p-Index From 2021 - 2026
7.474
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pythagoras: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Elemen Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Journal of Education and Instruction (JOEAI) Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Jurnal Pendidikan Matematika (JUDIKA EDUCATION) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Surya Abdimas M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JE (Journal of Empowerment) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Mandalika Mathematics and Educations Journal Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Jurnal Math-UMB.EDU Journal of Research in Social Science and Humanities International Journal of STEM Education for Sustainability Journal Of Human And Education (JAHE) JIMAKUKERTA Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Dikdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Dehasen Mengabdi AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Setawar Abdimas Abdi Reksa Unnes Journal of Mathematics Education Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP melalui Pendekatan Pembelajaran RME dan CTL pada Sub Pokok Bahasan Kubus dan Balok Iwan Eko Setianto; Risnanosanti
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education Vol. 1 No. 3 (2020): Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/mass.v1i3.50

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan representasi matematis siswa yang diajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME), Contextual Teaching And Learning (CTL), dan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian ekperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 24 Bengkulu Utara dengan sampel yaitu siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen I, siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen II, dan siswa kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan dengan tes kemampuan representasi matematis siswa kemudian di analisis dengan uji Anava. Hasil analisis uji Anava menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan representasi matematis siswa yang diajar melalui pendekatan RME dengan pendekatan CTL, maupun dengan pendekatan konvensional. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas yang diajar menggunakan pendekatan pembelajaran RME diperoleh rata-rata skor akhir kemampuan representasi matematis siswa sebesar 16,8. Kelas yang diajarkan dengan pendekatan pembelajaran CTL diperoleh rata-rata skor akhir kemampuan representasi matematis siswa sebesar 17,9. Sedangkan dikelas yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional diperoleh rata-rata skor akhir kemampuan representasi matematis siswa sebesar 13,80. Hasil uji BNT (Beda Nyata Terkecil) diperoleh bahwa perlakuan yang memberikan hasil yang berbeda adalah perlakuan antara eksperimen I dengan kontrol dan eksperimen II dengan kontrol. Abstract This study aims to determine whether there are differences in the mathematical representation abilities of students who are taught using the Realistic Mathematic Education (RME), Contextual Teaching And Learning (CTL), and conventional learning approaches. This type of research is quasi experimental research. The population of this research was all class VIII SMPN 24 Bengkulu Utara with a sample of students of class VIII A as the experimental class I, students of class VIII B as the experimental class II, and students of class VIII C as the control class. The data were collected by means of a mathematical representation ability test of the students and then analyzed using the Anava test. The results of the Anava test analysis showed that there was a significant difference between the mathematical representation abilities of students taught through the RME approach with the CTL approach, as well as the conventional approach. The results showed that the class that was taught using the RME learning approach obtained an average final score of students' mathematical representation ability of 16.8. Classes taught with the CTL learning approach obtained an average final score of students' mathematical representation abilities of 17.9. Meanwhile, in the class taught by conventional learning, the final average score of students' mathematical representation ability was 13.80. The results of the LSD test (Least Significant Difference) showed that the treatment that gave different results was the treatment between experiment I and control and experiment II with control.
Exploration of Mathematical Concept in Kite Making Wau Bengkulu Sigit, Ego Agus; Syofiana, Mardiah; Risnanosanti, Risnanosanti
Mathline : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 2 (2024): Mathline: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/mathline.v9i2.631

Abstract

This study aims to analyze the mathematical concepts contained in the making of Wau Bengkulu kites and the exploration of mathematical concepts. This research is descriptive qualitative with ethnographic approach. This research was conducted at a kite-making site located in Suka Raja Village, Kampung Melayu Sub-district, Bengkulu City. The research subjects were kite craftsmen in Bengkulu Province. Data collection methods used were observation, interview, documentation, and literature study. Data analysis techniques were carried out with qualitative analysis techniques, namely, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The mathematical concepts contained in the making of this traditional game can be utilized to introduce and understand the concept of geometry through local culture. The making of Wau Bengkulu kite shows that there are mathematical concepts contained, namely the concepts of comparison, measurement, volume, folding symmetry and division point.
PELATIHAN PIDATO UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS X TKRO 1 SMK NEGERI JUMANTONO Futri, Bunga Tiara; Risnanosanti, Risnanosanti; Yuniati, Ira
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2024): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v7i4.7760

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas X TKRO 1 SMK Negri Jumantono melalui pelatihan bahasa Kegiatan ini bertujuan untuk membantu siswa mengatasi rasa takutnya berbicara di depan umum dan meningkatkan kemampuan komunikasinya. Metode yang digunakan adalah analisis data deskriptif dengan pelatihan praktik simulasi bahasa dan umpan balik yang membangun. Sebagai hasil dari pelatihan, kami menemukan bahwa kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum meningkat secara signifikan. Hal ini nampak pada siswa bukan hanya memahami pidato secara teoritis tetapi juga mampu menyampaikan pidato dengan percaya diri di depan kelas. Pelatihan pidato terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa pada Budaya Tabut Melalui PJBL Melandri, Marco; Risnanosanti, Risnanosanti; Syofiana, Mardiah
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v8i2.14735

Abstract

This study aims to develop students' mathematical creative thinking skills in the process of making Tabut miniatures as learning objects at the junior high school level. The method used is descriptive qualitative with the Project-Based Learning (PjBL) approach, and data collection techniques through observation, documentation, and semi-structured interviews. The study was conducted at SMPN 03 Bengkulu Tengah with the research subjects being class IX-A students. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the application of the Project-Based Learning (PjBL) approach in making Tabut miniatures can develop students' mathematical creative thinking skills. The conclusion is that the Project-Based Learning (PjBL) approach can develop students' mathematical creative thinking skills through making Tabut miniatures. Keywords: Mathematical Creative Thinking, Pjbl, Tabut
Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Berbasis Etno-Stem Melalui Tabut Winanda, Dio Reski; Risnanosanti, Risnanosanti; Jumri, Rahmat; Asmara, Adi; Ramadianti, Winda
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/judika.v8i2.14736

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa pada pembelajaran matematika melalui Tabut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Etno-STEM. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IX-A SMP Negeri 03 Bengkulu Tengah pada semester ganjil 2024/2025. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan miniatur Tabut dalam pembelajaran matematika berbasis Etno-STEM dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Kata Kunci: Berpikir kritis matematis, Etno-STEM, Tabut
Menumbuhkan Sikap Kepemimpinan Sejak Dini Kelas VI Sekolah MI-Al Amin Pa’batangan Kabupaten Takalar Kecamatan Mappakasungguh Ela, Ela; Risnanosanti, Risnanosanti; Yusmaniarti, Yusmaniarti
Jurnal Dehasen Mengabdi Vol 2 No 1 (2023): Maret-Agustus
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.98 KB) | DOI: 10.37676/jdm.v2i1.3497

Abstract

Leadership is the responsibility of everyone including elementary school children. The most important contribution for any educator is identifying and developing leadership attitudes in children. Elementary school teachers have the opportunity to instill leadership in the classroom, the importance of instilling and honing leadership from an early age aims to prepare the best generations for the future. Generation that will replace the older generation to continue the task of filling independent and development. Generation that is ready to face any challenges that will come in the future. Regarding how to foster leadership attitudes in children so that they gin experience and learning and can internalize leadership attitudes from an early age.
Mengasah Keterampilan Mengajar dan Membangun Profesional Guru melalui Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Fitriyani, Arly; Risnanosanti, Risnanosanti; Yuniati, Ira
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i2.8542

Abstract

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP2) adalah program yang harus diikuti oleh pelajar kependidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan mengajar, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan di sekolah. Melalui PLP2, siswa mendapat kesempatan untuk menerapkan teori pembelajaran di lapangan sekaligus berkontribusi dalam usaha perbaikan pembelajaran di sekolah, terutama di daerah yang masih mengalami keterbatasan sumber daya pendidikan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pelaksanaan yang mencakup observasi, pendampingan, dan evaluasi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa PLP2 berhasil meningkatkan kompetensi keterampilan mengajar siswa sekaligus memberikan dampak positif bagi sekolah, di mana interaksi dan kolaborasi antara siswa, guru pamong, dan pihak menghasilkan inovasi-inovasi pembelajaran yang aplikatif.
Penggunaan Alat Peraga Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa tentang Konsep Luas Persegi dan Persegi Panjang di SD Negeri 10 Kepahiang Suri, Atika; Risnanosanti, Risnanosanti; Ristontowi, Ristontowi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1081

Abstract

Abstrak Tujuan dilakukan pengamatan ini adalah untuk mengetahui pemahaman siswa dan keefektifan penggunaan alat peraga pada pembelajaran matematika materi persegi dan persegi panjang. Metode yang digunakan adalah observasi dan penggunaan alat peraga. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 27 siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan pemahaman dan antusias serta motivasi belajar siswa dalam belajar matematika. Namun masih terdapat kendala yaitu siswa kurang percaya diri dalam menjelaskan sifat serta rumus persegi dan persegi panjang di depan kelas. Untuk mengatasi kendala tersebut guru memberikan motivasi kepada siswa agar berani dan tidak malu untuk menjelaskan materi yang berkaitan dengan persegi dan persegi Panjang selanjutnya guru juga menggunakan alat peraga matematika sebagai salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar matematika siswa. Kata Kunci: Matematika, Alat Peraga, Persegi, Persegi Panjang Abstract The purpose of this observation is to determine students' understanding and effectiveness of using teaching aids in teaching mathematics about squares and rectangles. The method used is observation and the use of teaching aids. The subjects of this research were 27 class IV students. Based on the results of this research, it can be concluded that the use of teaching aids can increase students' understanding, enthusiasm and motivation in learning mathematics. However, there are still obstacles, namely students are less confident in explaining the properties and formulas of squares and rectangles in front of the class. To overcome these obstacles, the teacher motivates students to be brave and not embarrassed to explain material related to squares and rectangles. Furthermore, the teacher also uses mathematics teaching aids as a medium that can be used to increase students' motivation and interest in learning mathematics. Keywords: Mathematics, Props, Square, Rectangle
Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Yang Menarik Berbasis Canva Pada Guru Sekolah Dasar Negeri 43 Kota Bengkulu Hidayat, Rachmat; Risnanosanti, Risnanosanti; Saputera, Surya Ade
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.1087

Abstract

Abstrak Penggunaan teknologi dalam pembuatan media pembelajaran bertujuan untuk mendorong kolaborasi dan partisipasi aktif dalam pendidikan. Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi tidak hanya membantu siswa untuk berpikir kreatif, terampil, dan mandiri, tetapi juga meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru. Salah satu langkah yang diambil untuk meningkatkan keterampilan guru adalah mengadakan workshop pembuatan media pembelajaran menarik dengan menggunakan platform Canva di SD Negeri 43 Kota Bengkulu, dengan melibatkan 12 guru dan 1 kepala sekolah sebaagai peserta dan 5 mahasiswa kampus mengajar angkatan ke 7 sebagai panyelenggara serta pemateri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu guru dalam mengembangkan keterampilan dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik menggunakan Canva. Dilaksanakannya kegiatan ini berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah yang mengindikasikan bahwa guru-guru belum sepenuhnya mahir dalam menciptakan media pembelajaran interaktif. Tujuan akhirnya adalah agar guru dapat menguasai penggunaan aplikasi Canva serta mampu menciptakan media pembelajaran interaktif dengan menggunakan platform tersebut. Hasil evaluasi dari kegiatan workshop menunjukkan bahwa para guru telah berhasil memahami konsep media pembelajaran interaktif, menguasai penggunaan aplikasi Canva, dan berhasil menciptakan media pembelajaran yang menarik dengan menggunakan platform tersebut. Kata Kunci: Workshop Canva, Media Pembelajaran, Pelatihan Abstarct The use of technology in creating learning media aims to encourage collaboration and active participation in education. The use of technology-based learning media not only helps students to think creatively, skillfully and independently, but also improves teachers' skills and competencies. One of the steps taken to improve teacher skills was to hold a workshop on creating interesting learning media using the Canva platform at SD Negeri 43 Bengkulu City, involving 13 teachers. The aim of this activity is to help teachers develop skills in creating interesting learning media using Canva. The implementation of this activity was based on the results of interviews with school principals which indicated that teachers were not yet fully proficient in creating interactive learning media. The ultimate goal is for teachers to be able to master the use of the Canva application and be able to create interactive learning media using this platform. The evaluation results from the workshop activities show that the teachers have succeeded in understanding the concept of interactive learning media, mastered the use of the Canva application, and succeeded in creating interesting learning media using this platform. Keywords: Canva Workshop, Instructional Media, Training
Development of teacher professionalism in inquiry learning through learning community Risnanosanti, Risnanosanti; Susyla, Dian; Suyuthie, Hasmi; Mursalin, M; Naziev, Aslanbek; Koklu, Onder; Salcedo, Audy
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.685 KB) | DOI: 10.33122/ejeset.v4i1.80

Abstract

Mechanisms for motivating and involving teachers in learning and working together with their colleagues are currently quite scarce. This study aims to explore the conditions that support teacher professional development in inquiry based learning through learning communities and examine how teacher professional development will impact students learning outcomes. The five teachers selected were a group of teachers who were members of the lesson study community at SMP Negeri 11 Bengkulu city and participated in this study. The qualitative results in this study reveal that the interactive domain, in which the teacher’s professional learning community works collaboratively by sharing teaching experiences and developing assessment tools, plays an important role in promoting teacher professional development. These results reinforce the understanding that conditions and important supporting mechanisms that must be possessed by an effective model for teachers professional development can lead to improved students learning outcomes.
Co-Authors Ami Bunga Wulandari Ananda, Wella Andika Dwi Pratama Andry Sartika Anesa fitri Anggraini, Dara Anjas Agus Prasetyo Anjas Prasetiyo Arisanty, Defi Asmara, Adi Asmara, Adi D. M. Raniwati Dahliah, Jeli Destania, Yuriska Desventri Etmy Ela, Ela Eri Susan Erliya Ramayana Fatsiwi Nunik Andari Ferasinta Ferasinta Fina Oktavia Fitriani, Afriza Fitriani, Apriza Fitriyani, Arly Futri, Bunga Tiara Gustinah, Gustinah Hajar, Dwi Fatmi Harahap, Mardhatillah Hafidzah Hartati, Merri Sri Hasdelyati Hasdelyati Irwandi Irwandi Ivan Achmad Nurcholis Iwan Eko Setianto Jahara, Widya Jannah, Fitri Zahrotul Juwarni Juwarni, Juwarni Kartika Sari, Ulfa Kashardi Kashardi Kashardi, Kashardi Khasardi, Khasardi Koklu, Onder M Syofiana M.kurrata Ayunin Mardiah Syofiana Mardiah Syofiana Masri Masri Masri Masri Masyita, Nyayu Mega Sari Apriniarti Melandri, Marco Messy Mayori Mila, Hilyati Mursalin, M Natalia Salim, Aisyah Naziev, Aslanbek Nopriyeni Nopriyeni Novita Sari Nyayu Mashita Ariani Nyayu Masyita Ariani Puput Wilianggi RACHMAT HIDAYAT Rafina Eka Putri Rahmat Jumri Rahmat Jumri Raniwati, D. M. Ridho Akbar Ristontowi, Ristontowi Riwayati , Selvi Riwayati, S. Riwayati, Selvi Rotma Wati Rusdi Hasan Rustinar, Eli S. Riwayati Salcedo, Audy Saputra, Surya Ade Sari, Dea Julita Selvi Riwayati septia agustina Sigit, Ego Agus Siti Purwanti Suri, Atika Surya Ade Saputera Susyla, Dian Suyuthie, Hasmi Syofiana , Mardiah Syofiana, M Syofiana, Mardiah Tomi Hidayat Warniati Warniati Wella Ananda Winanda, Dio Reski Winda Ramadianti Winda Ramadianti Winda Ramadianti Winda Ramadianti, Winda Wulan Angraini Wulandari, Annisa Yandrizal Yandrizal Yudha, Romadhona Kusuma Yuniati, Ira Yusmaniarti