanosanti Risnanosanti; Kashardi Kashardi; Rahmat Jumri; Masri Masri
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 2 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i2.770

Abstract

SMP Negeri 7 Bengkulu City is one of the targets of the Campus Teaching Program Batch 5. This community service activity aims to demonstrate/utilize the M3 board teaching aid (Mean, Median, Mode) to 25 students of SMP Negeri 7 Bengkulu City, class VIII F. The method used is lectures and several group discussion activities. The results of this activity showed an increase in students' interest/motivation to learn numeracy by using the M3 board teaching aid (Mean, Median, Mode), as well as an increase in students' ability to solve questions related to the mean, median and mode. Thus, the use of M3 teaching aids (Mean, Median, Mode) is very important to be applied in the process of learning mathematics.
Utilization of Building Blocks for Fun Elementary Mathematics Learning Wella Ananda; Mardiah Syofiana; Selvi Riwayati; Risnanosanti Risnanosanti; Rahmat Jumri; Adi Asmara; Winda Ramadianti
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 3 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i3.773

Abstract

Utilization of geometric blocks in elementary mathematics learning can increase students' interest and activeness in learning mathematics. This activity aims to explore the use of geometric blocks as a fun learning medium in elementary mathematics learning. The method used is a descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The target of the activity is 29 grade 5 students at SD Negeri 38 Bengkulu City. The results of the activity show that the use of geometric blocks in elementary mathematics learning can increase students' interest and activeness in learning. Students are more interested and enthusiastic in participating in learning. The use of geometric blocks can also improve understanding of mathematical concepts. Students can easily visualize and understand geometric concepts such as cubes, beams and prisms. This activity makes an important contribution to the development of innovative and fun elementary mathematics learning. Utilization of building blocks as learning media can be used as an effective alternative to increase students' interest and achievement in mathematics.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA BANGUN DATAR SEGIEMPAT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV DI SDN 190 BENGKULU UTARA Puput Wilianggi; Selvi Riwayati; Rahmat Jumri; Winda Ramadianti; Nyayu Masyita Ariani; Risnanosanti; Mardiah Syofiana
Setawar Abdimas Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v2i2.5607

Abstract

Pentingnya penggunaan alat bantu visual dalam pembelajaran matematika   tujuannya adalah untuk membantu siswa  memahami konsep matematika    abstrak dan teoritis. Alat peraga dapat membantu  menjelaskan atau   melibatkan konsep matematika  dalam kegiatan belajar mengajar   sehingga apa yang diajarkan mudah dipahami oleh siswa. Adapun tujuan penulisan jurnal ini adalah untuk mengetahui penggunaan alat peraga bangun datar segiempat pada pembelajaran matematika kelas iv di sdn 190  Bengkulu utara. Metode yang digunakan dalam penulis jurnal ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa  alat peraga bangun datar segi empat dalam kegiatan belajar dapat meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran  matematik siswa kelas IV, selain meningkatkan pemahaman siswa juga dapat meningkatkan kerja sama antar siswa, kemandirian siswa, dan meningkatkan kemampuan motorik siswa, sehingga  dapat dipahami bahwa media kotak pintar cukup efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kegunaan media pembelajaran kotak pintar ini adalah melatih konsentrasi anak, melatih kesabaran, melatih motorik anak, belajar mengelompokkan huruf dan angka secara sederhana serta menumbuhkan gairah semangat belajar pada anak. Kata Kunci: Alat Peraga, bangun Datar, Segi Empat.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SD dengan Metode Discovery Learning Melalui Kegiatan PDS selvi riwayati; Risnanosanti Risnanosanti; Nyayu Masyita Ariani; Ristontowi Ristontowi
Abdi Reksa Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/abdi reksa.2.1.41-45

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan kemampuan pemecahan masalah siswa SD dengan pembelajaran Discovery Learning. Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan matematis  tingkat tinggi  yang  harus diajarkan sejak dini dimulai dari sekolah dasar. Melaui kegiatan Penugasan Dosen ke Sekolah (PDS) ini  diharapkan mampu memotivasi guru-guru agar membiasakan siswa untuk menyelesesaikan soal-soal kontekstual dibandingkan dengan soal langsung. Dari hasil pengamatan melalui kegiatan PDS, siswa yang mulanya pasif ketika mendapatkan soal-soal kontekstual namun setelah dibiasakan dengan soal-soal pemecahan masalah melalui pembelajaran  discovery learning  terlihat siswa lebih aktif dan antusian dalam mengerjakan soal tersebut. Siswa sudah mampu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaikan masalah, dan melakukan pengecekkan kembali semua langkah yang dikerjakan. 
KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Risnanosanti, Risnanosanti
PYTHAGORAS Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1: Juni 2008
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241 KB) | DOI: 10.21831/pg.v4i1.690

Abstract

Istilah prilaku metakognitif digunakan untuk menguraikan pernyataan-pernyataan yang dibuat siswa tentang permasalahan atau proses pemecahan suatu masalah. Pengetahuan tentang kognisi mengacu pada tingkat pemahaman siswa terhadap memori, sistim kognitif, dan cara belajar yang dimilikinya. Sedangkan pengaturan dari kognisi mengacu pada seberapa baik siswa dalam mengatur sistim belajarnya. Kesulitan utama dari studi dalam bidang metakognisi adalah bagaimana mengembangkan dan mengujicobakan teknik yang valid untuk mengukur kemampuan metakognitif siswa terutama yang masih anak-anak. Tulisan ini mencoba untuk menguraikan tentang pengertian  metakognitif, bagaimana hal tersebut digunakan dalam pembelajaran dan metode apa yang dapat digunakan serta bagaimana mengukur kemampuan metakognitif yang dimiliki siswa.   Kata kunci : metakognitif, pembelajaran matematika. 
Ethnomathematical of Tabut Bansal Bengkulu Building Wulandari, Annisa; Risnanosanti, Risnanosanti; Ramadianti, Winda
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2024): Januari - April 2024
Publisher : Universitas PGRI Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v10i1.2653

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep matematika yang terdapat pada bangunan Tabut Bansal Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Penelitian ini dilaksanakan di tempat pembuatan Tabut Bansal yang berlokasi di Kelurahan Tengah Padang, Kota Bengkulu. Subjek dari penelitian ini adalah seorang pembuat Tabut Bansal kelompok Tengah Padang, Kota Bengkulu yang merupakan anggota Kerukunan Keluarga Tabut Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dalam penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap struktur bangunan Tabut Bansal. Identifikasi konsep matematika pada bangunan Tabut Bansal dilakukan melalui observasi yang selanjutnya diperdalam melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi untuk memastikan keberlakuan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bangunan Tabut Bansal merupakan sebuah kotak dengan hiasan indah dari kain motif batik dan kaligrafi. Bangunan Tabut Bansal menunjukkan bahwa terdapat konsep matematika yaitu persegi, pengukuran, persegi panjang, kekongruenan, kesebangunan, dan refleksi. Temuan konsep matematika tersebut dapat dikembangkan menjadi bahan ajar seperti modul, LKPD berbasis Tabut, dan lain-lain.
EDUKASI KEBUTUHAN NUTRISI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DI POSYANDU DESA GUNUNG RAYA Kartika Sari, Ulfa; Syofiana , Mardiah; Risnanosanti, Risnanosanti; Riwayati , Selvi; Sari Apriniarti , Mega
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 3 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v3i3.6107

Abstract

Posyandu merupakan wadah partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan keberlanjutannya. Poxiandhu terletak di kawasan Tanjung Sakti Pumu dimana setiap desa mempunyai warung Poxiandhu masing-masing, termasuk Posiandhu di Desa Gunung Raya. Harapan kami Posiandu dapat menjalankan fungsi semula sebagai wadah pemantauan tumbuh kembang anak serta memberikan informasi kepada ibu, ibu hamil, dan keluarga dengan anak yang mengalami koreksi, namun kenyataannya pengetahuan tentang kebutuhan gizi tidak ada. masih kurang. sangat bagus Persyaratan diet tertentu meningkat pada wanita hamil. Hal terpenting yang harus diperhatikan ibu hamil adalah makanan yang dikonsumsinya adalah makanan yang seimbang. Ibu hamil perlu makan dengan baik demi kesehatan ibu dan janinnya. Apabila kebutuhan gizi ibu tidak terpenuhi maka dapat terjadi masalah gizi. Namun ibu hamil tidak menyadari bahwa kebutuhan makanannya meningkat selama hamil. Tujuan dari bakti sosial ini adalah untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang gizi selama kehamilan. Upaya tersebut dilakukan dengan melakukan tes pra diskusi dan tes pasca diskusi, serta memberikan nasehat kepada ibu hamil melalui iklan pola makan keluarga. Percakapan ini terjadi di Kepala Desa Gunung Raya. Sepuluh wanita hamil hadir. Hasil diskusi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 50%. Sebelum dilakukan konsultasi, jumlah ibu hamil yang berpendidikan baik sebanyak 3 orang (30%), dan setelah dilakukan intervensi, jumlah ibu hamil yang berpendidikan baik meningkat menjadi 8 orang (80%).
Etnomatematika dalam Permainan Tradisional Telong-Telong Anggraini, Dara; Risnanosanti, Risnanosanti; Masri, Masri
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v7i1.9841

Abstract

This research aims to identify mathematical concepts contained in the traditional Telong-telong game in Bengkulu and can be used as a mathematics learning object at junior high school level. This research uses descriptive qualitative research methods and an ethnographic approach using observation, interviews and documentation. This research was conducted in the Bengkulu area, specifically the Jalan Enggano area, Pasar Bengkulu Village, Bengkulu City. This research involved one subject, namely the telong-telong maker of the Bengkulu Market group. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this research show that the mathematical elements contained in the traditional telong-telong game are geometric transformations, dilation, comparison and measurement. The mathematical concepts in the traditional game telong-telong can be used as objects of mathematics learning at the junior high school level. The discovery of this mathematical concept can be expanded into teaching materials such as modules, LKPD based on the traditional game Telong-telong and so on. Keywords: Ethnomathematics, Elements of Mathematics, Telong-telong.