Claim Missing Document
Check
Articles

MEDIA SOSIAL DAN MULTIKULTURALISME Buddy Riyanto
RESEARCH FAIR UNISRI Vol. 3 No. 1 (2019): RESEARCH FAIR UNISRI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.008 KB) | DOI: 10.33061/rsfu.v3i1.2579

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya isue ujaran kebencian dan konflik sosial sebagai konten di media sosial, yang ternyata berdampakn pada kekacauan dalam kehidupan bermasyarakat. Di Indonesia ujaran kebencian telah mampu merubah perilaku masyarakat, merubah suasana damai menjadi ketakutan, kerukunan menjadi intoleran, saling curiga, dan memunculkan konflik antar kelompok secara terbuka. Penelitian yang mengambil obyek pemuda Surakarta ini mendeskrisikan perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku pemuda Surakarta sebagai dampak paparan isue multikulturalisme dalam konten media sosial. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik focus group discussion serta wawancara mendalam terhadap informan terpilih secara purposive. Analisis dilakukan secara interaktif selama proses penelitian. Kesimpulan penelitian menunjukkan ada beragam dampak di kalangan pemuda Surakarta terkait isue multikulturalisme dalam konten media sosial tergantung kondisi awal dan karakteristik kepribadiannya.Kata kunci: media sosial, pemuda, multikulturalisme
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL DALAM PROMOSI OBYEK WISATA DI DESA SIDOWAYAH KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN Buddy Riyanto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v3i1.3165

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh maraknya usaha wisata yang diinisiasi oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di desa Sidowayah, kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten yang memilki potensi wisata alam. Namun dalam perjalananya, upaya mempertahankan eksistensi dan pemasarannya justru menjadi beban tersendiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam promosi wisata. Metode yang digunakan adalah melaksanakan focus group discussion yang diikuti para penggiat wisata desa dan pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi permasalahan serta menemukan alternatif solusi. Kesimpulannya adalah bahwa promosi melalui media sosial sudah dilakukan dengan baik oleh penggiat wisata, namun lebih efektif jika yang melakukan adalah para wisatawan yang puas menyebarluaskan pengalaman mereka dalam wisata di desa Sidowayah.Kata kunci: media sosial, promosi wisata, Sidowayah
FKUB DIALOGICAL COMMUNICATION IN DEVELOPING RELIGIOUS TOLERANCE IN THE CITY OF SURAKARTA Buddy Riyanto
PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences) 2020: PROCEEDINGS ICTESS
Publisher : PROCEEDING ICTESS (Internasional Conference on Technology, Education and Social Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the emergence of religious radicalism and intolerant behavior by some groups of people in various parts of Indonesia, including Surakarta, which, if not addressed immediately, can threaten harmonious social life in the society. The Religious Harmony Forum (FKUB) was formed by the Ministry of Religion whose main objective is to established harmony between religious communities, to foster religious tolerance. One of its main tasks is to carry out dialogue with religious and community leaders. The purpose of this study was to describe the dialogical communication process carried out by the Surakarta FKUB with these religious and community leaders. Referring to the constructivist paradigm, this study uses qualitative methods. This study concluded that dialogical communication carried out by FKUB Surakarta was quite effective in overcoming differences, could prevent radicalism and lead to tolerant understanding, attitudes and behavior among the Surakarta community. Keywords: dialogical communication, FKUB, religious tolerance.
Pengaruh Terpaan Iklan di Instagram dan Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Produk Scarlett Whitening pada Followers Akun @scarlett.whiteningsolo Catur Surya Waskitawati; Buddy Riyanto; Andri Astuti Itasari
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam komunikasi pemasaran melalui media sosial instagram terdapat iklan sekaligus aktivitas word of mouth pada followers untuk menimbulkan suatu keputusan pembelian pada produk Scarlett Whitening. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terpaan iklan di instagram dan word of mouth terhadap keputusan pembelian pada followers akun @scarlett.whiteningsolo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis regresi linear berganda dengan teknik simple random sampling. Objek penelitian ini yaitu iklan scarlett whitening di akun @scarlett.whiteningsolo dan word of mouth serta subjek penelitian ini ialah followers @scarlett.whiteningsolo yang telah menonton iklan dan membicarakan (word of mouth) pada produk Scarlett Whitening. Pengumpulan data primer dengan menggunakan kuesioner kepada 100 responden. Hasil penelitian menunjukan F hitung lebih besar dari F tabel, secara parsial terpaan iklan dengan signifikasi 0,003 serta word of mouth dengan signifikasi 0,000 terhadap keputusan pembelian dan secara simultan terpaan iklan dan word of mouth dengan signifikasi 0,000. Sehingga sangat berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian, maka H1, H2, dan H3 diterima. Kata kunci: Iklan, Terpaan Iklan, Word of Mouth, Instagram, Keputusan Pembelian
KOMUNIKASI VIRTUAL MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN JARAK JAUH PADA MASA PANDEMI COVID-19: (Studi Kasus Pada Mahasiswa Aktif Universitas Slamet Riyadi Surakarta) Rizki Mardiyanti; Buddy Riyanto; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran jarak jauh merupakan sistem pembelajaran baru di Indonesia sejak adanya pandemi Covid-19. Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pembelajaran secara Daring dan Bekerja dari Rumah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Pada tahun 2021 perkuliahan jarak jauh di Universitas Slamet Riyadi dilaksanakan melalui media pembelajaran Microsoft Teams. Dalam komunikasi virtual penyampaian pesan dan menerimaan pesan tidak terlepas dari media internet. Namun dalam komunikasi virtual pemahaman pesan yang diterima komunikan tidak sepenuhnya dapat diterima dengan baik. Komunikator lebih memperhatikan aspek komunikasi baik secara verbal dan non verbal. Menurut Hasil survey pembelajaran daring tahun 2021 oleh Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Slamet Riyadi Surakarta ditemukan kendala yang di alami mahasiswa pada saat kuliah jarak jauh. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk mengetahui bagaimana proses komunikasi virtual mahasiswa dalam perkuliahan jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi virtual mahasiswa dalam perkuliahan jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian yg membentuk data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang atau sikap yg diamati. Hasil penelitian diperoleh bentuk-bentuk komunikasi virtual yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Dalam proses komunikasi virtual tidak terlepas dari berbagai gangguan yang dapat mengakibatkan komunikasi tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Berdasarkan data dan analisis data, dapat ditarik kesimpulan bahwa komunikasi non verbal dalam komunikasi virtual dapat mempengaruhi efektivitas komunikasi, maka dari itu bentuk-bentuk non verbal perlu diperhatikan dalam perkuliahan jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Kata kunci : Komunikasi Virtual, Perkuliahan Jarak Jauh, Pandemi Covid-19
MANAJEMEN KOMUNIKASI PELAYANAN INFORMASI PUBLIK: (Studi Kasus Tentang Pengelolaan Aduan Dalam Website www.karanganyarkab.go.id di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar) Indri Ervani Sihaloho; Buddy Riyanto; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fungsi dari pemerintah adalah sebagai pelayan masyarakat, oleh sebab itu instansi atau lembaga pemerintah diharapkan mampu memberikan layanan informasi publik yang dibutuhkan masyarakat, dengan demikian Diskominfo Kabupaten Karanganyar ditetapkan sebagai instansi yang mengelola layanan aduan suara masyarakat pada website www.karanganyarkab.go.id. Sejatinya masyarakat berharap mendapatkan pelayanan informasi yang baik, namun kenyataanya pelayanan informasi masih sulit, berbelit-belit,memerlukan waktu cukup lama. Dari fenomena tersebut, maka penulis tertarik melakukan penelitian dengan rumusan masalah bagaimana manajemen komunikasi pelayanan informasi publik dalam pengelolaan aduan website www.karanganyarkab.go.id yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana manajemen komunikasi pelayanan informasi publik dalam pengelolaan aduan masyarakat melalui website www.karanganyarkab.go.id yang dilakukan oleh Diskominfo Kabupaten Karanganyar. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendapat Cutlip, Center dan Broom’s yang menyatakan bahwa manajemen komunikasi secara operasional meliputi mendefinisikan masalah, membuat perencanaan, aksi dan aktivitas komunikasi serta evaluasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pengelolaan sudah cukup baik yaitu dari mengidentifikasikan masalah sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi dari dinas atau OPD terkait, admin mengkoordinasikan aduan,kemudian admin menanggapi aduan dan terakhir melakukan evaluasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengelolaan sudah cukup baik tetapi masih terdapat kekurangan,yaitu masih terdapat aduan yang belum ditanggapi sama sekali, serta tanggapan yang diberikan masih memerlukan waktu yang cukup lama Kata kunci : Manajemen Komunikasi, Aduan Suara Masyarakat, Website
MAKNA LIRIK LAGU STEP BACK KARYA GOT THE BEAT: (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Lirik Lagu Kpop) Umayah; Buddy Riyanto; Andri Astuti Intisari
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik merupakan salah satu cara untuk melakukan aktivitas komunikasi melalui suara,tujuannya untuk menyampaikan pesan yang berupa lirik lagu. Permasalahan dalam lirik laguyaitu kesalahpahaman dalam mengartikan sebuah makna atau perbedaan makna yang diperolehdari para pendengar lagu tersebut. Dalam penelitian ini berjudul “ Makna Lirik Lagu Step BackKarya Got The Beat (Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Lirik Lagu Kpop)”. Penelitianini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung pada lirik lagu GOT The Beat“Step Back”. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran umum tentangmakna yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis semiotika. Sementara teknik analisisyang digunakan menggunakan teori semiotika dari Roland Barthes, dimana dalam teori iniuntuk menemukan makna denotasi, konotasi dan mitos. Dari hasil analisis yang dilakukandalam keseluruhan lirik lagu tersebut adalah usaha atau upaya yang dilakukan seseorang untukmembuat orang lain untuk mundur, berhenti dan pergi, karena yang dilakukan orang laintersebut mengganggu dan ingin merebut apa yang dimiliki seseorang tersebut. Kesimpulanmakna terkandung dalam lirik lagu tersebut adalah seseorang yang ingin menjaga hubungannyadari orang lain yang ingin merebut kekasihnya. Dan ingin pengganggu tersebut untuk mundur,berhenti dan pergi dari apa yang dilakukannya.Kata Kunci: Denotasi, Konotasi, Mitos, Semiotika, Lirik Lagu
Pengaruh Intensitas Menonton Drama Korea dan Harapan Peserta Lembaga Kursus Terhadap Perilaku Berbahasa Korea: ( Pengaruh Intensitas Menonton Drama Korea Series “ School” di Aplikasi VIU dan Harapan Peserta Lembaga Kursus Bahasa Korea Terhadap Penggunaan Kosa Kata Bahasa Korea Dalam Berkomunikasi Peserta LPK Korean English Center Karanganyar ) Dwi Lestari Ningsih; Buddy Riyanto; Siswanta
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Skripsi ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui intensitas menonton, harapan peserta, dan perilaku berbahasa dalam hal ini penggunaan kosa kata bahasa Korea memiliki pengaruh secara positif serta mengetahui variabel mana yang berpengaruh paling dominan terhadap variabel terikat ( perilaku berbahasa ). Jumlah sampel dalam penelitian adalah 53 responden dari peserta Lembaga Kursus LPK Korean English Center Karanganyar. Penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t dan uji determinasi. Hasil penelitian ini diperoleh Y = -1,094 + 0,629X1 + 0,552X2 + e di mana koefisien regresi (pengaruh) variabel intensitas menonton (X1) sebesar 0,629 dan harapan peserta (X2) sebesar 0,552 dengan konstanta sebesar -1,094. Hasil pengelola data diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar R adalah 0,634. Karena data nilai sig adalah 0,000 < 0,005 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh secara parsial intensitas menonton (X1) terhadap perilaku berbahasa (Y). Harapan peserta (X2) dengan nilai sig 0,010 < 0,005, maka Ho ditolak Ha diterima, artinya ada pengaruh secara parsial variabel harapan peserta (X2) terhadap perilaku berbahasa (Y). Jadi dapat disimpulkan bahwa intensitas menonton (X1) dan harapan peserta (X2) berpengaruh terhadap perilaku berbahasa (Y), dan intensitas menonton lebih dominan pengaruhnya. Kata Kunci : intensitas menonton, harapan peserta, perilaku berbahasa. ABSTRACT This thesis use quantitative method as a purpose to determine the intensity of watching, hope of participants, and language behavior. In this matter is using Korean language vocabulary that have influence positively and to find out which variables have the most dominant effect on the dependent variable (language behavior). The number of samples in the study were 53 respondents from students of the Korean English Center Karanganyar LPK Course Institute. The study used multiple linear regression analysis, t test and determination test. The results of this study obtained Y = -1,094 + 0,629X1 + 0,552X2 + e where the regression coefficient (effect) of the viewing intensity variable (X1) is 0.629 and students’ expectations (X2) are 0.552 with a constant of -1,094. The results of the data management obtained the coefficient of determination (R Square) of R is 0.634. Because the sig value data is 0.000 < 0.005 then Ho is rejected and Ha is accepted, that mean’s that there is a partial effect of watching intensity (X1) on language behavior (Y). Students' expectations (X2) with a sig value of 0.010 < 0.005, then Ho is rejected, Ha is accepted, which is mean there is influence partially the hope of participant variable (X2) toward language behavior (Y). So it can be concluded that the intensity of watching (X1) and hope of participants (X2) influence toward language behavior (Y), and the intensity of watching has the most dominant influence. Keyword: watching intentsity, hope of participant, language behaviour.
Strategi Wayang Kampung Sebelah Dalam Menyampaikan Pesan Kritik Sosial Pada Warga Siwal Baki Aryo Paramartha; Buddy Riyanto; Haryo Kusumo Aji
Solidaritas Vol 6 No 2 (2022): Solidaritas
Publisher : Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wayang Kampung Sebelah merupakan jenis wayang baru yang tidak terikat oleh pakem.Wayang Kampung Sebelah sering membawakan materi-materi tentang kritik sosial dan peneguhan nilai Pancasila dalam setiap pagelarannya. Pesan-pesan kritik sosial mengenai peneguhan nilai Pancasila sering dibawakan oleh Wayang Kampung Sebelah dalam pagelarannya di desa Siwal karena disana sudah mulai memudar nilai Pancasila seperti semangat kegotong-royongan, individualisme dan keramah tamahan.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisa strategi komunikasi Wayang Kampung Sebelah dalam menyampaikan pesan kritik sosial pada warga Siwal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah SMCR milik David Berlo. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif.Penentuan informan dengan purposive sampling.Lokasi penelitian pada Wayang Kampung Sebelah di desa Siwal,Baki kabupaten Sukoharjo. Hasil dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan oleh Wayang Kampung Sebelah dalam menyampaikan pesan kritik sosial peneguhan nilai Pancasila di desa Siwal dengan strategi SMCR yaitu pada aspek Source atau komunikator bahwa ketrampilan komunikasi yang dimiliki dalang berupa kemampuan menguasai bahasa, idiom-idiom lokal, kemampuan mendalang, bermain gamelan dan membangun kemampuan narasi dengan baik. Pada aspek massage atau pesan, topik berupa kritik sosial yaitu masalah sosial, ekonomi,politik dan budaya, topik disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan menarik atau tidak menggunakan bahasa Jawa tingkat tinggi. Pada aspek Channel media yang digunakan untuk menyampaikan pesan kritik sosial adalah media seni publik yaitu Wayang Kampung Sebelah atau WKS.Pada Receiver atau penerima pesan adalah masyarakat desa Siwal setelah mereka menonton WKS, merasa mendapatkan hal-hal baik. Secara sikap, penonton sadar bahwa topik-topik yang disampaikan WKS telah menyadarkan mereka. Strategi yang dilakukan WKS dalam menyampaikan pesan kritik sosial terbukti berhasil. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Wayang Kampung Sebelah, Kritik Sosial, Siwal Baki.
analisis semiotika iklan gopay pada edisi si julid netty: analisis semiotika iklan gopay pada edisi si julid netty zen (netizen) Yuliyanti, Nita; Hindra, Nurnawati; Riyanto, Buddy
Solidaritas Vol 7 No 1 (2023): Solidaritas
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

GoJek memiliki banyak produk seperti GoClean, Gopay, Gosend, dll dalam bidangteknologi, cara mengiklan produknya pun berbeda – beda tetapi ada satu kesamaan dalam alurceritanya yaitu selalu mengangkat cerita yang dekat dengan perilaku masyarakat atau pun yangsedang marak diperbincangkan.Iklan GoPay pada edisi”Si Julid Netty Zen (Netizen)” mencobamemberikan suatu bentuk iklan yang dikemas unik dan berbeda dengan iklan produk GoJekbiasanya. Iklan GoPay pada edisi”Si Julid Netty Zen (Netizen)”ini memberikan tayangan iklanyang berisi pesan – pesan moral kepada khalayak, iklan ini juga tidak langsung memberikaninformasi kepada khalayak mengenai penggunaan maupun informasi promo -promo pada aplikasiGoPay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna konotasi, denotasi, dan mitos dalam iklanGoPay yang berdurasi 04:52 menit. Pada konteks semiotika, arti tanda – tanda yang terdapat padatampilan iklan akan dikaji lebih dalam melalui pendekatan semiotika yang dikemukakan olehRoland Barthes. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna konotasi,denotasi dan mitos dalamIklan GoPay pada edisi”Si Julid Netty Zen (Netizen)” ditandai dari beberapa adegan dalam iklanyang ada dalam ilan seperti adegan saat Netty julid di sosial media, pasar, tempat makan dimanasemua itu dilakukan secara sengaja yang memunculkan pesan moral dalam setiap perilakunya.Pesan dalam Iklan GoPay pada edisi”Si Julid Netty Zen (Netizen)” : terdapat beberapa sifat -sifatpesan yang terdapat dalam iklan tersebut yakni, pesan edukatif, pesan persuasive, pesan informatif,dan pesan hiburan.Kata kunci : GoPay, Julid ,Semiotika
Co-Authors Agnestasya, Adhelina Aji, Haryo Kusumo Akbar, Ichlasul Amara, Ayunita Rizky Amelia, Kurnia Andri Astuti Intisari Andri Astuti Itasari Anindia Yulias Putri, Hayu Arief Wicaksono, Arief Arifa Rahma, Zahwa Zanuba Armaretta, Gita Dinda Arumsari, Pasadena Sitoresmi Aryo Paramartha Assalami, Ibnu Fajar Astuti I, Andri Astuti Itasari, Andri Astuti, Fani Nur Astutik, Mellyta Tri Puji Bahari, Puspalangit Pratika Bella Ayu, Mukti Catur Surya Waskitawati Corniawan, Deddy Daffa Saputra, Arigo Damayanti, Septina Danang Risdianto, Danang Devinka, Tri Vena Devira, Agnes Dian Esti Nurati Dita Puspitasari Dolarosa, Fernanda Ilsavia Dwi Lestari Ningsih Fatmawati, Rosiana Fani Febriani, Yesika Amanda Firmandika, Rifky Wananda H.T.S, Yonatan Krisna Harjutri, Sri Haryo Kusumo Aji Hendrawan, Titan Venus Hendriyanto, M Herawati, Dewi Maria Herlambang, Diofanny Herning Suryo Hindra H, Nurnawati Hindra Hastuti, Nurnawati Hindra, Nurnawati Indri Ervani Sihaloho Irawati, Aci Diana Ayu Itasari, Andri Astuti Ja'far Shadiq, Husayn Karisma Putra, Abram Widya Kusuma, Aretha Ratri Kusumawardani, Ria Kusumo Aji, Haryo Luthfi, Atsilia Rofi'atul M Sarungu, Lukas Mahar Rizqi, Fikriana Mahendra, Yoga Dhimas Mahendra, Yushak Marfu'ah, Isgiyanti Maserona, Lukas Maya Sekar Wangi Meilyasari, Monica Melianto Suharno, Okta Mentari Matahati, Pratiwi Monica Puspitaningrum, Veronica Muadz Muadz, Muadz Murti, Nova Wisnu Musthova, Ivan Pambudi, Tata Luhur Pramuwardani, Nur Fitri Dwi Prasetyo, Dhimas Irga Puspitasari, Putri Mia Putranto, Rahardian Cahyo Putri, Okta Tri Rizki Mardiyanti Rizky Puteri Santoso, Salsabilla Natasya Rosadi, Achmad S Siswanto Saiful Bahri Sardjono, Herning Suryo Sari, Nanda Puspita Sarjono, Herning Suryo Sarungu, Lukas Maserona Sarwosri, Indah Sekarwangi, Maya Setiawan, Ardy Sihabuddin Sihabuddin, Sihabuddin Siswanta Siswanta, Siswanta Sudiro, Gerda Putri Suffi Al-Amin, Muhammad Kamil Suryo S, Herning Suryo Sardjono, Herning Triyandartoko, Adhi Tungki Purbo Wicaksono, Bima Umayah Wibowo, Ardhadhadhali Sena Widiyowati, Estu Yossa, Damianus Yuliyanti, Nita