Claim Missing Document
Check
Articles

DISEMINASI KEKERASAN MELALUI MEDIA MASSA Riyanto, Buddy
Transformasi Vol 14, No 21 (2011): Transformasi
Publisher : Transformasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract   The increasing violence in our mass media is a hard fact. There are two opinions regarding this issue. The first is the educational practitioner which alarm about the future of the younger generation. They argue that violence will influence the emotional and behavioral aspect of the audience, especially the children. Meanwhile, there are a large number of people which encourage this phenomenon, namely the media violence, because it will increase their profit, politically and economically. In this article, I try to see the issue from different point of view. I will argue that violence has an aesthetic dimension in itself. This argument can explain further, why it is so difficult to erase the violence dimension in the media. Keywords: violence, media, aesthetic dimension.
KOMUNIKASI DALAM MASYARAKAT MULTIKULTUR Riyanto, Buddy
Transformasi Vol 14, No 23 (2012): Transformasi
Publisher : Transformasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study describes how the communication takes place in a multicultural society in Tambora Timur Mojosongo Surakarta. Using the interpretive paradigm, the results of this qualitative descriptive method suggests that communication in multicultural society can thrive in situations that mindfulness, as citizens have an adequate intercultural communication competence, the ability to integrate aspects of motivation, knowledge and skills that enable them to communicate appropriately, effective, and satisfying. Ethnic and religious differences did not become an obstacle in their social interactions. Conditions residential neighborhood that is open, as well as socio-economic status equal support ensure an intimate intercultural communication. Keywords: Multicultural; Intercultural Communication; Mindfulness
PROPAGANDA NIIS MELALUI MEDIA SOSIAL DAN PERSEPSI MAHASISWA ISLAM SURAKARTA Riyanto, Buddy
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.264 KB)

Abstract

Penelitian kualitatif dengan judul “Propaganda NIIS Melalui Media Sosial dan PersepsiMahasiswa Islam Surakarta” dilatar belakangi kenyataan bahwa gencarnya perlawanan mediamassa global ternyata tidak menyurutkan gelombang sukarelawan NIIS datang dari berbagaipenjuru dunia, namun justru semakin meningkat. Hal ini diduga karena gencarnyapropaganda NIIS yang disebarluaskan melalui media sosial yang langsung diterimakelompok-kelompok sasaran. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalamkepada narasumber, kemudian dianalisis secara interaktif hingga menghasilkan simpulanyang memadai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Mahasiswa menggunakan mediasosial untuk menambah pemahamannya tentang NIIS dengan berbagai kegiatannya. (2) Bagimahasiswa islam Surakarta, popaganda NIIS yang disebarluaskan melalui media sosial tidakefektif karena bertentangan dengan norma-norma islam yang diyakininya.Kata kunci: NIIS, propaganda, media sosial
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PROMOSI OBYEK WISATA DI DESA SIDOWAYAH KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN Riyanto, Buddy
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.835 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i1.3165

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh maraknya usaha wisata yang diinisiasi oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di desa Sidowayah, kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten yang memilki potensi wisata alam. Namun dalam perjalananya, upaya mempertahankan eksistensi dan pemasarannya justru menjadi beban tersendiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam promosi wisata. Metode yang digunakan adalah melaksanakan focus group discussion yang diikuti para penggiat wisata desa dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan serta menemukan alternatif solusi. Kesimpulannya adalah bahwa promosi melalui media sosial sudah dilakukan dengan baik oleh penggiat wisata, namun lebih efektif jika yang melakukan adalah para wisatawan yang puas menyebarluaskan pengalaman mereka dalam wisata di desa Sidowayah.Kata kunci: media sosial, promosi wisata, Sidowayah
KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN RUMAH BACA SANGKRAH DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS PEMUDA (studi kasus pada kampung dadapsari kelurahan sangkrah, kota surakarta) Yossa, Damianus; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis secara mendalam tentang komunikasi pemberdayaan yang dilakukan oleh komunitas Rumah Baca Sangkrah dalam meningkatkan kreativitas para pemuda dikampung Dadapsari Sangkrah. Kampung ini dikenal dengan image negative yang dimilikinya. Hal inilah yang menimbulkan salah satu keprihatinan komunitas Rumah Baca Sangkrah untuk berupaya memberdayakan para pemuda sebagai generasi bangsa dikampung Dadapsari Sangkrah dengan program kegiatan dan program pelatihan berdasarkan keinginan para pemuda dan masyarakat sendiri. Jenis penelitian ini adalah,deskriptif kualitatif. Berangkat dari konsep dasar pemikiran, penelitian ini menggunakan teori komunikasi interpersonal yang memberdayakan. Berpijak dari pendekatan penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi dimana penggabungan antara wawancara, observasi, dan dokumen. Untuk memilih informan, menggunakan teknik purposive sampling. Lalu teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis model interaktif dari Miles, Huberman dan Sadana (2014 : 14). Lokasi penelitian dilakukan pada Rumah Baca Sangkrah, RT 04 RW 03, Kalurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. Hasil penelitian menjelaskan bahwa komunikasi yang dilakukan oleh Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah dimulai dari pendekatan terhadap tokoh masyarakat sekitar untuk meminta ijin mengadakan kegiatan. Lalu Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah melakukan komunikasi interpersonal kepada masing – masing pemuda untuk menemukan potensi diri mereka yang bisa dibentuk dan dikembangkan. Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah juga membentuk pola pikir yang baik dan melatih mental mereka agar tidak „kere‟. Setelah itu, Pembina dan para aktivis Rumah Baca Sangkrah melakukan program pemberdayaan bagi para pemuda dengan pelatihan bakat dan potensi diri dari para pemuda sendiri. KataKunci : Komunikasi pemberdayaan, Rumah Baca Sangkrah, Kreativitas Pemuda.
ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN ELEKTABILITAS CAPRES & CAWAPRES 2019 DI OKEZONE.COM DAN HIDAYATULLAH.COM EDISI TANGGAL 01 APRIL – 15 APRIL 2019 Wibowo, Ardhadhadhali Sena; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memasuki tahun politik, agenda pemilihan umum lima tahunan kembali digelar pada tahun 2019 kali ini. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden memunculkan persaingan antara kedua calon. Terkait hal ini, media dituntut untuk menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat, yaitu dengan media online. Media online merupakan salah satu media yang memberitakan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019, mereka meng-update berita terkini setiap harinya. Media online yang selalu memberitakan pemilihan umum secara runtut setiap harinya yaitu Okezone.com dan Hidayatullah.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sudut pandang kedua media online Okezone.com dan Hidayatullah.com dalam membingkai pemberitaan elektabilitas Capres dan Cawapres 2019. Sehingga dapat diketahui sudut pandang tiap wartawan ataupun media dan keputusan media dalam pelaporan informasi hasil peliputan. Analisis Framing dilakukan dengan model analisis Zhongdang Pan dan Kosicki dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah berita-berita terkait elektabilitas capres dan cawapres di kedua media dari tanggal 01 April – 15 April 2019. Hasil penelitian menunjukkan Framing yang dilakukan Okezone.com terhadap elektabilitas capres dan cawapres lebih menonjolkan pasangan Jokowi-Ma’ruf, karena kinerja Jokowi 5 tahun terakhir terbukti mengalami kemajuan. Sedangkan Hidayatullah.com lebih menonjolkan pasangan Prabowo-Sandiaga, karena dianggap mampu memberikan perubahan diberbagai bidang serta memajukan bangsa ini. Kata Kunci : Analisis Framing, Elektabilitas, Okezone.com, Hidayatullah.com
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS BELAJAR DIKALANGAN SISWA SMK MUHAMMADIYAH 5 SURAKARTA Rosadi, Achmad; Riyanto, Buddy; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif yang berusaha mendeskripsikan Efektivitas penggunaan smartphone dalam mendukung aktivitas belajar di kalangan SMK Muhammadiyah 5 Surakarta. Dengan menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman, hasil penelitian menunjukkan efektifitas penggunaan smartphone di SMK Muhammadiyah 5 Surakarta mendukung aktivitas belajar siswa dalam hal meningkatkan wawasan siswa di bidang tata busana, dan juga memudahkankan siswa dalam belajar, mengerjakan tugas maupun mencari materi pelajaran.Kata kunci : Efektivitas, Penggunaan Smartphone, dan Aktivitas Belajar
PEMBINGKAIAN BERITA HUKUMAN MATI UNTUK KORUPTOR (Analisis Framing Wacana Hukuman Mati Untuk Koruptor di Tempo.co Periode 10 – 15 Desember 2019) Risdianto, Danang; Wangi, Maya Sekar; Riyanto, Buddy
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

December 9, commemorated World Anti-Corruption Day, President Jokowi won the drama stage titled "Achievement Without Corruption" at SMK N 57 Jakarta. Jokowi said that the death penalty for corruptors could be applied if the people wanted. Related to this, of course, received attention from various media. Online media is one of the media that preaches the discourse of death penalty for corruptors, they update the latest news at each meeting. The online media which always preaches the discourse on death penalty for corruptors coherently in every meeting, Tempo.co This study aims to describe how Tempo.co frames the reporting of the death penalty discourse for corruptors. Release of Information about Coverage. Framing analysis was performed using the Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki analysis models using qualitative methods. The object of this research is Tempo.co with the unit of analysis of news related to the discourse of death penalty for corruptors from December 10-15, 2019. The results of the research show that Tempo's framing of the discourse on death penalty for corruptors puts forward not - disliked, because the death penalty would otherwise keep Indonesia from a more humane civilization. Keyword : framing analysis, death sentence for corruptors, Tempo.co
UPAYA RADIO REPUBLIK INDONESIA (RRI) DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENDENGAR MELALUI PROGRAM SIARAN PRO 1 DI RRI SURAKARTA Irawati, Aci Diana Ayu; Riyanto, Buddy; Sardjono, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerkembangan jumlah stasiun radio siaran meningkat di seluruh Indonesia termasuk di Kota Surakarta, Dengan banyaknya jumlah stasiun radio siaran membawa konsekuensi logis munculnya kompetisi antar media radio. Saat ini persaingan radio di Surakarta sangat banyak, namun RRI radio yang menyandang nama negara yang siarannya ditujukan untuk kepentingan bangsa dan negara yang menempati peringkat 4 dari 9 top radio in Surakarta. Maka penulis tertarik untuk meneliti Upaya RRI Surakarta meningkatkan jumlah pendengar melalui program siaran PRO 1. Untuk mendapatkan pendengar, RRI Surakarta menggunakan strategi program acara yaitu kualitas acara, lagu serta; metode penyajian materi acara siaran. Tujuan diadakan penelitian untuk mendeskripsikan upaya yang digunakan RRI Surakarta untuk meningkatkan jumlah pendengar melalui program acara siaran PRO 1. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun teori yang digunakan yaitu pendapat Susan Tyler Eastman dan Douglas A. Ferguson yang menyatakan lima elemen penting dalam programming yaitu Compability (kesesuaian), habit formation (membangun kebiasaan), control of audience flow (mengontrol arus pendengar), concervation of program resources (pemeliharaan sumber daya program), breadth of appeal (daya tarik yang luas). Hasil penelitian menjelaskan bahwa program acara siaran PRO 1 sesuai dengan segmentasinya, penjadwalan program acara dapat membentuk kebiasaan pendengar, kesinambungan antar program siaran dapat mengontrol arus pendengar, dalam pemeliharaan sumber daya program Materi yang disajikan merupakan hasil produksi dari RRI PRO 1 sendiri, selebihnya PRO1 mendapatkan materi yang di relay dari RRI pusat, berita yang aktual dan terpercaya, informasi-informasi yang mendidik menjadi daya tarik RRI PRO 1.Kata kunci : Radio, Program Acara, Upaya
KEMENARIKAN PROGRAM KIPRAH DESA DI RRI PRO 1 SURAKARTA Hendriyanto, M; Riyanto, Buddy; Sardjono, Herning Suryo
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya program siaran pedesaan “Kiprah Desa” pada radio RRI Pro 1 Surakarta ini, masyarakat pedesaan berharap wawasannya semakin bertambah mengenai pemberdayaan masyarakat pedesaan. Manfaat program siaran radio sangat penting pada perkembangan teknologi seperti sekarang ini, mengingat kurangnya penyuluhan terkait dengan pemberdayaan masyarakat pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kemenarikan program Kiprah Desa di RRI PRO 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemenarikan program Kiprah Desa bagi pendengar tidak lepas dari enam unsur yaitu unsur informatif, entertainment, persuasif, kreatif, inovatif, dan interaktif. Unsur informatif program siaran Kiprah Desa diketahui dari adanya informasi yang bermanfaat bagi pendengar. Entertainment atau hiburan dalam siaran program Kiprah Desa ditunjukkan dengan diputarkan lagu-lagu Jawa. Adanya hiburan ini menjadikan para pendengar tidak merasa bosan mendengarkan program Kiprah Desa. Unsur persuasif ditunjukkan dengan ungkapan dari penyiar maupun nara sumber mengenai bagaimana caranya berbudidaya, baik bidang pertanian, perikanan, peternakan maupun dibidangbidang yang lain, serta aktif memberikan respon atau tanggapan kepada pendengar. Unsur kreatif dilakukan pada penyampaian materi maupun nara sumber yang dihadirkan. Unsur inovatif ditunjukkan pada pemberian informasi kepada pendengar tentang masalahmasalah yang baru diperbicangkan di masyarakat, seperti penyebab gagal panen, dan upaya yang dilakukan untuk menanggulangi gagal panen. Interaktif yang dilakukan pihak RRI Surakarta dalam program Kiprah Desa yaitu dengan diadakan dialog interaktif dengan para pendengar yang dilakukan setiap hari Jumat jam 15.00 sampai 16.00 WIB. Selain itu dilakukan pertemuan antar penyiar, nara sumber dan pendengar setiap 3 bulan sekali. Kata kunci: Kemenarikan, Program, Siaran
Co-Authors Agnestasya, Adhelina Aji, Haryo Kusumo Akbar, Ichlasul Amara, Ayunita Rizky Amelia, Kurnia Andri Astuti Intisari Andri Astuti Itasari Anindia Yulias Putri, Hayu Arief Wicaksono, Arief Arifa Rahma, Zahwa Zanuba Armaretta, Gita Dinda Arumsari, Pasadena Sitoresmi Aryo Paramartha Assalami, Ibnu Fajar Astuti I, Andri Astuti Itasari, Andri Astuti, Fani Nur Astutik, Mellyta Tri Puji Bahari, Puspalangit Pratika Bella Ayu, Mukti Catur Surya Waskitawati Corniawan, Deddy Daffa Saputra, Arigo Damayanti, Septina Danang Risdianto, Danang Devinka, Tri Vena Devira, Agnes Dian Esti Nurati Dita Puspitasari Dolarosa, Fernanda Ilsavia Dwi Lestari Ningsih Fatmawati, Rosiana Fani Febriani, Yesika Amanda Firmandika, Rifky Wananda H.T.S, Yonatan Krisna Harjutri, Sri Haryo Kusumo Aji Hendrawan, Titan Venus Hendriyanto, M Herawati, Dewi Maria Herlambang, Diofanny Herning Suryo Hindra H, Nurnawati Hindra Hastuti, Nurnawati Hindra, Nurnawati Indri Ervani Sihaloho Irawati, Aci Diana Ayu Itasari, Andri Astuti Ja'far Shadiq, Husayn Karisma Putra, Abram Widya Kusuma, Aretha Ratri Kusumawardani, Ria Kusumo Aji, Haryo Luthfi, Atsilia Rofi'atul M Sarungu, Lukas Mahar Rizqi, Fikriana Mahendra, Yoga Dhimas Mahendra, Yushak Marfu'ah, Isgiyanti Maserona, Lukas Maya Sekar Wangi Meilyasari, Monica Melianto Suharno, Okta Mentari Matahati, Pratiwi Monica Puspitaningrum, Veronica Muadz Muadz, Muadz Murti, Nova Wisnu Musthova, Ivan Pambudi, Tata Luhur Pramuwardani, Nur Fitri Dwi Prasetyo, Dhimas Irga Puspitasari, Putri Mia Putranto, Rahardian Cahyo Putri, Okta Tri Rizki Mardiyanti Rizky Puteri Santoso, Salsabilla Natasya Rosadi, Achmad S Siswanto Saiful Bahri Sardjono, Herning Suryo Sari, Nanda Puspita Sarjono, Herning Suryo Sarungu, Lukas Maserona Sarwosri, Indah Sekarwangi, Maya Setiawan, Ardy Sihabuddin Sihabuddin, Sihabuddin Siswanta Siswanta, Siswanta Sudiro, Gerda Putri Suffi Al-Amin, Muhammad Kamil Suryo S, Herning Suryo Sardjono, Herning Triyandartoko, Adhi Tungki Purbo Wicaksono, Bima Umayah Wibowo, Ardhadhadhali Sena Widiyowati, Estu Yossa, Damianus Yuliyanti, Nita